Oktober 30, 2022

Memanfaatkan Digital Marketing untuk Penjualan



 Oleh: Vanie Cahyani Rachmanindya (@V29-VANIE)


PENDAHULUAN

            Tidak dapat dipungkiri, jika perkembangan teknologi berdampak pada perubahan perilaku konsumen. Di Indonesia pengguna internet dari tahun ke tahun semakin meningkat. Menurut survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pada 2018 terdapat 171,17 juta jiwa yang menggunakan internet angkanya, naik 10.12% dari tahun sebelumnya. Dari angka tersebut, 96% pengguna internet Indonesia pernah menggunakan internet untuk mencari produk/layanan untuk dibeli secara online (Sumber : We Are Sosial, 2019, Katadata.co.id). Saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan promosi mereka melalui pemasaran digital yang dapat meningkatkan omset bisnis perusahaan.

Seperti hal nya teknologi yang terus berkembang, Digital marketing juga ikut berkembang.

 

            Digital atau iklan online telah mengalami pertumbuhan yang fenomenal sejak didirikan pada tahun 1994 (Robinson et al., 2007) Internet telah menjadi media periklanan yang paling cepat berkembang dalam dekade ini (Ha, 2008) Sejalan dengan berkembangnya internet, muncul pemahaman baru mengenai paradigma pemasaran berupa konsep pemasaran modern berorientasi pasar/konsumen atau revolusi pemasaran berupa electronic marketplace (Arnott dan Bridgewater, 2002).

PEMBAHASAN

            Menurut (Paquette, 2013) di dunia yang didorong oleh teknologi saat ini, situs jaringan sosial telah menjadi jalan di mana pengecer dapat memperluas pemasaran mereka ke konsumen yang lebih luas. Salah satu tantangan utama yang harus dihadapi oleh pemasar adalah untuk mengetahui bagaimana membujuk seseorang dan bagaimana membuat cara agar menarik danmempertahankan calon pelanggan. Masalah ini dapat dengan mudah diselesaikan dengan membuat atau memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi atau berbicara tentang mereka melalui penggunaan media digital.

Cara Meningkatkan Penjualan Tertarget Dan Mudah Menggunakan Teknologi Digital Marketing:
1. Membuat Website Dengan Optimasi SEO
Website adalah komponen mutlak dalam digital marketing, berguna membangun merk dan menambah penjualan. 
2. Tambahkan Minimal 1 Produk Di Website, Bila Tidak Ada Minimal 1 Artikel Informasi Setiap Hari
Mengingat ketentuan di Google Search Engine, jadi banyak artikel dan selalu di update, maka jadi enteng dalam menambah mutu web site dan dampaknya terhadap sisi traffic yang jadi meningkat. 
3. Melakukan Promosi Yang Tepat Sasaran Di Dunia Maya
Ada banyak sekali tool atau daerah promosi yang sangat kondang diantaranya adalah Google Ads (milik Google), Youtube Ads (milik Google), Instagram Ads dan Facebook Ads. Di dalam tools tersebut punyai settingan khusus, di mana mampu anda atur obyek mana saja yang bakal membaca iklan.
4. Menfollow Up Konsumen Yang Pernah Order Ataupun Chat Di Whatsapp Anda
Anda mampu menambah penjualan terhadap sisi tersebut, meskipun presentasenya kecil tetapi menutut kemungkinan terjadinya closing. 
5. Jangan Endors Untuk Menekan Biaya, Lakukan Yang Lebih Bermanfaat Seperti Mencari Partner Untuk Menempatkan Artikel Di Website Lain
Menggunakan endors sangat mahal, tidak hanya itu kelemahan endors belum tentu menghasilkan calon kastemer yang tertarget.

KESIMPULAN
Di era pandemi covid-19, pelaku usaha harus beradaptasi dengan teknologi agar mampu bertahan dan meningkatkan pendapatan. Digital marketing merupakan perubahan tren yang sangat cepat, baik dari sisi teknologi maupun perilaku konsumen. Pelaku usaha dinamis dan responsif dalam melakukan pengelolaan aktivitas digital marketing.

DAFTAR PUSTAKA

https://campusdigital.id/artikel/6-alasan-digital-marketing-dapat-meningkatkan-penjualan?ref=farisfanani

Arnott, D. C., & Bridgewater, S. (2002). Internet, interaction and implications for marketing. Marketing Intelligence & Planning.

Robinson, H., Wysocka, A., & Hand, C. (2007). Internet advertising effectiveness: the effect of design on click -through rates for banner ads. International Journal of Advertising, 26(4), 527 –541.

Paquette, H. (2013). Social media as a marketing tool: A literature review.

Ha, L. (2008). Penelitian periklanan online dalam jurnal periklanan: Tinjauan. Jurnal Lancar Masalah Dan Penelitian Dalam Periklanan, 30, 31–48.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.