Jumat, Juni 28

Gaya Kepemimpinan


Sebelum kita membahas komunikasi dan gaya kepemimpinan kita harus tahu terlebih dahulu apa itu komunikas. Komunikasi adalah "suatu proses di mana seseorang atau beberapa orang, kelompokorganisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain". Adapun beberapa pengertian komunikasi menurut para ahli :
1.       Anderson
Mernurut Anderson, komunikasi merupakan proses yang dinamis. Proses ini secara konstan berubah sesuai dengan situasi yang berlaku.
2.       Anwar Arifin
Komunikasi menurut Anwar Arifin merupakan sebuah konsep multi makna. Dalam makna sosial, komunikasi merupakan proses sosial yang berkaitan dengan kegiatan manusia dan kaitannya dengan pesan dan prilaku.
3.       Atep Aditya Barata
Atep Aditya Barata mendefinisikan komunikasi sebagai proses pengiriman dan penerimaan pesan, berita, atau informasi yang terjadi diantara dua orang atau lebih. Proses ini dilakukan secara efektif agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh penerimanya.

kepemimpinan adalah sifat yang diterapkan individu yang bertindak sebagai pemimpin untuk mempengaruhi anggota kelompoknya untuk mencapai sasaran dan tujuan yang telah disepakati bersama.

Sifat-sifat Pemimpin

Beberapa sifat yang biasanya melekat pada diri seorang pemimpin, diantaranya adalah sebagai berikut.
  1. Intelejensi – Kemampuan bicara, menafsir, dan bernalar yang lebih kuat daripada para anggota yang dipimpin.
  2. Kepercayaan Diri – Keyakinan akan kompetensi dan keahlian yang dimiliki
  3. Determinasi – Hasrat untuk menyelesaikan pekerjaan yang meliputi ciri seperti berinisiatif, kegigihan, mempengaruhi, dan cenderung menyetir
  4. Integritas – Kualitas kejujuran dan dapat dipercaya oleh para anggota
  5. Sosiabilitas – Kecenderungan pemimpin untuk menjalin hubungan yang menyenangkan, bersahabat, ramah, sopan, bijaksana, dan diplomatis. Menunjukkan rasa sensitif terhadap kebutuhan orang lain dan perhatian atas kehidupan mereka
Gaya – gaya kepemimpinan dalam suatu organisasi :
1.      Kepemimpinan otokratis
Pemimpin sangat dominan dalam setiap pengambilan keputusan dan setiap kebijakan, peraturan, prosedur diambil dari idenya sendiri.
Kepemimpinan jenis ini memusatkan kekuasaan pada dirinya sendiri. Ia membatasi inisiatif dan daya pikir dari para anggotanya.
Pemimpin yang otoriter tidak akan memperhatikan kebutuhan dari bawahannya dan cenderung berkomunikasi satu arah yaitu dari atas (pemimpin) ke bawah (anggota). Jenis kepemimpinan ini biasanya dapat kita temukan di akademi kemiliteran dan kepolisian.
2.      Kepemimpinan birokratis
Gaya kepemimpinan ini biasa diterapkan dalam sebuah perusahaan dan akan efektif apabila setiap karyawan mengikuti setiap alur prosedur dan melakukan tanggung jawab rutin setiap hari.
3.      Kepemimpinan partisipatif
Dalam gaya kepemimpinan partisipatif, ide dapat mengalir dari bawah (anggota) karena posisi kontrol atas pemecahan suatu masalah dan pembuatan keputusan dipegang secara bergantian.
Pemimpin memberikan ruang gerak bagi para bawahan untuk dapat berpartisipasi dalam pembuatan suatu keputusan serta adanya suasana persahabatan dan hubungan saling percaya antar pimpinan dan anggota

4.      Kepemimpinan delegatif
Gaya kepemimpinan ini biasa disebut Laissez-faire dimana pemimpin memberikan kebebasan secara mutlak kepada para anggota untuk melakukan tujuan dan cara mereka masing-masing. Pemimpin cenderung membiarkan keputusan dibuat oleh siapa saja dalam kelompok sehingga terkadang membuat semangat kerja tim pada umumnya menjadi rendah
5.      Kepemimpinan transaksional
Kepemimpinan jenis ini cenderung terdapat aksi transaksi antara pemimpin dan bawahan dimana pemimpin akan memberikan reward ketika bawahan berhasil melaksanakan tugas yang telah diselesaikan sesuai kesepakatan. Pemimpin dan bawahan memiliki tujuan, kebutuhan dan kepentingan masing-masing.
6.      Kepemimpinan transfoemational
Gaya kepemimpinan transformasional dapat menginspirasi perubahan positif pada mereka (anggota) yang mengikuti. Para pemimpin jenis ini memperhatikan dan terlibat langsung dalam proses termasuk dalam hal membantu para anggota kelompok untuk berhasil menyelesaikan tugas mereka.
7.      Kepemimpinan melayani
Hubungan yang terjalin antara pemimpin yang melayani dengan para anggota berorientasi pada sifat melayani dengan standar moral spiritual. Pemimpin yang melayani lebih mengutamakan kebutuhan, kepentingan dan aspirasi dari para anggota daripada kepentingan pribadinya.
8.      Kepemimpinan karismatik
Pemimpin yang karismatik memiliki pengaruh yang kuat atas para pengikut oleh karena karisma dan kepercayaan diri yang ditampilkan.
Para pengikut cenderung mengikuti pemimpin karismatik karena kagum dan secara emosional percaya dan ingin berkontribusi bersama dengan pemimpin karismatik.
Karisma tersebut timbul dari setiap kemampuan yang mempesona yang ia miliki terutama dalam meyakinkan setiap anggotanya untuk mengikuti setiap arahan yang ia inginkan.

9.      Kepemimpinan situasional
Pemimpin yang menerapkan jenis kepemimpinan situasional lebih sering menyesuaikan setiap gaya kepemimpinan yang ada dengan tahap perkembangan para anggota yakni sejauh mana kesiapan dari para anggota melaksanakan setiap tugas.
Gaya kepemimpinan situasional mencoba mengkombinasikan proses kepemimpinan dengan situasi dan kondisi yang ada.
Setidaknya ada 4 gaya yang diterapkan oleh pemimpin jenis ini, diantaranya:
  1. Telling-Directing (memberitahu, menunjukkan, memimpin, menetapkan),
  2. Selling-Coaching (menjual, menjelaskan, memperjelas, membujuk),
  3. Participating-Supporting (mengikutsertakan, memberi semangat, kerja sama),
  4. Delegating (mendelegasi, pengamatan, mengawasi, penyelesaian).


Daftar Pustaka

Model Bisnis Konvensional, Waralaba, dan E- Commerce

Dalam mengenali Model Bisnis ini ada beberapa bagian terpenting dalam merangkum sebuah bisnis mulai dari tata cara serta struktur finansialnya. Maka dari itu, ada 7 bagian yang harus diketahui yakni :
1. Customer Sesment
Yang dimana dimaksud, bagian ini menjelaskan siapa pelanggan potensial dari produk tersebut/anda. Serta berisi yang dimana profil orang tersebut memiliki masalah yang akan dipecahkan oleh bisnis anda. Untuk bisnis ecommerce yang berkembang sekarang ini, customer sesment mencakup antara pembeli dan penjual, untuk lebih mengenali para pelanggan/pembeli ada baiknya mengenali  atau mempelajari apa itu buyer pesona
2. Value Propositions
Blok ini berisikan nilai tambah yang akan membuat bisnis ini terlihat menarik dan berbeda dengan bisnis lainnya. Biasanya berupa solusi atau inovasi yang kita tawarkan dan menjadi keunggulan utama dalam memproduksi suatu usaha atau produk tersebut
3. Channel
Channel merupakan media bisnis yang akan kita gunakan untuk deliver solusi yang akan kita tawarkan untuk sampai kepada konsumen. Channel ini dapat berupa webbsite, aplikasi media online bahkan seorang sales person.
4. Product
Dimana product ini merupakan hasil penawaran terhadap pihak produsen kepada pihak konsumen. Untuk itu ada beberapa usaha untuk dapat memberi daya tarik seorang konsumen untuk dapat diminati dan dimiliki seorang pembeli.
5. Services
Suatu proses yang menciptakan dan menyampaikan jasa yang dibutuhkan konsumen. Dimana di dalamnya terdapat kegiatan yang dapat menarik perhatian konsumen dan mempertahankan konsumen untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan suatu perusahaan yang menjalankan bisnis.
6. Cost Structure
Dimana kita harus menentukan biaya apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan keseluruhan aktivitas bisnis. Untuk mempermudah, struktur biaya dapat diisi berdasarkan pada isian perincian keuangan tersebut.

Dan dari pada itu untuk menciptakan suatu usaha yang memungkinkan alangkag baiknya kita mempelajari bagian bagian tersebut dan dapat dilaksanakan sesuai kriteria dalam bidang perusahaan tersebut.


Kamis, Juni 27

Pengertian Manajemen


Pengertian Manajemen menurut para Ahli

  • Pengertian Manajemen menurut Sawaldjo Puspopranoto (2006:99), Manajemen adalah Proses untuk mencapai tujuan organisasi dengan bekerja bersama dan melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
  • Pengertian Manajemen menurut Malayu S.P. Hasibuan (2000:2), Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efiesien untuk mencapai satu tujuan.
  • Pengertian Manajemen menurut T. Hani Handoko (2000:10), Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.
  • Pengertian Manajemen menurut Richard L. Daft (2002:8), Manajemen adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi.

manajemen adalah mengelola sumberdaya organisasi baik human resources maupun sarana, lingkungan  dan keuangan yang ada secara efektif dan efisien untuk mencapai sasaran dan tujuan organisasi.

Fungsi Dasar Manajemen:

Perencanaan (Planning)

Dalam definisi tersebut mengatakan bahwa fungsi dasar pertama dari Manajemen adalah Perencanaan dan Pembuatan keputusan. Pada dasarnya, Perencanaan atau Planning adalah menentukan Tujuan Organisasi dan memutuskan cara yang terbaik untuk mencapainya.

Pengorganisasian (Organizing)

Setelah membuat perencanaan dan menetapkan langkah-langkah ataupun tugas-tugas untuk mencapai sasaran organisasi, fungsi manajemen selanjutnya adalah mengorganisir orang-orang yang tepat dan sumber daya lainnya untuk menjalankan perencanaan yang ditetapkan. Pada dasarnya, yang dimaksud dengan Pengorganisasian (Organizing) adalah  mendelegasikan tugas-tugas yang telah ditetapkan dalam perencanaan kepada individu ataupun kelompok yang terdapat dalam organsasi yang bersangkutan.

Pemimpinan (Leading)

Setelah menetapkan Perencanan dan mengorganisir sumber daya yang diperlukan, Fungsi ketiga Manajemen adalah Pemimpinan (Leading) atau ada yang menyebut fungsi manajemen ini sebagai Pengarahan (Directing). Pemimpinan (Leading) dalam Manajemen adalah serangkaian proses yang digunakan agar setiap anggota yang berada dalam organisasi dapat bekerjasama dalam mencapai sasaran organisasi.

Pengendalian (Controlling)

Fungsi Manajemen yang terakhir adalah Pengendalian atau Controlling, Fungsi Pengendalian ini berkaitan dengan penghimpunan informasi-informasi yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap kinerja organisasi, memantau perkembangan tugas yang telah direncanakan sebelumnya dan mengambil tindakan korektif terhadap penyimpangan yang terjadi.
DAFTAR PUSTAKA:
BUDI KHO,2018, ‘’Pengertian Manajemen dan Empat Fungsi Dasar Manajemen’’
Indra Wardana,2013,’’Prinsip Dasar Manajemen’’


Manajemen Pada Umumnya

Abstrak
Manajemen yang baik sangat penting dalam usaha menggerakan orang- orang untuk bekerja sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Agar orang- orang yang bekerja pada organisasi tersebut dapat mencapai hasil yang optimal, salah satunya adalah dengan diadakannya motivasi kerja, dimana faktor motivasi kerja dinilai sebagai strategi yang dapat mempengaruhi tingkat prestasi kerja karyawan untuk menjadi lebih bersemangat dalam bekerja. Dengan begitu maka prestasi kerja yang dihasilkan pun akan tinggi, prestasi kerja sangatlah penting bagi karyawan juga kemajuan perusahaan guna untuk mencapai tujuan perusahaan dan target yang harus dicapai yang telah ditentukan oleh perusahaan.

kata kunci : Manajemen, Organisasi, dan Fungsinya.

Secara umum pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, dan mengembangkan. 

Manajemen dapat dikatakan sebagai seni. Manajemen merupakan seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui kerja sama dengan orang lain. Seni manajemen terdiri dari kemampuan untuk melihat totalitas di bagian-bagian yang terpisah dari suatu kesatuan gambaran tentang visi. Seni manajemen mencakup kemampuan komunikasi visi tersebut. Aspek-aspek perencanaan kepemimpinan, komunikasi dan pengambilan keputusan mengenai unsur manusia tentang cara menggunakan pendekatan manajemen seni.

Manajemen dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan (termasuk perencanaan dan pembuatan keputusan, pengorganisasian, pimpinan dan pengendalian) yang diarahkan pada sumber daya organisasi (tenaga kerja, keuangan, fisik dan informasi) yang bertujuan untuk mencapai sasaran organisasi dengan cara yang efisien dan efektif. fungsi-fungsi manajemen meliputi : 

• Perencanaan (planning)
Perencanaan atau Planning adalah menentukan Tujuan Organisasi dan memutuskan cara yang terbaik untuk mencapainya. 

• Pengorganisasian (organizing)
yang dimaksud dengan Pengorganisasian (Organizing) adalah mendelegasikan tugas-tugas yang telah ditetapkan dalam perencanaan kepada individu ataupun kelompok yang terdapat dalam organsasi yang bersangkutan.

• Pengarahan (commanding) 
pengarahan dilakukan untuk memberikan arahan kepada Sumber Daya Manusia sebagai pegawai di dalam suatu organisasi atau perusahaan agar pegawai tersebut mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.

• Pengkoordinasian (coordinating) 
Supaya semua unsur manajemen (6M) dan pekerjaan masing-msing individu karyawan harus membantu tercpainya tujuan organisasi.

• Pengendalian (controlling).
pengendalian adalah proses pengaturan berbagai faktor dalam suatu perusahaan, agar pelaksanaan sesuai dengan ketetapan-ketetapan dan rencana.

Unsur-Unsur Manajemen


Unsur-Unsur Manajemen - Ada beberapa unsur manajemen yang disingkat dengan 6M. Unsur-unsur manajemen adalah sebagai berikut....
a. Manusia (Man)
Sarana utama bagi setiap manajer untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu adalah manusia. Tanda adanya manusia, manajer tidak akan mungkin dapat mencapai tujuannya. Manusia adalah orang yang mencapai hasil melalui kegiatan orang-orang lain.

b. Uang (Money)
Untuk melakukan berbagai aktivitas perusahaan diperlukan uang. Uang yang digunakan untuk membayar upah atau gaji, membeli bahan-bahan, dan peralatan. Uang sebagai sarana manajemen harus digunakan seefektif agar tujuan tercapai dengan biaya yang serendah mungkin.

c. Bahan-Bahan (Material)
Material merupakan faktor pendukung utama dalam proses produksi, dan sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi, tanpa adanya bahan maka proses produksi tidak akan berjalan. Bahan-bahan tersebut misalnya bahan baku dan bahan pembantu lainnya untuk menunjang proses produksi.

d. Mesin (Machines)
Dengan kemajuan teknologi, penggunaan mesin-mesin sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan.

e. Metode (Methods)
Untuk melakukan kegiatan-kegiatan agar berdaya guna dan berhasil guna, manusia dihadapkan pada berbagai alternatif metode atau cara melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, metode merupakan sarana manajemen untuk mencapai tujuan.

f. Pasar (Markets)
Pasar merupakan sarana yang tidak kalah penting dalam manajemen, karena tanda adanya pasar, hasil produksi tidak akan ada artinya sehingga tujuan perusahaan tidak akan tercapai.
Kesimpulan 
Manajemen intinya  yaitu mengacu pada suatu proses mengkoordinasi dan mengintergasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan melalui orang lain. Proses menggambarkan fungsi-fungsi yang berjalan terus atau kegiatan-kegiatan utama yang dilakukan oleh para manajer. Fungsi-fungsi tersebut biasanya disebut sebagai merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengendalikan.


Manajemen yaitu suatu proses dimana seseorang mampu mengontrol, mengendalikan, menggerakkan suatu aktivitas atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara individu maupun secara kelompok, sehingga apabila dilakukan dengan manajemen yang baik dan benar maka akan memperoleh hasil yang memuaskan dan sesuai sasaran yang ingin dicapai.

Daftar Pustaka

Jumat, Juni 21

Manajemen Bisnis dan Fungsinya


ABSTRAK
            Bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang di dalam bidang perindustrian. Teori manajemen banyak ragamnya, demikian pula fungsi-fungsinya, dari yang sangat sederhana sampai yang kompleks maka dari itu dibuat model manajemen dalam suatu organisasi. Artikel berikut akan membahas mengenai manajemen dan fungsinya

KATA KUNCI: dasar manajemen dan fungsi-fungsinya

Definisi manajemen didefinisikan  secara  beragam  berdasarkan  pakar  manajemen. Teori manajemen banyak ragamnya, demikian pula fungsi-fungsinya, dari yang sangat sederhana sampai yang kompleks maka dari itu dibuat model manajemen dalam suatu organisasi. Ilmu manajemen dapat diterapkan bagi semua bentuk organisasi, seperti perusahaan, pemerintah, pendidikan, sosial, politik, keagamaan, dan lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, seseorang mempelajari manajemen diharapkan memiliki pengetahuan dasar manajemen dan dapat menerapkannya pada situasi yang ada, dan mampu fleksibel terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya.
Mengapa Manajemen dibutuhkan :
  1. Untuk mencapai tujuan
  2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan
  3. Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas

Apa itu Management?


Oleh: Rofiqoh Awaliyah (@M22-Rofiqoh)
Abstrak Setiap perusahaan memiliki manajemen yang memegang berbagai peranan penting yang menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk diwujudkan bersama. Ada banyak peran yang harus dimainkan / diperankan para manajer secara seimbang sehingga diperlukan orang-orang yang tepat untuk menjalankan peran-peran tersebut. Unsur- unsur manajemen menjadi hal mutlak dalam manajemen karena sebagai penentu arah perusahaan dalam melakukan kegiatan perusahaan.

Manajemen Bisnis

Oleh: Dwi Arif Rahman

Assalamualaikum Wr.Wb


Bisnis merupakan kegiatan yang dapat memberikan banyak keuntungan bagi kamu yang dapat menejemen bisnisnya dengan baik. Lantas apakah kalian tahu pengertian manejemen bisnis dan strategi yang harus di jalankan untuk memulai suatu bisnis? mari kita pelajari sama-sama.

Menjadi Pemimpin Dengan Komunikasi Yang Baik

Oleh: Dwi Arif Rahman (@M14-DWI)


Assalamualaikum Wr. Wb



Komunikasi adalah "suatu proses di mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain"

DASAR MANAJEMEN


SYAHIDA NUR AFINI @M20-SYAHIDA
v  Manajemen adalah suatu cara/seni mengelola sesuatu untuk dikerjakan oleh orang lain. Untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien yang bersifat masif, kompleks dan bernilai tinggi tentulah sangat dibutuhkan manajemen.

v  Menurut para ahli
1.      Pengertian Manajemen menurut Sawaldjo Puspopranoto (2006:99), Manajemen adalah Proses untuk mencapai tujuan organisasi dengan bekerja bersama dan melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
2.      Pengertian Manajemen menurut Malayu S.P. Hasibuan (2000:2), Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efiesien untuk mencapai satu tujuan.
3.      pengertian Manajemen menurut T. Hani Handoko (2000:10), Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.

v  Prinsip-prinsip Manajemen 
1.      Pembagian kerja (division of work)
2.      Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
3.      Disiplin (discipline)
4.      Kesatuan perintah (unity of command)
5.      Kesatuan pengarahan (unity of direction)
6.      Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri (subordination of individual interests to the general interests)
7.      Pembayaran upah yang adil (renumeration)
8.      Pemusatan (centralisation)
9.      Hirarki (hierarchy)
10.  Tata tertib (order)
11.  Keadilan (equity)
12.  Stabilitas kondisi karyawan (stability of tenure of personnel)
13.  Inisiatif (Inisiative)
14.  Semangat kesatuan (esprits de corps)

v  Fungsi manajemen
1.      Fungsi perencanaan
·         Menetapkan tujuan dan target bisnis
·         Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis
·         Menentukan sumber – sumber daya yang di perlukan
·         Menetapkan standar atau indicator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis
2.      Fungsi pengorganisasian
·         Mengaaan umber daya, mermuskan dan menetapkan tugas dan menetapkan prosedur yang diperlukan.
·         Menetapkan struktur organisasi yang menunjukan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
·         Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengenbangan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
3.      Fungsi pengimplementasian
·         Mengimplementasikan proses kepemimpinan , pembimbingan dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
·         Memberikan tugas dan penjelasan mengenai pekerjaan
·         Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
4.      Fungsi pengawasan
·         Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indicator yang telah di tetapkan.
·         Mengambil langkah klasifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan.
·         Melakukan berbagai alternative solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

v  Kesimpulan
Manajemen adalah suatu cara/seni mengelola sesuatu untuk dikerjakan oleh orang lain. Untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien yang bersifat masif, kompleks dan bernilai tinggi tentulah sangat dibutuhkan manajemen.

Fungsi kepemimpinan merupakan kunci yang paling utama dalam kegiatan manajemen, maka dari itu peran seorang manajer sangatlah penting. Untuk membuat orang lain mengerjakan sesuatu mencapai suatu tujuan organisasi tentu bukanlah hal yang mudah, karena dibutuhkan seni dan skill dari seorang manajer yang handal. Manajer handal yang baik adalah manajer yang mampu membentuk orang lain sebagai pengganti dirinya. Keberadaan manajer yang handal merupakan aset terbesar sebuah organisasi atau perusahaan yang sangat bernilai.