November 20, 2022

PENTINGNYA STRATEGI BISNIS UNTUK UNGGUL DALAM PERSAINGAN UMKM

Oleh: Marlina Christiaji (@V24-Marlina)

Abstrak

Era persaingan UMKM yang semakin ketat mengharuskan setiap UMKM harus memiliki cara untuk tetap bertahan bahkan memenangkan persaingan antar UMKM sejenis. Strategi bisnis adalah salah satu kunci bagi sebuah UMKM untuk dapat bersaing ditengah persaingan yang ketat ini. Strategi bisnis adalah kemampuan pengusaha dalam analisis lingkungan eksternal dan internal perusahaan, perumusan (formulasi) strategi, pelaksanaan (implementasi) rencana–rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran – sasaran perusahaan, serta melakukan evaluasi untuk mendapatkan umpan balik dalam merumuskan strategi yang akan datang. Strategi bisnis dapat membantu mencari solusi atau memecahkan masalah yang dihadapi oleh sebuah bisnis.

Kata kunci: strategi, bisnis, umkm

PENDAHULUAN

Dalam era persaingan global dan kompetisi yang semakin ketat saat ini, setiap bisnis harus mampu melakukan terobosan dan inovasi baru serta menggunakan seluruh sarana dan teknologi yang tersedia untuk tetap dapat hidup, hal ini dapat dipahami mengingat setiap bisnis pasti memiliki tujuan untuk mewujudkan pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya dalam jangka panjang. Usaha Mikro Kecil dan Menengah dianggap masyarakat mampu untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang bergerak di sektor formal maupun informal, maka masyarakat mulai berpikir untuk menjalankan Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang memiliki inovasi dalam kegiatannya.

Di Indonesia, Usaha Kecil dan Menengah, baik skala mikro, kecil, dan juga menengah, telah memiliki peranan penting dalam kehidupan kita di masyarakat, istilah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lebih populer dengan sebutan usaha informal, disebut berperan penting karena jumlah UMKM begitu banyak (berarti menyerap tenaga kerja yang banyak pula), dan lebih tahan terhadap situasi negara. Karena semakin banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah, maka mengakibatkan semakin ketatnya persaingan yang membuat pelaku bisnis bertindak semakin unggul dan membuat pebisnis mencari kiat-kiat yang tepat. agar mampu bertahan menghadapi persaingan. Oleh karena itu, penyesuaian diri pelaku bisnis terhadap perkembangan keadaan mutlak diperlukan.

Dalam sebuah bisnis umumnya berupaya untuk selalu dapat mencapai tujuan dan sasarannya didalam persaingan yang semakin ketat. Pencapaian tujuan dan sasaran bisnis diukur dengan besarnya total keuntungan bisnis, tingkat keuntungan terhadap modal investasi bisnis, dan penguasaan pasar dengan share terbesar. Keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan hanya dimungkinkan bila bisnis itu mempunyai keunggulan bersaing. Strategi pada hakikatnya adalah perencanaan (planning) dan manajemen (mangement) untuk mencapai suatu tujuan. Akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut, strategi tidak berfungsi sebagai peta jalan yang hanya menunjukkan arah saja, melainkan harus mampu menunjukkan taktik dan operasionalnya.

 PEMBAHASAN

1. Strategi

Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan gagasan, perencanaan, dan eksekusi, sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Di dalam strategi yang baik terdapat kordinasi tim kerja, memiliki tema mengidentifikasi faktor pendukungnya sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efesiensi dalam pendanaan dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. Strategi adalah penempatan misi perusahaan, penetapan sasaran organisasi dengan mengikat kekuatan eksternal dan internal, perumusan kebijakkan dan strategi tertentu mencapai sasaran dan memastikan implementasinya secara tepat, sehingga tujuan dan sasaran utama organisasi akan tercapai.

Menurut Alfred Chandler strategi adalah penetapan sasaran dan arahan tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Sedangkan, menurut Kenneth Andrew strategi adalah pola sasaran, maksud atau tujuan kebijakan serta rencana. Rencan penting untuk mencapai tujuan itu yang dinyatakan dengan cara seperti menetapkan bisnis yang dianut dan jenis atau akan menjadi apa jenis organisasi tersebut. Buzzel dan Gale mendefinisikan strategi sebagai kebijakan dan keputusan kunci yang digunakan untuk manajemen, yang memiliki dampak besar pada kinerja keuangan. Kebijakan dan keputusan ini biasanya melibatkan sumber daya yang penting dan tidak dapat diganti dengan mudah.

2. Strategi Bisnis

            Strategi bisnis adalah kemampuan pengusaha dalam analisis lingkungan eksternal dan internal perusahaan, perumusan (formulasi) strategi, pelaksanaan (implementasi) rencana – rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran – sasaran perusahaan, serta melakukan evaluasi untuk mendapatkan umpan balik dalam merumuskan strategi yang akan datang. Dengan kata lain, strategi merupakan suatu seni ilmu menyusun rencana jangka pendek maupun jangka panjang untuk mencapai tujuan perusahaan (Suci 2009).

Menurut Hariadi (2003), strategi bisnis merupakan rencana strategi yang terjadi pada tingkat divisi dan dimaksudkan bagaimana membangun dan memperkuat posisi bersaing produk dan jasa perusahaan dalam industri atau pasar tertentu yang dilayani divisi tersebut. Jadi, strategi bisnis adalah penentuan tentang bagaimana perusahaan akan bersaing dalam bisnis tertentu dan menempatkan dirinya di antara pesaingnya. Walaupun setiap definisi strategi bisnis satu dengan yang lain berbeda secara umum strategi bisnis mendeskripsikan arah umum yang akan dituju suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.

Strategi merupakan faktor yang paling penting dalam mencapai tujuan perusahaan, keberhasilan suatu usaha tergantung pada kemampuan pemimpin yang bisa dalam merumuskan strategi yang digunakan. Strategi perusahaan sangat tergantung dari tujuan perusahaan, keadaaan dan lingkuangan yang ada. Strategi adalah keseluruhan upaya, dalam rangka mencapai sasaran dan mengarah kepengembangan rencana marketing yang terinci. Jenis-jenis strategi dalam bisnis, yaitu:

- Strategi penetrasi pasar: Penetrasi pasar atau penerobosan pasar merupakan usaha perusahaan meningkatkan jumlah nasabah baik secara kuantitas maupun kualitas pada pasar saat ini melalui promosi dan distribusi secara aktif. Strategi ini cocok untuk pasar yang sedang tumbuh dengan lamban.

- Strategi pengembangan produk: Strategi pengembangan produk merupakan usaha meningkatkan jumlah konsumen dengan cara mengembangkan atau memperkenalkan produk-produk baru perusahaan. Inovasi dan kreativitas dalam penciptaan produk menjadi salah satu kunci utama dalam strategi ini. Perusahaan selalu berusaha melakukan pembaharuan atau pengenalan produk baru kepada konsumen. Perusahaan tiada henti terus melakukan eksplorasi terhadap kebutuhan pasar dan berupaya untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut.

- Strategi pengembangan pasar: Strategi pengembangan pasar merupakan salah satu untuk membawa produk kearah pasar baru dengan membuka atau mendirikan atau anak-anak cabang baru yang dianggap cukup strategis atau menjalin kerjasama dengan pihak lain dalam rangka untuk menyerap konsumen baru. Manajemen menggunakan strategi ini bila mana pasar sudah padat dan peningkatan bagian pasar sudah sangat besar atau pesaing kuat.

- Strategi intergrasi: Strategi integrasi merupakan strategi pilihan akhir yang biasanya ditempuh oleh para perusahaan yang mengalami kesulitan likuiditas sangat parah. Biasanya yang akan dilakukan adalah strategi diversifikasi horizontal, yaitu penggabungan perusahaan-perusahaan.

- Strategi diversifikasi: Strategi diversifikasi baik konsentrasi maupun diversivikasi konglomerat. Diversivikasi yang dimaksud disini adalah perusahaan memfokuskan pada suatu segmen pasar tertentu dengan menawarkan berbagai varian produk perusahaan dimiliki. Sementara diversifikasi konglomerat adalah perbankan memfokuskan dirinya dalam memberikan berbagai varian produk perusahaan kepada kelompok konglomerat (korpoorat).

3. Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Usaha/Bisnis adalah pertukaran barang, jasa, atau yang saling menguntungkan atau memberikan manfaat. Sedangkan menurut arti dasarnya, bisnis memiliki makna sebagai the buying and selling of goods and services. Menurut J.S Nimpoena (1985), pengertian bisnis dapat dibedakan dalam pengertian yang sempit dan pengertian yang luas. Jika kita berorientasi pada pengertian yang sempit maka bisnis tidak lain dari fiksi. Sedangkan dalam arti luas, bisnis merupakan usaha yang terkait erat dengan dunia ekonomi dan juga politik. Hal ini disebabkan dunia ekonomi dan dunia politik pada dasarnya merupakan suatu hubungan yang saling tergantung dan yang turut mencerminkan efktivitas suatu masyarakat dalam gerak usahanya.

Menurut UU No. 20/2008, yang dimaksud usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/ atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini. Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar. Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan.

4. Peran Strategi Bisnis bagi UMKM

            Strategi bisnis memiliki peran penting bagi keberlangsungan UMKM dan menjadi salah satu kunci utama untuk memenangkan persaingan dengan UMKM lainnya. Manfaat Strategi bisnis bagi UMKM, yaitu:

- Membantu Memecahkan Masalah: Manajemen strategi untuk bisnis dapat membantu mencari solusi atau memecahkan masalah yang dihadapi oleh sebuah bisnis. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak manajerial sangat krusial dalam menentukan langkah apa yang harus diambil ketika sebuah bisnis menghadapi krisis. Setiap UMKM pasti akan menghadapi masalah tidak terduga. Oleh karena itu, manajemen strategi dapat digunakan untuk mencari solusi dari permasalahan yang sedang berlangsung atau mengantisipasi masalah yang kemungkinan dapat terjadi di kemudian hari.

- Menyusun Strategi Penjualan yang Tepat dan Efektif: Manajemen strategi melibatkan sebuah rangkaian tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Ketiga tahapan tersebut dapat digunakan untuk menyusun strategi penjualan bisnis yang tepat dan juga efektif bagi UMKM.

- Menghemat Sumber Daya: Di dalam menjalankan sebuah bisnis, pasti ada berbagai sumber daya yang digunakan mulai dari uang, tenaga, dan waktu. Dengan adanya manajemen strategi, UMKM dapat menghemat sumber daya tersebut dan menggunakannya dengan efisien. Sebagai contoh, jika saat ini sebuah UMKM membutuhkan uang yang banyak untuk memasang iklan di televisi, sumber daya tersebut dapat dihemat dengan cara menggunakan strategi pemasaran yang lain seperti penggunaan media sosial. Mungkin bisa juga dengan penggunaan strategi pemasaran lainnya yang sesuai dengan kebutuhan UMKM, namun karena adanya manajemen strategi, sumber daya yang digunakan dapat dihemat secara signifikan.

PENUTUP

            Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan gagasan, perencanaan, daneksekusi, sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Di dalam strategi yang baik terdapat kordinasi tim kerja, memiliki tema mengidentifikasi faktor pendukungnya sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efesiensi dalam pendanaan dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. Strategi merupakan faktor yang paling penting dalam mencapai tujuan perusahaan, keberhasilan suatu usaha tergantung pada kemampuan pemimpin yang bisa dalam merumuskan strategi yang digunakan. Strategi perusahaan sangat tergantung dari tujuan perusahaan, keadaaan dan lingkuangan yang ada.

            Strategi bisnis merupakan rencana strategi yang terjadi pada tingkat divisi dan dimaksudkan bagaimana membangun dan memperkuat posisi bersaing produk dan jasa perusahaan dalam industri atau pasar tertentu yang dilayani divisi tersebut. Strategi bisnis sangat bermanfaat bagi UMKM, seperti dapat membantu mencari solusi atau memecahkan masalah yang dihadapi oleh sebuah bisnis. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak manajerial sangat krusial dalam menentukan langkah apa yang harus diambil ketika sebuah bisnis menghadapi krisis.

DAFTAR PUSTAKA

Winarni, S. 2006. Strategi Pengembangan Usaha Kecil Melalui PeningkatanAksesibilitas Kredit Perbankan. Infokop Nomor 29 Tahun XXII, 2006.

Sumali, V.J., 2015. Analisis Strategi Bersaing Pada Industri Konsultan Teknologi Informasi : Studi Pada PT. G.

Ningsih, C.S., 2013. Analisis Strategi Bersaing Perusahaan Jasa Konsultasi Enterprise Resources Planning (ERP) Studi Pada PT Soltius Indonesia.

Indriyo Gitosudarmo, Pengantar Bisnis, (Yogyakarta: BPFE, 2003), hlm. 243.

Suyadi Prawirosentono, Manajemen Operasi (Analisis dan Studi Kasus), (Jakarta: Bumi Aksara, 2007), hlm. 26. 39

Sondang P. Siagian, Manajemen Stratejik, (Jakarta: Bumi Aksara, 1995), hlm. 210


Tidak ada komentar:

Posting Komentar