Minggu, Oktober 30

Salim Ivomas Pratama

Sejarah & Tahapan Pencapaian

Beberapa anggota dari Grup SIMP memiliki sejarah operasional yang dimulai sejak awal tahun 1970-an (dalam hal ini divisi minyak goreng dan lemak nabati) dan awal tahun 1980-an (dalam hal ini divisi perkebunan).

Kamis, Oktober 27

PT KRAKATAU STEEL


PT Krakatau Steel adalah perusahaan baja terbesar di Indonesia. BUMN yang berlokasi di Cilegon, Banten ini berdiri pada tanggal 31 Agustus 1970. Produk yang dihasilkan adalah baja lembaran panas, baja lembaran dingin, dan baja batang kawat. Hasil produk ini pada umumnya merupakan bahan baku untuk industri lanjutannya.
Sejarah Singkat
Di suatu masa pada 1960, Presiden Soekarno mencanangkan Proyek Besi Baja Trikora untuk meletakkan dasar industri nasional yang tangguh. Sepuluh tahun kemudian tepatnya 31 Agustus 1970, berdirilah PT Krakatau Steel (Persero) yang memanfaatkan kembali peralatan-peralatan dari proyek itu yang berbentuk pabrik kawat baja, pabrik baja tulangan dan pabrik baja profil. ada 1977, Presiden Suharto meresmikan mulai beroperasinya produsen baja terbesar di Indonesia itu.
Perkembangan Krakatau Steel sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri baja berlangsung cukup maju. Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun, Perseroan sudah menambah berbagai fasilitas produksi seperti Pabrik Besi Spons, Pabrik Billet Baja, Pabrik Batang Kawat, serta fasilitas infrastruktur berupa pusat pembangkit listrik, Pusat Penjernihan Air, pelabuhan khusus Cigading dan sistem telekomunikasi. Dengan perkembangan ini, PT Krakatau Steel (Persero) menjadi satu-satunya perusahaan baja yang terpadu di Indonesia.
Tidak berhenti di sana, Perseroan terus mengembangkan produksi berbagai jenis baja untuk bermacam keperluan, seperti baja lembaran panas, baja lembaran dingin dan batang kawat. Saat ini, Krakatau Steel memiliki kapasitas produksi baja kasar sebesar 2,45 juta ton per tahun untuk mendukung produksi baja tersebut. Dan dengan sepuluh anak perusahaan Krakatau Steel sanggup mendiversifiasi usahanya pada usaha-usaha penunjang yang menghasilkan berbagai produk baja bernilai tambah tinggi (seperti pipa spiral, pipa ERW, baja tulangan, baja profil), meyediakan industri utilitas (air bersih, tenaga listrik), industri infrastruktur (pelabuhan, kawasan industri), industri jasa teknik (konstruksi, rekayasa), teknologi informasi, serta menyediakan layanan kesehatan (rumah sakit). Produk- produk baja Krakatau Steel ini tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan baja nasional, tetapi juga dipasarkan secara internasional.
Kemampuan teknis Krakatau Steel yang tinggi sudah diakui menurut standar internasional sejak dahulu kala. Bahkan pada 1973 Perseroan sudah memperoleh Sertifikat ASTM A252 dan AWWA C200, serta pada 1977 memperoleh Sertifiat API 5L untuk produksi pipa spiral. Sertifikat ISO 9001 diperoleh PT Krakatau Steel (Persero) pada 1993 dan telah ditingkatkan menjadi ISO 9001:2000 pada 2003. Sementara itu, SGS internasional memberikan Sertifiat ISO 14001 pada 1997 atas komitmen Perseroan pada kesadaran lingkungan dan keselamatan kerja.
Pada 10 November 2010, di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak, PT Krakatau Steel (Persero) berhasil menjadi perusahaan terbuka dengan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun 2011, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. membukukan pendapatan bersih sebesar Rp17,9 triliun dan laba bersih Rp 1,02 triliun. Pada tahun 2011, Perseroan dan anak perusahaan dengan aset senilai Rp21,5 triliun memiliki 8.023 orang karyawan. [1]

Pada 26 November 2014, Krakatau Steel meresmikan pabrik pipa baja kedua milik anak perusahaannya PT KHI Pipe Industry di Cilegon, Jawa Barat,[2]. Dengan beroperasinya pabrik baru ini, PT KHI bakal menjadi produsen pipa baja terbesar di Indonesia, pabrik ini fokus membuat pipa baja untuk sektor industri minyak dan gas (migas).

BCA



SEJARAH
BCA secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997.
Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara khusus, kondisi ini memengaruhi aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA pada tahun 1998.
Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan Desember 1998, dana pihak ke tiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36 triliun. Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA diserahkan oleh BPPN ke Bank Indonesia pada tahun 2000.
Selanjutnya, BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan publik. Penawaran Saham Perdana berlangsung pada tahun 2000, dengan menjual saham sebesar 22,55% yang berasal dari divestasi BPPN. Setelah Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih menguasai 70,30% dari seluruh saham BCA. Penawaran saham kedua dilaksanakan di bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN mendivestasikan 10% lagi dari saham miliknya di BCA.

Dalam tahun 2002, BPPN melepas 51% dari sahamnya di BCA melalui tender penempatan privat yang strategis. Farindo Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius, memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi finansial.

Fashion Design


Selasa, Oktober 25

PT. Bentoel Internasional Investama, Tbk


PT. Bentoel Internasional Investama, Tbk
PT. Bentoel Internasional Investama, Tbk dan anak perusahaan merupakan anggota dari British American Tobacco Group. Perusahaan ini merupakan kelompok perusahaan tembakau kedua terbesar di dunia menurut pangsa pasar global dengan brand yang diperjualbelikan di lebih dari 200 negara.
Bentoel adalah produsen rokok terbesar keempat di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 7%. Bentoel memproduksi dan memasarkan berbagai jenis produk tembakau seperti rokok kretek mesin, rokok kretek tangan dan rokok putih. Portofolio utama kami mencakup Dunhill Filter, Dunhill Mild, Club Mild dan Lucky Strike Mild. Kami juga memproduksi dan memasarkan brand lokal, seperti Neo Mild, Tali Jagat, Bintang Buana, Sejati, Star Mild dan Uno Mild, serta brand global seperti Lucky Strike dan Dunhill.
Bentoel mempekerjakan lebih dari 6.000 orang karyawan, dari mulai membangun kemitraan dengan petani-petani tembakau, pembelian dan pemrosesan daun tembakau dan cengkeh, hingga produksi, pemasaran dan distribusi rokok.
Sejarah PT Bentoel Internasional Investama Tbk:

Diawali pada tahun 1930 ketika Bpk. Ong Hok Liong menjalani industri rokok rumahan miliknya yang bernama Strootjes Fabriek Ong Hok Liong. Lalu pada tahun 1954 pabrik rokok tersebut berubah nama menjadi PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel. Bentoel Group menjadi perusahaan pertama di Indonesia untuk memproduksi rokok kretek filter buatan mesin dan membungkus kotak rokoknya dengan plastik pada akhir tahun 1960-an. Tahun 1990 perusahaan Bentoel menjadi perusahaan publik terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya. Lalu Rajawali Corpora mengambil alih pengelolaan dari perusahaan Bentoel pada tahun 1991. Perusahaan berubah nama menjadi PT Bentoel Internasional Investama Tbk  pada tahun 2000. Pada tahun 2009 British American Tobacco mengakuisisi PT Bentoel Internasional Investama Tbk dan bergabung dengan PT BAT Indonesia Tbk pada 1 Januari 2010.
Visi dan Misi PT Bentoel Internasional Investama Tbk:
Visi:
Dapat menjadi perusahaan tembakau dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia
Misi:
Dengan empat pilar strategi dari Pertumbuhan, Produktifitas, Membangun Organisasi Juara, dan Keberlanjutan, perusahaan yakin dapat mewujudkan visi yang dibentuk.
Bidang Usaha PT Bentoel Internasional Investama Tbk:
Produksi Rokok
Produk PT Bentoel Internasional Investama Tbk:
Sigaret Kretek Tangan:
Tali Jagat Raya, Bintang Buana Raya, Sejati, Joged, Rawit dan Prinsip.
Sigaret Kretek Mesin:
Tali Jagat Filter, Bentoel Biru 12, Bentoel Biru 16 dan Bintang Buana Filter.
Sigaret Kretek Mild Mesin:
Dunhill Mild, Club Mild, Neo Mild, Uno Mild, X Mild, Star Mild, dan Star Mild Menthol.
Sigaret Putih Mesin:
Country Filter, Country Lights, Pall Mall Filter, Pall Mall Lights, Pall Mall Menthol Ardath Specials, Dunhill Switch, Dunhill Lights, Dunhill Menthol dan Dunhill Filter.

Diantaranya:
PT. Bentoel Internasional Investama Tbk
Plaza Bapindo, Citibank Tower, lantai 2
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 54-55
Jakarta 12190
Tel: +6221 526 8388
Jl Raya Karanglo
Singosari, Malang 65153
Jawa Timur
Tel: +62341 490000
Daftar Pustaka :
http://www.idx.co.id/Home/ListedCompanies/CompanyProfile/tabid/89/KODE_Q/RMBA/language/id-ID/Default.aspx
https://id.wikipedia.org/wiki/Bentoel_Group
http://www.bentoelgroup.com/group/sites/BAT_A5EEYP.nsf/vwPagesWebLive/DO9T5K3S?opendocument
https://inforperusahaan.wordpress.com/2015/05/27/pt-bentoel-internasional-investama-tbk/

Grandpa's Bakery


Grandpa's Bakery
Saya memberikan nama usaha saya adalah Grandpa's Bakery yang di mana saya terinspirasi dari seorang pahlawan dalam hidup saya yang selalu ada di sisi saya.
Untuk logo saya menggunakan gambar cookies karna menurut saya dengan nama saja orang sudah akan mudah mengenal produk saya ini.
Dalam usaha ini tentu saja saya menjual berbagai macam kue, tetapi tidak hanya sekedar kue biasa. Di sini juga ada berbagai macam kue unik yang akan kami pasarkan.
untuk pemasaran kami akan memasarkannya melalui berbagai macam media sosial yang sedang trending. tidak hanya secara online saja, kami juga memasarkan produk kami secara offline yaitu melalui orang - orang terdekat yang sudah mengenal produk ini.
Di sini kami menjual kualitas produk kami yang tidak hanya standar, tetapi memiliki cita rasa khas dari kami.

Jumat, Oktober 14

@B19-FERZA TUGAS KB01 ( TAHU GEMAY )














sekilas tentang tahu gemay 

saya berpikir untuk membuat tahu ini pada tahun 2015 itu terinspirasi di karenakan orang tua saya yang suka membekali saya dengan bekal nasi yang cukup berat dan memakan tempat dan pada suatu hari pacar saya membekali saya sebuah tahu yang berisikan bihun, daging, saus sambal dan irisan abon sapi diatasnya tepat di berikan sepotong sosis.
rencananya saya ingin mempublikasikan inspirasi saya tentang tahu gemay ini saya rasa sangat banyak peminatnya jika di publikasikan .
sekian dari saya terima kasih.

@B19-FERZA TUGAS KB03 ( PT METRODATA ELECTRONIC)

@b19-FERZA TUGAS KB03 (PT metrodata electronic)

MIND MAP

PT Metrodata Electronics Tbk (“Perseroan”) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia.
Perseroan didirikan pada 17 Februari 1983 sebagai salah satu perusahaan dalam kelompok usaha METRODATA yang telah berkiprah di bidang TIK sejak 1975. Sejak didirikan, Perseroan mengalami perubahan nama beberapa kali, dan terakhir pada 28 Maret 1991 namanya diubah menjadi PT Metrodata Electronics Tbk hingga sekarang.
Pada tanggal 14 Februari 1990 Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (IDX: MTDL).
Di tahun 2008, Perseroan mengakuisisi Soltius Asia Pte Ltd, perusahaan konsultan SAP yang mapan. Soltius Asia Pte Ltd adalah pemilik PT Soltius Indonesia yang kini merupakan salah satu entitas anak Perseroan dalam kelompok METRODATA.
Di tahun 2008, Perseroan membeli 37,21% saham PT Xerindo Teknologi, perusahaan dengan keahlian di bidang perencanaan radio, instalasi, pengujian / commisioning, perawatan, dan sebagainya.
Pada tanggal 28 Januari 2011, Perseroan mendirikan entitas anak, PT My Icon Technology, yang bergerak di bidang ICT Modern Retail meliputi modern store, e-commerce dan shop in shop dengan menyediakan produk-produk TIK secara ritel dan langsung kepada konsumen selaku pengguna akhir.
Pada tanggal 26 September 2011, Perseroan mengembangkan bisnisnya melalui usaha patungan dengan Synnex Technology International Corp (Synnex), sebuah perusahaan Taiwan. Synnex adalah perusahaan ketiga terbesar di dunia (dan terbesar di Asia) dalam bisnis distribusi produk TIK.
Pada tanggal 4 Januari 2012, Perseroan mendirikan PT Logicalis Metrodata Indonesia sebagai usaha patungan dengan Logicalis Singapore Pte Ltd. Usaha patungan ini menyediakan solusi dan jasa terintegrasi di bidang TIK, khususnya di bidang solusi dan jasa jaringan.
Saat ini Perseroan bermitra dengan perusahaan TIK kelas dunia, di antaranya Adobe, Alaric, AMD, APC, ASUS, Autodesk, Axis Communications, Avaya, Aztech, Blue Coat, BMC Software, Check Point, Cisco, Citrix, CommVault, Dell, D-Link, Double-Take, EC-Council, EMC, Emerson Network Power, EPSON, F5, FalconStor, Fortis, Flexera, Fortinet, Fuji Xerox, Fujitsu, Hitachi Data Systems, Hewlett Packard Enterprise, Huawei, IBM, Infor, K2, Kaspersky, Lenovo, McAfee, Microsoft, MSI, Murex, NetApp, Nintex, Nutanix, Oracle, OrangE, Pearson Vue, Philips, Prometric, Qlik, RedHat, Riverbed, Remedy, Ruckus, Salesforce, Samsung, SAP, Sbox-Splunk, SpeedUp, Stratus, Symantec, Transcend, Trend Micro, Veritas, VMware, WebMethods, dan ZTE.
Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di bidang TIK, METRODATA selalu menyertai perjalanan bisnis para pelanggannya. Tangan-tangan profesional setiap karyawan METRODATA terus berkarya menghasilkan inovasi untuk menjawab tantangan perubahan zaman.
METRODATA merupakan satu-satunya perusahaan TIK yang tercatat dalam Indonesia Fortune 100, dan menerima penghargaan bergengsi dari media lainnya seperti The Best 50 Companies – Majalah Forbes Indonesia, The Most Powerful & Valuable Company – Majalah Warta Ekonomi, Top Issuer – Majalah Investor dan Asia’s Best Companies 2015 (Best Small-Cap category) – Majalah FinanceAsia.
Visi Perseroan
Memaksimalkan nilai bagi pemangku kepentingan dan membangun lingkungan yang ideal untuk bekerja.

Misi perseroan
Sebagaimana umumnya perusahaan perusahaan yang sudag mapan, perseroan memiliki seperangkat prinsip panduan yang menjadi acuan bagi manajemen maupun karyawan dalam mengembangkan startegi perseroan  
- BERINTEGRITAS TINGGI 
- PRFOSIONALISME 
- ENTREPREUNERSHIP
Sejalan dengan perkembangan bisnis, METRODATA melakukan terobosan melalui pendirian anak usaha maupun usaha patungan. Secara garis besar, kegiatan Perseroan kini dibagi menjadi 6 unit bisnis utama yakni:
  1. Bisnis Distribusi (PT Synnex Metrodata Indonesia) yang menangani bidang usaha distribusi Teknologi Informasi Komunikasi.
  2. Bisnis Solusi (PT Mitra Integrasi Informatika) yang menyediakan solusi lengkap mulai dari disain dan blue print, konsultasi, implementasi, dukungan, pemeliharaan, managed services dan pelatihan.
  3. Bisnis Konsultasi (PT Soltius Indonesia) yang menawarkan keahlian dalam bidang solusi transformasi bisnis dan jasa konsultasi.
  4. Bisnis Retail (PT My Icon Technology) yang menyediakan produk-produk TIK secara ritel dan langsung kepada konsumen selaku pengguna akhir.
  5. Bisnis Jaringan (PT Logicalis Metrodata Indonesia) yang menawarkan jasa dan solusi jaringan.
  6. Bisnis Layanan Telekomunikasi (PT Xerindo Technology) yang menyediakan jasa perencanaan radio, instalasi, pengujian/commisioning, perawatan.

@B28-REYNALDI TUGAS KB03 (Artikel pegadaian)

Artikel Tentang Pegadaian (@B28=REYNALDI TUGAS KB03)




PT Pegadaian
 adalah sebuah BUMN di Indonesia yang usaha intinya adalah bidang jasa penyaluran kredit kepada masyarakat atas dasar hukum gadai.
Tentang Pegadaian

Pegadaian merupakan sebuah lembaga BUMN yang bergerak dibidang jasa perkreditan atas dasar hukum gadai. Menurut sejarah berdirinya, Pegadaian didirikan oleh Pemerintah Hindia-Belanda pada tanggal 1 April 1901 dengan ditandai didirikannya Pegadaian cabang Sukabumi. Sampai sekarang setiap tanggal 1 April diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Pegadaian.
Sampai saat ini Pegadaian merupakan satu-satunya BUMN yang bergerak dibidang jasa gadai, oleh karena itu pemerintah memberikan hak monopoli kepada Pegadaian untuk mengelola jasa perkreditan atas dasar hukum gadai.
Seiring dengan perubahan waktu, kebijakan politik ekonomi dan semakin kompleksnya kondisi sosial masyarakat serta pengaruh lingkungan eksternal lainnya, mendorong pemerintah untuk lebih mengukuhkan eksistensi Pegadaian dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1990 tanggal 10 April 1990 tentang pengalihan bentuk dari Perusahaan Jawatan (Perjan) menjadi Perusahaan Umum (Perum).
Perum Pegadaian memiliki cabang-cabang yang tersebar di seluruh nusantara. Salah satunya yang terbesar adalah Cabang Perum Pegadaian Kebayoran Baru yang terletak di Jalan     Wijaya IX No.17 Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Setiap kantor cabang Pegadaian memiliki kebijaksanaan sendiri untuk menentukan barang agunan yang dapat diterima. Khusus untuk Cabang Perum Pegadaian Kebayoran Baru barang agunan yang dapat diterima adalah perhiasan berupa emas dan berlian, barang gudang berupa kendaraan bermotor (sepeda motor), handphone, dan laptop.
Syarat untuk menggadaikan pun sangat mudah, cukup datang ke kantor cabang kami dengan membawa barang agunan dan fotokopi identitas diri (KTP/SIM), kemudian mengisi Formulir Permintaan Kredit (FPK) dan kemudian menyerahkannya kepada Petugas kami. Dalam waktu ± 15 menit kredit telah cair, dengan besar pinjaman sesuai dengan nilai barang agunan yang ditaksir oleh Petugas kami.

Visi Dan Misi

VISI
Sebagai solusi bisnis terpadu terutama berbasis gadai yang selalu menjadi market leader dan mikro berbasis fidusia selalu menjadi yang terbaik untuk masyarakat menengah kebawah.
MISI

   Memberikan pembiayaan yang tercepat, termudah, aman dan selalu memberikan pembinaan terhadap usaha golongan menengah kebawah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Memastikan pemerataan pelayanan dan infrastruktur yang memberikan kemudahan dan kenyamanan di seluruh Pegadaian dalam mempersiapkan diri menjadi pemain regional dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

    Membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan menengah kebawah dan melaksanakan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya perusahaan.



Sumber link :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pegadaian
http://ulgs.tripod.com/aboutme.htm
http://www.pegadaian.co.id/pegadaianbumn
https://id.wikipedia.org/wiki/Pegadaian_(perusahaan)
http://putrinazha.blogspot.co.id/2013/05/makalah-pegadaian_1.html

A18 fikri al kahfi

Hasil gambar untuk MERCUBUANA

FIKRI AL KAHFI
44112010229
KEWIRAUSAHAAN 3
  Pabrik Kertas Tjiwi Kimia





PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk adalah perusahaan produsen kertas Indonesia yang didirikan sejak tahun 1972. Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ini memiliki fasilitas produksi di Sidoarjo, Jawa Timur. Sejak awal produksinya, perusahaan mampu menghasilkan produk kertas sebanyak 12.000 metrik ton per tahun. Kapasitas produksi ini kemudian tumbuh pada tahun 2006, yaitu 1.200.000 metrik ton dengan adanya alat konversi kapasitas yang memberikan tambahan sekitar 320.000 metrik ton per tahun. Variasi produk perusahaan antara lain adalah kertas khusus, kertas karbon, alat tulis kantor, buku latihan, bantalan, spiral, buku bersampul, buku gambar, tas belanja, alat tulis fancy, amplop, file folder dan lain-lain. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan kertas yang mendukung dan mempromosikan penggunaan kertas daur ulang. Kertas daur ulang ini digunakan perusahaan untuk membuat kertas halus dan berbagai produk alat tulis.
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia didirikan oleh Mr Eka Tjipta Wijaya pada tahun 1972. Awalnya, perusahaan hanya memproduksi soda kaustik. Kemudian pada tahun 1978 mesin kertas 1 dan 2 mulai beroperasi. Pabrik pengorversian dioperasikan 6 tahun kemudian dengan adanya 2 mesin untuk mencetak buku latihan. Pada tahun 1986, kapasitas produksi tahunan perusahaan meningkat tajam berkat adanya 7 mesin kertas hingga mencapai 61,500 MT per tahun. Pada akhir tahun 80-an, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia memperbesar fasilitas produksi mereka dengan Pabrik Cast Coating yang kapasitasnya mencapai 6,000 MT per tahun. Kini, dengan 13 mesin kertas, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia telah memproduksi lebih dari 1.200.000 kertas MT per tahun untuk didistribusikan ke seluruh dunia.
Dalam rangka mendukung produk yang ramah lingkungan, Tjiwi Kimia membangun pabrik penghilang tinta yang memiliki kapasitas 1.800 MT per tahun. Fasilitas ini dibangun untuk mengolah limbah kertas menjadi bubur daur ulang yang kemudian diolah menjadi kertas daur ulang. Pada tahun 1989, perusahaan juga mulai menjalankan teknologi maju untuk mengolah limbah dan air yang mengintegrasikan proses fisik, kimia dan biologi
Sejarah Pencatatan Saham
Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana @ Rp9.500,-
9.300.000
03-Apr-1990
Pencatatan Sebagian (Partial Listing)
11.400.000
03-Apr-1990
Saham Bonus (Bonus Shares) 10 : 3
27.600.000
21-Des-1990
Pencatatan Saham Pendiri
117.300.000
04-Feb-1991
Saham Bonus (Bonus Shares) 100 : 12
49.680.000
03-Feb-1992
Dividen Saham (Stock Dividend) 100 : 15
56.531.758
09-Nop-1992
Obligasi Konversi (1993 s/d 1998)
35.346.695
 
Dividen Saham (Stock Dividend) 100 : 14
41.430.988
20-Okt-1995
Saham Bonus (Bonus Shares) 100 : 77
260.055.823
18-Des-1995
Saham Bunos dan Dividen Saham
125.536.087
17-Okt-1996
Penawaran Terbatas (Right Issue I)16 : 20 @ Rp2.725,-
587.345.081
11-Jul-1997
Total Waran Seri I yang di konversi (1999 dan 2000)
14.175.808
 
Penawaran Terbatas (Right Issue II)
1.335.702.240
20-Jul-2014
Dewan Komisaris dan Direksi
Nama
Jabatan
Linda Suryasari Wijaya Limantara Komisaris Utama
Arthur Tahya (Arthur Tahija) Komisaris
Indah Suryasari Wijaya Limantara Komisaris
Drs. Pande Putu Raka, MA Komisaris Independen
Dr. Ir. Deddy Saleh Komisaris Independen
DR. Ramelan S.H., M.H. Komisaris Independen
 
Lu Teng Wei Direktur Utama
Frenky Loa Direktur
Hendra Jaya Kosasih Direktur
Anton Mailoa Direktur
Suresh Kilam Direktur
Arman Sutedja Direktur
Suhendra Wiriadinata Direktur
Heri Santoso Liem Direktur / Sekretaris Perusahaan
Baharudin Direktur Independen

Anak usaha TKIM (Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk)
Nama Anak Usaha
Bidang Usaha
Lokasi
Mulai
Operasi
Komersial
%
Aset Sebelum
Eliminasi
(Ribuan USD)
31/12/2014
PT Mega Kertas Pratama Distributor Tangerang
1996
99,2
6
Tjiwi Kimia Trading III (BVI) Limited Distributor British Virgin Islands
1996
100
49.615
Tjiwi Kimia Finance Mauritius Limited Bidang Keuangan Mauritius
1997
100
38.453
TK Trading Limited Distributor Cayman Islands
1997
100
8.531
Tjiwi Kimia Trading (II) Limited Distributor Cayman Islands
1998
100
42.596
TK Import & Export Ltd Distributor British Virgin Islands
2001
100
6.171
Tjiwi Kimia Finance B.V. Bidang Keuangan Belanda
2004
100
4
Marshall Enterprise Ltd. Investasi Malaysia
2004
100
74.558
PT Sumalindo Hutani Jaya Kehutanan Jakarta
1992
99,99
30.040
Ruang lingkup kegiatan Anak Usaha yang bergerak di bidang keuangan adalah terutama menerbitkan wesel bayar dan memperoleh pinjaman lainnya untuk membiayai kegiatan usaha Tjiwi Kimia. Anak Usaha yang bergerak di bidang distribusi terutama bergerak dalam bidang penjualan produk untuk membantu distribusi produk Tjiwi Kimia, sedangkan ruang lingkup kegiatan Anak Usaha yang bergerak dibidang kehutanan adalah menyediakan kayu sebagai bahan baku dalam industri kertas
Hasil gambar untuk pabrik kertas tjiwi kimia

@B32-Dian

Barito Pasifik untuk Indonesia lebih Baik
PT. Barito Pacifik adalah peusahaan yang bergerak dalam industry kayu namun tetap menjaga kelestarian lingkungan (ramah lingkungan). PT Barito Pasifik Tbk merupakan perusahaan pertama dan salah satu perusahaan yang berhasil mempertahankan HTI ( Hutan Taman Industri ). Perseroan merupakan salah satu pionir di bidang pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI), yang menerapkan cara pengolahan hutan berkelanjutan. Dengan cara pengelolaan hutan yang berkelanjutan ini, Perseroan membangun reputasinya sebagai salah satu pelopor perusahaan kehutanan ramah lingkungan yang muncul dari Asia. Kini produk dari PT.Barito Pacifik mengembangkan usahanya di bidang kehutanan, petrokimia, property, perkebunan, tambang, dan energy. Banyak pabrik PT. Barito Pacifik berlokasi di Banjarmasin, dan mempunyai kantor di Jakarta.
Dengan semakin berkembangnya usaha dari PT.Barito Pasifik, kini PT. Barito pasifik mempunyai 3 anak perusahaan. Yaitu :
  1. PT. Chandra Asri
  2. Tri Polita
  3. PT. Styrindo Mono Indonesi
PT. Chandra Asri bergerak dalam bidang olefin, minyak bumi etilena dan propilena. PT Styrindo Mono Indonesia merupakan satu-satunya produsen styrene di Indonesia  yang menguasai pasar hingga 80%. PT Styrindo Mono Indonesia mengekspor produknya ke China dan sejumlah Negara di asia tenggara.
Pada tanggal 1 oktober 1993 Barito Pasifik listing dengan mencatatkan penjualan saham perdana (IPO) di Bursa efek Jakarta dan Surabaya (sekarang BEI) dengan kode “BRPT”, dimana dana hasil IPO tersebut digunakan untuk memperluas bisnis industri kehutanan dan menjaga kelangsungan pasokan bahan baku pabrik pengolahan kayu.
PT. Barito Pasifik merupakan salah satu perusahaan yang cukup baik dalam dunia investasi, karena saat ini belum banyak perusahaan kayu yang ada di Indonesia dan juga yang sudah listing di BEI. Hal tersebut sangat baik dimanfaatkan karena belum banyak nya pesaing dalam industry. Dengan terus berinovasi dan  menjaga kualitas produk tidak akan dipungkiri PT. Barito Pasifik akan merajai dunia perkayuan di Indonesia. Hal yang paling menarik perhatian adalah PT Bariot Pasifik ini menerapkan cara pengolahan hutan berkelanjutan sehingga tetap menjaga kelestarian lingkungan sehingga menjaga keseimbangan lingkungan. Banyak sekali perusahaan di bidang industry kayu yang salah menerapkan system keseimbangan lingkungan dan hanya mengambil pohon pohon tanpa melakukan reboisasi sehingga menghancurkan keseimbagan alam. Cara seperti itu tidaklah baik dan jutru akan mendapat kecaman dari banyak pihak. Tetapi PT. Barito Pasifik melakukan tindakan yang sangat baik dengan menjadi Perseroan di salah satu pionir bidang pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI), yang menerapkan cara pengolahan hutan berkelanjutan sehingga tetap ramah lingkungan.
Dengan banyaknya keunggulan dari PT.Barito Pasifik, tidak menutup kemungkinan perusahaan ini sangat baik untuk dijadikan perusahaan tujuan dalam berinvestasi. Bentuk investasi yang sering dilakukan adalah investasi saham dan obligasi. Berinvestasi dalam jenis apapun jika perusahaan menunjukan kinerja yang bagus akan sangat menguntungkan bagi investor. Dalam investasi saham investor akan mendapatkan keuntungan berupa dividend dan capital gain. Dalam melakukan investasi obligasi akan mendapatkan keuntungan berupa bunga obligasi. Membeli saham perusahaan berarti telah menjadi pemilik dari Perusahaan tersebut. tentunya hal ini sangat membanggakan karena telah menjadi pemilik perusahaan di Perusahaan yang berkinerja dengan bagus. Terlebih lagi kini PT. Barito Pasifik telah melebarkan sayapya dengan berkembang pada banyak diservikasi bidang industry sehingga mengindikasi semakin baik kinerja perusahaan.

Sumber