April 06, 2023

Sejarah dan Biografi Maxim Transportasi Online

Nama : Mutia Sari

Nim : 46122010023 

Sejarah Maxim

Sejarah Maxim sendiri dimulai dari sebuah pelayanan taksi kecil di kota Chadrinsk, Kurgan, Rusia, yang letaknya di Pegunungan Ural.

Maxim didirikan oleh para insinyur muda dari kota Kurgan, yang memiliki spesialisasi dalam dalam bidang produksi teknologi dan proses yang dapat dilakukan secara otomatis.

Selama enam tahun pertama, Maxim sudah beroperasi di empat kota. Pada bulan Maret 2020, Maxim sudah beroperasi di 500 kota  di Rusia.

Pada bulan Januari 2022, dalam cakupan geografisnya, layanan beroperasi di lebih dari 1.000 kota di dunia.

Mulai tahun 2007, para mitra Maxim yang awalnya mengandalkan order layanan lewat walkie-talkie beralih ke aplikasi smartphone.

Sejak tahun 2014, Maxim melakukan ekspansi ke luar Federasi Rusia dengan membuka banyak cabang di negara-negara tetangga dan juga negara-negara lainnya.

Maxim adalah sebuah perusahaan ojek online yang berasal dari Rusia. Maxim beroperasi di Indonesia pada tanggal 13 Juli 2018.

 


Layanan ojek online alias ojol asal Rusia Maxim kini menarik perhatian, karena sisi murahnya tarif yang selama ini dikenakan kepada penumpang. Sayangnya, beberapa waktu belakangan Maxim membeberkan bahwa tarif ojol akan melonjak, mengingat adanya kebijakan jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) yang diterapkan. Sebagai perusahaan transportasi online yang juga menawarkan layanan taksi dan kargo untuk pemindahan barang dalam jumlah besar ini telah masuk ke pasar Indonesia sejak 2018.  Dengan warna kuning cerahnya, banyak yang menganggap maxim adalah pesaing berat untuk Gojek dan Grab. Ini terbukti, pada Januari 2022, dalam cakupan geografisnya Maxim kian memperluas layanan beroperasi, di mana layanannya telah tersedia lebih dari 1.000 kota di dunia.


Kehidupan Awal Maksim Belonogov

pemilik dari perusahaan transportasi online Maxim adalah Maksim Belonogov. Kehidupan semasa kecil Belonogov yang ayahnya sudah meninggal dunia, sehingga dia harus membantu keluarganya dalam ekonomi dan tetap bisa bertahan. Sebelum membuat perusahaan transportasi maxim, dia menjadi loper koran dan tergabung dalam tim khusus di rumah sakit darurat untuk bekerja paruh waktu di sebuah layanan penjemputan truk jenazah. Pada usia 16 tahun, Ibu dari Maksim Belonogov meninggal dunia, ini memberikan luka pada maksim karena di usia muda dia menjadi yatim piatu. Akhirnnya dia mencoba berbagai pekerjaan, mulai dari berdagang telepon, bekerja di peralatan gas untuk mobil, sehingga akhirnya mempunyai perusahaan transportasi maxim.

Berkat kegigihan dan sifat pantang menyerahnya untuk bisa melanjutkan studi, menjadikan dia mampu menyelesaikan studi di Kurgan State University dengan jurusan Specialist Automation of Technological Processes dan lulus pada 2002.  Sembari menyelesaikan kuliahnya, pada usia 22 tahun, pengusaha tersebut menikah, memiliki seorang putri, dan harus menafkahi keluarganya. Walaupun hidup serba kekurangan, tapi itu tidak membuat Belonogov menyesali nasib hidupnya. Berkat sikap yang baik dan motivasi untuk menghidupi keluarga dengan cara yang halal, menjadi gerbang pembuka meraih kesuksesan.   “Saya menyadari, tidak ada pekerjaan yang buruk selama tidak melibatkan kekerasan terhadap orang lain atau penipuan,” katanya dilansir dari Taxi Maxim Rusia,

Mengalami Kebangkrutan

Belonogov menciptakan bisnis serius pertamanya di Shadrinsk, sebuah kota kecil yang berjarak 140 kilometer dari Kurgan. Belonogov sempat mengelola perusahaan IT di Shandrinks, bermula dari menyewa kantor, memasang pemancar, memperoleh waralaba dari Mobil Telecom dan memulai dengan bisnis IT.  Sayangnya, bisnis ini mengalami kebangkrutan ketika operator telepon seluler memasuki pasar seluler. Saat itu, delapan operator bekerja untuk Belonogov, alhasil dia pun memutuskan untuk mencari bisnis lain. 

Mulai Mendirikan Bisnis Baru

Belonogov akhirnya berpikir untuk membuat layanan lain yang memungkinkan Belonogov untuk mengatur panggilan multichannel.  Dia pun mengambil stasiun radio dan antena dari seorang teman pengemudi taksi, memasang peralatan dan mencoba mencari pengemudi taksi. Pengusaha menyewa nomor telepon multisaluran, di mana pada jam sibuk, para pelanggan bisa menghubungi para driver melalui telepon,  Bisnisnya mulai berjalan dan rupanya konsumen menyukai layanannya. Bahkan, mulai berkembang di kota-kota tetangga, seperti Kurgan, Tyumen, Chelyabinsk.  Sampai akhirnya, dia memutuskan membeli mobil layak pertamanya, yaitu Toyota Camry, pada tahun 2007. Lalu, dengan segala kegagalan bisnisnya membuat dia belajar dan menggunakan uang dengan bijak, yaitu dengan menginvestasikan untuk keperluan pembukaan kota baru, periklanan. 

Adapun, keunggulan antara "Maxim" dan banyak operator taksi lainnya kala itu adalah ketika para pimpinan perusahaan tersebut dengan cepat menyadari bahwa mereka perlu mengotomatiskan bisnis mereka dan online. Hal itu dilakukan guna mencapai keinginan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang terus berubah dan melakukan pendekatan secara inovatif.  Terbukti, bermula dari tiap pesanan dicatat di buku catatan dan komunikasi antar mitra menggunakan walkie-talkie, lalu soal dekat jauhnya jarak hanya diperkirakan meggunakan ‘feeling’ tetapi dengan segera perusahaan ini pun mempekerjakan programmer. Kini, dengan ekspansi geografis, aplikasi seluler, dan otomatisasi proses bisnis membuat Maxim menjadi salah satu pemimpin pasar di Rusia. Sementara, di Indonesia sendiri, layanan Maxim dapat dinikmati di lebih dari 100 kota di Indonesia.

https://www.motorplus-online.com/read/253169907/profil-maxim-ojek-online-rusia-pendirinya-bukan-orang-sembarangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar