Oktober 27, 2022

PERAN MODERNISASI DALAM DUNIA BISNIS UMKM

 


Oleh: Yulfara Kartini (@V05-Yulfara)

Abstrak

Artikel ini membahas tentang peran modernisasi dalam dunia bisnis UMKM. Latar belakang dari artikel ini adalah masih terdapat pelaku UMKM yang belum menerapkan teknologi dalam menjalankan usahanya. Hal inilah yang menyebabkan sebagian UMKM tidak dapat berkembang karena tidak mampu bersaing di era digital seperti saat ini. Artikel ini disusun bertujuan agar para pelaku UMKM mulai menyadari peran modernisasi dan bagaimana cara untuk menerapkannya ke dalam bisnis UMKM. Karena arus modernisasi ini memiliki banyak manfaat terkait dengan bisnis UMKM terlebih lagi untuk promosi yang tidak lagi memerlukan biaya yang terlalu mahal.

Keyword: Modernisasi, Bisnis, UMKM.

Pendahuluan

Keberadaan UMKM di Indonesia tidak bisa dipungkiri merupakan suatu badan usaha yang sangat membantu ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementrian Koperasi dan UMKM (2016), kontribusi UMKM terhadap Product Domestic Bruto (PDB) di Indonesia adalah sebesar 60,34%. Selain itu, UMKM juga telah membantu penyerapan tenaga kerja dalam negeri dengan kontribusi yang meningkat dari 96,99% menjadi 97,22% dalam periode lima tahun terakhir. Menurut Williams dan Hare (2012), penentu utama dari UMKM untuk mendapatkan keunggulan bersaing adalah kemampuan UMKM untuk mengembangkan produk yang unik dan fleksibilitas mereka dalam mengadopsi teknologi baru atau biasa disebut denga modernisasi. Modernisasi adalah suatu periode waktu yang terjadi pada masa terkini. Modernisasi saat ini hamper sangat dibutuhkan dan diperlukan di dalam kehidupan sehari-hari termasuk dunia bisnis.

UMKM harus melibatkan inovasi untuk mendapatkan keunggulan bersaing ditengah arus persaingan pasar yang kuat. Harus disadari bahwa akibat pandemi lalu, pemanfaatan teknologi untuk mempromosikan dan memasarkan produk UMKM sangat dirasakan dampaknya. Bisa dibayangkan jika produk UMKM yang diproduksi semasa pandemi tidak melek digital, maka hampir semua hasil dari sektor ini akan tumbang.

Permasalahan

Permasalahan UMKM di Indonesia dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin berat, dikarenakan semakin terbukanya pasar di dalam negeri serta banyaknya barang dan jasa yang masuk dari luar akibat dampak globalisasi. Jika suatu UMKM tidak mampu mengikuti perubahan zaman dan tidak mampu melakukan modernisasi, maka sudah bisa dipastikan tidak akan bertahan karena seluruh kompetitor dan konsumennya sudah melakukan perubahan modernisasi. 

Pembahasan

Besarnya jumlah UMKM di Indonesia bukan tanpa tantangan, banyak tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, mulai dari kualitas sumberdaya manusia, manajemen pengelolaan usaha, permodalan serta masih terbatasnya jaringan yang dimiliki. UMKM tersebar diseluruh wilayah baik perkotaan, pedesaan bahkan sampai pelosok tanah air yang terpencil sekalipun. UMKM di Indonesia juga bergerak dalam berbagai sektor, mulai sektor pertanian, perikanan dan kerajinan yang memang menjadi salah sektor-sektor unggulan industri di Indonesia. Dengan kondisi tersebut menjadikan peluang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. walaupun banyak tantangan UMKM harus tetap harus tumbuh dan berkembang untuk memperkuat perekonomian Indonesia. UMKM terbukti tangguh dengan segala keterbatasan sumberdaya, hal ini karena rata-rata UMKM mempunyai keunggulan komparatif dalam menjalankan usahanya. Indonesia dengan segala kekayaan alamnya dapat menjadi sumber bahan baku untuk UMKM, disamping adanya kreatifitas dan inovasi para pelakunya. Dalam kondisi yang demikian UMKM di Indonesia mempunyai peluang untuk melalukan modernisasi (go modern) dalam pengelolaan usaha.

Modernisasi yang terjadi di dalam dunia bisnis tidak terlepas dari pembaruan kantor, banner, baliho ataupun peralatan fisik lain saja. Namun, modernisasi dalam dunia bisnis juga mengarah pada suatu sistem yang lebih mempermudah setiap pekerja dalam melakukan pekerjaannya agar lebih cepat dalam melayani setiap konsumen. Berikut merupakan modernisasi di dunia bisnis:

a.     Sentuhan Teknologi

Semakin modernnya suatu peradaban, maka kebutuhan setiap konsumen juga akan semakin cepat. Bahkan, saat ini mereka akan cenderung menyukai kegiatan belanja online. Teknologi akan memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan penjualan pada suatu bisnis. Bahkan mampu menghemat biaya promosi yang begitu sangat besar.

b.     Customer Care

Customer care atau layanan pelanggan memiliki peranan yang penting dalam menjangkau kekurangan pada suatu produk yang sudah dipasarkan. Saat ini, aktif di dalam media sosial dan juga layanan chatting menjadi cara paling baru dalam berkomunikasi dengan pelanggan daripada lewat telepon ataupun email.

c.     Koordinasi Tim yang Fleksibel

Lahirnya teknologi berbasis cloud, memungkinkan setiap manusia untuk berkoordinasi dimanapun dan kapanpun. Bahkan dengan perangkat apapun yang sudah tersambung dengan internet tanpa harus datang ke kantor.

d.     Update Skill Karyawan

Pihak perusahaan juga perlu melakukan training kepada karyawannya secara berkala. Hal tersebut tidak terpaku pada alat baru yang digunakan, namun juga sistem terbaru yang nantinya mampu membantu performa kerja karyawan yang lebih baik. Setiap perusahaan harus mampu meluangkan waktunya dalam membantu masing-masing karyawan untuk berkembang dan mengikuti perubahan modernisasi.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa modernisasi memiliki peranan penting bagi kemajuan dan perkembangan UMKM. Karena dengan adanya teknologi digital saat ini, hal tersebut akan membantu pemilik bisnis UMKM dapat lebih fokus terhadap aspek lain seperti efisiensi di sektor pemasaran, penjualan maupun keuangan.  Hal tersebut dapat dilakukan dengan teknologi Dengan adanya digitalisasi sistem pembayaran, pengadaan barang atau re-stock barang, pelaporan keuangan hingga absensi karyawan akan memudahkan pelaku UMKM menjalankan manajemen bisnis mereka. Jadi tdak salah jika pelaku UMKM perlu mencoba aplikasi manajemen usaha yang lebih efektif untuk memfokuskan energi dalam pembangunan produk dan pemasaran.

Daftar Pustaka

George M.V. Kawung., dkk. (2018). Formalisasi Usaha dan Modernisasi Industri Kecil dan Menengah Makanan dan Minuman di Kelurahan Batu Kota Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal LPPM Bidang Ekososbudkam. 4 (2), 77-88.

Heri, Yanto. (2020). Modernisasi Bisnis UMKM dengan Implementasi Teknologi Cloud di Kota Padang. Jurnal Ipteks Terapan, 1 (14), 19-24.

Ibnu. (2021). Pengertian Modernisasi dan Perannya dalam Dunia Bisns. Accurater. Online.

Novitra, Selvia. (2022). Modernisasi UMKM sebuah keharusnya. Padek. Online.

Jumadi. (2002). Mewujudkan UMKM Go Modern. Widya Mataram. Yogyakarta. Online.

Modul Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.