Selasa, Mei 31

Mind Map Ide Bisnis

Hubungan Kewirausahaan dan Lingkungan



Kegiatan operasional perusahaan, baik domestik maupun swasta asing di Indonesia tidak dapat melepaskan diri dari kondisi dan perkembangan perekonomian global dan regional. Setiap perubahan perekonomian yang terjadi di negara industri utama, seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan negara maju lainnya akan selalu memengaruhi gerak perekonomian Indonesia. 

Sebagai negara agraris, yang sebagian besar ekspornya masih mengandalkan produk pertanian ke negara-negara tersebut, dampak kekuatan perekonomian global sangat terasa pada kemampuan dan keunggulan bersaing produk ekspor yang berasal dari negara kita.

Daya saing sebagian produk ekspor Indonesia yang mengalami penurunan tajam selama krisis ekonomi dan mulai meningkat kembali sejak tahun 2003 harus terus dipertahankan, melalui keunggulan tenaga kerja lokal penggunaan bahan baku domestik dan penerapan teknologi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas lokal maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.
2. Perkembangan teknologi dan informasi.
3. Perkembangan teknologi barang substitusi.
4. Berbagai penemuan baru.
5. Adaptasi teknologi yang siap pakai.
6. Strategi perkembangan teknologi nasional.
7. Biaya penelitian dan pengembangan (research and development—R&D) oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industri.
8. Siklus hidup produk (product life cycle).
9. Terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolahan, dan pemasaran.
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.

Kewirausahaan sebagai Pemicu Perekonomian Negara
–     Menciptakan lapangan pekerjaan.
–      Meningkatkan kualitas hidup.
–    Meningkatkan pemerataan pendapatan.
–     Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.
–     Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.

Permasalahan di Indonesia

Ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh suatu bangsa dalam menumbuh kembangkan kewirausahaan dengan baik, antara lain :
  • Pembinaan UKM dan bagi-bagi modal belas kasihan.
  • Pribumisasi usahawan yang gagal.
  • Usaha-usaha kecil umumnya gagal menjadi usaha besar.
Secara universal menyatakan ada sepuluh prinsip etika yang harus menjadi pegangan para pelaku bisnis, sebagai berikut :

1.      Kejujuran

2.      Integritas

3.      Memelihara janji

4.      Kesetiaan

5.      Keadilan

6.      Suka membantu orang lain

7.      Hormat kepada orang lain

8.      Menjadi warga negara yang bertanggung jawab

9.      Mengejar keunggulan dalam segala hal


10.  Dapat dipertanggung jawabkan

SUMBER :

Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

mengelola keuangan bisnis

Cara Mengelola Keuangan Usaha yang Benar

Inilah cara mengelola keuangan usaha dengan 7 Disiplin Finansial.
  1. Pisahkan Rekening Pribadi dengan Perusahaan. Hal ini Agar terhindar dari penggunaan yang tidak disengaja atau dianggap uang Anda juga. Meskipun perusahaan 100% milik Anda, pemisahan rekening ini akan lebih memudahkan untuk akurasi perhitungan.
  2. Bujetkan Pengeluaran Bulanan. Termasuk gaji Anda. Gajilah diri Anda sesuai dengan jabatan dan ‘angka’ kebutuhan Anda. Jika terpaksa pinjam, hitung sebagai kasbon/utang yang harus dibayar di gajian berikutnya.
  3. Buat Proyeksi Arus Kas. Dengan proyeksi arus kas, Anda tahu, kapan akan menerima duit, keluar duit, dan akan minus/plus duit. Dengan itu bisa diambil langkah antisipasi sebelum terjadi minus.
  4. Buat Laporan Arus Kas. Idealnya adalah laporan keuangan (laba/rugi dan neraca). Tapi, jika belum memungkinkan karena masih usaha baru, buatlah setidaknya laporan keluar masuk duit.
  5. Pisahkan Akunting dengan Kasir. Jika bagian yang pegang duit (kasir) juga membuat laporan keuangan, maka ada potensi manipulasi laporan. Misalnya, kas di laporan ada, ternyata saat diaudit tak ada (terpakai untuk kepentingan pribadi).
  6. Hindari Uang Menginap di Karyawan. Banyak kejadian uang yang dibawa pulang ke rumah cenderung akan dipakai, mulai dari alasan foya-foya, saudara sakit, pulang kampung, sampai kucing cedera.
  7. Lakukan Cek Stok Secara Berkala. Celah manipulasinya adalah stok yang sudah terjual, dilaporkan belum terjual. Alhasilnya, duitnya pun sudah raib.
Biasakan!
Membuat catatan yang lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow (uang masuk / keluar), catatan omzet harian, mingguan dan bulanan, catatan pembelian usaha anda. Tidak perduli seberapa kecil usaha yang telah anda mulai, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, anda sudah terbiasa….
Sebenarnya, selain untuk alasan di atas, pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target anda apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah pencatatan keuangan usaha ini.
Mengelola keuangan bisnis berbeda dengan mengelola keuangan keluarga. Tentunya, mengelola keuangan bisnis membutuhkan keahlian tersendiri. Berikut cara-cara sederhana dalam mengelola keuangan bisnis.
Pertama, pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi kita. Jika kita mencampurnya, tak ayal akan menganggu kelangsungan bisnis Anda. Pasalnya, uang bisnis bisa digunakan untuk keperluan pribadi atau sebaliknya.
Kedua, tentukan besar persentase keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha.
Ketiga, buat pembukuan dengan rapi guna mengontrol semua transaksi keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, serta utang dan piutang. Keempat, kurangi risiko dari utang usaha. Terakhir, kontrol kelancaran arus kas usaha. (as)

http://kampungwirausaha.com/panduan-mengelola-keuangan-sederhana-untuk-usaha-kecil/
http://falasik.com/cara-mengelola-keuangan-usaha/
http://www.ayopreneur.com/manajemen/cara-sederhana-mengelola-keuangan-bisnis

perencanaan usaha

Perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organsasi. Perencanaan adalah proses penentuan apa yang harus dilakukan oleh perusahaan dan bagaimana cara terbaik untuk melakukan hal tersebut. Perencanaan merupakan prses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain, pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota satu organisasi.

Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha bau perlu dirumuskan, dan untuk itu, cobalah berfikir dengan SMART (specific, measurable, achiveable, reasonable, trackable), yang dapat diuraikan satu persatu sebagai berikut :

  • specific, megandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermkna ganda,sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih terfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan.
  • measurable, perencanaan yang dibuat harus dapat terukur, sehingga kita akan tahu kapan perencanaan tersebut telah tercapai.
  • achiavable, bahwa perencanaan yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih kecil.
  • reasonable, dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan faktual dan realistis.
  • trackable, setiap perencaan yang telah dibuat dalam pecapaian tujuan usaha, dapat dilacak untuk mengetahui setiap kemajuan.
Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (layout)

lokasi sangat menentukan keberhasilan suatuusaha, tanpa pertimbangan dengan baik dalam menentukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan. Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluannya, yaitu antara lain :
  1. lokasi kantor
  2. lokasi oabrik
  3. lokasi gudang
  4. lokasi cabang
Pengorganisasian dan pengelolaan sumber daya manusia

yang menjalankan usaha adalah manusia, smeua factor produksi berupa tanah, mesin, dan bangunan tidak akan berarti tanpa adanya manusia. Organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi menggambarkan kerja sama dalam mencapai tujuan yang efisien.

http://daranurulfitri.blogspot.co.id/2013/01/proses-perencanaan-penetapan-tujuan-dan.html

http://monicaiza1.blogspot.co.id/2013/06/bab-7-perencanaan-dan-operasionalisasi.html

http://komvis10ikha.blogspot.co.id/2012/05/bab-7-perencanaan-dan-operasionalisasi.html

PROMOSI USAHA MAKANAN



Dalam menjalankan bisnis, bukan cuma modal dan produk berkualitas saja yang dibutuhkan, tetapi aspek pemasaran juga sangat dibutuhkan agar bisnis yang dijalankan dapat menghasilkan omset sesuai target. Begitu juga dalam menjalankan bisnis makanan, adanya strategi pemasaran juga sangat berpengaruh terhadap omset yang diperoleh pelaku bisnis tersebut.

Bisnis makanan merupakan salah satu bisnis yang memiliki potensi cukup besar, sudah banyak pelaku usaha yang meraup untung dari usaha ini. Namun tidak sedikit pula pelaku usaha makanan yang gulung tikar alias bangkrut, karena strategi pemasaran yang digunakan kurang tepat. Untuk menghindari resiko bangkrut, karena adanya permasalah pemasaran usaha yang kurang tepat. Berikut kami berikan beberapa strategi pemasaran bisnis makanan yang dapat Anda coba :


Langkah 1: Jaga kualitas produk
Promosi sering diartikan sebagai kegiatan yang agresif ke luar. Padahal usaha promosi produk harus dimulai dari produk itu sendiri.

Dalam hal ini, konsistensi cita rasa perlu diperhatikan. Jangan sembarangan mengubah bumbu atau bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan makanan. Kita pernah menemui penjual makanan kesukaan yang tiba-tiba rasa atau tekstur makanannya berubah dibandingkan saat terakhir kita mencicipinya. Umumnya konsumen akan merasakan kekecewaan jika makanan yang Anda jual kadang terasa lezat sekali minggu lalu, sedang-sedang saja di hari yang lain, atau sama sekali tidak menerbitkan selera makan pada hari ini.  Cara/ prosedur memasak juga perlu diperhatikan karena bisa mengakibatkan perubahan.

Langkah 2: Manfaatkan peristiwa-peristiwa yang mengundang keramaian

Efektivitas berpromosi dalam situasi yang ramai biasanya lebih tinggi daripada situasi yang lebih sepi. Kunjungi dan berpartisipasilah sebagai pengisi booth di bazaar, eksibisi, pasar malam, perayaan resmi momen tertentu.

Di sini Anda bisa merancang sebuah paket promosi spesial yang menarik, misalnya yang memberikan kesempatan terbatas untuk menikmati potongan harga dalam persentase tertentu atau mengadakan kontes.

Langkah 3: Cetak dan sebarkan selebaran di tempat yang tepat
Satu strategi ampuh untuk memberitahu pada sebanyak mungkin konsumen potensial ialah dengan membuat brosur dan menyebarkannya pada orang-orang yang potensial menjadi konsumen setia. Sertakan gambar yang menarik dilengkapi kontak untuk menghubungi jika ingin memesan dalam brosur Anda. Selain itu, trik lain agar selebaran Anda tidak begitu saja dibuang adalah dengan mencantumkan isi yang bermanfaat di dalamnya. Misalnya, Anda bisa sertakan resep makanan, pengetahuan tentang bahan makanan, trik mengolah bahan makanan, atau informasi lain yang kiranya relevan dengan industri kuliner.

Langkah 4: Cetak dan rekatkan stiker di benda-benda yang dilihat banyak orang

Mencetak stiker adalah hal mudah tetapi yang menjadi pekerjaan rumah berikutnya ialah menemukan tempat yang bisa sedemikian rupa bisa terlihat oleh khalayak ramai dengan mudah.

Langkah 5: Buat peta lokasi penjualan di kemasan produk Anda

Lokasi yang kurang strategis kadang menjadi kendala tersendiri bagi sebuah usaha untuk berkembang lebih besar. Mungkin kelezatan makanan Anda sudah tidak dipertanyakan lagi, tetapi jika orang sulit untuk membeli langsung ke tempat usaha Anda maka semua usaha Anda bisa sia-sia. Untuk itu, berikanlah petunjuk bagi pelanggan yang ingin membeli dengan sebuah peta lokasi toko atau pabrik Anda. Dan dengan mengetahui lokasi lebih baik, konsumen juga bisa menyebarkan keberadaan usaha Anda dengan lebih baik.

Langkah 6: Gabung dalam komunitas

Jadilah bagian dari sebuah perkumpulan atau komunitas agar lebih banyak orang bisa mengetahui keberadaan usaha makanan Anda. Selain itu, Anda bisa juga saling bertukar informasi dengan anggota komunitas lain dan menemukan peluang baru.

Langkah 7: Berinteraksi di berbagai media

Sebarkanlah keberadaan usaha bukan hanya dengan promosi ‘direct selling’ yang terbuka tetapi juga berusaha membangun sebuah komunikasi dua arah dengan masyarakat sekitar. Anda bisa menggunakan jalur-jalur konvensional seperti radio atau televisi (yang notabene membutuhkan anggaran khusus yang tidak sedikit) atau dengan jalur baru, yaitu jejaring sosial yang lebih murah tetapi membutuhkan waktu dan strategi untuk menjangkau orang dan mengubah mereka menjadi pelanggan.

Langkah 8: Perkenalkan ke departemen dan instansi terdekat

Perkenalkanlah produk makanan Anda kepada instansi dan departemen yang relevan di sekitar Anda. Misalnya kepada Dinas Pariwisata atau Departemen Perindustrian, Departemen Koperasi dan UKM.

Langkah 9: Bekerjasama dengan agen perjalanan

Mungkin langkah ini jarang terpikirkan. Namun jika makanan yang Anda produksi lekat dengan citra suatu kawasan atau daerah, Anda bisa menuai peluang bisnis dari para pemakai jasa agen perjalanan yang melewati toko atau daerah Anda. Anda bisa beri penawaran menarik berupa imbalan bagi agen perjalanan yang bisa mendatangkan pembeli ke usaha Anda.

Langkah 10: Buat program diskon di waktu-waktu spesial

Rancang sebuah program diskon pada waktu-waktu khusus yang  menarik sebagian besar orang untuk merayakannya dengan membeli produk makanan Anda. Selain waktu-waktu khusus seperti hari besar, libur, dan sebagainya, Anda bisa lakukan ini pada hari-hari saat transaksi lebih sepi dari biasanya. 

SUMBER :
Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

CARA MENGELOLA KEUANGAN USAHA KECIL



Membuat catatan yang lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow (uang masuk / keluar), catatan omzet harian, mingguan dan bulanan, catatan pembelian usaha anda. Tidak perduli seberapa kecil usaha yang telah anda mulai, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, anda sudah terbiasa….
Sebenarnya, selain untuk alasan di atas, pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target anda apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah pencatatan keuangan usaha ini.
Salah satu kelemahan UMKM dan usaha kecil menengah sejenis adalah soalmanajeman keuangan. Ya, soal mengatur keuangan usaha ini menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UMKM.
Sulitkah melakukan pencatatan dan mengatur keuangan usaha? Bisa ya, bisa tidak. Tapi semua harus dimulai, meski dengan cara paling sederhana sekalipun.
Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan usaha kecil ini? Berikut ini beberapa pointnya:

1. Gaji diri Anda sendiri
Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.

2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.

3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
a. 1/3 untuk menambah modal
b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan) mendadak
c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.

5. Disiplin!
Ingat usaha Anda selama ini akan gagal total jika Anda tidak memegang teguh prinsip disiplin.

Sebagai tambahan, bersedekahlah setiap hari walau Rp.500. Dengan membiasakan bersedekah hati menjadi lapang, pikiran menjadi jernih. Alhasil, Anda lebih maksimal mengelola usaha kecil Anda untuk menjadi lebih besar!

SUMBER :
Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

TIPS PERENCANAAN USAHA

Banyak sudah kiat atau strategi untuk sukses memulai dan membangun usaha, namun itu semua tergantung niat dan tekad Anda dalam mewujutkan apa yang menjadi keinginan Anda.

Sebetulnya apa sih Perencanaan Usaha itu ?.
Seperti ditulis oleh Kusnendi, Drs.,M.S.
Perencanaan Usaha adalah proses penentuan Visi, Misi, tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.

Dengan demikian secara umum perencanaan usaha mempunyai sifat-sifat sbb :

FOKUS, artinya perencanaan usaha dibuat berdasarkan visi, misi tertentu serta dengan tujuan yang jelas sehingga kita bisa fokus untuk mencapai tujuan.

RASIONAL DAN FAKTUAL, artinya perencanaan usaha dibuat berdasarkan pemikiran yang masuk akal, realistik, berorientasi masa depan serta didukung dengan fakta-fakta yang ada.

BERKESINABUNGAN DAN ESTIMASI, artinya perencanaan usaha dibuat dan dipersiapkan untuk tindakan yang berkelanjutan serta perkiraan perkiraan tentang kondisi di masa depan.

PREPARE DAN FLEKSIBEL, artinya perencanaan usaha dibuat sebagai persiapan, yaitu pedoman untuk tindakan-tindakan yang akan dilaksanakan yang disesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis yang dihadapi.

OPERASIONAL, artinya perencanaan usaha dibuat sesederhana mungkin, namun rinci, serta dapat dilaksanakan.

Inilah beberapa hal yang harus menjadi acuan penting dalam Anda memulai suatu usaha baru :

1.      Rubahlah Sikap – Mental Anda, Ini hal terpenting, karena ber Bisnis itu akan menjadi lebih mudah jika Anda menyukai perubahan.
2.       Ide usaha hanya perlu lebih baik dan penuh inovasi, artinya ide Usaha Anda itu tidak harus selalu sesuatu yang baru. Ingat yang terpenting adalah ide Anda harus lebih baik.
3.       Bisnis Itu Tidak Berisiko Yang Berisiko Itu Anda, itu jika Anda tidak mau belajar keterampilan dan keahlian yang diperlukan oleh bisnis tersebut.
4.       Visi dan Misi hidup Anda jadikanlah falsafah usaha, inilah sebetulnya tujuan hidup yang sedang Anda perjuangkan. Ingat bisnis Anda adalah seperti kendaraan yang akan membawa Anda sampai ketujuan.
5.       Pakailah sedikit uangmu sendiri untuk memulai usaha, perhatikan Kamu akan belajar banyak jika pakai uangmu sendiri untuk menjalankan usaha.
6.       Lokasi usaha itu penting, namun jika keterampilan dan modal pas-pasan lokasi usaha tidak harus selalu strategis.
7.       Produk atau Jasa adalah pilihan konsumen bukan pilihan Anda, jadi Anda harus melakukan riset pasar apa kebutuhan, keinginan, permintaan dan bagaimana daya beli calon konsumen Anda.
8.       Rencana Usaha harus sesuai latar belakang, jangan mengada-ngada, ingat Anda bukan sedang merencanakan suatu kegagalan.
9.       Mulailah segera bertindak, keberhasilan berangkat dari langkah nyata, memulai usaha tidak harus menunggu semua sempurna. Usaha kecil atau usaha besar bukanlah ukuran keberhasilan. Yang terpenting adalah langkah nyata Anda.
10.   Promosikan usaha Anda secepatnya, itu jika usaha Anda ingin secepatnya dikenal dan mendatangkan keuntungan usaha.
11.   Bangun Sistem yang tepat untuk Bisnis dan Karyawan Anda, jangan sampai Anda terjebak menjadi pegawai dalam bisnis Anda sendiri selamanya.
12.   Bermurah hatilah dengan masyarakat,bersedekahlah jika bisnis Anda ingin berkembang berlipat ganda.
13.   Bisnis lancar ? Jika bisnis Anda bisnis kecil janganlah bersedih hati, inilah saatnya memikirkan agar bisnis Anda segera untuk “naik kelas” atau “melebarkan sayap”, Itu jika Anda memang seorang entrepreneur sejati.

Bagi pemula, bisnis yang dimulai tanpa adanya kiat khusus, tentu bisnis tidak akan bisa berjalan dengan mulus, sekalipun anda memiliki modal yang banyak dan berani dalam mengambil langkah. Bisnis bukan hanya perlu modal namun juga strategi dan keterampilan usaha yang diperlukan yang akan menggiring Anda kearah keberhasilan. Mudah-mudahan ringkasan dan kiat diatas dapat membantu Anda untuk lebih yakin bertindak.

SUMBER :

https://asmatrch.wordpress.com/2013/08/03/cara-strategi-kiat-bagaimana-memulai-usaha-bisnis-baru/
https://sulitnih.com/rencana-usaha/
Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Senin, Mei 30

Blog Kewirausahaan


http://experiencewithoriflame.blogspot.co.id/


Sofia Zahra (46115010130)

mengenal peluang usaha

Memilih usaha sebaiknya -disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan kita, yakni usaha yang kita suka atau kita mempunyai potensi dalam bidang usaha tersebut. Hal ini dapat membuat kita terhindar atau paling tidak menekan sekecil mungkin adanya kerugian yang dapat menghabiskan modal yang dimiliki. Rencana usaha tidak harus muluk-muluk, cukup sederhana saja, tetapi prospenya bagus. Caranya adalah dengan mengevaluasi lingkungan yang ada di sekeliling kita. Semuanya dapat diukur dengan salah satu alat yaitu menggunakan analisis terhadap kelemahna, kekuatan, peluang, dan ancaman atau yang lebih dikenal dengan sebutan analisis SWOT.

Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT.
  • melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku yang mudah didapat, mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan
  • meilhat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenernya tidak dapa dilakuka karena kita memiliki kekurangan tertentu.
  • melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan.
  • melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang beresiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak teratur. Terlebih lagi jika pesaing-pesaing kita memiliki kemampuan yang lebih baik dari kita.
Banyak cara untuk melihat peluang yang terjadi di sekitar kita. Selama masi ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan, misalnya :
  1. mengenali kebutuhan pasar.
  2. mengembangkan produk yang telah ada di pasaran.
  3. memadukan bisnis-bisnis yang ada.
  4. mengenali kecenderungan (tren) yang terjadi.
  5. menggunakan asumsi-asumsi yang baru (tidak baku).
Beberapa lagkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat antara lain :
  • tentukan tujuan besar yang hendak dicapai
  • buat daftar ide usaha
  • nilai kemampuan pribadi
  • pilih cerita
  • membandingkan dan dapatkan saran dari pengusaha, konsultan, dan mentor
  • nilai keadaan bisnis saat ini dan masa mendatang melalui riset
  • tetapkan pilihan 
Cara memulai bisnis 
banyak jalan menuju roma, begitu pula cara seseorang menjadi wirausahawan yang dapat dimula dari mana saja, kapan saja, baik dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain maupun bekerja sama dengan orang lain. Beberapa penyebab mereka menjadi pengusaha atau wirausahawan sangat beragam, karena desakan ekonomi, dikeluarkan dari tempat kerja yang lama, putus sekolah, dukungan keluarga, gengsi, dll. Cara-cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk memulai bisnis (usaha), baik itu dilakukanya sendiri maupun bersama teman asalah sebagai berikut :
  • memulai bisnis baru.
  • membeli bisnis yang sudah ada.
  • mengembangkan bisnis yang sudah ada.
  • memilih usaha finance.
Perawalaba juga akan turun tangan secara langsung dan menerjunkan orang terbaiknya untuk membantu penerima usaha waralaba, sehingga outlet waralaba tersebut berjalan dengan baik dan sukses. Perawalaba akan merasa tercoreng namanya apabila gerainya ternyata mengalami kegagalan dan harus menutupi gerai tersebut. beberapa kit memilih bisnis waralaba :
  1. kumpulkan seluruh informasi mengenai bisnis waralaba yang ada saat ini.
  2. pilihlah jenis waralaba yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan terbukti sukses dimana-mana.
  3. sebaiknya memilih bisnis waralaba disesuaikan dengan kemampuan keuangan, minat, dan bakat kita. 
  4. pastikan proses usaha waralaba tersebut dapat dialihkan dengan baik kepada terwaralaba.
  5. jangan cepat percaya dengan angka-angka keuangan yang dikasih oleh waralaba.
  6. lakukan pengamatan dan penyeledikan dilapangan terhadap gerai-gerai yang akan menjadi pilihan kita.
  7. bagi para peminat waralaba yang bermodal terbatas, sekarang banyak waralaba lokal yang masih berskala kecil atau bahkan belum menerapkan system waralaba.
  8. bagi kita yang jeli dan memiliki naluri bisnis yang tajam, sebenarnya banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan secara waralaba.
http://hevri20heru.blogspot.co.id/2013/05/bab-6-mengenali-peluang-dan-memilih_2846.html 
http://komvis10ikha.blogspot.co.id/2012/05/bab-6-mengenali-peluang-dan-memilih.html 
http://faulinemulia.blogspot.co.id/2013/06/mengenali-peluang-dan-memilih-jenis.html 

Merencanakan Strategi Pemasaran di Bidang Usaha



Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu :
 
1. Daur hidup produk
Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.
2. Posisi persaingan perusahaan di pasar
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar.
3. Situasi ekonomi
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi.
  
Pentingnya strategi pemasaran bagi bisnis yang Anda jalankan.
Pertama, pemasaran bermanfaat untuk mengkomunikasikan tentang informasi produk yang kita hasilkan kepada konsumen, mulai dari kelebihannya, fitur serta berbagai informasi detail tentang produk.
Kedua, pemasaran bermanfaat untuk menghadapi persaingan bisnis. Misalnya saja strategi harga, strategi produk dan strategi promosi yang akan menjadi senjata ampuh demi memenangkan persaingan.
Ketiga, marketing is a blood of company atau disebut juga sebagai darah perusahaan, tanpa memiliki strategi pemasaran yang baik maka  penjualan akan sulit untuk mencapai hasil yang maksimal.
Keempat, tujuan penting dengan adanya strategi pemasaran adalah untuk membangun merek. Secara sederhana konsumen akan lebih memilih merek produk yang sudah mereka ketahui atau dipercaya sebelumnya. Jadi membangun merek sangatlah penting dalam pemasaran.
Kelima, strategi pemasaran sangat dibutuhkan untuk membangun hubungan dengan konsumen. Selain itu, pelaku usaha juga bisa menerapkan strategi customer retention sehingga konsumen bisa menjadi loyal dan tidak berpindah ke pesaing atau pelaku usaha lain.
Keenam, pemasaran berperan penting untuk mengetahui apa yang menjadi keinginan konsumen. Salah satu ilmu dalam pemasaran yaitu riset pemasaran yang berperan untuk mengetahui keinginan konsumen serta perilaku konsumen. Dengan begitu, para pelaku usaha bisa mengetahui apa keinginan pasar.
Ketujuh, strategi pemasaran berperan penting untuk menjaga pertumbuhan usaha dalam jangka waktu panjang. Usaha dalam jangka panjang akan sangat ditentukan oleh kekuatan merek, kualitas produk yng dihasilkan dan komunikasi pemasaran yang berkelanjutan.
Kedepalan, melalui strategi pemasaran yang jitu dan terobosan baru yang Anda ciptakan, maka tidak menutup kemungkinan jika kedepannya para konsumen akan lebih tertarik dengan produk yang Anda tawarkan dibandingkan dengan pesaing lainnya.
Semoga informasi mengenai manfaat pentingnya strategi pemasaran ukm ini bisa memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca khususnya pemula bisnis.

Dalam dunia bisnis tentunya sangat dibutuhkan sebuah strategi dalam proses produksi sampai proses pemasaran, agar usaha yang dijalani dapat berkembang seperti yang di inginkan. Selain itu teknik pemasaran bisa dikatakan sebagai kunci keberhasilan dari penjualan produk. Teknik pemasaran yang baik didukung oleh strategi pemasaran yang efektif. Dengan strategi tersebut, proses marketing dapat dipertahankan, bahkan cara baru dalam memasarkan produk juga bisa kita temukan dan membuat pelanggan semakin loyal. Berikut beberapa tips untuk memasarkan barang dengan lebih mudah:

1. Kenali pelanggan Anda

Identifikasi target market Anda akan membantu Anda dalam menyusun strategi marketing yang efektif. Anda bisa mengelompokkan target market menjadi beberapa kategori, misal  kelompok usia 15—30 tahun, jika Anda ingin memasarkan produk sepeda sport. Atau Anda dapat membidik wanita dengan kelompok usia 20—35 tahun, jika ingin memasarkan produk sepatu wedges. Jadi, dengan mengetahui siapa target market Anda, Anda akan terhindar dari terbuangnya waktu dan biaya yang sia-sia.

2. Lakukanlah promosi

Lakukan upaya promosi atau memperkenalkan produk bisnis Anda kepada konsumen. Usahakan agar promosi yang Anda lakukan tersebut konsisten, terus-menerus, dan dengan cara-cara kreatif sehingga para pelanggan tidak merasa bosan. Misalnya, mengirim pesan singkat kepada para customer jika sedang ada promo produk – produk Anda. Selain itu, lihatlah pula bagaimana upaya promosi yang dilakukan kompetitor Anda. Jika penawaran Anda lebih unik dan menarik, lanjutkan upaya promosi tersebut. Jangan lupakan pula kehebatan word-of-mouth publicity. Kekuatan promosi dari mulut ke mulut ini memang ajaib karena dapat menyebar dan menjaring pelanggan hingga berlipat-lipat. Oleh karena itu, siapkan diri Anda untuk membuat pelanggan lebih nyaman berbisnis dengan Anda. Pelanggan yang merasa puas dengan produk Anda akan menjadi pelanggan loyal yang dapat menarik pelanggan baru.

3. pilih lokasi yang strategis

Faktor penting dalam strategi pemasaran lainnya adalah masalah pemilihan tempat. Anda perhatikan outlet atau toko roti Holland Bakery selalu berada di jalan yang sibuk di mana traffic lalu lalang orang sangat tinggi. Itu merupakan strategi mereka dalam membidik pelanggan potensial. Maka, usahakan untuk memilih lokasi yang tepat, strategis, agar kesempatan bisnis Anda untuk dapat diakses oleh pelanggan lebih terbuka.

4. Coba gunakan internet marketing

Internet marketing bisa jadi salah satu strategi marketing yang sangat efektif. Anda dapat mengetahui selera pelanggan dan kebutuhan pelanggan Anda dengan menempatkan bisnis Anda di situs jejaring sosial. Saat ini, jual beli online semakin marak dengan jumlah transaksi yang meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan kecenderungan bagaimana pelanggan ingin berbelanja di luar jam buka toko, menghindari keramaian, dan lebih privasi. Ruang inovasi juga terbuka lebar di internet.

5. Jalin hubungan dengan pelanggan

Memelihara pelanggan lama lebih mudah dibandingkan mendapatkan pelanggan baru. Karena biaya yang dibutuhkan untuk menarik pelanggan baru sekitar 6 kali lipat daripada memelihara pelanggan lama. Maka, buatlah database pelanggan, masukkan data-data penting beserta kemajuan yang telah dicapai, hubungi mereka secara berkala, dan informasikan pelanggan mengenai promo produk yang sedang berjalan, dan lain-lain.

6. The Power of Focus

Kekuatan fokus terbukti dapat mengantarkan Apple menuju kesuksesan. Apple focus pada produknya dan sanggup menghasilkan miliaran dolar hingga kini. Kesuksesan Apple tersebut karena mereka fokus dengan sumber daya mereka dan produk yang lebih sedikit tapi inovatif. Fokus tidak berarti Anda menjual lebih sedikit. Sebaliknya, Anda dapat meningkatkan produksi Anda di wilayah tertentu.


fungsi strategi pemasaran barang dan jasa :

  1. Meningkatkan motivasi untuk berpikir jauh ke depan. Berfikir out of the box memang sangat diperlukan untuk menjaga ritme, ataupun kelangsungan perusahaan. Sesekali jangan terus mengikuti ritme pasar, tetapi coba untuk menggebrak pasar dengan sesuatu yang baru.
  2. Koordinasi pemasaran yang lebih efektif dan terarah. Sesuatu kalau tidak memiliki tujuan ataupun strategi pastinya akan berjalan dengan berantakan. Dengan adanya strategi pemasaran akan membuat koordinasi tim menjadi jauh lebih baik serta terarah.
  3. Dapat merumuskan tujuan/goal perusahaan yang akan dicapai. Dengan bantuan strategi ini, wirausahawan dapat terbantu untuk lebih mendetailkan tujuan apa yang ingin perusahaan capai. Baik jangka panjang ataupun jangka pendek.
  4. Pengawasan kegiatan pemasaran lebih efektif atas standard prestasi kerja. Tentunya dalam hal pemasaran perlu diawasi setiap anggota tim untuk peningkatan mutu ataupun kualitas.

    SUMBER:
    https://bisnisukm.com/pentingnya-strategi-pemasaran-untuk-ukm.html

    http://bieliegunarto.blogspot.co.id/2013/06/strategi-pemasaran.html

    http://mebiso.com/6-strategi-pemasaran-sukses-dengan-cara-yang-lebih-mudah/

    http://rocketmanajemen.com/tujuan-strategi-pemasaran/

    http://iqbalazhari.com/strategi-pemasaran-properti-yang-umum-dilakukan/

     


Pentingnya Pengelolaan Keuangan Dalam Usaha


Biasakan membuat catatan yang lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow (uang masuk / keluar), catatan omzet harian, mingguan dan bulanan, catatan pembelian usaha anda. Tidak perduli seberapa kecil usaha yang telah anda mulai, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, anda sudah terbiasa.

Sebenarnya, selain untuk alasan di atas, pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target anda apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah pencatatan keuangan usaha ini.

Salah satu kelemahan UMKM dan usaha kecil menengah sejenis adalah soal manajeman keuangan. Ya, soal mengatur keuangan usaha ini menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UMKM.

Sulitkah melakukan pencatatan dan mengatur keuangan usaha? Bisa ya, bisa tidak. Tapi semua harus dimulai, meski dengan cara paling sederhana sekalipun.

Inilah beberapa alasan penting mengapa setiap pengusaha wajib membuat pencatatan keuangan usahanya:
  1. Untuk mengetahui kondisi usaha dalam kondisi untung/rugi. Dengan membuat pencatatan yang teratur, maka kita dapat membandingkan kondisi keuangan dari tahun sebelumnya dengan saat ini. Dengan demikian dapat diketahui apakah laba usaha mengalami kenaikan atau sebaliknya.
  2. Digunakan sebagai alat pengendali keuangan usaha. Melalui pembukuan dapat kita kethaui biaya-biaya yang tidak diperlukan sehingga dapat dipangkas atau dihemat.
  3. Digunakan sebagai alat pengambil keputusan. Dengan melihat perkembangan keuangan dari waktu ke waktu, kita dapat meninjau apakah perlu untuk berinvestasi alat produksi, fokus pada marketing, atau membuat keputusan stratejik lainnya berdasarkan kondisi keuangan saat ini.
  4. Memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang baik, yaitu dengan melaporkan hasil pajak usaha. Perhitungan pajak didasarkan pada laporang keuangan usaha yang didapatkan dari neraca dan laporan laba rugi.
  5. Laporan keuangaan dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan kelayakan usaha untuk mendapatkan bantuan atau tambahan modal dari pihak lain seperti perbankan atau investor. Hal ini dikarenakan laporan keuangan menunjukkan sehat/tidaknya kondisi perusahaan. 
SUMBER:
http://kampungwirausaha.com/panduan-mengelola-keuangan-sederhana-untuk-usaha-kecil/

http://www.hartaku.com/5-alasan-mengapa-anda-harus-mencatat-keuangan-usaha-anda/

http://falasik.com/cara-mengelola-keuangan-usaha/

http://bisnisukm.com/mengatur-keuangan-usaha-dengan-bijak.html 


Cara Mengelola Keuangan Usaha yang Benar
Inilah cara mengelola keuangan usaha dengan 7 Disiplin Finansial.
  1. Pisahkan Rekening Pribadi dengan Perusahaan. Hal ini Agar terhindar dari penggunaan yang tidak disengaja atau dianggap uang Anda juga. Meskipun perusahaan 100% milik Anda, pemisahan rekening ini akan lebih memudahkan untuk akurasi perhitungan.
  2. Bujetkan Pengeluaran Bulanan. Termasuk gaji Anda. Gajilah diri Anda sesuai dengan jabatan dan ‘angka’ kebutuhan Anda. Jika terpaksa pinjam, hitung sebagai kasbon/utang yang harus dibayar di gajian berikutnya.
  3. Buat Proyeksi Arus Kas. Dengan proyeksi arus kas, Anda tahu, kapan akan menerima duit, keluar duit, dan akan minus/plus duit. Dengan itu bisa diambil langkah antisipasi sebelum terjadi minus.
  4. Buat Laporan Arus Kas. Idealnya adalah laporan keuangan (laba/rugi dan neraca). Tapi, jika belum memungkinkan karena masih usaha baru, buatlah setidaknya laporan keluar masuk duit.
  5. Pisahkan Akunting dengan Kasir. Jika bagian yang pegang duit (kasir) juga membuat laporan keuangan, maka ada potensi manipulasi laporan. Misalnya, kas di laporan ada, ternyata saat diaudit tak ada (terpakai untuk kepentingan pribadi).
  6. Hindari Uang Menginap di Karyawan. Banyak kejadian uang yang dibawa pulang ke rumah cenderung akan dipakai, mulai dari alasan foya-foya, saudara sakit, pulang kampung, sampai kucing cedera.
  7. Lakukan Cek Stok Secara Berkala. Celah manipulasinya adalah stok yang sudah terjual, dilaporkan belum terjual. Alhasilnya, duitnya pun sudah raib.

blog kewirausahaan




http://nindyaprmt.blogspot.co.id/

(nindya paramita 46115010112)

Mengenali dan Memilih Usaha


By: nindya paramita

Kali ini, saya akan membuat artikel tentang seorang founder dari salah satu cafe di bintaro tentang cara mengenali dan memilih usaha.

Waktu itu, pada hari jumat, saya mengikuti kuliah umum dengan pembicaranya, yaitu bapak narga shakri, seorang founder salah satu cafe di daerah Bintaro.

Minggu, Mei 29

KISAH SUKSES PENGUSAHA MUDA

http://megahalimah.wix.com/creavbag

Tujuan Seseorang dalam Menentukan Usaha


Tujuan itu sangat penting dalam melakukan suatu hal. Kegiatan yang dilakukan tanpa tujuan akan menjadi sia-sia belaka karena kegiatan tersebut tidak memiliki arah dan titik akhir.

Tips Memilih Jenis Usaha

Seringkali kita merasa bingung jika harus memilih peluang usaha yang sekiranya tepat untuk kita. Ada banyak ide bisnis yang sebenarnya dapat kita lakukan namun kemudian karena beberapa hal kita merasa tidak ada ide bisnis yang tepat  untuk kita jalankan.. Beberapa pertimbangan yang kemudian menjadi sebab kebingungan tersebut adalah - See more at: http://www.usaharumahan19.com/2014/06/cara-jitu-mendapatkan-peluang-usaha.html#sthash.b3AEUt0p.dpuf


Banyak pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit, kondisi yang tidak pasti dan akhirnya frustasi atau bahkan hanya menunggu dan tidak melakukan apapun.

MENGELOLA KEUANGAN USAHA


              Mengelola keuangan usaha merupakan salah satu hal yang sering menjadi masalah dalam   sebuah usaha. Banyak usaha kecil yag terpaksa harus gulung tikar karena mengalami kesalahan dalam mengelola keuangan.

PERENCANAAN OPERASIONAL USAHA


Perencanaan yang baik akan mendorong rasa percaya diri yang tinggi dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang dikelolanya.

MENGENALI PELUANG DAN MEMILIH JENIS USAHA


Memilih usaha sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan kita, yaitu usaha yang kita sukai atau kita mempunyai kompetensi dalam bidang usaha tersebut.

Kewirausahaan dan Lingkungan



                Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan factor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun  global. Kegiatan operasional perusahaan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi dan perkembangan perekonomian global.

Marketing Strategy


Pemasaran
Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan, iklan atau promosi saja.

Sabtu, Mei 28

Tips Cerdas Mengelola Keungan Usaha



Dalam mengelola keuangan hasil usaha dari bisnis pribadi, Hal itu kadangkala mengakibatkan para pengusaha klimpungan dalam mengatasinya.

Ciptakan Peluang Usahamu Sendiri


Salah satu alat untuk mengukur  semua hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan oleh usahawan sebagai penilaian awal dan pemberian informasi penting, yaitu menggunakan analisis terhadap kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman (strengths, weaknesses, oppurtunities, and threats) atau yang lebih dikenal dengan analisis SWOT.

Banyak cara untuk melihat peluang yang terjadi disekitar kita.

Jumat, Mei 27

Hana Kamilia Entrepreneur



Kunjungi : https://kamiliahanaentpr.blogspot.co.id


Penentuan Tujuan Bisnis



Para Pengusaha Belia

landscape architect

Kisah Sukses Para Pengusaha Belia

serbamie

Pengusaha Sukses Dibidang Interior

Blog Bisnis Beny




Blog Bisnis Elma