Maret 13, 2023

Pentingnya Etika Dalam Berwirausaha

 

Pentingnya Etika Dalam Berwirausaha

Abstrak

Dalam berwirausaha, pentingnya bagi orang yang sedang menjalankan usahanya dalam menjaga etika. Karena dalam berwirausaha, para calon pembeli akan memberikan kepercayaanya kepada para pengusaha. Disinilah pentingnya etika para pengusaha dibutuhkan khususnya dalam hal kejujuran agar para calon pembeli dapat terus memberikan kepercayaannya juga.

 

1. Dalam melakukan suatu kegiatan apapun, sebagai manusia yang hidup di lingkungan sosial, kita harus hidup dengan menaati etika atau norma-norma yang ada di masyarakat. Sebagai seorang pembisnis, etika atau norma-norma wajib diterapkan agar para pengusaha tidak melanggar aturan yang telah di terapkan. Etika dalam wirausaha juga memiliki beberapa ketentuan-ketentuan yang sudah diatur diantaranya adalah:

1.      Sikap dan perilaku seseorang wajib mengikuti norma yang berlaku yang ada di negara atau di lingkungan masyarakatnya.

2.      Penampilan yang ditunjukan oleh seorang pengusaha harus sopan, terutama dalam menghadapi situasi dan acara-acara tertentu.

3.      Cara berpakain pengusaha juga harus sopan dan sesuai dengan tempat dan waktu yang berlaku.

4.       Cara berbicara seorang pengusaha juga mencerminkan usahanya, sopan, penuh tata krama, tidak menyinggung atau mencela orang lain.

5.      Gerak-gerik pengusaha juga dapat menyenangkan orang lain, hindarkan gerak-gerik yang dapat mencurigakan.

 

 

 

 

 

 

 

2. Adapun Etika dan Norma yang harus ada di dalam benak dan jiwa setiap para pengusaha diantaranya adalah:

1.      Kejujuran

Seorang pengusaha harus selalu bersikap jujur, baik, dalam berbicara maupun bertindak. Hal ini diperlukan agar berbagai pihak percaya terhadap apa yang akan dilakukan oleh pengusaha. Tanpa adanya kejujuran, usaha tidak akan bisa maju dan para pengusaha tidak akan bisa mendapatkan kepercayaan baik oleh para calon konsumen ataupun mitra kerjanya.

2.      Bertanggung Jawab

Seorang pengusaha harus bertanggung jawab terhadap segala kegiatan yang akan dilakukan dalam bidang usahanya. Kewajiban terhadap berbagai pihak haruslah segera diselesaikan. Tanggung Jawab bukanlah hanya terbatas pada kewajiban, tapi juga harus terhadap seluruh karyawan, masyarakat dan pemerintah.

3.      Menepati Janji

Para pengusaha juga harus dituntut untuk selalu bisa menepati janji, misalnya dalam hal pembayaran, pengiriman barang atau perggantian. Sekali seorang pengusaha telah ingkar terhadap janjinya, hilanglah sudah kepercayaan pihak lain terhadapnya. Pengusaha juga harus konsisten dengan apa yang sudah disepakati sebelumnya.

4.      Disiplin

Pengusaha juga dituntut harus berdisplin dalam berbagai kegiatan yang akan berkaitan dengan usahanya, misalnya dalam hal waktu pembayaran atau pelaporan kegiatan usaha.

5.      Taat Hukum

Pengusaha juga harus taat dan patuh dengan hukum yang berlaku, baik yang berkaitan dengan masyarakat ataupun pemerintahan. Pelanggaran yang terjadi akan bisa berakibat fatal dikemudian hari. Tidak hanya itu, hal ini juga akan berdampak negatif bagi pengusaha.

6.      Suka Membantu

Pengusaha secara moral harus sanggup membantu berbagai pihak-pihak yang memerlukan bantuan. Sikap ringan tangan ini akan membantu membuat citra yang baik di mata masyarakat.

 

 

 

7.      Komitmen dan menghormati

Pengusaha harus komitmen dengan apa yang mereka sedang jalankan dan juga harus menghormati komitmen pihak-pihak lain. Pengusaha yang menjungjung komitmen terhadap apa yang telah diucapkan atau disepakati akan dihargai oleh berbagai pihak.

8.      Mengejar Prestasi

Pengusaha yang ingin sukses harus selalu berusaha mengejar prestasi yang tinggi agar perusahaannya tersebut dapat terus bertahan dari waktu ke waktu. Prestasi yang berhasil dicapai perlu terus ditingkatkan. Disamping itu, perusaha juga harus tahan mental tidak mudah putus asa terhadap berbagai kondisi dan situasi yang dihadapi.

 

3. Etika yang berlakukan oleh pengusaha terhadap berbagai pihak harus memiliki tujuan-tujuan tertentu. Tujuan etika tersebut haruslah sejalan dengan tujuan perusahaan. Disamping memiliki tujuan, etika memiliki manfaat bagi perusahaan yaitu:

1.      Untuk persahabatan dan pergaulan

Etika dapat meningkatkan keakraban dengan karyawan, pelanggan atau pihak-pihak lain yang berkepentingan.

2.      Menyenangkan orang lain

Sikap menyenangkan orang lain merupakan sikap yang mulia. Jika kita ingin dihormati, kita harus menghormati orang lain.

3.      Membujuk pelanggan

Setiap calon pelanggan memiliki karakter tersendiri. Kadang-kadang seorang calon pelanggan perlu dibujuk agar mau menjadi pelanggan. Berbagai cara dapat dilakukan perusahaan untuk membujuk calon pelanggan. Salah satu caranya adalah melalui etika yang ditunjukkan seluruh karyawan perusahaan.

4.      Mempertahankan pelanggan

Ada anggapan mempertahankan pelanggan jauh lebih sulit dari pada mencari pelanggan. Anggapan ini tidak seluruhnya benar, justru mempertahankan pelanggan lebih mudah karena mereka sudah merasakan produk atau layanan yang kita berikan.

5.      Membina dan menjaga hubungan

Hubungan yang sudah berjalan baik harus tetap dan terus dibina. Hindari adanya perbedaan paham atau konflik.

4. Dari semua hal yang telah disebutkan diatas, ada beberapa keuntungan yang diberikan jika pengusaha dapat menjaga etikanya dengan baik yang akan berdampak positif bagi perusahaannya kedepannya yaitu:



(Sumber:  greatpeopleinside.com)

Setidaknya ada tiga elemen atau factor yang perlu dilakukan untuk membangun dan mempertahankan, diantaranya adalah:

1.      Kredibilitas

Karena kredibilitasmerupakan hal sangat penting untuk diperhatikan. Semakin bagus kualitas dan kapabilitas seseorang, atau bisnis yang sesuai dengan bidangnya akan semakin kredibel dimata konsumen. Untuk mewujudkan kredibilitas seseorang pun perlu waktu yang tidak singkat dan butuh proses mengenal diri kita.

2.      Kedekatan

Kedekatan merupakan faktor kedua yang sangat penting dalam membangun kepercayaan, seseorang memiliki kredibilitas tetapi tidak punya kedekatan dan tidak mampu untuk berkomunikasi dengan baik, maka kepercayaan pun sulit di wujudkan.

3.      Reliabilitas atau keandalan

Reliabilitas merupakan pembuktian apakah seseorang bisa memenuhi hal-hal yang diharapkan oleh relasi, sahabat atau orang sekitar. Atau apakah penjual bisa memenuhi hal-hal yang diharapkan dari para konsumennya. Dari ketiga elemen, reliabilitas ini faktor yang terpenting dalam membangun apalagi mempertahankan kepercayaan.

 

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari menjaga etika bagi para pengusaha adalah, dengan seorang pengusaha bisa menjaga etika atau menjaga aturan-aturan yang ada baik di pemerintahan atau di masyarakat sekitar, seorang pengusaha akan bisa mendapat banyak keuntungan bagi perusahaannya seperti peningkatan Laba atau jumlah penjualan, makin banyaknya konsumen yang datang karena kejujuran pengusaha kepada para konsumen. Sebaliknya juga, jika pengusaha tidak dapat etikanya dengan baik, hal ini akan berdampak buruk terhadap usahanya, seperti kepercayaan para konsumen akan menurun, putusnya mitra perusahaan yang mengakibatkan orang tidak akan tertarik dengan perusahaan tersebut.

 

 

 

Daftar Pustaka:

Kewirausahaan Dasar Dan Konsep oleh: Dr. M. Anang Firmansyah, SE., MM. & Anita Roosmawarni, SE., M.SE.

Greatpeopleinside.com

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.