Sabtu, April 23

Menerapkan Sikap Mental Bisnis Orang Cina

            Orang Cina memiliki falsafah dan budaya tersendiri dalam berbisnis, seperti  jika ingin sukses orang Cina harus berdagang yang bekerja keras dan membuka peluang usaha  baru. Berdangan mereka jadikan hobi bukan untuk mengisi waktu luang. Ilmu dagang mereka diwariskan kepada anak cucu agar anak cucu mereka mengenal ilmu perdagangan. Keuntungan yang mereka peroleh tidak dibelanjakan melainkan digunakan untuk menambah modal dan melakukan investasi.  Mencari keuntungan jangka panjang, tidak sekedar mendapat untung cepat namun tidak langgeng. Orang Cina tidak mudah putus asa, apabila gagal mereka tidak berhenti melainkan itu menjadi pendorong mereka untuk bangkit dan mencapai keberhasilannya.
            Selain memiliki falsafah orang Cina juga memiliki budaya yang bisa kita pakai dalam membangun usaha yaitu mereka rela bangun pagi dan terus bekerja keras sampai malam hari untuk mencapai keberhasilan. Mereka selalu berpikir bahwa jika ingin berdagang tidak perlu memiliki ilmu dan teori yang rumit, yang penting menurut mereka orang yang ingin berdagang mau bekerja keras dan tekun. Mereka memiliki kesabaran dan ketabahan yang luar biasa dalam mencapai keberhasilannya. Mereka memiliki tujuan yang jelas sehingga usaha yang mereka tekuni bisa berjalan lama dan memiliki keuntungan.  Mereka memiliki prinsip siapa cepat dia dapat, yaitu kita harus jelih melihat peluang dan harus bisa berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar.
            Orang Cina memiliki sistem dan seni yaitu dengan memberikan potongan harga dan pelayanan yang istimewa terhadap pelanggan, dan respect dengan pekerja. Dan memiliki seni yang ramah terhadap pelanggan, dan juga mengutamakan win – win solution. Orang Cina memiliki etika dalam melakukan usaha seperti tidak melakukan cara – cara kotor untuk menjatuhkan orang lain.

            Orang Cina memiliki rahasia cara berbisnis untuk meraih kesuksesannya contohnya seperti, belajar berbisnis sejak kecil, orang Cina selalu melibatkan seluruh anggota keluarganya dalam menjalankan usahanya. Mereka juga selalu bijak mengelola uang , mereka selalu terlihat pelit padahal itulah cara mereka mengelola uang yang selalu hidup hemat dan sederhana. Mengeluarkan uang sebisa mungkin untuk kebutuhan yang memang penting, bukan sekedar untuk menutupi gengsi belaka. Banyak hal yang bisa kita ambil dari cara berbisnis orang Cina, sikap mental yang seperti itulah yang membuat kita dapat mencapai kesuksesan dan keberhasilan.


Sumber :
Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda"
http://carainvestasibisnis.com/cara-cepat-kaya-dan-rahasia-kesuksesan-orang-cina/

Jumat, April 22

Memilih usaha yang cocok

Oleh : Lauriyan Prima Sakti


      

       Memilih untuk menjadi wirausahan memang penuh dengan risiko yang dihadapi dan penuh dengan tantangan. Menjadi seorang wirausaha anda harus mampu mengenal diri anda sendiri seberapa mampu anda. Untuk memilih sebuah usaha yang cocok agar tidak di kerjakan secara setengah-setengah.

Kiat-kiat memilih usaha yang cocok adalah sebagai berikut :

  1. Nilai kemampuan pribadi
            Nilailah segala kemampuan yang ada pada diri anda seperti kekuatan , karakteristik , yang diperlukan untuk mencapai sebuah usaha. Dengan anda mengenal diri anda dengan baik , anda akan tau kelebihan-kelebihan apa yang anda miliki dan tidak lupa dengan kekurangan yang anda miliki.
  2.  Memperhatikan lokasi
         Lokasi yang strategis dalam membangun sebuah usaha sangatlah penting dan dengan memperhatikan lokasi seorang wirausahawan akan membuat suatu bisnis yang berbeda dengan bisnis yang berada di lokasi tersebut.
  3. Membuat Daftar Bidang usaha
             Membuat daftar bidang usaha anda akan memilih usaha yang cocok dengan kita dan sesuai dengan kemampuan anda  , dan terlebih lagi jenis usaha apa yang cocok dan berbeda di tempat lokasi yang akan dipilih.
  4.  Mempelajari bidang usaha yang dipilih
              Hal ini sangat penting dalam mendirikan sebuah usaha , dengan mempelajari sebuah bidang usaha yang akan anda pilih, anda akan lebih mampu untuk mengembangkan , membuat inovasi dan kreasi , dan mampu untuk bersaing karena sudah mengerti tentang apa usaha yang terlah didirikan.

         Dengan mengenal diri sendiri dalam melakukan sebuah bisnis memang sangat penting , mengenal diri sendiri akan memberikan sebuah peluang usaha yang menjanjikan , kenapa? Karena sebuah peluang usaha yang baik , membutuhkan sebuah kreativitas yang baik , kreativitas yang baik diperoleh dari mengenal diri sendiri anda dengan baik.

sumber :

Suharyadi, dkk. 2007. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Comtel Cell " Cara Menentukan / Memilih Jenis Usaha yag Tepat " http://comtelweb.blogspot.com/2014/04/cara-memilih-menentukan-jenis-usaha-secara-tepat.html

Du'a Muslim kid clothing

Assalamualaikum pak
ini websitenya, masih jauh dari sempurnya.
Maaf juga baru ngepost disini karena baru tau kalau harus di post disini :D

http://rendiecyber.wix.com/duamuslim


Materi Kuliah Umum Kewirausahaan, 15 April 2016

KIAT-KIAT MENJADI ENTEPRENEUR

Oleh : Nanda Maulida

 Di hari Jumat, tepatnya tanggal 15 April 2016. Saya mengikuti Kuliah Umum yang berkaitan dengan mata kuliah Kewirausahaan. Acara itu diisii oleh pembicara yang bernama Narga Shakri Habib. Ia adalah seorang dosen sekaligus seorang wirausahawan. Ia mempunyai restoran tempat makan di daerah Bintaro. Saat kuliah umum itu saya hanya mencerna kata-kata dari beliau yang menyatakan bahwa seseorang yang ingin menjalani suatu usaha itu harus melihat dari beberapa aspek. Aspek yang paling utama adalah kita mengetahui Target Sasaran kita. Ada beberapa Target yang harus kita pahami, yaitu 
1. Target Market atau Target Pasar. Dalam target market kita harus jelas kepada siapa produk atau jasa akan ditawarkan. 
2. Target Audience. Dalam Target Audience, kita harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh para konsumen, seperti "MENGAPA SAYA MEMAKAI PRODUK ANDA ?, APA KEUNTUNGAN SAYA MEMAKAI PRODUK ANDA? BERI SAYA SATU ALASAN ".

Menurut Bapak Narga, kita harus melakukan kiat-kiat sebagai berikut untuk membuka suatu usaha, yaitu :
1. Riset
2. Survey
3. Pelajari mereka
4. Kenali kebiasaan
5. Identify

Dalam sesi tanya jawab ada satu pesan penting dari Bapak Narga. Beliau memberi arahan kepada kita sebagai mahasiswa agar jangan menjadikan waktu yang sempit sebagai alasan dalam menghambat suatu usaha. Apabila kita bisa memanfaatkan waktu luang yang ada, maka semuanya akan berjalan dengan sendirinya, dan jangan pernah menjadikan waktu yang sempit itu sebagai penghalang dalam memulai usaha karena sejatinya seorang Enterpreneur itu mampu mencari peluang bisnis dalam kondisi apapun itu.

Referensi :
Narga Shakri Habib selaku pembicara dalam Kuliah Umum
Ryan Gondokusumo. 2013. 5 Langkah Menentukan Target Market Untuk Bisnis Kecil. http://blog.sribu.com/lima-langkah-menentukan-target-market-yang-sesuai-untuk-bisnis-kecil-anda/, 22 April 2016

 
  

Kamis, April 21

3 Hal yang Harus diperhatikan Saat Memilih Usaha
Oleh : Sofia Zahra



Banyak orang bilang mereka mau memiliki usaha, mau berwiraswasta, mau disebut pengusaha, tapi bingung di bidang apa mereka akan menanamkan usahanya tersebut.

Kalau begitu, langkah untuk berusaha ke tahap selanjutnya akan lebih sulit, karena kita belum tau bidang apa yang akan kita dalami untuk usaha. Ditambah perlu pemikiran yang matang dalam memilih suatu jenis usaha, yang artinya harus ada proses memilah dalam membangun bidang usaha kita nanti, bukan asal saja.

Pertama, pilih bidang yang memang berpotensi berkembang saat itu. Hal ini dapat dilihat dari kondisi di lingkungan tempat kita mau mengembangkan usaha. Kalau di Jakarta misalnya, pasti kalian setuju bahwa membuka usaha rental DVD kurang menjanjikan. Kenapa? Sekarang begitu mudah untuk menonton film secara streaming tanpa harus keluar uang, mendownload film di internet pun sekarang mudah.

Kedua, pilih bidang yang kalian kenal betul seluk beluknya. Maksudnya seluk beluk seperti apa? Kalian tau suatu bidang tertentu yang mana bidang tersebut dapat kalian kuasai baik mulai dari segi informasi, praktik, maupun kelemahan-kelemahan bidang tersebut. Bidang yang kalian tau seluk beluknya bisa jadi adalah sesuatu yang menggugah minat kalian, seperti hobi misalnya. Sekalian kalian menekuni apa yang kalian suka, kalian juga dapat mengembangkan bisnis dari situ.

Ketiga, perhatikan juga lokasi dimana bisnis kalian itu akan kalian pasarkan. Jika kalian sudah mengenali lokasinya, maka kalian tau apa saja sih aspek yang harus di sesuaikan agar sesuai dengan lokasi yang kalian pilih. Misalnya kalian ingin membuka sebuah restoran di kota Bogor, kalian tau kalau Bogor itu kota hujan, dengan suasana kota yang agak lembab di beberapa waktu tertentu. Dengan begitu kalian pasti terpikir menyediakan beragam minuman hangat yang cocok diminum pelanggan kala hujan datang.

Tapi ingat lagi, kalau sudah melihat 3 aspek di atas, kalian harus mulai segera dengan melihat kesempatan yang tersedia bagi kalian. Kalau kata Bong Chandra, orang yang pernah dinobatkan sebagai motivator muda se-Asia, "Jika kesempatan bisa pilih-pilih orang, ia tidak akan memilih orang yang dapat melihatnya, tapi orang yang menangkapnya"

Selamat mencoba.









Referensi :

Cell, Comtel. “Cara Menentukan / Memilih Jenis Usaha Secara Tepat”. 2014. http://comtelweb.blogspot.com/2014/04/cara-memilih-menentukan-jenis-usaha-secara-tepat.html


Dhiar. “12 Sikap Yang Harus Dimiliki Pelaku Wirausaha Untuk Sukses”. 31 Maret 2015. http://blog.sribu.com/12-sikap-yang-harus-dimiliki-pelaku-wirausaha-untuk-sukses/



Mindmap Persiapan Pribadi Pengusaha Muda


Mengenali Hingga Memilih Peluang Usaha yang Tepat

 Mengenali Hingga Memilih Peluang Usaha yang Tepat
Banyak pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit, kondisi yang tidak pasti dan akhirnya frustasi atau bahkan hanya menunggu dan tidak melakukan apapun. Meskipun memiliki uang yang cukup banyak sebagai modal awal usaha atau modal kerja, belum tentu bisa memberikan jaminan akan kesuksesan suatu usaha. Terlebih jika modal yang dimiliki pas-pasan, bahkan mungkin tidak punya modal sama sekali. Hal ini tentu akan membuat kondisi semakin sulit.
Kita tidak perlu harus membuat usaha yang terlalu muluk-muluk. Cukup sederhana saja, tetapi prospeknya bagus. Caranya adalah mengevaluasi lingkungan yang ada di sekeliling kita.
Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT.
a.       Melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku uang mudah didapat, mudah di jangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan.
b.      Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita tidak memiliki kekurangan tertentu.
c.       Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan.
d.      Melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang berisiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur.
Banyak cara untuk melihat peluang yan terjadi di sekitar kita. Selama masih ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan misalnya :
a.       Mengenali kebutuhan pasar
b.      Mengembangkan produk yang telah ada di pasaran.
c.       Memadukan bisnis-bisnis yang ada.
d.      Mengenali kecendrungan(tren) yang terjadi.
e.   Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata setelah ditekuni dapat menjadi bisnis yang luar biasa.
f.        Menggunakan asumsi-asumsi yang baru )tidak baku.
Beberapa langkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat antara lain :
1.       Tentukan tujuan besar yang hendak dicapai
2.       Buat daftar ide usaha
3.       Nilai kemampuan pribadi
4.       Pilih kriteria
5.       Membandingkan dan dapatkan saran dari pengusaha, konsultan, atau mentor.
6.       Nilai keadaan bisnis saat ini dan masa mendatang melalui riset.
7.       Tetapkan pilihan.
Cara Memulai Bisnis
Cara-cara yang dapat di lakukan oleh seseorang untuk memulai bisnis (usaha), baik itu dilakukanya sendiri maupun bersama teman-teman, adalah sebagai berikut :
1.       Memulai bisnis baru
Terdapat tiga bentuk usaha yang bisa dirintis oleh anda :
a.   Perusahaan milik sendiri, yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan di kelola sendiri.
b.   Persekutuan (parthership), yaitu kerja sama antara dua orang atau lebih.
c.  Perusahan berbadan hukum (corporation), yaitu perusahaan yang didirikan atas berdasarkan badan usaha dengan modal berupa saham.
2.       Membeli bisnis yang sudah ada
3.       Mengembangkan bisnis yang sudah ada
4.       Memilih usaha franchise
Dibawah ini kiat memilih bisnis waralaba :
1.       Kumpulkan seluruh informasi mengenai bisnis waralaba yang ada saat ini.
2.       Pilihlah jenis usaha waralaba yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan terbukti sukses dimana-mana.
3.       Sebaiknya memilih bisnis waralaba disesuaikan dengan kemampuan keuangan, minat, dan bakat.
4.       Pastikan proses usaha waralaba tersebut dapat dialihkan dengan baik kepada terwaralaba.
5.       Jangan cepat percaya dengan angka-angka keuangan yang disodorkan oleh perwaralaba.
6.       Lakukan pengamatan dan penyelidikan di lapangan terhadap gerai-gerai yang akan menjadi pilihan kita.
7.       Bagi para peminat waralaba yang bermodal terbatas, sekarang banyak waralaba lokal yang masih berskala kecil atau bahkan belum menerapkan system waralaba.
8.       Bagi kita yang jeli dan memiliki naluri bisnis tajam, sebenarnya banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan secara waralaba.
Bidang Usaha dan Jenis-Jenis Badan Usaha
Beberapa contoh bidang usaha yang menjadi pilihan para pemula wirausahawan baru adalah :
1.       Usaha dibidang makanan atau kuliner.
2.       Usaha pakaian atau perhiasan.
3.       Usaha yang terkait dengan tempat tinggal.
4.       Usaha pendidikan
5.       Usaha yang terkait dengan rekreasi.
6.       Usaha pendukung atau usaha yang mempermudah orang lain menjalankan usaha.
Jenis usaha yang dapat dimasuki oleh para wirausahawan :
1.       Pertanian
2.       Pertambangan
3.       Pabrikasi
4.       Konstruksi
5.       Perdagangan
6.       Jasa keungan
7.       Jasa perorangan
8.       Jasa pendidikan
9.       Jasa transportasi
10.   Jasa pariwisata
Beberapa pertimbangan yang harus dilakukan sebelum mendirikan organisasi bisnis adalah :
1.       Kebutuhan modal
2.       Risiko
3.       Pengawasan
4.       Kemampuan manajerial
5.       Kebutuhan waktu
6.       Pajak
Di bawah ini beberapa bentuk badan hukum usaha Indonesia dan beberapa pertimbangan untuk dapat memilih salah satu diantaranya yang paling cepat :
1.       Perusahaan perseorangan
Adalah merupakan perusahaan yang dimiliki dan diselenggarakan oleh satu orang saja.  bentuk usaha ini memiliki karakteristik tertentu, seperti modal yang kecil, jumlah tenaga kerja yang sedikit, terbatasnya keanekaragaman produk dan jasa yang dihasilkan, dan penggunaan teknologi yang masih sederhana.
2.       Persekutuan
Merupakan bentuk legal suatu bisnis yang dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bisnis. Pembentukan persekutuan ini biasanya berdasarkan kontrak tertulis atau kesepakatan yang legal. Dalam persekutuan terdapat dua macam kategori, yaitu sekutu umum dan sekutu terbatas.
a.       Sekutu umum : yaitu sekutu yang terlibat secara aktif dalam pengelolaan usaha sehingga memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas kewajiban usaha.
b.      Sekutu terbatas : yaitu pihak partner tidak terlibat secara aktif dalam pengelolaan usaha.
Pesekutuan (firma) : merupakan persekutuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan satu bisnis. Pembentukan firma mengakibatkan tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas.
Persekutuan komanditer (CV) : merupakan suatu persekutuan antara dua orang atau lebih yan memiliki tujuan bersama mendirikan usaha. Keanggotaannya terbagi menjadi dua pihak yang memiliki tanggung jawab berbeda karena tingkat keterlibatan dalam pengelolaan berbeda.
Persekutuan lainnya,
Usaha patungan ( join venture) : merupakan suatu kerja sama antara perusahaan untuk saling memperkuat satu sama lain antara perusahaan yang melakukan kerja sam tersebut.
Sindikat: merupaka kerja sama antara dua unit usaha untuk mencapai tujuan tertentu secara  spesifik.
Kartel: merupakan persekutuan perusahaan-perusahaan dibawah suatu perjanjian untuk mencapai tujuan tertentu.
Holding company: terjadi apabila suatu perusahaan dalam kondisi yang baik secara financial kemudian membeli saham-saham dari perusahaan lain.
3.       Perseroan
Perseroan atau korporasi adalah suatu organisasi bisnis yang berbentuk badan usaha hukum, dimana tanggung jawab dan kewajiban usaha terpisah dari pemilik modalnya.
4.       Koperasi
Koperasi merupakan organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social,beranggotakan orang-orang atau badan hukum, sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan kegotongroyongan.

Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda",  Universitas Mercu Buana

KREATIVITAS DAN INOVASI DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA

KREATIVITAS DAN INOVASI DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA
Kreativitas
Kreativitas merupakan memikirkan sesauatu,kemampuan seseorang untuk
melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda
dengan apa yang telah ada sebelumnya.

Mzurut Zimmerer (1996) untuk mengembangkan keterampilan, seseorang menggunakan otak
sebelah kiri. Sedangkan untuk belajar mengembangkan keterampilan kreatif digunakan otak
sebelah kanan, ciri-cirinya:
a) Selalu bertanya, “ Apakah ada cara yang baik? “.
b) Selalu menantang kebiasaan, tradisi dan kebiasaan rutin.
c) Berefleksi/ merenung, berfikir dalam.
d) Berani bermain mental, mencoba melihat masalah dari perpektif yang berbeda.
e) Menyadari kemungkinana benyak jawaban dari pada satu jawaban yang benar.
f) Melihat kegagalan dan kesalahan hanya sebagai jalan untuk mencapai sukses.
g) Mengkorelasikan ide-ide yang masih samara terhadap masalah untuk menghasilkan
pemecahan inovasi.
h) Memiliki kemampuan untuk bangkit di atas kebiasaan rutin dan melihat permasalahan
dari perfektif yang lebih luas kemudian memfokuskannya pada kebutuahan untuk
berubah.
- Inovasi
Inovasi adalah proses menemukan atau mengimplementasikan sesuatu yang baru ke dalam
situasi yang baru. Konsep kebaruan ini berbeda bagi kebanyakan orang karena sifat nya relative
(apa yang dianggap baru oleh seseorang atau pada suatu konteks dapat menjadi sesuatu yang
meruapakan lama bagi orang lain dalam konteks lain).
Inovasi adalah memikirkan dan melakukan sesuatu yang baru yang menambah
atau menciptakan nilai-nilai manfaat(social/ekonomik) (Gde Raka,2001). Untuk menghasilkan
perilaku inofatif seseorang harus melihat inovasi secara mendasar sebagai proses yang dapat
dikelola (John Adair,1996).
1. Kretivitas dan inovasi
Inovasi dan kerativitas berbeda wilayah domain yang sama,teapi memiliki batasan yang tegas.
Kreatifitas merupakan langkah pertama menuju inovasi yang terdiri atas berbagai tahap.
Kreatifitas berkaitan dengan produksi kebaruan dan ide yang bermanfaat sedangkan inovasi
berkaitan dengan produksi atau adopsi ide yang bermanfaat dan implementasinya.
Istilah entrepreneurship sebenarnya berasal dari kata entrepreneur, yang dapat diterjemahkan
menjadi kewirausahaan. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan dalam berfikir kreatif dan
berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya tenaga penggerak tujuan, siasat, kiat dan
proses dalam menghadapi tantangan hidup.

-Wirausaha
Wirausaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai
kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan
untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses.
Kewirausahaan
Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan
dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.

PROSES KREATIF
1. Persiapan
       Langkah ini mencangkup mempersiapkan akal untuk siap berfikir kreatif, Pelatihan
formal, pelatihan saat kerja, pengalaman bekerja dan mengambil peluang belajar lainnya.
Pelatihan ini memberikan dasar cara membangun kreatifitas dan inovasi.
2. Investigasi
       Di langkah ini diharapkan mengembangkan pemahaman kuat atas masalah, situasi atau
keputusan yang ada.
3. Transformasi
       Berarti harus memandang persamaan dan perbedaan yang ada pada informasi yang
dikumpulkan.
4. Inkubasi
       Alam bawah sadar memerlukan waktu untuk merefleksi informasi yang dikumpulkan.
5. Iluminasi
       Fase dalam proses kreatif ini terjadi selama fase inkubasi ketika terobosan spontan
menyebabkan “bola lampu menyala”.
6. Verifikasi
        Bagi wirausahawan, memvalidasi ide memastikan akurasi dan manfaatnya, dijalankan
dengan melakukan percobaan, menjalankan simulasi, menguji pemasaran produk atau
jasa, menetapkan program pemandu dalam skala kecil, membuat prototype dan banyak
kegiatan lainnya yang dirancang untuk memverifikasi bahwa ide baru tersebut bisa
diterapkan dengan berhasil dan praktis.
7. Implementasi
        Focus dari langkah ini adalah untuk mengubah ide menjadi kenyataan.
CARA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS
MENINGKATKAN KREATIVITAS ORGANISASI
Kreativitas tidak begitu saja terjadi dalam organisasi wirausahawan harus membuat
lingkungan yang dapat menyuburkan kreativitas bagi dirinya sendiri maupun bagi
karyawanny. Ide baru merupakan kreasi yang mudah dihancurkan,tetapi lingkungan
organisasi yang tepat dapat mendorong orang untuk mengembangkan dan mengolahnya.
1. Masukkan kreativitas sebagai nilai inti perusahaan
         Para wirausahawan memiliki tanggung jawab untuk membentuk budaya inovatif dalam perusahaaan mereka dan membuat nuansa kreatif dalam perusahaan yang dimulai dengan misi perusahaan.
2. Merangkul keragaman
        Salah satu cara terbaik untuk menggali budaya kreativitas adalah dengan mempekerjakan berbagai macam angkatan kerja.
3. Mengharapkan kreativitasi
        Karyawan cenderung untuk bangkit atau surut sesuai dengan tinggi rendahnya harapan wirausahawan terhadap karyawan tersebut.
4. Mengharapkan dan memberi ruang pada kegagalan.
        Ide-ide kreatif akan menghasilkan kegagalan dan kesuksesan.
5. Mendorong rasa ingin tahu.
        Wirausahawan dan karyawan harus selalu mengajukan pertanyaan.
6. Melakukan perubahan tata ruangan secara periodic.
        Lingkungan fisik tempat orang bekerja mempengaruhi tingkat kreativitasnya.
7. Memandang masalah sebagai tantangan.
        Setiap masalah menawarkan peluang untuk inovasi.
8. Memberikan pelatihan kreativitas.
        Hampir setiap orang memiliki kapasitas untuk menjadi kreatif, tetapi mengembangkan kapasitas tersebut memerlukan pelatihan.
9. Memberikan dukungan.
        Para wirausahawan harus memberikan alat dan sumber daya yang diperlukan oleh karyawannya agar bisa menjadi kreatif.
10. Mengembangkan prosedur untuk menangkap ide-ide.
        Para pekerja dalam setiap organisasi bisa memunculkan ide kreatif.
11. Berbicara dengan pelanggan
        Perusahaan yang inovatif akan meluangkan waktu untuk mendapatkan umpan balik mengenai cara pelanggan tersebut menggunakan produk atau jasa perusahaan, atau mendapatkan ide-ide baru.
12. Mencari tahu kegunaan produk atau jasa perusahaan
        Memfokuskan diri pada penggunaan “tradisional” produk atau jasa perusahaan, akan membatasi kreativitas dan juga penjualan perusahaan.
13. Memberi penghargaan terhadap kreativitas
        Wirausahawan dapat mendorong kreativitas dengan cara memberikan penghargaan ketika kreativitas muncul.

JENIS-JENIS INOVASI
1. Jenis inovasi terobosan
Dasar inovasi lebih lanjut dalam suatu bidang, inovasi tersebut harus sedapat
mungkin dilindungi oleh paten yang kuat,rahasia perdagangan dan hak cipta.
Inovasi terobosan meliputi berbagai seperti penisilin, mesin uap, computer,
pesawat terbang, mobil, internet, dan nanotektologi.
2. Jenis inovasi tenologi
Munculnya lebih sering bila dibandingkan dengan inovasi terobosan dan pada
umumnya tidak berada tingkat yang sama dengan penemuan ilmiah dan
kemajuan. Meski demikian, inovasi-inovasi yang sangat berati, karena inovasi
tersebut benar-benar menawarkan kemajuan di area produk atau pasar.
3. Jenis inovasi biasa
Merupakan inovasi yang paling sering muncul. Inovasi yang jumlahnya lebih
banyak ini biasanya mengembangkan inovasi teknologi menjadi produk atau jasa
yang lebih baik atau inovasi yang memiliki daya tarik pasar yang berbeda
biasanya lebih baik. Inovasi ini berasal dari analisis dan daya tarik pasar,
bukannya dorongan teknologi. Dengan perkataan lain, pasar memiliki pengaruh
yang lebih besar terhadap inovasi ( daya tarik pasar ) bila dibandingkan dengan
teknologi ( dorongan teknologi ).
CARA MENINGKATKAN INOVASI
Untuk menghadapi dinamika perubahan dan kompetisi yang sangat tajam dan ketat dan
demi keberangsungan hidup organisasi itu sendiri, maka setiap orang dalam organisasi
dituntut untuk dapat berfikir dan bertindak secara inovatif. Paul Sloane dalam sebuah
tulisannya mengetengahkan 10 cara untuk meningkatkan inovasi dalam suatu organisasi,
yakni:
1. Memiliki visi untuk berubah
Jangan berharap suatu tim akan menjadi inovatif apabila mereka tidak mengetahui tujuan yang hendak dicapai ke depan. Inovasi harus memiliki tujuan dan seorang pemimpin harus mampu menyatakan dan mendefinisikan tujuan secara jelas sehingga setiap orang dapat memahami dan mengingatnya. Para pemimpin besar banyak meluangkan waktu untuk menggambarkan dan menjelaskan visi, tujuan dan tantangan masa depan kepada setiap orang . Mereka berusaha meyakinkan setiap orang akan peran pentingnya dalam upaya mencapai visi 5 dan tujuan, serta dalam menghadapi berbagai tantangan. Mereka mengilhami kepada setiap orang untuk menjadi enterpreneur yang bersemangat dan menemukan cara-cara yang inovatif untuk memperoleh kesuksesan.
2. Memerangi ketakutan akan perubahan
Para pemimpin inovatif senantiasa mengobarkan semangat pentingnya perubahan. Mereka berusaha menggantikan kepuasan atas kemapanan yang ada dengan kehausan akan ambisi. Mereka akan berkata, ” Saat ini kita memang sedang melakukan hal yang baik, tetapi kita tidak boleh berhenti dan berpuas diri dengan kemenangan yang ada, kita harus melakukan halhal yang lebih baik lagi”. Mereka menyampaikan pula bahwa saat ini kita sedang melakukan suatu spekulasi baru yang penuh resiko, dan jika kita tidak bergerak maka akan jauh lebih berbahaya. Mereka memberikan gambaran menarik tentang segala sesuatu yang hendak diraih pada masa mendatang. Oleh karena itu, satu-satunya cara menuju ke arah sana yaitu dengan berusaha memeluk perubahan.
3. Berfikir Seperti Pemodal yang Berani Mengambil Resiko
Seorang pemodal yang berani mengambil resiko akan menggunakan pendekatan portofolio, berusaha mencari keseimbangan antara kegagalan dengan kesuksesan. Mereka senang mempertimbangkan berbagai usulan atau gagasan tetapi tetap merasa nyaman dengan berbagai pemikiran yang menggambarkan tentang kegagalan-kegagalan yang mungkin akan diterima.
4. Memiliki Suatu Rencana Usulan yang Dinamis
Anda harus memfokus pada rencana usulan yang benar-benar hebat, setiap rencana mudah dilaksanakan, sumber tersedia dengan baik, responsif dan terbuka untuk semuanya. Berikan penghargaan dan respons yang wajar kepada karyawan serta para senior harus memliki komitmen agar karyawan tetap dapat menjaga kesegarannya dalam melaksanakan setiap pekerjan.

5. Mematahkan Aturan
Untuk mencapai inovasi yang radikal, Anda harus memiliki keberanian manantang berbagai asumsi aturan yang ada di sekitar lingkungan. Bisnis bukan seperti permainan olah raga yang selalu terikat dengan aturan dan keputusan wasit, tetapi bisnis tak ubahnya seperti seni, yang di dalamnya memiliki banyak kesempatan untuk berfikir secara lateral, sehingga mampu menciptakan cara-cara baru tentang aneka benda dan jasa yang diinginkan para pelanggan.
6. Beri Setiap Orang Dua Pekerjaan
Berikan setiap orang dua pekerjaan pokok. Mintalah kepada mereka untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari mereka secara efektif dan pada saat yang bersamaan kepada mereka diminta pula untuk menemukan cara-cara baru dalam melaksanakan pekerjaannya. Doronglah mereka untuk bertanya pada diri sendiri tentang apa sebenarnya tujuan esensial dari peran saya? Hasil dan nilai riil apa yang bisa saya berikan kepada klien saya, baik internal maupun eksternal? Apakah ada cara yang lebih baik untuk memberikan dan mencapai nilai atau tujuan tersebut? Dan jawabannya selalu mengatakan “YA”. Tetapi, kebanyakan orang tidak pernah atau jarang menanyakan hal-hal seperti itu.
7. Kolaborasi
Beberapa eksekutif perusahaan memandang kolaborasi sebagai kunci sukses dalam inovasi. Mereka menyadari bahwa tidak semua dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan pada sumber-sumber internal. Oleh karena itu, mereka melihat dunia luar dan mengajak organisasi lain sebagai mitra, sehingga bisa saling bertukar pengalaman dan keterampilan dalam team.
8. Menerima kegagalan
Pemimpin inovatif mendorong terbentuknya budaya eksperimen. Setiap orang harus dibelajarkan bahwa setiap kegagalan merupakan langkah awal dari perjalanan jauh menunju kesuksesan. Untuk menjadi orang benar-benar cerdas dan tangkas, setiap orang harus diberi kebebasan berinovasi, bereksperimen dan memperoleh kesuksesan dalam melakukan pekerjaannya, termasuk didalamnya mereka juga harus diberi kebebasan akan kemungkinan terjadinya kegagalan.
9. Membangun prototype
Anda harus berani mencobakan suatu ide baru yang biaya dan resikonya relatif rendah ke dalam pasar (dunia nyata), kemudian lihat apa reaksi dari pelanggan dan orang-orang. Di sana sesungguhnya Anda akan lebih banyak belajar tentang dunia nyata, dibandingkan jika Anda hanya melakukan uji coba dalam laboratorium atau terfokus pada sekelompok orang saja.
10. Bersemangat
Anda harus fokus terhadap segala sesuatu yang ingin dirubah. Siap dan senantiasa bergairah dan bersemangat dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai tantangan. Energi 7 dan semangat yang Anda miliki akan menular dan mengilhami setiap orang. Tak ada gunanya jika Anda mengisi bus dengan penumpang yang selalu merasa asyik dengan dirinya sendiri. Anda membutuhkan dan menghendaki orang-orang dan para pendukung Anda dengan semangat yang berkobar-kobar. Anda mengharapkan setiap orang dapat meyakini bahwa upaya mencapai tujuan merupakan sesuatu yang amat penting dan bermanfaat. Jika Anda menghendaki setiap orang dapat terinpirasi untuk menjadi inovatif, merubah

cara-cara yang biasa mereka lakukan, dan untuk mencapai hasil yang luar biasa, maka Anda mutlak harus memiliki semangat yang menyala-nyala tentang apa yang Anda yakini dan Anda harus dapat mengkomunikasikannya setiap saat ketika Anda berbicara dengan orang.

Motivasi Menjadi Pengusaha Sukses dan Berhasil

 Motivasi Menjadi Pengusaha Sukses Dan Berhasil
Menjadi seorang pebisnis atau pengusaha yang berhasil ialah sesuatu yang merupakan impian untuk setiap masyarakat. Dengan menjadi seorang pengusaha yang terbilang berhasil serta sukses yang diaman kesuksesan tersebut di raih dengan menjalankan usaha yang digelutinya oleh si pengusaha, maka seseorang tersebut akan kebebasan keuangan. Artinya orang tersebut akan memiliki jumlah uang yang cukup banyak dan relatif aman, dan hasilnya dapat mencukupi kebutuhannya untuk hidup dengan gaya hidup seperti yang dikehendaki.
beberapa orang yang inginkan jadi pengusaha sukses, namun pada dasarnya orang yang inginkan tersebut, namun cuma sedikit yang dapat mewujudkannya. apa serta bagaimana sesungguhnya langkah jadi pengusaha sukses yang perlu dikerjakan , hingga beragam usaha usaha- usaha yang dikerjakan bisa berkembang menuju titik puncaknya ? pada waktu luang ini kami dapat dipublikasikan pada anda bagaimana jadi pengusaha dari 0 yang lantas beralih jadi seorang penghusaha sukses, di mana pastinya sistem ini sebaiknya dilewati dengan terlebih dulu belajar jadi pengusaha sukses itu sendiri.
Langkah jadi pengusaha yang berhasil dan sukses juga merupakan isi dari langkah jadi wirausahawan yang sukses yang pastinya dapat anda peroleh dengan gratis melewati panduan pengusaha sukses yang dapat dituangkan didalam makalah jadi pengusaha sukses di bawah ini. sebelum saat belajar bagaimana jadi pengusaha sukses, maka butuh juga anda kenali bahwa langkah cepat jadi pengusaha sukses belum pasti dapat diaplikasikan, namun sekurang- kurangnya sukses dengan perlahan-lahan, bisa ditempuh saat anda memang mempunyai tekad yang kuat.
Berikut ini cara yang beragam jadi pengusaha yang berhasil dan sukses yang pastinya bisa anda untuk jadikan inspirasi untuk menuju keberhasilan yang sepanjang ini anda mimpikan :
1. Berani Bermimpi
Sebelum saat manusia dapat mendarat di bulan., tidak dulu ada yang berfikir bahwa perihal itu yaitu sesuatu kenyataan. ide mendarat di bln. awal mulanya yaitu sesuatu mimpi indah yang tidak dapat dulu terwujud. tetapi yang dimimpikan serta imajinasi itu selanjutnya beralih jadi kenyataan saat seseorang sudah membuktikannya dengan pendaratan manusia pertama kali ke bln.. yang butuh diingat yaitu semua suatu hal kesuksesan itu bermula dari yang dimimpikan serta kepercayaan dengan didorong oleh kerja keras untuk mewujudkannya.
Bila anda memiliki yang dimimpikan untuk jadi seorang pengusaha yang sukses serta punya kemauan untuk mewujudkannya, maka cepatlah bangun dari mimpi anda. bekerja keraslah untuk segera merubah mimpi anda itu jadi kenyataan. cuma seorang pemimpi yang dapat menciptakan serta bikin sesuatu terobosan didalam product, layanan maupun ide yang dapat sukses. mereka tidak mengetahui kata tidak dapat atau tidak dapat.
2. Semangt Dan Bertekad Kuat
antusiasme, stimulus serta kegigihan yaitu sesuatu modal utama di kala memulai sesuatu perjuangan baru untuk menggapai kesuksesan. apabila anda loyo, tidak bersemangat serta dan bermalasan, percayakan tidak lama lagi anda bakal segera alami kegagalan keseluruhan. carilah dorongan usaha anda itu mempelajari perjuangan pengusaha- pengusaha yang sukses pendahulu anda.
3. Kuasai Seluk Beluk Bisnis
Tanpa ada knowledge base atau pengetahuan dasar bisnis cuma bakal buat usaha anda layaknya sesuatu kelinci percobaan. kemungkinan besar cuma bakal banyak alami kegagalan. tak akan ada sukses tanpa sesuatu pengetahuan. yang terbaik merupakan belajar sembari bekerja. bekerja dengan orang lain dulu sebelum akan anda jadi pengusaha benar- benar mendukung anda menyerap ilmu serta pengalaman serta siap sukses.
4. Berani Gagal Dan Ambil Resiko
Tiap-tiap suatu hal yang kita upayakan pasti dapat ada resikonya. jadi tambah besar hasil yang pengen dicapai, pasti kemungkinan dampak yang dapat dirasakan seandainya alami kegagalan juga besar. orang yang berani mengambil dampak yaitu calon orang yang sukses. janganlah takut dapat kegagalan, tetapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kemajuan.
5. Hard Worker / Kerja Keras
Cuma dengan bekerja keraslah sesuatu usaha dapat alami kemajuan serta kemajuan. bohong kalau ada yang menjelaskan dia menggapai kesuksesan yang gemilang cuma dengan duduk sebagian waktu ditempat kerja layaknya yang kerap dikatakan pengiklan di internet. memang semula mereka meniti usaha nya itu yakni dengan kerja keras tanpa mengetahui putus harapan serta banyak berkorban waktu serta tenaga.
6. Belajarlah Dari Guru yang Paling Baik Yaitu Pengalaman
Pepatah menyebutkan : "pengalaman merupakan guru yang terbaik. seorang calon pengusaha yang sukses akan mengambil pengalaman dari orang lain serta dari dirinya sendiri. apa pun pengalaman seseorang itu baik kemajuan atau kegagalan mesti jadikan satu pelajaran yang miliki nilai sebagai petunjuk dia waktu memulai usaha atau mengembangkan usahanya.
7. Menerima Setiap Pandang Berbeda Dari Orang Lain
Beberapa orang berasumsi bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu merupakan sebagai sesuatu penghambat buat kelangsungan usahanya. walau demikian buat orang yang berfikir normal bakal jadikan kritikan atau apalagi arahan dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia ke arah sukses. terima kritikan artinya memahami bahwa kita punya kekurangan. etahui kekurangan yang ada pada kita maka kita dapat melakukan perbaikan kekurangan itu. berterimakasihlah pada orang yang ingin menyapa serta mengkritik kita.
8. Mancari Partnet Dalam Berbisnis
Betapapun pandainya seseorang itu, jika dia bekerja sendiri maka perjuangannya itu cuma bakal percuma belaka. ga ada seorang bisnisman lantas yang bisa bekerja sendiri. hubungan kerja dengan kawan, kawan, mitra kerja serta klien amat penting untuk perubahan satu bisnis. merekalah yang bakal berikan masukan, petunjuk serta kritik serta mendukung di saat-saat susah. seorang bisnisman kudu bisa menjalin hubungan kerja serta bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas-luasnya.
9. Berani Sukses Harus 8erani Gagal
Janganlah dikira banyak pengusaha yang sudah mapan serta maju tidak dulu alami kegagalan. lebih-lebih mereka lantas satu waktu dulu mengalaminya. cuma saja mereka tidak dulu putus harapan serta terus mengupayakan hingga sukses. orang yang takut gagal merupakan orang yang pengecut yang tidak berani jalankan apa pun serta kerjanya cuma menghayal saja.
10. Hilangkan Sifat Menunda Pekerjaan.
Layaknya kata pepatah : "time is money ! oleh dikarenakan jangan sampai senang menahan- nahan satu pekerjaan. jalankanlah waktu ini, saat ini juga saat ada peluang. menunda satu pekerjaan artinya yaitu satu kerugian yang dapat bikin anda menyesal.
11. Action, Action And Action!!!

Percuma saja jika anda sudah membaca step - step di atas tanpa di barengi langkah nyata yaitu mengaplikasikan apa yang anda ambil tips dari artikel ini ke dunia nyata. Ingat pengusaha tidak punya rasa malas sedikitpun.