Desember 01, 2022

MEMBANGUN BRAND IDENTITY DALAM BISNIS

 


Oleh: Yulfara Kartini (@V05-YULFARA)

Abstrak

Artikel ini membahas tentang bagaimana cara membangun brand identity dalam bisnis dan bagaimana manfaat yang akan diterima. Latar belakang artikel ini adalah kurangnya pemahaman mengenai branding. Kebanyakann dari pelaku bisnis masih menilai jika hanya dengan memiliki logo dan label berarti mereka sudah memiliki brand. Hal inilah yang menyebabkan bisnis mereka seperti jalan ditempat sehingga harus mengalokasikan biaya yang tidak sedikit saat menjalankan bisnisnya. Artikel ini disusun bertujuan agar pemula dapat memahami terkait pentingnya brand identity, bagaimana cara membangun brand identity yang baik serta manfaat yang akan dirasakan.

Keywords: Brand, Identity, Bisnis.

Pendahuluan

Kata branding pasti sudah tidak asing lagi. Namun, sebagian orang menganggap brand identity berkaitan dengan logo perusahaan. Brand identity ini biasanya tampak secara kasat mata terlihat dari nilai produk, warna, hingga simbol yang terus dibawa sejak awal memperkenalkan produk. Brand identitiy ini bukan hanya untuk perusahaan dengan skala besar melainkan bisnis menengah dan bisnis kecil seperti UKM juga perlu membangun brand. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor untuk membentuk persepsi orang-orang terhadap bisnis yang dijalankan. Membentuk persepsi sangatlah penting karena setiap perusahaan tentunya memiliki value yang ingin disampaikan kepada para penggunanya. Selain itu, brand identity juga akan membuat brand menjadi lebih unik sehingga dapat digunakan sebagai pembeda dengan pesaing. Brand identity yang efektif dan tepat dapat mempengaruhi pengembangan bisnis, menaikkan nilai jual produk, serta mampu menarik perhatian calon konsumen baru.

Permasalahan

Masalah utama yang sering dialami oleh mayoritas pelaku bisnis adalah kurangnya pemahaman mengenai branding. Kebanyakann dari pelaku bisnis masih menilai jika hanya dengan memiliki logo dan label berarti mereka sudah memiliki brand. Namun, rasanya usaha mereka seperti jalan di tempat. Kesalahan ini biasanya dilakukan oleh pemula yang tidak mengenal tentang manajemen bisnis dan bagaimana cara melakukan marketing. Karena yang mereka lakukan hanyalah rencana bisnis amatir serta modal yang mencukupi. Dengan banyaknya aspek yang disentuh, tidak heran jika sebuah bisnis akan berusaha sangat keras hingga mengalokasikan dana yang tidak sedikit untuk membangun brand identity.

Pembahasan

Identitas merek (brand identity) adalah seperangkat asosiasi merek yang unik yang diciptakan oleh para penyusun strategi merek. Asosiasi-asosiasi ini mencerminkan kedudukan suatu merek dan merupakan suatu janji kepada pelanggan dari anggota organisasi. Identitas merek akan membantu kemantapan hubungan diantara merek dan pelanggan melalui proposisi nilai yang melibatkan manfaat fungsional, manfaat emosional atau ekspresi diri. (Kotler & Keller, 2006). Sedangkan menurut Aaker (2008) Brand identity merupakan asosiasi merek yang unik yang menunjukkan janji kepada konsumen. Agar menjadi efektif, identitas merek perlu beresonansi dengan konsumen, membedakan merek dari pesaing, dan mewakili apa organisasi dapat dan akan lakukan dari waktu ke waktu. Terdapat cara membentuk brand identity yaitu:

a.     Lakukan Market Research

Market research dapat digambarkan sebagai identifikasi sistematis dan objektif, pengumpulan, analisis, dan penyebaran informasi untuk tujuan membantu manajemen dalam pengambilan keputusan terkait dengan identifikasi dan pemecahan masalah dan peluang dalam pemasaran. Market research terhadap target pasar yang baik juga dapat membantu dalam menentukan bagaimana brand yang akan dibentuk.

b.     Gunakan Logo yang Memorable

Logo bisa disamakan sebagai CV dari sebuah perusahaan. Melalui logo bisa menceritakan siapa , bisnis apa yang kamu jalankan, manfaat apa yang akan didapat oleh calon pelanggan, dan hal-hal kecil lainnya. Hal itu lah yang membuat logo memiliki makna tersembunyi, baik dari warna, bentuk, atau simbol yang digunakan.

c.     Perhatikan Warna yang Dipilih

Setiap warna memiliki banyak arti yang mempengaruhi psikologi, Karena setiap warna memiliki arti psikologinya masing-masing, maka jangan terlalu banyak menggunakan warna dalam satu desain. Tampilkan warna yang paling mewakili desain dari merek, pilih beberapa warna utama, tetapi juga dapat memilih warna sekunder untuk digunakan bersama.

d.     Menggunakan Tipografi yang Tepat

Setiap brand memiliki karakter dan pesan tersendiri yang mana bisa muncul dan dimunculkan dari pemilihan jenis huruf. Adapun setiap jenis huruf juga memiliki karakter sendiri-sendiri. Memilih jenis huruf yang tepat dapat mengeluarkan maksud karakter dari brand.

Setelah membangun brand identity dengan baik, maka selanjutnya pelaku usaha akan mendapatkan manfaat yaitu distributor akan lebih percaya untuk menyalurkan produk atau jasanya serta kepercayaan konsumen sehingga distribusi produk atau jasa dari bisnis yang dimiliki menjadi lebih mudah. Loyalitas konsumen yang dimana secara tidak langsung ini juga akan menambah pendapatan bisnis, karena perusahaan yang terkenal dengan kualitas layanan atau produknya, semakin disukai oleh konsumen. Bila konsumen telah mengenal dan menyukai perusahaan tersebut, maka mereka tidak akan berpikir panjang untuk membeli produk-produk atau jasanya. Selanjutnya, brand identity ini memiliki manfaat yaitu referensi profesional yang dimana ini dapat merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain yang sedang membutuhkan.

Dalam melakukan brand identity ini terdapat dua pihak, yang pertama diri sendiri karena saat melakukan brand identity sendiri maka biaya atau pengeluaran yang kecil, namun perlu diperhatikan juga jika melakukannya sendiri karena harus ekstra dan perlu mengeluarkan banyak tenaga. Pihak yang kedua adalah jasa profesional, karena dengan menggunakan pohak kedua maka pemilik bisnis akan mendapatkan sudut pandang profesional dan feedback yang baik, namum pemilik bisnis harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit sehingga untuk melakukan brand identitiy harus diperhitungkan dengan matang terkait finansial bisnis.

Kesimpulan

Merancang brand identity yang sukses membutuhkan banyak kerja keras dan kolaborasi. Untuk menjaga bisnis tetap pada rencana yang sama dan memberdayakan tim untuk melakukan pekerjaan terbaik, pastikan mereka terdidik, terinspirasi dan memiliki alat yang mereka dibutuhkan. Dan jika merasa kewalahan atau tidak memiliki sumber daya untuk mengerjakan sendiri proyek tersebut, pertimbangkan untuk membawa bantuan ahli. Pastikan juga dalam memiliki bisnis pengelolaan yang matang terutama dalam proses pembukuan dan pengelolaan keuangan usaha. Setelah mengetahui pentingnya brand identity bagi perusahaan, perlu juga memperhatikan hal-hal yang sebaiknya dihindari, seperti tidak meniru identitas brand yang dibuat oleh kompetitor dan hindari mengunggah konten secara tidak konsisten.

Daftar Pustaka

Trias, Ismi. (2021). Memahami Brand Identity dan Manfaatnya bagi Perusahaan. Glints. Online.

Andy, Nugroho. (2020). Pentingnya Membangun Brand Identity bagi Perusahaan. Qwords. Online.

Feriawan, Hidayat. (2021). Branding Jadi Kendala Utama Pelaku UMKM. Beritasatu. Online.

Afkar, Azhfar. (2022). Memahami Brand Identity dan Manfaatnya untuk Bisnis. Businesstech. Online.

Junaedi, Nur Lella. (2022). Brand Identity dan Manfaatnya. Ekrut Media. Online.

Modul Kewirausahaan III. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.