Oktober 30, 2022

Strategi Baru Marketing 4.0 di Era Digitalisas

Oleh : Indah setyawati (V10-SETYAWATI)



 

Abstrak

Dalam artikel ini membahas tentang Marketing 4.0 di era digitalisasi yang sangat penting dalam marketing. Dunia pemasaran terus berkembang. Bila Anda dulu mengenal era marketing 1.0 yang berorientasi pada produk, kini dunia pemasaran sudah berkembang hingga era marketing 4.0. Marketing 4.0 adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi contoh digital. Buku Marketing 4.0 oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan menjadi acuan untuk memahami pendekatan pemasaran terbaru ini. Marketing 4.0 merupakan sebuah pendekatan pemasaran yang memadukan interaksi online dan offline yang terjadi antara perusahaan dan pelanggan. Mengapa strategi tersebut bisa terbentuk? Sebab, di era modern ini, pemasaran tidak cukup kalau hanya dilakukan secara online. Perusahaan juga membutuhkan pemasaran offline untuk memastikan bahwa konsumen mendapatkan pelayanan yang memuaskan dari produk atau jasa yang mereka tawarkan.

Kata kunci : Marketing 4.0,Perusahaan , Digital

 

Pembahasan

Marketing 4.0 adalah salah satu cara pemasaran yang menggunakan fasilitas internet, menurut APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) hasil survei Data Statistik Pengguna Internet Indonesia dan perilaku pengguna internet pada tahun 2016 adalah sebagai berikut: Jumlah pengguna Internet di Indonesia tahun 2016 adalah 132,7 juta user atau sekitar 51,5% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 256,2 juta. Pengguna internet terbanyak ada di pulau Jawa dengan total pengguna 86.339.350 user atau sekitar 65% dari total penggunan Internet. Pada saat ini, Marketing 4.0 atau digital marketing tidak benar-benar menggantikan pemasaran tradisional, keduanya hadir bersama (coexist). Customer path (perjalanan pelanggan) telah berubah, dulu dikenal dengan 4A, yakni Aware, Attitude, Act, dan Act Again, sekarang menjadi 5A, yakni Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Marketing 4.0 menjadi pendekatan pemasaran yang mengkombinasikan interaksi online dan offline yang tujuan utamanya adalah memenangkan advokasi konsumen.

Pada marketing 4.0 ini kita harus mencapai titik WOW pada usahanya. WOW adalah ungkapan yang diucapkan seorang pelanggan kala mengalami kegembiraan luar biasa.kita juga menjadi tahu bahwa WOW mencakup tiga karakteristik.

  1.  WOW itu mengejutkan. Bila seseorang mempunyai harapan tertentu tetapi mendapatkan jauh lebih banyak, itulah momen WOW. Penyimpangan terhadap hasil yang diharapkan adalah yang menciptakan WOW.
  2. WOW itu bersifat pribadi dan dapat dipicu hanya oleh orang yang merasakannya. Kegelisahan tersembunyi yang terpenuhi akan memicu momen WOW. Sayangnya, tidak semua pelanggan mengatakan secara eksplisit apa yang mereka inginkan. Akhirnya, WOW itu menular.
  3. WOW itu menular. Seseorang yang merasakan momen WOW akan menganjurkan dan menyebarkan beritanya ke banyak orang lain. Di dunia marketing 4.0 di mana produk hebat dan layanan hebat adalah komoditas, faktor WOW adalah apa yang membedakan sebuah merek dari pesaingnya. Perusahaan dan merek tidak boleh membiarkan momen WOW berlalu secara kebetulan. Perusahaan harus merancang strategi, membangun infrastruktur, proses, dan melatih prang melaksakan WOW di sepanjang lima A.

Customer path

1. Aware

Tahap pertama pada prinsip 5A adalah awarePada tahap ini, audiens mulai mengenal produk yang dijual melalui iklan berbagai media seperti brosur, iklan, atau spanduk. Ini juga merupakan tahapan awal yang akan membuat impresi terhadap brand dari audiens. Tahap ini bisa disebut sebagai tahap audience know”.

2. Appeal

Pada tahapan ini audiens mulai merasa tertarik dengan produk yang dijual. Audiens juga berpikir apakah mereka harus membeli produk tersebut atau tidak? Apakah audiens benar-benar membutuhkan produk tersebut? Pelanggan secara perlahan mengetahui kebutuhan mereka akan produk tersebut.Tahap ini bisa disebut dengan tahap “audience like”.

3. Ask

Tahapan ask adalah tahapan lanjutan setelah mereka berpikir akan kebutuhan terhadap produk tersebut. Audiens akan mulai melakukan pencarian informasi tentang produk yang sudah mereka pikirkan. Audiens dapat mencari informasi dari internet maupun menanyakan teman yang sudah pernah membeli produk tersebut. Tahapan ini yang akan meyakinkan pembeli terhadap produk yang dijual. Tahapan ini biasa disebut dengan audience convinced”.

4. Act

Audiens yang sudah mencari informasi tentang produk tersebut akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut.Tahapan sudah memasuki fase audience buy”.

5. Advocate

Audiens yang puas dengan produk tersebut akan melakukan tahapan advocate yaitu merekomendasikan produk tersebut ke calon audiens lain. Audiens akan memberikan feedback, ulasan baik secara online maupun offline.Ulasan ini dapat menjadi acuan untuk calon audiens lainnya untuk memilih produk yang dijual. Dengan kata lain, tahapan ini dapat dikatakan sebagai tahapan “audience recommend”.

Big Data Analysis

big data merupakan informasi terstruktur yang dapat diakses, dianalisis, dan digunakan dalam proses mengambil keputusan.

fungsi utamanya:

  1. meningkatkan pandangan pelanggan
  2. mempertajam keamanan digital
  3. menganalisis operasi yang fokus dalam data mesin
  4. modernisasi gudang data

Dalam big data, ada 5 dimensi data yang dapat diambil. Di antaranya adalah: volume, velocity, variety, variability, dan juga complexity. Dengan adanya 5 dimensi data dan juga kegunaan dari big data analysis, dapat disimpulkan bahwa ia sangatlah penting bagi kesuksesan strategi marketing. Data-data yang didapatkan di dalamnya dapat dieksplor lebih jauh untuk menghasilkan informasi lanjutan, Hal itu seperti kebiasaan berbelanja para customer, karakteristik, bahkan selera masing masing customer.

Kesimpulan

Seiring dengan perkembangan teknologi, muncul Marketing 4.0 yang memberikan cara baru kepada perusahaan untuk melakukan pendekatan ke konsumen. Didukung dengan teknologi yang semakin canggih dan analisis big data, perusahaan dapat menjangkau konsumen dengan lebih manusiawi. Perusahaan semakin mudah mengenali siapa konsumennya, dan interaksi antara perusahaan dan konsumen menjadi sesuatu yang sangat personal.

Referensi

Hidayat, Atep Afia. (2022). Modul 9 Kewirausahaan 3: Marketing Development, Advertisement, Digitalization and Modernization (Utilizing relevant software and tool inline with productivity). Jakarta: Universitas Mercu Buana.

Jessica Chrissila , 2021. Mengenal marketing 4.0. glints.com

Jurnal entrepreneur. menaklukkan pemasaran digital dehgan marketing 4.0. (diakses 28/10/2022)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.