Sabtu, Maret 28

Emphaty Ide Bisnis

Nama: Febe Putrianne
NIM: 41819010057

Nama Usaha: JASTIP BY FE.
Jenis Usaha: Jasa Titip

Terbuka lebarnya jendela dunia melalui kemajuan teknologi membuat arus informasi mengalir deras masuk ke masyarakat Indonesia. Kini, banyak orang dari kalangan menengah tak asing lagi dengan berbagai produk-produk keluaran luar negeri. Pakaian, skincare, dan teknologi apik dari berbagai negeri di belahan lain dunia sudah mereka kenali bahkan sebelum barang-barang tersebut tersedia di Indonesia.
Banyak orang berkeyakinan barang-barang impor memiliki performa dan tampilan yang bagus. Tak sedikit dari mereka yang sangat penasaran untuk menjajal produk-produk tersebut. Namun, tidak tersedianya barang-barang tersebut di pasaran lokal membuat mereka harus bersabar terlebih dahulu.
Adanya keinginan masyarakat yang tinggi untuk memiliki barang impor namun terhalang oleh ketersedian barang memunculkan ide bisnis yang baru di era sekarang ini. Orang-orang yang memang karena hobi ataupun urusan kerja harus melanglang buana ke luar negeri menyediakan jasa pembelian barang yang tidak ada di Indonesia. Dari sinilah bisnis jastip berkembang.
Bisnis jastip berjalan dengan mengandalkan upah yang dikenakan pada setiap barang yang dititipkan untuk dibeli. Upah per barangnya bervariasi tergantung kebijakan orang yang dititipi. Biasanya, pelaku bisnis jastip ini membebani upah sekitar Rp 15.000 hingga Rp 35.000 per barang. Jadi, pengguna jasa nantinya akan harus membayar sejumlah harga barang yang dititipkan ditambah upah jastip.
Pengguna merupakan titik penting yang menentukan produk yang kita ciptakan dapat diterima atau sebaliknya. Pengguna akan dengan suka rela menerima produk kita jika mereka memang membutuhkan dan tertarik dengan produk tersebut, karena sejatinya pengguna cenderung mau membeli atau menggunakan suatu produk karena didasarkan dengan kebutuhannya. Dalam menciptakan suatu produk, tahap yang sangat penting yaitu analisis kebutuhan pengguna, namun tahap ini justru sering dikesampingkan oleh seorang pengembang suatu produk.

Dalam memahami kebutuhan pengguna, tentunya seorang pengembang produk harus melakukan beberapa riset, observasi dan wawancara yang bertujuan untuk mendapatakn data dan insight awal. Setelah melakukan hal tersebut, pengembang dapat menggunakan Emphaty Map atau Peta Empati yang dapat dijadikan menjadi salah satu alat bantu yang digunakan untuk memahami kebutuhan dari pengguna. Emphaty Map membuat pengembang mampu menyatukan seluruh data dan insight awal yang didapatkan. Hasil dari Emphaty Map itulah yang akan menjadi sumber yang berharga saat membuat user persona.

Pada Emphaty Map terdiri dari lima area yang mewakili elemen komunikasi dengan pengguna, yaitu antara lain :
Apa yang mereka pikirkan ?
Apa yang mereka rasakan ?
Apa yang mereka dengar ?
Apa yang mereka ucapkan ?
Apa yang mereka lakukan ?

Emphaty Map (mind mapping)

Ada 3 langkah proses dalam menggunakan Emphaty Map untuk menemukan kebutuhan dari pengguna, anatara lain :

Langkah pertama : Menentukan Profil calon Pengguna
Kumpulkan semua anggota tim, dimana mereka akan membawa dan mengumpulkan semua data dari hasil riset, observasi atau wawancara. Kemudian tentukan profil yang dapat mewakili dari pengguna, berikan nama dan jenis profesi dari mereka (pengguna).

Langkah kedua : Isi Emphaty Map
Lakukan pengisian pada Emphaty Map yang diberikan pada setiap anggota tim untuk diberikan kepada pengguna, serta ajukan pertanyaan sebagai berikut :
  • Apa yang mereka katakan? Tuliskan kata kunci dan kutipan yang pengguna katakan.
  • Apa yang mereka lakukan? Deskripsikan tindakan dan perilaku yang berhasil kita amati. Boleh juga sisipkan gambar atau foto yang kita dapatkan.
  • Apa yang teman, rekan atau bos mereka mungkin katakan saat mereka mengalami masalah? Apa yang mungkin pengguna dengar dari mereka?
  • Apa yang mereka pikirkan? Gali lebih dalam. Apa yang mungkin mereka pikirkan? Apa ketakutan mereka? Apa harapan mereka? Apa motivasi mereka? Apa tujuan mereka? Apa keinginan mereka? Apa yang mereka katakan terkait keyakinan mereka?
  • Apa yang mereka rasakan? Emosi apa yang mereka rasakan? Amati tanda-tanda terkait emosi seperti ekspresi muka, bahasa tubuh, nada suara, dan pilihan kata mereka?
  • Apa yang mereka lihat terkait masalah mereka?

Langkah ketiga : Menyimpulkan kebutuhan mereka (pengguna)
Simpulkan kebutuhan mereka berdasarkan Emphaty Map yang dibuat. Kebutuhan biasanya berbentuk kata kerja, berupa aktivitas atau keinginan. Bukan kata benda. Kebutuhan biasanya berupa kesenjangan antara apa yang pengguna katakan dengan pengguna lakukan. Hierarki Kebutuhan milik Abraham Maslow dapat kita jadikan acuan awal untuk memahami dan mendefinisikan kebutuhan pengguna.

emphaty menemukan ide bisnis


empati adalah sebuah tindakan yang baik. Sikap empati sangat diperlukan supaya kita bisa bertindak tanpa menyakiti orang lain. Dengan kata lain, empati adalah sikap yang sangat penting untuk menjalin relasi dengan orang lain. Empati untuk menjalin relasi perlu dilakukan, namun bukan berarti kita memiliki sikap empati berlebihan. Empati berlebihan berpotensi membuat orang lain merasa jika sikap yang kita tunjukkan tidak tulus. Membangun empati untuk menjalin relasi selain membutuhkan ketulusan juga membutuhkan cara yang tepat sehingga sikap empati kita dapat diterima dengan tepat oleh orang lain.
Yang pertama saya lakukan adalah belajar mendengarkan orang lain, adalah langkah pertama supaya saya dapat membangun empati untuk menjalin relasi dengan orang yang telah say a kenal sebelumnya. Dengan adanya relasi saya jadi banyak menemukan orang yang kita kenal dan disitulah kita promosikan barang yang saya ingin jual.nantinya orang yang saya tidak kenal pun akan mengetahui barang yang saya akan jual itulah gunanya relasi atau belajar mendengarkan orang lain.belajar mendengarkan orang lain juga bisa diartikan sebagai masukan dari orang lain untuk bisnis saya entah itu kekurangnya atau kelebihan produk yang saya jual itu.disini juga alasan kenapa saya memulai bisnis dimsum ini karena saya melihat sekitar saya suka dengan makanan instant ini.disni saya jual melihat orang orang sekitar suka jajanan ringan,maka dari itu saya membuat makanan instan ini(dimsum).saya juga meliaht anak anak kecil suka dengan mkanan yang lembut atau makanan ringan tapi bikin kenyang yaitu (bapau)disini saya jual menjual bapau ini tidak ditargetkan untuk anak dibawah umur ini juga bisa dimakan untuk semua kalangan masyarakat. Selain itu, saya telah melakukan observasi terlebih dahulu sebelum memulai bisnis ini, dan hasilnya ialah masih banyak warga sekitar yang ingin merasakan “Chinese food“. Warga juga ingin mencoba makanan Chinese food karena rasa keunikan dari masakan Chinese ini sangatlah menarik daripada masakan yang berasal dari negara lain. Dan juga cita rasa yang dimiliki dari makanan ini tidak jauh berbeda dengan makanan Indonesia yang sering disantap oleh warga sekitar.  Hal tersebut saya lakukan berdasarkan rasa empati saya terhadap warga sekitar yang ingin memakan makanan “Chinese food” ini. Kemudian saya menjual makanan ini dengan harga yang sangat amat terbilang murah jadi saya tidak menargetkan kalangan atas maupun kalangan bawah,jadi semua kalangan bisa membeli  makanan yang saya jual. Hal tersebut juga saya lakukan karena rasa empati yang besar terhadap warga sekitar. saya juga selalu mendengarkan kekurangan dari makanan yang saya jual,misal dimsum kurang lembut atau kurang banyak isinya,jadi saya bisa menmabhkan lgi isiannaya,jadi inilah yang dimaksud dengan mendengarkan masukan orang lain. Hal tersebut dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual beli dari dimsum yang saya buat sehingga membuat target penjualan yang saya inginkan tercapai. selain saya mendengarkan  kritik dari orang lain,saya juga mencari referensi dari orang yang mempunyai usaha dimsum dan mencari tahu bagaimana cara mereka mengembangkan usahanya. Saya mempelajari lebih banyak cara memasak yang lebih berkualitas dari referensi-referensi yang saya temukan agar keinginan para konsumen saya tercapai. Dengan tercapainya keinginan konsumen tersebut membuat diri saya untuk bekerja dengan lebih semangat, lebih banyak mencari tahu hal baru agar empati yang saya berikan dapat dirasakan oleh warga sekitar, serta dapat memberikan pengaruh yang kecil maupun besar kepada para pembaca bahwa bisnis dapat dimulai dari rasa empati yang kita miliki. Tanpa harus memikirkan keuntungan bisnis yang kita jalani akan sukses pada waktunya apabila kita tekun dalam bekerja, menemukan hal baru, serta selalu semangat dalam melakukan pekerjaan.

Empati dalam menemukan ide bisnis

Empati menemukan ide bisnis awalnya adalah ketika saya suka dengan kopi, saya berfikir ketika ketertarikan bisa dijadikan sebuah penghasilan yang cukup untuk sehari. dan juga melihat anak anak muda yang biasa mengkonsumsi kopi tiap hari. disisi lain juga saya melihat maraknya petani yang menanam biji kopi, yang mungkin bisa membantu mereka para petani dalam usahanya dan juga membangkitkan semangat dalam menanam biji kopi yang lebih di indonesia. disitulah ketertarikan saya pada usaha kopi. berpikirnya dalam usaha ini ketika saya lulus SMA. saya bergabung bersama salah satu teman pada masa sekolah saya, dan sangat kebetulan memiliki visi misi yang sama.

Empathy Dalam Bisnis


dibuat oleh : Rifaldy saputra (@32-RIFALDY


Design thinking merupakan proses menciptakan ide-ide baru dan inovatif yang dapat memecahkan masalah. Dalam Menemukan ide bisnis tidak lah sulit , karena ide bisnis yang dipikirkan itu pasti sesuai kehendak hati ,kita dapat menjalani nya dengan baik , begitu juga awalnya harus dengan ide ide yang baik terutama yang kreatif dalam memikirkan suatu hal . Supaya baiknya berjalan suatu bisnis kita harus memikirkan ide bisnis apa yang ingin kita jalani , dengan adanya ide bisnis.

Ide-ide tersebut harus berdasarkan dari kebutuhan pengguna sehingga terdapat langkah-langkah seperti pada gambar diatas. Langkah yang pertama yaitu merupakan Emphaty. Namun sebenarnya apakah yang dimaksud dengan langkah empathy ini?


1)     Empathy yaitu Kemampuan untuk melihat dunia dari sisi orang lain, yang dapat kita dapatkan dari cara melihat :
1.      Orang lain lihat
2.       lain rasakan
3.      Pengalaman yang sama dari orang lain Cara yang digunakan adalah mendekatkan diri dengan subyek

Emphaty sangatlah penting didalam customer service atau layanan pelanggan. Didalam sebuah bisnis itu tak lupa saya dengan anggota bisnis saya mengajarkan untuk membangun sebuah empati di dalam suatu bisnis. Selain itu Pebisnis online perlu menyadarinya agar dapat membangun koneksi yang personal dengan pelanggan.Saat saya dan anggota menunjukkan atau menerapkan sifat empati terdapat pelanggan , pelanggan bisnis online pun akan merasa bahwa kami peduli dan bersungguh-sungguh dalam melayani. Akhirnya, pelanggan akan menjadi loyal terhadap bisnis online yang diterapkan oleh kami. Empati ini juga dapat melahirkan sebuah bahasa komunikasi yang mampu menyampaikan inovasi itu kesemuanya termasuk terhadap pelanggan kita, marketing dari sisi perusahaan harus mampu menyentuh sisi emosional dari pelanggan atau calon pelanggan.

Penerapan 3 bagian penting Empathy dalam bisnis kita ;
1.     Observe (Amati)
Kita akan mencoba mengamati perilaku pasar yang kita asumsikan disini sebagai para pencari kontrakan dan cara mereka berinteraksi dengan lingkungan pasar agar dapat memahami hal atau kriteria dari kontrakan yang seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan sekarang ini.
2.     Engage (Terlibat)
Kita juga akan melibatkan langsung calon calon customer yang saat ini sedang mencari kontrakan dan akan menyakan keluhan atau keinginan dari para calon cutomer dengan berbagai cara yang terbaik dan memungkinkan yang kita harapakan nanti target dari hearing atau engage activity ini adalah membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka punya.
3.     Immerse (Merasakan Langsung)
Disini adalah cara yang effective untuk mengetahui atau merasakan situasi yang calon customer rasakan. Dan beruntungnya disini kita yang mempunyai ide ini juga berasal dari pengalaman kita sendiri pada saat mencari kontrakan yang ideal sesuai dengan harapan kita jadi setidaknya kita bisa merasakan yang calon customer rasakan dan ini akan dapat membatu design atau konsep seperti apa yang akan kita terapkan dalam bisnis kita nanti kedepan.
Kepentingan atau manfaat dari mempelari Empathy yang akan kita terus perdalam supaya mencapai konsep bisnis ideal sesuai dengan harapan customer antara lain emphati dapat membantu  men desain pemikiran untuk mengatur asumsi dari si pemikir tentang permasakahannya, pemikir bisa jadi memberikan masukan dari keingiannnya pada user, informasi yang didapat memberikan masukan yang sangat baik bagi desainer meskipun waktu pengamatan singkat, terbangun rasa empati, pemahaman, pengalaman, pandangan.

Empathy Dalam Bisnis

Dibuat oleh: Adam febryan Izza A. (43118010254)

   Design Thinking adalah salah satu metode baru dalam melakukan proses desain. Design Thinking merupakan metode penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Design Thinking sendiri dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown pendiri IDEO – sebuah konsultan desain  yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi.


     Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain

 3 Bagian penting dalam Empathi;

  • Observe (amati): Kita akan mencoba mengamati perilaku pasar yang kita asumsikan disini sebagai para pencari kontrakan dan cara mereka berinteraksi dengan lingkungan pasar agar dapat memahami hal atau kriteria dari kontrakan yang seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan sekarang ini.
  •  Engage (terlibat): merupakan cara untuk terlibat secara langsung dengan user, seperti turut serta dalam membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka pegang. 
  • Immerse (Merasakan Langsung ): adalah cara yang effective untuk mengetahui atau merasakan situasi yang calon customer rasakan. Dan beruntungnya disini kita yang mempunyai ide ini juga berasal dari pengalaman kita sendiri pada saat mencari kontrakan yang ideal sesuai dengan harapan kita jadi setidaknya kita bisa merasakan yang calon customer rasakan dan ini akan dapat membatu design atau konsep seperti apa yang akan kita terapkan dalam bisnis kita nanti kedepan.
     Hal pertama yang dilakukan dan pusat dalam design thinking adalah empathize. Tahap ini berfokus pada user (customer dan client) dan mencari apa sebenarnya permasalahan yang harus diselesaikan. Terdapat 3 bagian dalam tahap empathize, yaitu observe (amati), engage (terlibat), dan immerse (merasakan langsung). 
    Observe merupakan cara dalam mengamati perilaku user dan cara mereka berinteraksi dengan lingkungannya agar dapat memahami hal apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh mereka. Engage merupakan cara untuk terlibat secara langsung dengan user, seperti turut serta dalam membantu mengungkapkan cara berpikir dan nilai yang mereka pegang. Terakhir, immerse. Immerse merupakan cara untuk merasakan situasi yang user rasakan. Dalam empathize, penting untuk memahami diri user dan hal apa yang penting bagi mereka.

1. Define (menentukan)
Dalam tahap ini, informasi yang telah diperoleh pada tahap empathize akan dianalisis untuk menentukan dan mengidentifikasikan inti dari masalah. Kemudian, kita harus berfokus pada user yang spesifik untuk mempermudah proses penemuan masalah. Penemuan masalah juga harus berdasarkan insight (wawwasan) dan kebutuhan user.

2. Ideate (menghasilkan ide)
“Think outside the box” adalah kalimat yang sangat tepat pada tahap ini. Di sini, kamu harus bisa mengidentifikasikan solusi baru secara kreatif dan inovatif untuk problem statement yang sudah dibuat pada tahap define. Cara menghasilkan ide ada banyak, seperti brainstorming, brain write, worst possible idea, mind mapping, dan SCAMPER.

 3. Prototype (prototipe)
Tahap ini adalah tahap untuk mengaplikasikan ide kreatif dan inovatif. Tahap ini membuat solusi dapat dilihat secara visual. Dalam pembuatan prototipe, kamu harus dapat menyederhanakan, berpikir, dan bertindak cepat, dan menggunakan pendekatan ekonomis yang nantinya dapat diubah menjadi sebuah beta product atau sebuah Minimal Viable Product (MVP).

4. Test (uji coba)
Ini adalah tahap terakhir dalam design thinking. Di tahap ini, kita menguji coba prototipe dengan user untuk memonitor bagaimana respons dan anggapan mereka tentang solusi yang kita ciptakan. Di sini juga kita dapat menarik kesimpulan apakah solusi sudah memuaskan user atau belum. Jika belum, kita masih memiliki peluang untuk memperbaiki solusi dan membuat solusi yang lebih baik. Tahap ini dapat dilakukan secara berulangkali.

     Kepentingan atau manfaat dari mempelari Empathy yang akan kita terus perdalam supaya mencapai konsep bisnis ideal sesuai dengan harapan customer antara lain emphati dapat membantu  mendesain pemikiran untuk mengatur asumsi dari si pemikir tentang permasakahannya, pemikir bisa jadi memberikan masukan dari keingiannnya pada user, informasi yang didapat memberikan masukan yang sangat baik bagi desainer meskipun waktu pengamatan singkat, terbangun rasa empati, pemahaman, pengalaman, pandangan.

Empathy anda dalam menemukan ide bisnis

Nama: khaerul anam (@Q10-KHAERUL)
Nim: 41319010025
    Design Thinking adalah salah satu metode baru dalam melakukan proses desain. Design Thinking merupakan metode penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Design Thinking sendiri dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown pendiri IDEO – sebuah konsultan desain  yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi.

     Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain

 3 Bagian penting dalam Empathi

  • Observe (amati) : mengapati perilaku User dan cara mereka berinteraksi dengan lingkungan agar dapat memahami hal yang sebenarnya dibutuhkan oleh mereka.
  •  Engage (terlibat) : merupakan cara untuk terlibat secara langsung dengan user, seperti turut serta dalam membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka pegang. 
  • Immerse (Merasakan Langsung ) ; merupakan cara untuk merasakan situasi yang user rasakan.
 pentingnya Empathy:

1. Meningkatkan penjualan, loyalitas, dan referensi
Setiap tenaga penjualan terampil tahu bahwa kunci untuk menutup penjualan adalah mengantisipasi kebutuhan pelanggan Anda dan menunjukkan bagaimana produk atau jasa Anda akan paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

2. Produktivitas dan inovasi yang dipercepat
Ketika pelanggan menganggap perusahaan Anda sebagai empatik, Anda akan melihat peningkatan penjualan, tetapi tunggu ... masih ada lagi. Karyawan dengan keterampilan empati yang kuat juga lebih produktif dan inovatif. Ini berarti jika Anda ingin meningkatkan efisiensi dan memperluas jumlah masalah yang dapat Anda pecahkan untuk pelanggan, Anda ingin mempekerjakan karyawan dengan "soft skill" yang kuat.

3. Keunggulan kompetitif dan nilai pasar yang lebih besar
Perusahaan-perusahaan berkinerja tinggi juga berada di daftar teratas Perusahaan Paling Empati. Ini mungkin tampak mengejutkan pada awalnya: Tidakkah Anda harus kejam dan mau menang dengan biaya apa pun untuk menjadi kompetitif dalam ekonomi kapitalis global ini? Nah, jika Anda sudah memperhatikan, jawabannya akan jelas. Faktanya, statistik menunjukkan bahwa empati lebih penting bagi kesuksesan bisnis daripada sebelumnya.
4. Keterlibatan dan kolaborasi yang diperluas
Jadi, jika manajer dan anggota tim terbaik mengekspresikan empati dan kesediaan untuk bertindak dengan belas kasih terhadap orang lain, maka masuk akal bahwa perusahaan dengan budaya yang mendorong empati akan menarik individu yang sangat terlibat. Dan itulah yang ditunjukkan oleh data. Perusahaan empati juga memiliki retensi yang lebih baik dan semangat kerja yang lebih tinggi di antara karyawan.

Empathy





Pecel Naik Kelas


Siapa yang tidak mengenal pecel, makanan yang berisi sayuran rebus dan lauk pauk yang disiramkan bumbu kacang  ini memang memiliki rasa yang sangat nikmat. Selain enak, pecel juga memiliki kandungan gizi yang bagus untuk kesehatan. Pecel juga bisa dihidangkan dengan nasi, atau lebih dikenal dengan nasi pecel ataupun dengan ketupat/lontong.

Untuk menemukan pecel memang tidak begitu sulit, di berbagai tempat, bahkan di beberapa daerah masih kita temukan para penjual pecel keliling. Menjual pecel secara keliling masih banyak kita temui, karena faktor ekonomi dan keterbatasan modal usaha membuat mereka menjajakan dagangannya dengan berkeliling dari satu tempat ketempat lain. Pada umumnya penjual pecel keliling dilakukan oleh ibu-ibu bahkan tidak sedikit yang sudah berusia lanjut. Bahan-bahan membuat pecel nya pun sangat sederhana yakni sayuran yang direbus yang terdiri dari daun singkong, daun papaya, timun, daun kemangi, kacang panjang, tauge, daun kenikir disiram dengan  sambal pecel, ditambah tempe, tahu, bakwan dan peyek. Namun dari kesederhanaan itu tidak merubah cita rasa pecel yang tradisional. Usaha sesederhana itu mampu menambah penghasilan untuk keluarga.

Apabila kita dapat membaca peluang untuk usaha dan memiliki dana berlebih untuk usaha, nasi pecel terbilang sangat bagus prospectnya. Kita bisa menaikan “kelas”  pecel dari makanan jalanan menjadi makanan modern. Modal yang dikeluarkan pun sepertinya tidak terlalu besar, melihat peralatan dan bahan-bahan sederhana yang digunakan. Peluang konsumen nya pun cukup besar, karena bisa dibilang semua kalangan bisa menikmati pecel.
Setelah mencari berbagai informasi mengenai  usaha pecel, atau Nasi pecel, dapat disimpulkan beberapa cara atau kiat yang dibutuhkan untuk membuat peluang usaha tersebut jadi nyata diantarannya kita perlu menyiapkan hal berikut ini :

Tempat Usaha/Kios
Agar tidak perlu berkeliling menjajakan pecel, kita harus mencari tempat untuk manjalankan usaha, tempat yang strategis agar konsumen mudah untuk mencari. Sebagai langkah awal kita tidak perlu membelit tempat, kita cukup menyewa saja karena sambil  melihat perkembangan usaha kedepannya.

Bahan-Bahan
Bahan-bahan sederhana seperti daun singkong, daun papaya, timun, daun kemangi, kacang panjang, tauge, daun kenikir disiram, sambal pecel.
Menu tambahan : tempe, tahu, bakwan, telur, ayam, nasi, ketupat/lontong  dan peyek.

Peralatan usaha nasi pecel 
Peralatan bisa menggunakan etalase/gerobak, mesin rice cooker, mesin giling bumbu, panci, wajan, wadah, spatula, peniris makanan, pengangkat makanan, piring, sendok, garbu, gelas, pisau serta peralatan pendukung lainnya.

Karyawan / Pekerja
Sebagai awal membuka usaha mungkin bisa merekrut satu orang saja untuk membantu melayani konsumen jika diperlukan.
Harga jual
Kita bisa menjual dengan harga murah diawal sebagai harga perkenalan RP. 7,000 s/d 15,000 tergantung pilihan menu yang dipilih.
Strategi Penjualan
Mulai dari promo ke kerabat, teman social media bahkan dengan pemasangan spanduk yang yang kreatif. Inovasi produk dan layanan  juga perlu dilakukan untuk membedakan dengan produk lain. Misalnya dengan jasa pengantaran atau delivery.

Usaha dibidang kuliner banyak mendapat saingan, tapi tidak ada salahnya kita mencoba untuk melakukan usaha sesuai dengan kemampuan kita, karena setiap orang pasti sudah ditentukan rezekinya masing-masing, Jika kita serius menggeluti usaha Insha Allah akan berhasil meskipun seringkali mengalami kegagalan. Dengan niat yang besar dan usaha kerja keras,mungkin kita bisa membawa pecel “naik kelas” karena tidak sedikit dari usaha pecel biasa menjadi usaha pecel yang modern.





EMPHATY IDE BISNIS

Oleh : Syaiful Hidayat 

Kenapa perlu melakukan empati?

Sebagai seorang Pembisnis, masalah yang kalian coba selesaikan sering kali bukanlah masalah kalian sendiri, melainkan masalah sekelompok orang tertentu (user). Ketika membuat desain, penting untuk memahami diri mereka dan apa yang penting bagi mereka.
dalam hal ini diperlukan dalam pembuatan produk dan ada beberapa hal yang harus dilakukan emphaty





Jumat, Maret 27

Emphaty ide Bisnis


DIbuat Oleh : RIZKY RISMAWATI (Q33_RIZKY)
Nim : 43118010293

“Emphaty Dalam Ide Bisnis”


Design thinking merupakan proses menciptakan ide-ide baru dan inovatif yang dapat memecahkan masalah. Dalam Menemukan ide bisnis tidak lah sulit , karena ide bisnis yang dipikirkan itu pasti sesuai kehendak hati ,kita dapat menjalani nya dengan baik , begitu juga awalnya harus dengan ide ide yang baik terutama yang kreatif dalam memikirkan suatu hal . Supaya baiknya berjalan suatu bisnis kita harus memikirkan ide bisnis apa yang ingin kita jalani , dengan adanya ide bisnis.

Ide-ide tersebut harus berdasarkan dari kebutuhan pengguna sehingga terdapat langkah-langkah seperti pada gambar diatas. Langkah yang pertama yaitu merupakan Emphaty. Namun sebenarnya apakah yang dimaksud dengan langkah empathy ini?


1)     Empathy yaitu Kemampuan untuk melihat dunia dari sisi orang lain, yang dapat kita dapatkan dari cara melihat :
1.      Orang lain lihat
2.       lain rasakan
3.      Pengalaman yang sama dari orang lain Cara yang digunakan adalah mendekatkan diri dengan subyek

Emphaty sangatlah penting didalam customer service atau layanan pelanggan. Didalam sebuah bisnis itu tak lupa saya dengan anggota bisnis saya mengajarkan untuk membangun sebuah empati di dalam suatu bisnis. Selain itu Pebisnis online perlu menyadarinya agar dapat membangun koneksi yang personal dengan pelanggan.Saat saya dan anggota menunjukkan atau menerapkan sifat empati terdapat pelanggan , pelanggan bisnis online pun akan merasa bahwa kami peduli dan bersungguh-sungguh dalam melayani. Akhirnya, pelanggan akan menjadi loyal terhadap bisnis online yang diterapkan oleh kami. Empati ini juga dapat melahirkan sebuah bahasa komunikasi yang mampu menyampaikan inovasi itu kesemuanya termasuk terhadap pelanggan kita, marketing dari sisi perusahaan harus mampu menyentuh sisi emosional dari pelanggan atau calon pelanggan.

Penerapan 3 bagian penting Empathy dalam bisnis kita ;
1.     Observe (Amati)
Kita akan mencoba mengamati perilaku pasar yang kita asumsikan disini sebagai para pencari kontrakan dan cara mereka berinteraksi dengan lingkungan pasar agar dapat memahami hal atau kriteria dari kontrakan yang seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan sekarang ini.
2.     Engage (Terlibat)
Kita juga akan melibatkan langsung calon calon customer yang saat ini sedang mencari kontrakan dan akan menyakan keluhan atau keinginan dari para calon cutomer dengan berbagai cara yang terbaik dan memungkinkan yang kita harapakan nanti target dari hearing atau engage activity ini adalah membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka punya.
3.     Immerse (Merasakan Langsung)
Disini adalah cara yang effective untuk mengetahui atau merasakan situasi yang calon customer rasakan. Dan beruntungnya disini kita yang mempunyai ide ini juga berasal dari pengalaman kita sendiri pada saat mencari kontrakan yang ideal sesuai dengan harapan kita jadi setidaknya kita bisa merasakan yang calon customer rasakan dan ini akan dapat membatu design atau konsep seperti apa yang akan kita terapkan dalam bisnis kita nanti kedepan.
Kepentingan atau manfaat dari mempelari Empathy yang akan kita terus perdalam supaya mencapai konsep bisnis ideal sesuai dengan harapan customer antara lain emphati dapat membantu  men desain pemikiran untuk mengatur asumsi dari si pemikir tentang permasakahannya, pemikir bisa jadi memberikan masukan dari keingiannnya pada user, informasi yang didapat memberikan masukan yang sangat baik bagi desainer meskipun waktu pengamatan singkat, terbangun rasa empati, pemahaman, pengalaman, pandangan.








KUIS4-41819010058-MIND MAP IDE BISNIS


Nama               : Marisa Fatimah
NIM                : 41819010058
Kode pebisnis : @Q24-MARISA


Pertumbuhan industri makanan dan minuman menjadi salah satu penopang pertumbuhan non migas nasional. Sektor makanan dan minuman selalu menunjukkan pertumbuhan positif dan memberikan kontribuasi terbesar pada pertumbuhan non migas nasional. Bahkan industri makanan dan minuman nasional terbukti menjadi salah satu industri dengan tingkat pertumbuhan cukup tinggi pada sektor industri pengolahan non migas di Indonesia, yakni sebesar 31,51%. Hal tersebut menunjukkan bahwa sektor industri makanan dan minuman mempunyai peranan yang besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia (Husin, 2016). Peluang usaha industri makanan dan minuman memiliki prospek yang cukup menjanjikan Sitasi: Rukka, R.M., N. Busthanul, N. Fatonny, 2018. Tingginya tingkat permintaan masyarakat akan berbagai jenis makanan dan minuman, terutama di wilayah perkotaan yang masyarakatnya memiliki kecenderungan untuk menyukai kuliner. Disamping itu, usaha industri makanan dan minuman relatif mudah, menggunakan teknologi yang relatif sederhana dan ketersediaan bahan baku dari produk primer hasil pertanian. . Permintaan konsumen yang semakin beragam menuntut pemilik usaha dalam keberlangsungan usahanya perlu menerapkan strategi dengan mengevaluasi model bisnisnya agar dapat sesuai dengan perkembangan yang terjadi. Chesbrought (2006) mengemukakan bahwa strategi usaha yang dijalankan oleh perusahaan tidak akan dapat berjalan maksimal jika tidak didasari oleh pengkajian dan perumusan model bisnis yang tepat. Model bisnis bila dikaitkan dengan strategi bisnis adalah gambaran hubungan antara keunggulan dan sumberdaya yang dimiliki perusahaan, serta kegiatankegiatan yang dilakukan untuk mengakuisisi dan menciptakan nilai yang membuat perusahaan mampu menghasilkan laba. Konsep strategi adalah konsep model bisnis perusahaan. Konsep strategi berkaitan erat dengan model bisnis perusahaan. Strategi berkaitan dengan persaingan kompetitif dan pendekatan bisnis, sementara model bisnis perusahaan berkaitan dengan apakah pendapatan dan biaya yang mengalir dari strategi menunjukan kelayakan bisnis.
Empati merupakan sebuah sikap untuk peduli terhadap kondisi dan lingkungan sekitar dan bisa digambarkan sebagai bentuk kepedulian terhadap perasaan seseorang.Di dalam bisnis bentuk empati itu sangatlah penting selain untuk bertujuan terhadap konsumen kita juga butuh empati untuk diri kita sendiri.Empati sangatlah penting dalan customer service atau pelanggan pebisnis tujuannya untuk membangun koneksi yang personal dengan pelangggan,saat kita menunjukan empati terhadap orang lain khususnya pelanggan bisnis kita dengan cara bersungguh-sungguh dalam melayani mereka maka kita pun memiliki kepuasan tersendiri di dalam hati kita dan pelanggan pun akan menjadi loyal terhadap bisnis kita.
            Selain itu ada beberapa contoh pemimpin atau pelaku bisnis untuk berempati terhadap karyawannya,berikut beberapa contohnya yaitu:
1.Mengerti Perasaan Karyawan
Pemimpin yang memiliki empati dapat mengidentifikasi dan mengenali emosi pada diri sendiri dan orang lain. Anda akan merasakan belas kasihan pada orang-orang yang bekerja pada Anda.Sisi kemanusiaan tak dilupakan. Sehingga Anda akan belajar memahami perasaan karyawan Anda yang sedang sedih atau senang. Anda pun akan berusaha untuk mendukung mereka agar tetap semangat dalam kondisi sesulit apapun.

2.Menjaga Sikap yang Baik

Anda akan berusaha menjaga sikap yang baik di hadapan karyawan.kita tahu bahwa tindakan kita sangat berpengaruh terhadap kenyamanan kerja dan perasaan orang-orang di sekitar Anda.Sehingga Anda akan belajar toleransi, respek, dan melakukan kebaikan lainnya. Anda ingin sikap positif Anda dapat membuat orang lain terpengaruh dan menjadi inspirasi bagi mereka.
3.Memperhatikan Kebutuhan Karyawan
Pemimpin yang berempati akan bersikap dinamis dan cepat menyesuaikan diri dengan keadaan, karena Anda memperhatikan kebutuhan orang-orang di dalam tim Anda.
Anda akan mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan berusaha memenuhinya. Anda tidak ingin merusak koneksi yang sudah terjalin dengan cara yang tidak baik.
4.Tenang dalam Menghadapi Masalah
Empati membuat Anda tetap tenang dan rasional saat sedang tertekan. Jika bisnis Anda mengalami masalah, Anda akan bersikap dewasa dalam menyikapinya dan menenangkan karyawan yang juga stres menghadapinya.
Anda pun yakin bahwa solusi pasti bisa ditemukan dan menghindari kekhawatiran yang tidak perlu, karena rasa khawatir tersebut tidak akan membuat solusi datang lebih cepat.
5.Tidak Menyalahkan Orang Lain
Anda akan berlapang dada dalam menerima kesalahan Anda yang merugikan orang lain. Anda tidak akan defensif dan menyerang atau menyalahkan siapapun.
Bahkan dengan sikap yang terbuka, Anda mau menerima masukan dari karyawan Anda. Anda pun akan berupaya melakukan apa yang Anda bisa untuk memperbaiki kesalahan.
6.Berani Menanggung Risiko dalam Tim
Pemimimpin yang memiliki sikap empati tidak akan egois. Anda harus berani menanggung risiko yang terjadi di dalam tim Anda.
Setiap masalah diselesaikan bersama. Tidak ada yang menanggungnya sendiri. Malahan Anda berani mengambil risiko untuk mempertahankan tim Anda.
7.Kesuksesan adalah Milik Bersama
Pemimpin yang berempati tidak cuma mementingkan kesuksesan pribadi. Orientasinya adalah tim, sehingga kesuksesan yang diraih harus dapat dirasakan semua orang.
Anda sadar bahwa keegoisan tidak bisa berdampingan dengan kesuksesan. Sehingga Anda ingin setiap karyawan juga dapat menikmati hasil pencapaian bersama-sama.