Oktober 09, 2022

Pengaruh Orientasi Pasar Terhadap Kinerja Usaha

 

Oleh : Seisha Milanisti (@V32-SEISHA)

ABSTRAK

Artikel ini membahas pengaruh orientasi terhadap kinerja usaha. Orientasi pasar menggambarkan kemampuan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan hari ini dan masa depan sekaligus juga menggunakan kemampuan mereka untuk menyediakan solusi unggul bagi pelanggan dari pesaing mereka.

Kinerja usaha memiliki tiga aspek yang menjadi pengukur keberhasilan, yaitu profitabilitas, produktivitas, dan pasar. Pasar sangat berkaitan erat dengan orientasi pasar yang mana orientasi pasar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.

Kata kunci : Orientasi Pasar, Kinerja Usaha, Pemasaran

 

PENDAHULUAN

Pemasaran yang dilakukan oleh tim pemasaran merupakan komponen terpenting dalam sebuah perusahaan.Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan fungsi-fungsi pemasaran pada perusahaan dapat dilihat dari kinerja usaha. Kinerja usaha didefinisikan sebagai seberapa baik perusahaan tersebut dikelola dan nilai yang dapat disalurkan oleh perusahaan bagi pelanggan dan stakeholders lainnya. Kinerja usaha dapat dilihat dari profitabilitas, produktivitas, dan pasar. Perusahaan yang berorientasi pada pasar akan mengikuti setiap perubahan yang terjadi pada pasar.

Orientasi pasar sangatlah penting dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan yang berorientasi pada pasar akan mampu untuk memenuhi keinginan konsumen serta mampu besaing di pasar. Orientasi pasar merupakan salah satu faktor tidak berwujud yang berdampak terhadap kinerja perusahaan (Homburg, Krohmer dan Workman, 2003). Orientasi pasar adalah suatu budaya bisnis yang menghasilkan kinerja dengan menciptakan nilai pelanggan (Slater dan Narver, 2000). Perusahaan harus mampu untuk terus berinovasi dalam setiap aspek dari operasional bisnis untuk dapat bersaing dan tetap bertahan di pasar yang kompetitif.

 

PERMASALAHAN

Sanchez dan Marin (2005) mengukur kinerja usaha dengan mengacu pada tiga aspek, yaitu profitabilitas, produktivitas, dan pasar. Dalam aspek tersebut, pasar berhubungan dengan orientasi pasar. Orientasi pasar merupakan suatu proses dalam memperoleh, menyebarkan, dan menerapkan informasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan mengetahui perilaku pesaing. Oleh karena itu, bagaimanakah pengaruh orientasi pasar terhadap kinerja usaha?


PEMBAHASAN

a.       Kinerja Usaha

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (http://kbbi.web.id) kinerja diartikan sebagai sesuatu yang dicapai. Moullin (2002 dalam Moullin, 2007) mendefinisikan kinerja usaha sebagai seberapa baik perusahaan tersebut dikelola dan nilai yang dapat disalurkan oleh perusahaan bagi pelanggan dan stakeholders lainnya. Menurut Neely et al (2002 dalam Wu, 2009), mengukur kinerja adalah sebuah konsep multi-dimensional. Efektivitas dan efisiensi adalah dua dimensi fundamental kinerja. Efektivitas mengacu pada sejauh mana kebutuhan pelanggan dan stakeholders terpenuhi, sedangkan efisiensi adalah ukuran seberapa ekonomis sumber daya perusahaan yang digunakan ketika memberikan suatu tingkat kepuasan bagi pelanggan dan stakeholders.

Sementara itu, Coulthard (2007) berpendapat indikator untuk mengukur kinerja adalah pendatang baru (new entry), pertumbuhan pendapatan (revenue growth), pangsa pasar (market share), profitabilitas, kinerja keseluruhan (overall performance), kepuasan pemegang saham (stakeholder satisfaction). Dari definisi di atas, dapat disimpulkan kinerja usaha adalah suatu prestasi yang telah dicapai perusahaan dengan memperhatikan berbagai indikator yang mempengaruhi yaitu pendapatan, profitabilitas, produktivitas, pengembangan pasar, struktur organisasi, dan sistem manajemen.

b.      Orientasi Pasar

Baker and Sinkula mengemukakan bahwa peranan orientasi pasar dan orientasi pembelajaran merupakan suatu rangkaian yang akan meningkatkan suatu kekuatan dan kinerja dari produk yang inovatif seperti mengumpulkan informasi pasar, penyebaran informasi pasar, inovasi dan kinerja pemasaran. Menurut Slater dan Narver orientasi pasar adalah suatu aspek dimensi dari kultur organisasi dan sifat dari orientasi belajar serta lebih banyak penelitian untuk memahami norma-norma dari nilai yang dapat mempertahankan keduanya serta pembelajaran secara organisasional.

Pelhan menyatakan sebuah perusahaan yang berorientasi pasar adalah perusahaan yang mengembangkan pemahaman yang lebih baik di keseluruhan organisasi tentang kebutuhan konsumen. Sehingga dapat menciptakan consumer value, mengembangkan yang lebih baik tentang kekuatan dan kelemahan pesaing sehingga menciptakan strategi pasar. Pelhan juga memberikan tiga dimensi perusahaan yang berorientasi pada pasar yaitu: (a) keinginan konsumen, (b) kepuasan konsumen dan (c) pesaing. Pada penelitian ini dimensi dari orientasi pasar yang akan digunakan mengacu pada penelitian Slater and Narver (yaitu orientasi pelanggan, orientasi pesaing dan koordinasi antara fungsi).

c.       Pengaruh Orientasi Pasar Terhadap Kinerja Usaha

Bukti empiris menunjukkan bahwa orientasi pasar berdampak langsung terhadap kinerja usaha (Kelson, 2012; Wilson et al, 2014). Orientasi pasar membantu perusahaan menentukan strategi dan pendekatan untuk memahami pasar (Vorhies, Morgan dan Autry, 2009). Orientasi pasar memberikan pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan, dan bisnis yang mengadopsi orientasi pasar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cara yang lebih baik (Grainer dan Padanyi, 2005).

Selain itu, banyak peneliti telah menyimpulkan bahwa orientasi pasar memiliki dampak yang kuat terhadap kinerja. Literatur yang ada tentang orientasi pasar menunjukkan bahwa tampaknya ada korelasi positif dan sangat signifikan antara orientasi pasar dan kinerja perusahaan (Beverly, Michael dan Richard, 2012). Orientasi pasar memiliki efek langsung terhadap kinerja perusahaan bukan hanya pada hasil pemasaran, tetapi orientasi pasar telah menjadi unsur penting yang telah menjembatani penelitian antara pemasaran dan manajemen (Hult dan Ketchen, 2001).

Ciri perusahaan yang menerapkan orientasi pasar dapat dilihat dari seberapa besar pemahaman mereka untuk memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini dan masa depan serta menggunakan kemampuan mereka untuk menawarkan solusi kebutuhan yang lebih unggul daripada pesaing (Slater dan Narver, 2000). Dengan demikian, budaya orientasi pasar yang diterapkan pada suatu perusahaan berpengaruh terhadap meningkatnya penjualan, pertumbuhan, dan profit perusahaan.

 

KESIMPULAN

            Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulakan bahwa orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja usaha dengan dimensi yang dipertimbangkan, yaitu keinginan konsumen, kepuasan konsumen, dan pesaing. Dengan demikian, budaya orientasi pasar yang diterapkan pada suatu perusahaan berpengaruh terhadap meningkatnya penjualan, pertumbuhan, dan profit perusahaan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Madsen, E.L. (2005) “The Significance of Sustained Entrepreneurial Orientation on Performance of Firms – a Longitudinal Analysis,” Working paper, Bodo Graduate School of Business.

Moullin, M. (2007). “Performance Measurement Definitions: Linking Performance Measurement and Organisational Excellence,” International Journal of Health Care Quality Assurance, Volume 20, Number 3, 181-183.

Pelham, A. M & Wilson. 1997. Mddiating Influences on the Relationsship Between Market Orientation And Profitability In Small Industrial Firms. Journal Of Marketing Theori And Practice 5:3, 55-76.

Pertiwi, Y. D., & Siswoyo, B. B. (2016). Pengaruh Orientasi Pasar Terhadap Kinerja Pemasaran Pada

Umkm Kripik Buah di Kota Batu. Syariah Paper Accounting FEB UMS 3, 231–238.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.