Oktober 09, 2022

KEWIRAUSAHAAN STRATEGIS CIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING

Oleh : Marlina Christiaji (@V24-Marlina)

  I.          PENDAHULUAN

Latar Belakang

Persaingan dan perubahan yang begitu cepat dalam hal teknologi selalu sejalan dengan kebutuhan pelanggan dan siklus produk yang semakin pendek.

Persaingan dan perubahan ini tidak dapat dihindari dalam dunia bisnis tidak terkecuali usaha kecil dan menengah. Setiap bisnis dituntut untuk selalu mengerti dan memahami apa yang terjadi dipasar dan apa yang menjadi keinginan konsumen, serta berbagai perubahan yang ada di lingkungan bisnisnya sehingga mampu bersaing dengan bisnis lainnya. Dengan demikian perusahaan dituntut untuk memilih dan menetapkan strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi persaingan.

Kewirausahaan adalah kemampuan untuk mengembangkan ide dan cara baru dalam menghadapi atau memecahkan permasalahan serta kemampuan untuk mendeteksi dan menemukan sebuah peluang yang kemudian dapat diterapkannya hal-hal tersebut untuk menuju kesuksesannya. Keunggulan kompetitif adalah kemampuan perusahaan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang profit melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sekurang-kurangnya ada dua prinsip pokok yang perlu dimiliki perusahaan untuk meraih keunggulan kompetitif yaitu adanya nilai pandang pelanggan dan keunikan produk. Keunggulan kompetitif dalam kewirausahaan adalah adanya inovasi, kreatifitas dan ide.

 

II.         PEMBAHASAN

Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan suatu proses dinamis untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa serta kemakmuran. Menurut Peter F.Drucker (1994), kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Thomas W. Zimmerer (1996;51) mendefinisikan kewirausahaan sebagai proses penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan mencari peluang yang dihadapi setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Kewirausahaan memiliki arti yang cukup luas, karena menyebutkan seseorang atau setiap orang, yang mampu menangkap peluang-peluang usaha, kemudian peluang usaha tersebut dijadikannya sebagai lahan bisnis dengan mencurahkan segenap waktunya untuk menciptakan peluang bisnis.

Wirausaha memiliki beberapa manfaat yang dapat dipetik oleh seorang wirausahawan dalam rangka usahanya antara lain:

·       Membuka lapangan kerja baru.

·       Sebagai generator pembangunan lingkungan.

·       Sebagai contoh pribadi unggul, terpuji, jujur, berani dan tidak merugikan orang lain

·       Menghormati hukum dan peraturan yang berlaku

·       Mendidik karyawan jadi orang mandiri, disiplin, jujur dan tekun

·       Memelihara keserasian lingkungan, baik dalam pergaulan maupun dalam kepemimpinan.

Kewirausahaan Strategis

Kewirausahaan Strategik adalah integrasi antara kewirausahaan dan pengetahuan manajemen strategik. Kewirausahaan strategik ini mencakup perilaku opportunity seeking dan advantage seeking dalam rangka mencapai keunggulan bersaing. Menurut Ireland, et all (2003), Dimensi Kewirausahaan strategik ini meliputi penerapan kreativitas (applying creativity) dan budaya kewirausahaan (entrepreneurship culture) yang pada akhirnya membentuk kemampuan mengelola sumber daya yang strategik sehingga mencapai keunggulan bersaing.

Kewirausahaan Strategis adalah aktivitas pencarian atau penciptaan peluang usaha dan pencarian atau penciptaan keunggulan usaha yang membangun keunggulan daya saing. Pewirausaha dan usaha yang berhasil dan lestari pasti kuat dalam dua kegiatan besar itu. Menurut Kraus et al (2011), Strategic Entrepreneurship telah menciptakan bidang riset baru, tetapi agar dapat memanfatkan peluang riset baru yang ditawarkan, pemahaman lebih mendalam tentang riset ini harus dikembangkan.

Terdapat beberapa faktor yang dianggap dapat mempengaruhi kewirausahaan strategis menurut Shirokova et al. (2013), yaitu:

·       Investments in internal resources : Menurut Wernerfelt (1984), pandangan berbasis sumber daya merupakan sebuah fungsi sumber daya yang dikembangkan kafe untuk mengimplementasikan strategi pasar produknya (dalam Shirokova et al., 2013).

·       Knowledge related resources : Menurut Shirokova et al. (2013), knowledge related resources adalah sebagai pengetahuan, teknologi, paten dan lisensi, personel yang berkualifikasi dan manajer profesional yang mewakili aset perusahaan yang dapat bergabung dengan sumber daya baru dan menciptakan kemampuan unik dan keunggulan kompetitif berkelanjutan karena bernilai, langka, tidak sempurna, dapat ditiru, dan tidak dapat disubstitusikan dalam kombinasi mereka.

·       Organizational learning : Menurut Shirokova et al. (2013), organizational learning merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan untuk terus belajar, agar dapat membantu perkembangan seccara terus-menerus.

·       Developmental changes : Developmental changes merupakan perubahan tambahan yang meningkatkan beberapa aspek perusahaan (Shirokova et al., 2013).

·       Transitional changes : Transitional changes bertujuan untuk mencapai keadaan spesifik yang diinginkan yang berbeda dari yang sekarang (Shirokova et al., 2013).

Keunggulan Bersaing

          Menurut Hajar dan Sukaatmadja (2016:6591) Keunggulan bersaing adalah strategi untuk menjadi lebih unggul dari pesaing. Keunggulan bersaing (competitive advantage) adalah jantung kinerja pemasaran untuk menghadapi persaingan Porter (1990:3) dalam Supranoto (2009). Menurut Porter (1994), keunggulan kompetitif tidak dapat dipahami dengan melihat suatu perusahaan secara keseluruhan, tetapi memiliki keunggulan kompetitif asal, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dalam mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produkproduknya.

Dogre dan Vickrey (1994) berpendapat bahwa pada dasarnya setiap perusahaan yang bersaing dalam suatu lingkungan industri mempunyai keinginan untuk dapat lebih unggul dibandingkan pesaingnya. Perusahaan yang terus memperhatikan perkembangan kinerjanya dan berupaya untuk meningkatkan kinerja tersebut memilki peluang mencapai posisi persaingan yang baik maka sebenarnya perusahaan telah memilki modal yang kuat untuk terus bersaing dengan perusahan lain.

            Keahlian dan Asset merupakan sumber daya yang harus diarahkan guna mendukung penciptaan kinerja perusahaan yang berbiaya rendah dan memilki perbedaan dengan perusahaan lain. Kemampuan perusahaan dalam mengembangkan keahlian para karyawannya dengan baik akan menjadikan perusahaan tersebut unggul dan penerapan strategi yang berbasis sumber daya manusia akan sulit untuk dtiiru oleh para pesaingnya. Sedang asset atau sumber daya unik merupakan sumber daya nyata yang diperlukan perusahaan guna menjalankan strategi bersaingnya. keunggulan bersaing adalah jantung kinerja pemasaran untuk menghadapi persaingan. Strategi benefit dari perusahaan yang melakukan kerjasama untuk menciptakan keunggulan bersaing yang lebih efektif dalam pasarnya harus didesain untuk mewujudkan keunggulan bersaing yang terus menerus sehingga perusahaan dapat mendominasi baik dipasar maupun pasar baru. Beberapa indikator yang digunakan untuk mengukur keunggulan bersaing adalah keunikan, jarang dijumpai, tidak mudah ditiru, tidak mudah diganti, dan harga bersaing.

Kesimpulan

Kewirausahaan strategis merupakan aktivitas pencarian atau penciptaan peluang usaha dan pencarian atau penciptaan keunggulan usaha yang membangun keunggulan daya saing. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kewirausahaan strategis yaitu investments in internal resources, knowledge related resources, organizational learning, developmental changes, dan transitional changes. Perusahaan yang terus memperhatikan perkembangan kinerjanya dan berupaya untuk meningkatkan kinerja tersebut memilki peluang mencapai posisi persaingan yang baik maka sebenarnya perusahaan telah memilki modal yang kuat untuk terus bersaing dengan perusahan lain. Kewirausahaan strategis sangat berpengaruh bagi sebuah usaha untuk mempu unggul dalam persaingan dalam dunia bisnis.

Daftar Pustaka

Covin, J. G. and Slevin, D. P. (1989). Strategic management in small firms in hostile and benignenvironments. Strategic Management Journal, 10(1), 75–87.

Sari, Yuwaliatin, Model pengembangan strategic knowledge berbasis aliansi stratejik menuju sustainable competitive advantage, 2013.

Drucker, Peter, F. Inovasi dan Kewirausahaan, Praktek dan Dasar-dasar. (Terjemahan Rusjdi Naib). Surabaya: Erlangga, 1985.

Kasmir. 2006. Kewirausahaan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.