November 06, 2022

MENINGKATKAN KUALITAS SDM DALAM KEWIRAUSAHAAN MELALUI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN

 


Oleh: Fhiladelvia (@V25-Fhiladelvia)

ABSTRAK

Peran penting usaha mikro dalam perekonomian Indonesia diantaranya penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Namun di sisi lain, beberapa kelemahan usaha mikro menjadi faktor penghambat untuk berkembang diantaranya kualitas sumber daya manusia. Permasalahan ini dapat diatasi dengan melakukan pelatihan dan pengembangan terhadap sumber daya manusia. Terdapat beberapa Teknik atau metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas SDM yaitu dengan On the Job Training (OTJT), Job Rotation, Studi Banding, Coaching, Simulasi, dan Self Study/Self Learning.

Kata kunci: SDM, Pelatihan, Pengembangan, Bisnis

PENDAHULUAN

Sumber daya manusia merupakan aset yang paling penting bagi organisasi diantara sumber daya lainnya. Dari berbagai sumber daya yang dimiliki perusahaan, SDM menempati posisi strategis. Tanpa sumber daya manusia, sumber daya yang lain tidak bisa dimanfaatkan, apalagi dikelola untuk menghasilkan suatu produk karena sumber daya manusia yang menggerakkan dan membuat sumber daya lainnya bekerja. Teknologi atau mesin yang modern, modal yang kuat, dan kegiatan pemasaran yang tepat merupakan hasil kerja SDM yang berkualitas. Hal ini menunjukkan arti penting peningkatan kualitas SDM dalam organisasi atau perusahaan untuk mendapatkan keunggulan bersaing (Noe, 2003).

Peningkatan kualitas SDM dalam organisasi atau perusahan besar maupun kecil dapat dilakukan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan. Pendidikan bertujuan meningkatkan pengetahuan, dan pelatihan bertujuan meningkatkan ketrampilan dan kemampuan kerja pegawai dalam organisasi. Metode pelatihan pegawai adalah metode langsung (on the job) dan metode tidak langsung (off the job). On the job training merupakan sebuah proses peningkatan ketrampilan, pengetahuan, kebiasaan kerja dan sikap karyawan di bawah bimbingan seorang pegawai yang telah berpengalaman atau supervisor. Off the job training atau pelatihan di luar kerja adalah pelatihan pada saat pegawai sedang tdak melaksanakan pekerjaan.

PEMBAHASAN

A. Pelatihan SDM

Pelatihan merupakan serangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian, pengetahuan, pengalaman, ataupun perubahan sikap seseorang. Jenis pelatihan berbagai macam, diantaranya adalah pelatihan intruksional atau experiential yang digunakan untuk pengembangan perilaku dalam bidang pengetahuan, keterampilan, sesuai dengan standar yang diterapkan (Robinson, 1995). Gardner (1981) menjelaskan bahwa, pelatihan itu lebih difokuskan pada kegiatan pembelajaran. Pelatihan manajerial berfokus pada pengetahuan, keterampilan, keahlian, serta sikap dalam melakukan suatu pekerjaan tertentu.

Tujuan umum pelatihan sebagai berikut:

  • Mengembangkan keahlian, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih efektif
  • Mengembangkan pengetahuan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara rasional
  • Mengembangkan sikap, sehingga menimbulkan kemauan kerjasama dengan teman-teman pegawai dan dengan manajemen (pimpinan).
Jenis-jenis pelatihan SDM yaitu:
  1. Pelatihan Keahlian : agar mampu menguasai sebuah skill atau keterampilan baru yang berhubungan dengan pekerjaannya.
  2. Pelatihan Ulang : memberikan kepada para karyawan keahlian-keahlian yang mereka butuhkan untuk menghadapi tuntutan kerja yang berubah-ubah.
  3. Pelatihan Lintas Fungsional : melakukan aktivitas kerja dalam bidang lainnya selain dan pekerjan yang ditugaskan
  4. Pelatihan Tim : bekerjasarna terdiri dari sekelompok Individu untuk menyelesaikan pekerjaan demi tujuan bersama dalam sebuah tim kerja.
  5. Pelatihan Kreativitas : Tenaga kerja diberikan peluang untuk mengeluarkan gagasan sebebas mungkin.

B. Pengembangan SDM

Secara teoritik, pengembangan sumber daya manusia menyangkut peningkatan segala potensi internal kemampuan diri manusia. Menurut Marwansyah (2000), Pengembangan sumber daya manusia adalah upaya manajemen yang terencana dan dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kompetensi pekerja dan unjuk kerja organisasi melalui program pelatihan, pendidikan dan pengembangan. Ini berarti, pelatihan yang dilakukan oleh lembaga atau organisasi memiliki tujuan pengembangan sumber daya manusia tertentu untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga tertentu. Tujuan utama pengembangan sumber daya manusia adalah untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan pada semua tingkat organisasi. Menurut Sibarani, Pada dasarnya, “pengembangan sumber daya manusia merupakan keharusan mutlak bagi suatu organisasi dalam menghadapi tuntutan tugas sekarang maupun, dan terutama, untuk menjawab tantangan masa depan”. Tindakan yang perlu dilakukan dalam jangka pendek adalah memberikan pendidikan dan latihan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil.

C. Metode untuk Meningkatkan Kualitas SDM

1. On The Job Training (OJT)
On the job training (OJT) diperuntukkan untuk Pelatihan SDM alias bagi mereka yang baru saja diterima bekerja. Dilaksanakan bersamaan dengan waktu bekerjanya para karyawan. OJT juga harus berdampak pada skill, motivasi dan inovasi untuk melakukan tugas dengan baik dan benar. Beberapa cara yang bisa kita lakukan seperti coaching, mentoring, understudy (bawahan yang akan menggantikan atasan).

2. Job Rotation
Cara kerjanya, karyawan akan dimutasi secara berkala ke unit kerja atau jabatan berbeda. Rotasi pekerjaan juga terjadi pada tingkat yang sama alias bukan promosi. Rotasi Pekerjaan ini juga dibuat sementara dan akan kembali ke pekerjaan semula setelah waktunya habis. Dengan mendapatkan rotasi pekerjaan, karyawan akan memperoleh pengetahuan baru dan kemampuan menyeluruh tentang apa yang mau dia kerjakan kedepan dan saat ini. Serta untuk menguji keterampilan dan kompetensi karyawan di lokasi berbeda.
3. Studi Banding
Metode ini adalah metode pengembanhan SDM dengan cara mengevaluasi atau membandingkan sistem kerja yang selama ini berjalan di suatu perusahaan dengan sistem kerja standar atau berlaku di tempat lain. Melalui metode ini perusahaan akan mendapat gambaran seefektif apa sistem kerja terhadap produktivitas yang diperoleh.
4. Coaching
Metode ini adalah metode pelatihan atau pembimbingan. Seseorang ditunjuk untuk membimbing karyawan lain. Tujuan dari metode ini jelas untuk meningkatkan keterampilannya dalam bekerja dan   sebagai sarana untuk transfer kemampuan karyawan atau orang yang sudah jauh berpengalaman di suatu pekerjaan.
5. Simulasi
Simulasi diperuntukkan bagi pengembangan SDM dengan cara memanfaatkan peralatan pada kondisi lingkungan tertentu, sengaja dibuat sama atau sesuai situasi kerja yang sebenarnya. Simulasi juga berkaitan dengan suatu pekerjaan yang menyerupai keadaan yang sesungguhnya.
6. Self Study atau Self Learning
Semuah metode pelatihan dan pengembangan yang bisa dilakukan dengan berbagai macam cara seperti, mengikuti kursus, membaca buku/artikel, mengikuti kelas khusus, dan sebagainya. Pelatihan yang diambil tidak harus selalu berhubungan dengan pekerjaan yang dilakukan, namun sesuatu yang bisa meningkatkan kemampuan dan keterampilan individu tersebut.

KESIMPULAN

Peningkatan kualitas sumberdaya manusia melalui pelatihan diperlukan untuk meningkatkan daya saing usaha mikro menuju skala usaha yang lebih besar, dengan manajemen yang lebih baik. Perlatihan dan pengembagan merupakan suatu hal yang berbeda. Program pelatihan SDM umumnya diberikan kepada karyawan yang baru maupun karyawan yang telah ada, tujuannya adalah agar setiap karyawan tersebut mampu menghadapi situasi-situasi yang selalu berubah. Sementara itu program pengembangan SDM bertujuan untuk mengembangkan keterampilan untuk pekerjaan masa depan. Pelatihan dan pengembangan bukanlah solusi utama yang dapat menyelesaikan semua persoalan organisasi, lembaga atau sebuah instansi. Tetapi mengarah pada peningkatan kinerja para karyawan atau tenaga kerja yang baik dan benar. Dan tujuan pelatihan dan pengembangan adalah untuk merubah sikap, perilaku, pengalaman dan performansi kinerja.


DAFTAR PUSTAKA

Harini, S., Pertiwi, S. R., & Rochman, N. (2015). Peningkatan Kualitas SDM Melalui Pelatihan dan Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Pendapatan. Qardhul Hasan Media Pengabdian Kepada Masyarakat1(1).

Rosmadi, M. L. N. (2017). Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Mendukung Pembangunan Nasional Melalui Kewirausahaan. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Kewirausahaan, Jakarta, 29.

Saputra, A. (2022, September 2022). Tips Mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi UKM. Retrieved from www.ukmindonesia.id.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.