Selasa, Maret 31

Empathy menemukan ide bisnis



Oleh:
Tri rizky maulana (41618110069) @R21-TRI

Apa itu empati ?
Untuk bisa membahas empati lebih jauh, kita harus mengetahui arti kata empati terlebih dahulu. Empati berasal dari Bahasa Yunani emp├ítheia yang memiliki arti ketertarikan fisik. Empati adalah sikap yang kompleks karena empati merupakan kemampuan manusia untuk merasakan keadaan emosional orang lain. 
Secara umum, arti kata empati dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk memahami orang lain dengan memposisikan diri sebagai orang lain tersebut. Dengan kata lain, empati berarti kemampuan manusia untuk bisa merespon keinginan orang lain yang tidak terucap secara lisan. Arti kata empati ini berbeda dengan pengertian simpati. Jika simpati lebih menitik beratkan pada perilaku yang “menurut kita baik”, maka empati adalah sikap yang “orang lain ingin kita lakukan”. Perbedaan arti antara empati dan simpati ini juga akan memengaruhi perbedaan tindakan yang akan kita ambil. Jika simpati biasanya hanya berhenti pada rasa iba, maka empati akan berlanjut pada tindakan membantu.
Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk berempati. Pertama, kita dapat berempati dengan mempertimbangkan pemikiran orang lain. Kita membayangkan bagaimana rasanya menjadi seseorang dan apa yang akan dipikirkan saat kita berada di posisinya. Inilah yang disebut dengan empati kognitif. Kedua, kita dapat berempati dengan memfokuskan diri pada perasaan orang lain. Kita membayangkan seperti apa perasaan yang dimiliki saat berada di posisi orang tersebut. Inilah yang disebut dengan empati emosional. 
 
Empati kognitif dan empati emosional sama-sama memiliki manfaat bagi identitas, kerjasama, memberikan pengaruh dan memperluas pola pikir yang kita miliki. Kita akan lebih mudah untuk mengerti keadaan yang dialami seseorang saat membayangkan diri sendiri dalam situasi tersebut. Tentu saja, ini akan sangat menguntungkan jika kita memiliki kemampuan empati kognitif dan empati emosional. Kita akan mampu untuk mengerti dan menghargai pemikiran serta perasaan yang dimiliki orang lain. Ini memampukan kita untuk tidak menjadi orang yang egois. Yang terpenting adalah tindakan. Jika memiliki kemampuan untuk berempati secara kognitif maupun emosional, itu tidak akan berarti jika kita tidak melakukan tindakan nyata. Semua rasa empati yang kita miliki harus tercermin dalam tindakan nyata yang penuh dengan belas kasih. 
 
Tindakan berempati berarti memahami perjuangan yang dihadapi oleh rekan kerja, bersedia untuk menawarkan bantuan atau menghargai perbedaan pendapat yang dimiliki orang lain. Empati juga dapat tercermin dalam tindakan saat kita mampu berdebat dengan cara yang sehat dan menemukan solusi terbaik. Berempati juga dapat dicerminkan dengan mempertimbangkan pendapat rekan kerja lain dan memberikan saran yang dapat membantu tim mencapai kesuksesan. 
 
Orang lain mungkin tidak akan dapat mengingat tindakan yang kita buat, tetapi mereka akan mengingat bagaimana kita membentuk perasaan mereka. Dengan memiliki empati, kita dapat memastikan bahwa tindakan yang dilakukan dapat menciptakan perasaan positif yang akan diingat dalam jangka panjang. Dengan begitu, kita akan mampu membangun hubungan positif dan menghasilkan hal yang positif juga. Tentu saja, ini akan berdampak baik bagi organisasi dan diri kita sendiri.
 
Jadi, siapapun dan apapun posisi kita cobalah untuk selalu memiliki empati dan menunjukkannya dalam tindakan nyata. Kita harus memiliki empati saat menyampaikan ide yang dimiliki atau saat bekerja sama dengan tim. Dengan begitu, kita akan mampu bekerjasama dengan baik dan mencapai tujuan yang dimiliki. Hasil lainnya? Kita akan dipandang sebagai orang yang memiliki nilai. Kita juga akan memiliki pola pikir yang lebih luas yang dapat membantu mencapai tujuan pribadi. Yuk, mulai sekarang, kita melatih diri untuk berempati dan mewujudkannya dalam tindakan nyata.


emphathy Anda dalam menemukan ide bisnis


Misman /41119110186
@R06-MISMAN
Gunakan Emhatize Map





Apa itu Emphathy Maps? Emphathy Maps adalah alat sederhana yang dikembangkan oleh Nielsen Group untuk memetakan kondisi pengguna.

Keterangan

Kuadran Says: Apa yang pengguna katakan dengan suara jelas dalam sesi wawancara atau studi kegunaan.

Semisal,

“ Saya ingin proses yang tidak berbeli-belit.”

Kuadran Feels: Keadaan emosional pengguna yang biasa diwujudkan sebagai kata sifat dan kalimat pendek. Tanyakan pada diri Anda: apa yang membuat pengguna khawatir? Yang membuat mereka bersemangat?

Kuadran Thinks: Menangkap apa yang dipikirkan pengguna sepanjang pengalaman. Tanyakan kepada diri sendiri (hasil kualitatif yang dikumpulkan), apa yang memenuhi pikiran pengguna? Apa yang penting bagi pengguna? Berikan perhatian khusus pada apa yang dipikirkan pengguna, namun mereka tidak mau menyuarakan.

Coba pahami mengapa mereka enggan berbagi –apakah mereka tidak yakin, sadar diri atau takut mengatakan sesuatu kepada orang lain.

Semisal,

“Ini benar-benar membosankan”.

Kuadran Apakah (Does): Menyertakan tindakan yang dilakukan pengguna. Dari penelitian, apa yang dilakukan pengguna secara fisik? Bagaimana cara pengguna melakukannya?

Semisal,

“Melewati satu pintu ke pintu yang lain meskipun antrian panjang”

“Cek pembanding menggunakan google”

Kuadran terasa (feels): Keadaan emosi pengguna. Biasanya dipresentasikan sebagai kata sifat, kalimat pendek.

Tanyakan pada diri Anda: apa yang membuat pengguna khawatir? Apa yang membuat pengguna bersemangat?

Semisal,

“Antrian terlalu panjang”

“Website lama loadingnya”

Jika Anda tidak memiliki data apapun yang akan dimasukan ke dalam kuadran di atas, maka Anda memerlukan lebih banyak riset lagi sebelum melanjutkan dalam proses desain.

Pemetaan empati merupakan bagian dari metodoloi penelitian kualitatif yang dapat membantu para pekerja UX. Peta empati bisa menangkap satu pengguna tertentu atau mencerminkan kumpulan beberapa pengguna.

Peta empati ganungan mewakili segmen pengguna (bukan satu pengguna tertentu). Dibuat dengan menggabungkan beberapa peta empati individu ke dalam satu segmen.

Peta empati bisa menjadi salah satu cara untuk memvisualisasikan apa yang kita ketahui tentang persona dengan cara terorganisir dan empati. Namun peta empati bukan penganti personas.

Langkah-langkah Membangun Peta Empati

Sarah Gibbons dari Nielsen Norman Groub menjelaskan langkah-langkah dalam membangun Peta empati.

#1. Tentukan ruang lingkup dan tujuan

Peta pengguna atau persona apa yang akan Anda petakan? Apakah Anda akan memetakan persona atau pengguna individu? Jika memiliki beberapa karakter, harus ada peta empati untuk masing-masing.

Dalam memetakan individu apakah tujuan Anda untuk menyelaraskan tim pada pengguna Anda?jika ya, pastikan semua orang hadir selama kegiatan pemetaan empati.

Apakah tujuannya untuk menganalisis transkrip wawancara? Jika demikian, tetapkan ruang lingkup dan timebox agar Anda bisa memastikan mempunyai waktu untuk memetakan beberapa wawancara pengguna.

#2. Kumpulkan Bahan

Anda harus menentukan media yang Anda gunakan untuk membuat peta empati. Jika bekerja dengan seluruh tim, maka miliki papan tulis besar, catatan tempat, dan spidol. Jika pemetaannya empati saja, buat sistem yang cocok dan mudah dibagikan dengan anggota tim yang lain.

#3. Kumpulkan Penelitian

Kumpulkan penelitian yang akan And agunakan untuk mengisi peta empati. Pemetaan empati bagian dari metode kualitatif yang bisa didapat menggunakan metode wawancara, studi lapangan, studi diary, sesi mendengarkan, atau survei kualitatif.

#4. Catatan tempel untuk setiap kuadran

Setelah Anda memiliki input penelitian, Anda dapat melanjutkan ke pemetaan sebagai tim. Semua orang harus membaca penelitian secara individual, setiap anggota juga mencerna data. Mereka dapat mengisi catatan tempel yang sejajar dengan empat kuadran. Selanjutnya dapat menambahkan catatan mereka di peta papan tulis.

#5. Berkumpul ke klaster dan mensintesis

Tim bergerak melalui perekat di papan secara kolaboratif dan mengelompokkan not-not yang serupa yang dimiliki kuadran yang sama.

Beri nama kelompok Anda dengan tema yang mewakili setiap kelompok. Aktivitas pengelompokam memfasilitasi diskusi dan penyelarasan. Tujuannya adalah untuk mencapai pemahaman bersama tentang pengguna Anda oleh semua anggota tim.

#6. Kebijakan dan Rencana

Jika memerlukan lebih detil atau kebutuhan unik, sesuaikan peta dengan memasukan kuadran tambahan, seperti sasaran. Pastikan memasukan pengguna, pertanyaan luar biasa, tanggal dan nomor versi. Rencanakan untuk kembali ke peta empati saat lebih banyak penelitian dikumpulkan.

Metode mengumpulkan data

Anda bisa menggunakan cara Ask What-How-Why, Peta Empati (yang sudah saya bahas di atas), menggunakan kamera, studi video berbasis pengguna, foto personal, video jurnal, wawancara, bodystorming.

Khusus terkait bodystorming. Bodystorming adalah tindakan fisik mencoba menyelami situasi yang dirasakan oleh pengguna di lingkungannya. Lingkungan harus dimodifikasi sedemikian rupa dan akurat yang dapat menggambarkan lingkungan pengguna.

Mengapa Harus Empati?

Salah satu parameter keberhasilan sebuah produk layanan jika keduanya bisa menunjukkan tiga parameter utama kesuksesan, yakni keduanya memiliki: desirability (terkait manusia/pengguna), feasibility (media/teknologi/metode), dan viability (bisnis/layanan).

Tim harus sepenuhnya dapat memahami dan merancang produk atau layanan yang diinginkan ketika kebutuhan, pengalaman, keinginan, dan preferensi orang dapat dipahami dengan baik. Empati adalah komponen penting dari setiap solusi. Jika kita mengabaikan itu semua, kita akan membuat produk yang diabaikan oleh pasar alias gagal.


"Emphathy Dalam Ide Bisnis"



Oleh :
Dendi Anggara @R19-DENDI
41618110041

Sepeti yang kita tahu bahwa emapati adalah kemampuan kita dalam memposisikan diri pada perspektif orang lain. Jika kita kaitkan hal ini pada sebuah bisnis atau ide bisnis. Maka akan jelas sekali untuk menemukan sebuah ide yang nantinya akan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan adalah dengan melihat dari sudut pandang konsumen. Kita harus jeli melihat dan merasakan apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh konsumen kita dewasa ini. Untuk melihat semua itu hal yang tentunya penting untuk kita lakukan adalah salah satu bagian terpenting dari Emphaty yaitu Observasi (mengamati).
Mengapa bagian ini penting, karena seperti yang kita tahu. Steve Jobs membesarkan Apel yang sekarang ada di hampir seluruh masyarakat dunia salah satu nya dengan mengamati apa kebutuhan masyarakan hari demi hari yang harus menjadi fundamental atau kebutuhan primer mereka selain makan dan minum. Dan dengan teliti mengamati kondisi masyarakat atau konsumen tersebut mereka pun terus berinovasi sehingga produk mereka selalu dinanti – nanti. Dan lihat hasilnya saat ini, terkadang sederhana itu lebih susah daripada rumit. Bahkan Steve Jobs pun harus bekerja lebih keras untuk bisa berpikir optimal dan membuat produk Apple yang dikenal canggih menjadi lebih sederhana. Ia memikirkan cara mengoperasikan yang lebih gampang (sederhana) sehingga para konsumen bisa langsung memikirkan apa yang akan mereka lakukan ketika memiliki produk Apple. Terbukti, belakangan ini produk Apple lebih simpel dan memahami kebutuhan para konsumen.
Setelah itu semua, bagian selanjutnya adalah dengan terlibat langsung terhadap produk yang kita bangun sehingga dalam proses menyakinkan konsumen nantinya, kita akan membuat mereka merasakan pula apa yang kita rasakan pada produk tersebut. Dengan menjadikan bahwa ide bisnis tidak lah hanya sekedar ide semata tp dalam proses dari mulai mengetahui apa yang masyarakat atau konsumen butuhkan, kita pun menyajikan sesuatu yang kita sendiri merasakan bahwa produk tersebut memang dibutuhkan. Intinya, menempatkan kecintaan terhadap bisnis tersebut telah membuat kita mampu memeperlakukan  konsumen dengan pelayanan terbaik yang kita lakukan.
Seringkali para pebisnis lebih memprioritaskan kuantitas demi mendapatkan penjualan yang tinggi. Namun dengan cara berpikir seperti ini, barang yang dihasilkan bisa saja memiliki kualitas yang kurang. Jadi, kita harus merasakan sendiri bahwa konsumen benar – benar puas dengan apa yang kita hasilkan. Dengan meresakan seperti itu maka tentu dengan sendirinya kita akan membuat sesuatu tentu mengutamakan kualitas terbaik. Sederhananya, jika kita sendiri merasakan kurang puas, apalagi konsumen yang telah mengeluarkan uang mereka untuk memberi produk kita. Hal ini benar – benar harus kita tekankan. Kita harus bisa merasakan apa yang konsumen rasakan. Dan itu haruslah sebuah kepuasan.
Hal itu semua adalah menempatkan emphaty terhadapa sebuah bisnis yang akan kita jalankan. Namun, semua ide akan tetap menjadi ide jika kita tidak mampu atau tidak percaya diri dalam menjalankannya. Ide yang matang dengan langkah – langkah tersebut tentulah harus di realisasikan. Dan merealisasikan suatu ide bisnis adalah dengan percaya diri. Jika semua data observasi telah matang. Jangan lah ragu untuk bertindak. Hanya orang yang tidak mencobalah orang gagal sesungguhnya. Dan jika kita telah mencoba namun tidak sesuai dengan ekspetasi, maka rasakan lah rancangan untuk menyelami setiap masalah – masalah dalam observasi yang mungkin terlewatakan. Begitulah ciri orang sukses sesungguhnya. Mecoba adalah langkah untuk sukses!

Empathy (Design Think)

Jika konstruksi ada dalam darah Anda dan Anda pikir Anda akan menikmati membuat impian renovasi rumah klien menjadi kenyataan mengapa tidak mengubahnya menjadi bisnis?
Tanyakan kepada hampir semua orang yang membutuhkan perbaikan atau renovasi yang dilakukan di rumah (atau bisnis) mereka – kontraktor renovasi sulit ditemukan dan yang baik selalu sibuk. Renovasi rumah adalah salah satu bisnis yang sepertinya selalu berhasil, bahkan di masa ekonomi yang tidak pasti.
Statistik menunjukkan bahwa rata-rata pemilik rumah di AS menghabiskan sekitar $ 3.000 per tahun untuk perbaikan rumah – menghasilkan banyak bisnis untuk tukang kayu, pelukis, tukang listrik, tukang pipa, drywall, roofers, tilers, dan pedagang lainnya.

Bisnis renovasi rumah cocok untuk individu wiraswasta karena sejumlah alasan:

  • Sebagian besar renovasi dilakukan berdasarkan kontrak
  • Investasi modal awal untuk alat dan mesin biasanya jauh lebih sedikit daripada yang dibutuhkan untuk konstruksi baru
  • Tempat bisnis tidak diperlukan karena pekerjaan dilakukan di lokasi pelanggan, membuat renovasi menjadi bisnis berbasis rumahan yang sempurna
Kontraktor renovasi menyediakan layanan dalam sejumlah cara berbeda:
  • Sebagai individu, di mana kontraktor melakukan sebagian besar atau semua pekerjaan itu sendiri
  • Sebagai kontraktor umum, yang mempekerjakan dan mengawasi karyawan atau subkontraktor yang melakukan pekerjaan
  • Sebagai spesialis di area tertentu, seperti renovasi kamar mandi atau dapur, atau ceruk seperti memulihkan struktur bersejarah, meningkatkan efisiensi energi, atau instalasi tenaga matahari
Untuk menjadi kontraktor renovasi dan jasa bangun bangunan yang berhasil, Anda harus memiliki:
  • Pengalaman yang luas dalam konstruksi bangunan, dengan keahlian langsung dalam setidaknya satu dari perdagangan dan pengetahuan yang lain
  • Kontak yang baik dalam industri, jadi jika diperlukan Anda dapat menghubungi sub-kontraktor untuk melakukan pekerjaan khusus secara tepat waktu (seperti arsitek, insinyur struktural, tukang listrik berlisensi, tukang ledeng, penggiling, dll.)
  • Pengetahuan terkini tentang kode bangunan setempat dan peraturan keselamatan
  • Perizinan dan sertifikasi jika diperlukan di wilayah hukum Anda. Di A.S., Asosiasi Nasional Industri Remodeling menawarkan berbagai tingkat sertifikasi untuk remodeller.
  • Keahlian berorganisasi yang baik
Baiklah… untuk sementara semaur kasih 5 daftar dulu, ini kemungkinan akan menambah pertimbangan anda untuk memulai bisnis anda sendiri. Jika anda besungguh-sungguh dalam mengerjakan apapu itu bidang pekerjaan anda, percayalah itu akan berhasil.
NAMA : FATHIMAH AZZAHRA ALAYDRUS

NIM  : 41819010078

EMPATHY SAYA DALAM MENEMUKAN IDE BISNIS




Empati sangat penting dalam sebuah bisnis. Pebisnis perlu menyadarinya agar dapat membangun koneksi yang personal dengan pelanggan.
Saat pembisnis  berempati, pelanggan akan merasa bahwa kita peduli dan bersungguh-sungguh dalam melayani.  Akhirnya, pelanggan akan menjadi loyal terhadap bisnis kita.

7 Sikap Empati yang Harus Dimiliki Pemimpin Bisnis

1. Menjaga Sikap Yang Baik

Dalam menjalani bisnis yang saya bangun dengan kelompok saya, saya akan bersikap baik dengan pelanggan saya, karena menurut saya itu sangat berpengaruh terhadap kenyamanan kerja dan perasaan konsumen saya.

2. Hal Hal Di Luar Bisnis

Masalah yang membebani diluar urusan bisnis tidak akan saya bawa dalam bisnis ini, karena saya harus proesional urusan bisnis harus menjadi utama saat berkumpul dengan anggota kelompok bisnis saya. Karena orang lain bisa menganggap saya  tidak lagi memberikan perhatian penuh pada perusahaan.

3. Memperhatikan Kebutuhan Anggota Kelompok

Pemimpin yang berempati akan bersikap dinamis dan cepat menyesuaikan diri dengan keadaan, karena saya memperhatikan kebutuhan kelompok pembisnis saya. Karena saya tahu kebutuhan anggota kelompok saya juga akan berpengaruh pada usaha bisnis yang saya jalankan

4. Tenang Dalam Menghadapi Masalah

Empati membuat perasaan saya tetap tenang dan rasional saat sedang tertekan. Jika bisnis saya mengalami masalah, saya tetap bersikap dewasa dalam menyikapinya dan menenangkan anggota kelompok saya yang juga stres menghadapinya. Karena berlarut dalam kestresan hanya akan menimbulkan masalah bagi bisnis saya

5. Berani Menanggung Risiko Dalam Kelompok

Karena pemimpin yang memiliki sikap empati tidak akan egois. saya harus berani menanggung risiko yang terjadi di dalam kelompok bisnis saya. Karena saya menginginkan perubahan dalam bisnis saya, maka saya harus siap apabila perubahan tersebut tidak sejalan dengan yang saya dan kelompok saya inginkan.

6. Kesuksesan Adalah Milik Bersama

Pemimpin yang berempati tidak hanya mementingkan kesuksesan pribadi. Orientasi saya adalah kelompok bisnis saya, sehingga kesuksesan yang diraih harus dapat dirasakan oleh  semua kelompok bisnis saya.

7. Mengerti Perasaan Kelompok Bisnis

Pemimpin yang memiliki empati harus bisa mengenali perasaan diri sendiri dan juga perasaan kelompok bisnis nya. Saya harus tahu apakah kelompok bisnis saya lagi merasakan kesedihan atau kesenangan, apabila kesedihan maka saya harus menghiburnya.

Saya Juga Memiliki Beberapa Tips Dalam Meningkatkan Kepuasan Bisnis Yang Saya Jalankan Ini :

1. Saya Selalu Memprioritaskan Pelayanan Berdasarkan Kepentingan

Saya mengetahui tidak semua percakapan dengan customer saya penting, jadi saya memutuskan pelayanan yang mendesak terlebih dahulu agar lebih bermanfaat dan pekerjaan lebih efisien

2. Menyelesaikan Akar Masalah Di Bisnis Saya

Tidak dapat dipungkiri semua bisnis pasti mempunyai masalah walaupun kita sudah memberikan usaha yang semaksimal mungkin. Disini saya selalu menyelesaikan masalah sampai ke akar akarnya supaya masalah tersebut tidak timbul lagi

3. Meminta Maaf Apabila Melakukan Kesalahan

Saya harus segera meminta maaf serta harus mencari solusi apabila terjadi complain agar masalah tersebut dapat segera terselesaikan.


4. Mempunyai  Pendirian
Seorang pemimpin bisnis harus mempunyai pendirian yang tidak mudah goyah, agar tidak membingungkan serta mengarahkan ke solusi yang terbaik. Hal ini lebih efektif dalam menuntaskan permasalahan.

Empati Dalam Berbisnis

Nama : Muhammad Rasyid Wahyu Pratama
NIM : 41319010014

Empati sangat penting dalam customer service atau layanan pelanggan. Pebisnis online perlu menyadarinya agar kita dapat membangun koneksi yang personal dengan pelanggan.
Saat kita menunjukkan empati, pelanggan bisnis online akan merasa bahwa kita peduli dan bersungguh-sungguh dalam melayani. Akhirnya, pelanggan akan menjadi loyal terhadap bisnis online kita.
Dalam mempelajari empati, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar customer service dapat berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan. Diantaranya adalah :

- Prioritaskan Pelayanan Berdasarkan Kepentingan
Tidak semua percakapan yang masuk itu penting dan mendesak. Kita harus tahu apa yang harus kita balas segera, sehingga pelayanan lebih bermanfaat dan pekerjaaan customer service jadi lebih efisien.
Jika ada yang bertanya hal-hal umum, kita bisa langsung memberikan link halaman FAQ di website toko online kita yang sudah berisi penjelasannya. Sehingga kita tak perlu lagi menulis ulang penjelasan secara detail untuk hal-hal sepele.
- Selesaikan Akar Masalah di Bisnis Kita
Kita tidak bisa menjamin bisnis kita tak ada masalah, sekalipun kita selalu memberikan yang terbaik. Ada kalanya, kita akan menghadapi komplain dari pelanggan yang merasa dirugikan.
Saat kita mengalaminya, komunikasi menjadi sangat penting untuk melacak akar permasalahan. Lakukan percakapan dengan sikap yang empatis agar kita dapat memahami masalah yang sebenarnya apa, dan bisa mencari solusinya. Terutama jika selama ini kita sering menerima keluhan yang sama berulang kali pada suatu hal, maka berarti ada akar masalah pada hal tersebut. Kita harus segera mengatasinya agar tidak ada keluhan yang sama dari pelanggan lainnya.
- Meminta Maaf pada Pelanggan
Kita harus segera meminta maaf dengan tulus setelah menerima komplain. Hal simpel yang menandakan bahwa kita berempati dan ingin membantu pelanggan memecahkan masalahnya.
Namun, minta maaf saja tak cukup. Kita harus mencarikan solusi yang terbaik untuk pelanggan. Bereskan masalah yang ada, karena pelanggan menantikan solusi yang nyata untuk masalah mereka.
- Segera Cari Solusi Terbaik
Sebelum kita mencari solusi, kita perlu mengidentifikasi masalah dari sudut pandang pelanggan. Kita perlu mencari tahu masalah yang sebenarnya terjadi. Setelah itu, kita dapat menemukan solusi yang tepat.
Namun, ada masalah yang butuh waktu untuk ditangani. Jadi kita perlu memberikan kabar perkembangan atas masalah tersebut kepada pelanggan. Ini akan membuatnya merasa lebih memaklumi dan tidak mencurigai kita.
Hingga pada saat solusi itu sudah ada, segera hubungi pelanggan untuk menawarkan solusi tersebut. Dan pastikan ada hasil kesepakatan yang terbaik agar pelanggan tidak lagi kecewa.
- Bersikap Empati Tapi Punya Pendirian
Kamu memang harus berempati, tapi kita juga harus berpendirian. Kita harus bisa “mengontrol” pelanggan saat memberikan solusinya. Maksudnya, kita tidak banyak memberikan pilihan solusi yang membingungkan, tapi langsung mengarahkan pelanggan pada sebuah solusi yang terbaik. Hal ini lebih efektif untuk menuntaskan permasalahan dengan cepat.
Selain itu, kita perlu mengingat bahwa empati terkadang tidak memuaskan pelanggan sepenuhnya. Namun, setidaknya kita telah berusaha menjalankan peran customer service yang terbaik. Percayalah, pelanggan akan lebih menghargai pelayanan yang diberikan, karena kesungguhan kita dalam melayani mereka.

- Tenang dalam Menghadapi Masalah
Empati membuat kita tetap tenang dan rasional saat sedang tertekan. Jika bisnis kita mengalami masalah, kita harus bersikap dewasa dalam menyikapinya. Kita pun harus yakin bahwa solusi pasti bisa ditemukan dan menghindari kekhawatiran yang tidak perlu, karena rasa kekhawatiran tersebut tidak akan membuat solusi datang lebih cepat.








EMPATI DALAM BISNIS


Aditya Bagus sixtyanto (46119110136)
@R39-ADITYA







PENGERTIAN EMPATI
Untuk bisa membahas empati lebih jauh, kita harus mengetahui arti kata empati terlebih dahulu. Empati berasal dari Bahasa Yunani empátheia yang memiliki arti ketertarikan fisik. Empati adalah sikap yang kompleks karena empati merupakan kemampuan manusia untuk merasakan keadaan emosional orang lain.
Secara umum, arti kata empati dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk memahami orang lain dengan memposisikan diri sebagai orang lain tersebut. Dengan kata lain, empati berarti kemampuan manusia untuk bisa merespon keinginan orang lain yang tidak terucap secara lisan. Arti kata empati ini berbeda dengan pengertian simpati. Jika simpati lebih menitik beratkan pada perilaku yang “menurut kita baik”, maka empati adalah sikap yang “orang lain ingin kita lakukan”. Perbedaan arti antara empati dan simpati ini juga akan memengaruhi perbedaan tindakan yang akan kita ambil. Jika simpati biasanya hanya berhenti pada rasa iba, maka empati akan berlanjut pada tindakan membantu.
Selain pengertian secara umum, beberapa ahli juga memiliki definisi tersendiri untuk terminologi empati. Empati menurut para ahli tentunya memiliki arti yang berbeda-beda, meskipun begitu semua definisi tersebut mengerucut pada satu pemikiran besar yang sama.
Kohut mendefinisikan empati sebagai suatu proses di mana seseorang berpikir mengenai kondisi orang lain yang seakan-akan dia berada pada posisi orang lain itu. Kohut juga melakukan penguatan atas definisinya tersebut dengan mengatakan bahwa empati adalah kemampuan berpikir objektif tentang kehidupan terdalam dari orang lain.


Sementara itu, Carl Rogers menawarkan dua konsepsi mengenai arti kata empati. Pertama, Rogers mendefinisikan empati sebagai kemampuan untuk melihat kerangka berpikir internal orang lain secara akurat. Kedua, dalam memahami orang lain tersebut individu seolah-olah masuk dalam diri orang laun sehingga bisa merasakan dan mengalami sebagaimana yang dirasakan dan dialami oleh orang lain, namun tanpa kehilangan identitas dirinya sendiri. Kedua definisi Rogers merupakan pemikiran yang sangat penting karena mengandung pengertian meskipun individu menempatkan dirinya pada posisi orang lain, namun ia harus tetap melakukan kontrol diri atas situasi yang ada, tidak dibuat-buat dan tidak hanyut dalam situasi orang lain.

ASPEK EMPATI
Sebagai sebuah sikap yang kompleks, proses pembentukan empati melewati berbagai aspek yang akan berbeda pada tiap individu. Setidaknya terdapat dua aspek yang berpengaruh pada proses penciptaan empati. Kedua aspek tersebut adalah empati kognitif dan empati afektif.

a)      Empati Kognitif
Empati kognitif merupakan sikap empati yang muncul atas dasar pemikiran seseorang. Seorang individu biasanya mempelajari sebuah pola yang terjadi ketika orang lain merasa sedih, senang, ataupun marah melalui reaksi yang ditunjukkan melalui ekspresi dan body language

b)      Empati Afektif
Empati afektif merupakan sikap empati yang muncul atas dasar emosi atau perasaan seseorang. Empati afektif dapat terjadi secara langsung maupun didapatkan sebagai hasil dari empati kognitif. Sebagai hasil dari empati kognitif, empati afektif muncul sebagai respon yang lebih mendalam. Sementara itu, empati afektif juga dapat muncul secara langsung melalui penularan emosi. Penularan emosi ini dapat terjadi melalu verbal (kata-kata), pra-verbal, dan isyarat non verbal. Meskipun begitu, empati afektif memiliki proses yang jauh lebih rumit. Hal-hal dalam diri seorang individu seperti sifat sombong dan cuek dapat menghalangi munculnya empati afektif meskipun ia dapat mengetahui apa yang dirasakan oleh orang lain melalui kemampuan kognitifnya.



 CARA MEMBANGUN EMPATI

1.     Belajar mendengarkan orang lain
2.     Bersikap membuka diri
3.     Berikan afeksi secara fisik
4.     Fokuskan perhatian pada kondisi di sekitar Anda
5.     Jangan menilai
6.     Berikan bantuan

Cara Membangun Empati Kepada Orang Asing
1.     Tumbuhkan rasa ingin tahu kepada orang yang belum Anda kenal
2.     Jadilah sukarelawan
3.     Tantanglah prasangka Anda sendiri
4.     Gunakan imajinasi
5.     Praktekkan berempati dengan mengalami sendiri

Mind mapping ide bisnis



Kode pebisnis : @R35-CHAIRRUNNISSA

Disusun oleh : Chairrunnissa rahmatussadiah

NIM : 44219110197

Jurusan : Public Relations


Tugas 3 = buatlah ide bisnis

                 
                 Ide bisnis jahit dan butik

Perkenalkan nama saya chairrunnissa rahmatussadiah , mahasiswi public relations semester 2 . Saya dan teman bisnis saya baru saja memulai terjun ke dunia bisnis. kami memiliki Ide untuk memulai bisnis pada bidang fashion.

Sandang, pangan, papan merupakan kebutuhan pokok untuk memenuhi kehidupan . Sandang berarti pakaian yang merupakan kebutuhan pokok . Saat ini pakaian telah berkembang pesat hingga menciptakan model yang bervariasi. Besarnya minat konsumen terhadap pakaian membuat peluang usaha semakin besar. Trend model pakaian berubah pesat menyebabkan derasnya arus bisnis pakaian.

Selain itu salah satu bisnis pakaian yang di minati konsumen adalah bisnis jasa menjahit . Banyak konsumen yang menginginkan model baju dan ukuran yang pas dan sesuai dengan ekspetasinya . Dengan bisnis jasa menjahit memudahkan konsumen untuk mewujudkan ekspetasi baju yang akan mereka buat . Oleh karena itu bisnis menjahit sangat menjanjikan.

Konsumen dari sekolah jahit atau jasa jahit butik berbagai macam kalangan yaitu bisa pelajar , remaja , dan orang tua. Banyak yang membuka jahitan dimulai dari usaha jahit rumahan sampai desainer ternama

Info product kami
Biaya tarif pembuatan baju , dimulai dari bahan dan tingkat kesulitan membuat baju tersebut . Untuk meningkatkan kualitas product maka yang akan menjahit merupakan lulusan sekolah jahit ternama dan berkualitas .

Strategi pemasaran yang kami pakai
Mendapatkan izin usaha resmi dari pemerintah , bekerja sama dengan pemerintah daerah , penjahit merupakan lulusan sekolah design ternama , mempromosikan di sosial media dan artis yang mempunyai ketertarikan dibidang menjahit .

Bersaing dengan pengusaha jahit lainnya
Meningkatkan kualitas product dan kepercayaan konsumen, menjaga integritas usaha kami , berinovasi membuat design baju yang berbeda dari yang lain, menyediakan bahan" jahit yang terbaik agar hasilnya maksimal.

Modal yang di perlukan untuk memulai usaha jasa jahit
Membuat proposal usaha dan mengirimkan kepada perusahaan yang bisa diajak menjadi bisnis butik / sekolah jahit . Mempunyai keinginan yang kuat dan perencanaan yang matang .
Design thinking pada awalnya diterapkan bagi mereka yang bekerja sebagai designer ketika mencari solusi dari masalah dengan menekankan pendekatan dari sisi user.

Dian Kartika 41819010099
@Q27-DIAN


Seiring berkembangnya waktu, pemikiran design thinking ternyata bisa juga digunakan pada bidang lain seperti bisnis dan teknik. Bila kamu ingin tahu lebih jauh tentang design thinking, coba simak ulasan selengkapnya di sini.

Pengertian design thinking
Design thinking adalah proses memecahkan masalah menggunakan pendekatan solusi praktis dan kreatif yakni dengan menekankan pendekatan dari sisi user.
Melalui proses design thinking ini, diharapkan kamu dapat memecahkan masalah, menciptakan produk atau aplikasi solutif yang efektif dengan memahami kebutuhan pengguna terlebih dahulu.

Proses design thingking
Ada berbagai macam proses yang harus dilalui dalam proses design thinking ini. Setidaknya ada sekitar 5 proses design thinking yang harus kamu lalui, yaitu.

Empati
Untuk bisa memberikan solusi terbaik bagi suatu produk, tahap awal yang harus dilalui dalam pola pikir design thinking adalah menanamkan rasa empati.
Melalui rasa empati ini kamu bisa memahami kebutuhan, tujuan dan keinginan pengguna.
Biasanya dalam tahap ini kamu harus mampu menahan asumsimu terkait keinginan pengguna.
Sebaliknya, yang perlu dilakukan adalah melakukan riset untuk mengumpulkan wawasan tentang pengguna dengan melihat dari sisi psikologis dan emosionalnya.


Define
Tahap lanjutan dari proses berpikir design thinking adalah define atau menjelaskan masalah tersebut. Di fase ini kamu mulai mengetahui apa yang menjadi hambatan bagi user dari hasil pengamatan yang kamu dapatkan dari tahap empati tadi.
Nah, diharapkan di akhir fase ini kamu bisa menggambarkan sebuah ide berdasarkan pandangan user tersebut melalui produk atau aplikasi yang akan kamu buat. Adapun bentuk tahapannya bisa saja dengan menuliskan kebutuhan user dan menggunakan pengetahuan mengenai kondisi yang terjadi.

Ideate
Sebelumnya kamu sudah memahami pengguna dan kebutuhan mereka lewat tahap empati. Kamu pun sudah menganalisis pengamatanmu di tahap define. Nah, di tahapan ini kamu dan tim dapat mulai berpikir out of the box untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi user.
Ada berbagai macam teknik menggali ide yang bisa digunakan seperti brainstorm, brain white, scamper, mind mapping hingga worst possible idea.
Setelah memilih salah satu teknik dari pemikiran di atas biasanya di akhir fase, kamu dan tim pada akhirnya hanya akan memilih beberapa ide saja untuk diaplikasikan.

Prototipe
Langkah ini menjadi sesuatu yang penting karena kamu akan mencoba mengubah ide yang didapatkan dari tim tadi menjadi tiruan produk nyata atau produk uji coba.
Di tahap prototipe ini tim akan fokus pada kendala dan kekurangan prototiype tersebut. Prototipe ini juga akan terus ditingkatkan, dirancang, diperbaiki sehingga mendekati hasil dari produk yang diinginkan.

Tes
Tahapan dalam proses design thinking selanjutnya adalah kamu dan tim akan menguji prototipe langsung kepada pengguna.

Di tahap ini kamu akan melihat bagaimana user berinteraksi dengan prototipe dan mengumpulkan umpan balik berupa pengalaman mereka menggunakan prototipe tersebut.
Dengan mengujinya kepada user, kamu bisa tahu terlebih dahulu kekurangan dari produkmu tersebut, sebelum mulai menjualnya ke pasaran.
Ini adalah tahapan terakhir dari proses design thinking. Namun dalam praktiknya kelima tahapan dalam proses berpikir design thinking ini akan terus berulang.
Pasalnya, hasil dari fase pengujian ini bisa digunakan untuk mendefinisikan masalah-masalah lainnya yang dihadapi pengguna.

Senin, Maret 30

NAMA: CORRY CORIAH HAERUDIN
NIM: 41819010081 (Kuis 4)
kode pembisnis @Q26-CORRY


                       


Empathy (Design Think)

Emphaty (Design think) adalah metode yang membantu cara berpikir untuk berpusat pada manusia untuk menciptakan inovasi yang menarik . Dengan adanya design think dalam menciptakan inovasi yang menarik sehingga kita mampu mengembangkannya melalui teknologi saat ini. Ada tiga hal penting dalam design think ini yaitu Desirable, Viable, Feasible. Desire merupakan design thinking yang memikirkan apa yang diinginkan oleh manusia untuk kebutuhan dalam mencari jawaban dari masalah , sedangkan Viable solusi yang menjawab dari permasalahan dan Feasible adalah teknologi yang memadai untuk merealisasikan setelah menemukan solusi dari permasalahan. Design think atau biasa disebut dengan empati juga memiliki kemampuan dalam memahami dan berbagi perasaan yang dimiliki orang lain. Sehingga Empati membuat kita mampu untuk memahami perbedaan yang ada dan melihat sesuatu dari sudut pandang lain, bukan hanya sudut pandang kita sendiri. Dengan adanya empati dapat membantu kita untuk lebih terhubung dengan cara yang tepat dan dapat memperluas wilayah juga pola pikir yang yang dimiliki seseorang serta mampu untuk menguji ide-ide baru yang belum diketahui sebelumnya. Dengan adanya empati Inilah yang menjadi bagian dalam proses menciptakan inovasi dan membuat inovasi sangatlah penting bagi kemajuan karier terutama pada kemajuan bisnis. Sehingga Inovasi membuat kita terus bertumbuh dan mengalami peningkatan. Selain design think salah satu kunci bagi seorang entrepreneur ialah ketrampilan. Dengan bekal ketrampilan kita lebih bisa menumbuhkan ketrampilan tersebut untuk beradaptasi dengan membuat keputusan yang baik, dan mampu berkolaborasi secara efektif dan berkembang bagi sebuah bisnis yang akan kita bangun. Dengan kita memiliki kemampuan dalam bernisnis atau menciptakan ide jika suatu saat nanti bekerjasama dengan orang lain atau perusahaan lain kita sudah memiliki kemampuan yaitu ketrampilan dibidang bisnis sehingga dapat mencapai tujuan yang baik bagi sebuah bisnis yang dimiliki. Dan hasilnya akan dipandang sebagai orang yang memiliki nilai. Kita juga akan memiliki pola pikir yang lebih luas yang dapat membantu mencapai tujuan pribadi. Sehingga empati memang sangat penting bagi seseorang terutama dalam membangun ide bisnis. Agar mampu menciptakan produk dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan calon customer. Sehingga produk dan layanannya benar-benar bisa memuaskan dan meraih hati mereka. Jadi seorang entrepreneur yang memiliki empati, dia mampu berorientasi pada cara pandang customer, mampu sehati dengan customer, mau mendengar apa kebutuhan customer, mau mencari tahu apa yang berguna untuk customer, dan mau membantu memenuhi kebutuhan customerDengan memiliki empati berarti memiliki kepekaan yang tinggi dan cepat tanggap dalam melayani customer. Empati adalah intangible asset yang dapat memberikan benefit yang nilainya lebih tinggi dari pada sekadar nilai uang yang dibayarkan customer. Sehingga empati berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas dalam bisnis, khususnya dunia bisnis. Dan dibawah ini adalah gambaran dari bentuk empati yaitu meliputi thinking & feeling, Hear , See, Gains, Pains, Say & Do


Emphaty (Design Think)


NAMA: CORRY CORIAH HAERUDIN
NIM: 41819010081 (Kuis 4)

Empathy (Design Think)
Emphaty (Design think) adalah metode yang membantu cara berpikir untuk berpusat pada manusia untuk menciptakan inovasi yang menarik. Dengan adanya design think dalam menciptakan inovasi yang menarik sehingga kita mampu mengembangkannya melalui teknologi saat ini. Ada tiga hal penting dalam design think ini yaitu Desirable, Viable, Feasible. Desire merupakan design thinking yang memikirkan apa yang diinginkan oleh manusia untuk kebutuhan dalam mencari jawaban dari masalah , sedangkan Viable solusi yang menjawab dari permasalahan dan Feasible adalah teknologi yang memadai untuk merealisasikan setelah menemukan solusi dari permasalahan. Design think atau biasa disebut dengan empati juga memiliki kemampuan dalam memahami dan berbagi perasaan yang dimiliki orang lain. Sehingga Empati membuat kita mampu untuk memahami perbedaan yang ada dan melihat sesuatu dari sudut pandang lain, bukan hanya sudut pandang kita sendiri. Dengan adanya empati dapat membantu kita untuk lebih terhubung dengan cara yang tepat dan dapat memperluas wilayah juga pola pikir yang yang dimiliki seseorang serta mampu untuk menguji ide-ide baru yang belum diketahui sebelumnya. Dengan adanya empati Inilah yang menjadi bagian dalam proses menciptakan inovasi dan membuat inovasi sangatlah penting bagi kemajuan karier terutama pada kemajuan bisnis. Sehingga Inovasi membuat kita terus bertumbuh dan mengalami peningkatan. Selain design think salah satu kunci bagi seorang entrepreneur ialah ketrampilan. Dengan bekal ketrampilan kita lebih bisa menumbuhkan ketrampilan tersebut untuk beradaptasi dengan membuat keputusan yang baik, dan mampu berkolaborasi secara efektif dan berkembang bagi sebuah bisnis yang akan kita bangun. Dengan kita memiliki kemampuan dalam bernisnis atau menciptakan ide jika suatu saat nanti bekerjasama dengan orang lain atau perusahaan lain kita sudah memiliki kemampuan yaitu ketrampilan dibidang bisnis sehingga dapat mencapai tujuan yang baik bagi sebuah bisnis yang dimiliki. Dan hasilnya akan dipandang sebagai orang yang memiliki nilai. Kita juga akan memiliki pola pikir yang lebih luas yang dapat membantu mencapai tujuan pribadi. Sehingga empati memang sangat penting bagi seseorang terutama dalam membangun ide bisnis. Agar mampu menciptakan produk dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan calon customer. Sehingga produk dan layanannya benar-benar bisa memuaskan dan meraih hati mereka. Jadi seorang entrepreneur yang memiliki empati, dia mampu berorientasi pada cara pandang customer, mampu sehati dengan customer, mau mendengar apa kebutuhan customer, mau mencari tahu apa yang berguna untuk customer, dan mau membantu memenuhi kebutuhan customer. Dengan memiliki empati berarti memiliki kepekaan yang tinggi dan cepat tanggap dalam melayani customer. Empati adalah intangible asset yang dapat memberikan benefit yang nilainya lebih tinggi dari pada sekadar nilai uang yang dibayarkan customer. Sehingga empati berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas dalam bisnis, khususnya dunia bisnis. Dan dibawah ini adalah gambaran dari bentuk empati yaitu meliputi thinking & feeling, Hear , See, Gains, Pains, Say & Do.


Penjelasan mengenai Emphaty mapping
Thinking & Feeling (berpikir dan merasakan) Apa yang dipikirkan dan dirasakan pelanggan yang mungkin tidak pasti tentang hasil atau nilai keberhasilan perusahaan.
Hear (mendengar) Apa yang ingin didengar oleh pelanggan pendapat rekan kerja.
See (melihat) Keinginan untuk melihat pemecahan masalah dan belajar terus menerus.
Gains (keuntungan) apa yang pelanggan Anda inginkan? mereka mungkin menginginkan peningkatan ROI atau keunggulan kompetitif sakit apa yang bisa menjadi penghalang? E. g lambatnya ketidakefisienan implementasi.
Say & Do (katakan lakukan)
Mencari persetujuan dari bos / rekan kerja? Berbagi pengalaman.

Itulah yang dimaksud dengan empati mapping dimana empati ini sangat penting dalam menemukan sebuah ide bisnis perlu adanya kemampuan , ketrampilan seperti yang sudah dijelaskan diatas. Jadi sebagai seorang entrepreneur kita harus memiliki empati agar pada saat membangun bisnis mampu mendapat customer yang setia melayani dengan cara yang baik. Sehingga menjadi entrepreneur yang yang sesungguhnya dan berhasil dalam menemukan ide bisnis dan mampu menghadapi permasalahan yang dialami customer dengan menggunakan metode empati ini.