September 04, 2022

Peran Technopreneurship di Masyarakat Modern

 

Peran Technopreneurship di Masyarakat Modern


Oleh: Dinda Damarisa Anggadewi (@V14-DINDA)


Abstrak

Kewirausahaan memiliki banyak konsep dan konotasi untuk melakukan sesuatu yang kreatif untuk mencapai kemandirian ekonomi atau mencapai kepuasan pribadi dan untuk memanfaatkan peluang dengan cara yang inovatif. Ketika kewirausahaan bertemu dengan teknologi, modal, dan lingkungan yang mendukung, itu akan membuat technopreneurship sebagai teknologi yang paling banyak memiliki peran penting dalam mengubah dunia. Technopreneurship adalah bagian dari kewirausahaan yang berfokus pada faktor teknologi yang mewakili kombinasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi dalam operasi komersialnya.

Kata kunci: Technopreneurship, teknologi, modern

Pendahuluan

Perkembangan teknologi telah dimanfaatkan untuk mendukung segala aspek pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia. Saat ini, penggunaan teknologi adalah dasar dari model manajemen bisnis modern. Pemanfaatan teknologi dalam bisnis adalah kegiatan penerapan praktis ilmu pengetahuan ke dunia industri atau sebagai kerangka pengetahuan yang digunakan untuk menciptakan alat-alat, untuk mengembangkan keahlian dan mengekstraksi materi guna memecahkan persoalan yang ada di masyarakat (Arrohman, 2013).

Kebutuhan pengusaha saat ini tidak hanya untuk memahami teori dan praktik kewirausahaan, tetapi juga memiliki kecakapan teknologi yang cukup untuk dapat bersaing dalam bisnis modern. Untuk memiliki kecakapan teknologi yang berkembang dengan pesat dalam dunia bisnis, wirausaha perlu melakukan pengembangan diri, baik secara mandiri maupun melalui pendidikan atau pelatihan. Pelaku wirausaha yang lebih menguasai teknologi akan memiliki keunggulan bersaing dibandingkan dengan wirausaha yang masih tertinggal dalam penguasaan teknologi karena pada masa ini, para pelaku wirausaha berlombalomba membangun perusahaan digital untuk mampu meningkatkan daya saing dan efisiensi proses bisnis berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Pembahasan

Technopreneurship merupakan  bagian dari  proses  bisnis  berbasis teknologi, dengan  tujuan dan harapan untuk mengembangkan dan memajukan kewirausahaan di kalangan muda dalam kondisi saat  ini. Sudarsih (2013) mengemukakan bahwa technopreneurship adalah proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional. Technopreneurship melibatkan pengiriman produk berteknologi tinggi yang inovatif atau menggunakan teknologi tinggi dengan cara yang inovatif untuk mengirimkan produk seseorang kepada konsumen, atau keduanya.

Technopreneurship memiliki banyak peran, terutama untuk pelaku wirausaha yang ingin meningkatkan bisnisnya. Technopreneurship bermanfaat dalam pengembangan industri besar dan juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri (Thahir, 2015).

Manfaat technopreneurship secara ekonomi adalah (Suparno, Hermawan and Syuaib, 2008):

a. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas

b. Meningkatkan pendapatan

c. Menciptakan lapangan kerja baru

d. Menggerakkan sektor-sektor ekonomi yang lain

Manfaat dari segi sosial di antaranya adalah mampu membentuk budaya baru yang lebih produktif, dan berkontribusi dalam memberikan solusi pada penyelesaian masalah-masalah sosial.

Manfaat dari segi lingkungan antara lain adalah:

a. Memanfaatkan bahan baku dari sumber daya alam secara lebih produktif

b. Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya terutama sumber daya energi

 

Kesimpulan

Perkembangan teknologi telah dimanfaatkan untuk mendukung segala aspek pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia. Saat ini, penggunaan teknologi adalah dasar dari model manajemen bisnis modern. Pemanfaatan teknologi dalam bisnis adalah kegiatan penerapan praktis ilmu pengetahuan ke dunia industri atau sebagai kerangka pengetahuan yang digunakan untuk menciptakan alat-alat, untuk mengembangkan keahlian dan mengekstraksi materi guna memecahkan persoalan yang ada di masyarakat .

Pelaku wirausaha yang lebih menguasai teknologi akan memiliki keunggulan bersaing dibandingkan dengan wirausaha yang masih tertinggal dalam penguasaan teknologi karena pada masa ini, para pelaku wirausaha berlombalomba membangun perusahaan digital untuk mampu meningkatkan daya saing dan efisiensi proses bisnis berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Technopreneurship merupakan bagian dari proses bisnis berbasis teknologi, dengan tujuan dan harapan untuk mengembangkan dan memajukan kewirausahaan di kalangan muda dalam kondisi saat ini. Technopreneurship bermanfaat dalam pengembangan industri besar dan juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri.

 

Daftar Pustaka

Modul Mata Kuliah Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Saptaria, L., & Setyawan, W. H. (2021). Desain pembelajaran technopreneurship untuk meningkatkan motivasi berwirausaha mahasiswa uniska kediri. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan2(1), 77-89.

Arrohman, S. Konferensi Nasional ‘Inovasi dan Technopreneurship’IPB International Convention Center, Bogor, 18-19 Februari 2013. Res. Bus. DIPONEGORO Univ. Dedic. Indones. YOUNG TECHNOPRENEUR TO BUILT UP Bright NATION, 18-19.

Sudarsih, E. (2013). Pendidikan Technopreneurship: Meningkatkan Daya Inovasi Mahasiswa Teknik dalam Berbisnis. In Proceeding Seminar Nasional “Inovasi dan Technopreneurship” IPB.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.