Minggu, Mei 29

PERENCANAAN OPERASIONAL USAHA


Perencanaan yang baik akan mendorong rasa percaya diri yang tinggi dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang dikelolanya.
Usaha yang sudah diusahakan dengan baik pun kadang kala mengalami kegagalan. dengan perencanaan yang baik, kita dapat menjawab semua pertanyaan yang mungkin timbul di masa datang.

Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha baru perlu dirumuskan dan untuk itu, dicobalah untuk berfikir dengan SMART ( spesific, measureble, achieveble, reality, trackable) yang dapat diuraikan satu persatu sebagai berikut:
1. spesific, mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapai tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih terfokus dan sangat jelas apa yang diinginkan.
2. Measurable, perencanaan yang dibuat harus dapat diukur, sehingga kita akan tahu kapan perencanaan tersebut telah tercapai,.
3. Achievable, bahwa perencanaan yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih kecil.
4. Reasionable, dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan faktual dan realistis.
5. Trackable atau timely, setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dilacak untuk mengetahui setiap kemajuan.

Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (layout)
untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai dengan keperluannya, yaitu antara lain:
1. lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalian kegiatan operasional unit dibawahnya.
2. Lokasi pabrik, yaitu lokasi yang digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa.
3. lokasi gudang, merupakan tempat penyimpanan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar.
4. lokasi cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumennya langsung pada wilayah-wilayah tertentu.

Pengorganisasi dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Yang menjalankan usaha adalah manusia, semua faktor produksi berupa tanah, mesin, dan bangunan tidak berarti tanpa adanya manusia. Organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi menggambarkan kerja sama dalam mencapai tujuan yang efisien. Bentuk struktur organisasi yang digunakan tidak permanen sepanjang waktu.
1. Struktur organisasi berbentuk unitary ( U-form) membagi perusahaan berdasarkan fungsi-fungsi usaha.
2. Stuktur organisasi berbentuk multidivisional (M-form) membagi kegiatan ke dalm beberapa divisi.

-Analisis Pekerjaan dilakukan untuik mempelajari dan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan suatu jabatan tertentu.
-Perencanaan sumber Daya Manusia merupakan suatu kegiatan yang secara sistematis memperkirakan kebutuhan jumlah dan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi atau perusahaan.
-Pengadaan Tenaga Kerja adalah untuk memperoleh jumlah dan jenis tenaga kerja yang tepat. Kegiatannya meliputi penarikan, seleksi dan penempatan.
- Pelatihan dan Pengembangan diperlukan untuk meningkatkan keahlian karyawan.
- Kompensasi merupakan balas jasa yang sesuai atas tenga dan jasa yang telah berikan pada organisasi.
- Perencanaan karier sebagai suatu sistem yang dapat memberikan kesempatan bagi karyawan untuk melalui dan mendapatkan jenjang jabatan selam di perusahaan.
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja menunujuk kepada kondisi-kondisi fisiologis-fikal dan psikiologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan.
- Pemutusan Hubungan Kerja merupakan putusnya hubungan antara karyawan dengan perusahaan.

- Pendekatan Mutu terhadap Proses Operasionalisasi Wirausaha
Wirausaha baru harus memperhatikan masalah mutu dalam proses produksi, pelayanan dan manajemen. Konsep mutu berkembang seiring berkembangnya Manajemen Kualitas Total ( Total Quality Management-TQM ) yaitu adanya kemauan dari pengusaha untuk melakukan perbaikan yang dilakukan secara terus-menerus, yang melibatkan semua karyawan di setiap level organisasi, untuk mencapai kualitas yang 'excellent' dalam semua aspek organisasi melalui proses manajemen.

- Kepemimpinan Wirausaha
Wirausaha harus memikul berbagai peranan, tugas, dan tanggung jawab, tetapi tidak ada yang lebih penting daripada peranan pemimpin. Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi dan memberikan semangat kepada orang lain. Pemimpin bukan orang yang dicintai-dikagumi, pemimpin itu nyata, pemimpin mempunyai pengikut dan pemimpin bukan jabatan.

-Perizinan dan Pendirian Badan Usaha
Perijinan ini sangat penting dalam hubungannya dengan keterkaitan kerja antar perusahaan, dokumen kontrak, dan dengan sumber permodalan. Pendirian suatu perusahaan akan sangat tergantung pada pemilihan jenis badan usahanya.

Dikutip dari :
http://nandaulfaa15.blogspot.co.id/2013/07/perencanaan-dan-operasional-usaha.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar