Minggu, Mei 29

MENGELOLA KEUANGAN USAHA


              Mengelola keuangan usaha merupakan salah satu hal yang sering menjadi masalah dalam   sebuah usaha. Banyak usaha kecil yag terpaksa harus gulung tikar karena mengalami kesalahan dalam mengelola keuangan.
Pengelolaan keuangan usaha harus dilakukan dengan cara profesional yaitu dengan memperhatikan kaidah pengelolaan keuangan bisnis.

         Cara Mengelola Keuangan Usaha yang Benar

         Inilah cara mengelola keuangan usaha dengan 7 Disiplin Finansial.
  1. Pisahkan Rekening Pribadi dengan Perusahaan. Hal ini Agar terhindar dari penggunaan yang tidak disengaja atau dianggap uang Anda juga. Meskipun perusahaan 100% milik Anda, pemisahan rekening ini akan lebih memudahkan untuk akurasi perhitungan.
  2. Bujetkan Pengeluaran Bulanan. Termasuk gaji Anda. Gajilah diri Anda sesuai dengan jabatan dan ‘angka’ kebutuhan Anda. Jika terpaksa pinjam, hitung sebagai kasbon/utang yang harus dibayar di gajian berikutnya.
  3. Buat Proyeksi Arus Kas. Dengan proyeksi arus kas, Anda tahu, kapan akan menerima duit, keluar duit, dan akan minus/plus duit. Dengan itu bisa diambil langkah antisipasi sebelum terjadi minus.
  4. Buat Laporan Arus Kas. Idealnya adalah laporan keuangan (laba/rugi dan neraca). Tapi, jika belum memungkinkan karena masih usaha baru, buatlah setidaknya laporan keluar masuk duit.
  5. Pisahkan Akunting dengan Kasir. Jika bagian yang pegang duit (kasir) juga membuat laporan keuangan, maka ada potensi manipulasi laporan. Misalnya, kas di laporan ada, ternyata saat diaudit tak ada (terpakai untuk kepentingan pribadi).
  6. Hindari Uang Menginap di Karyawan. Banyak kejadian uang yang dibawa pulang ke rumah cenderung akan dipakai, mulai dari alasan foya-foya, saudara sakit, pulang kampung, sampai kucing cedera.
  7. Lakukan Cek Stok Secara Berkala. Celah manipulasinya adalah stok yang sudah terjual, dilaporkan belum terjual. Alhasilnya, duitnya pun sudah raib.

Kesalahan Mengelola Keuangan Usaha

Banyak para pengusaha yang menemukan beberapa kesalahan saat mereka mengelola keuangan usaha, apalagi pada hari-hari awal. Meskipun sulit, namun mengelola keuangan merupakan sesuatu yang sangat penting demi keberhasilan suatu usaha. Nah, berikut ini adalah beberapa kesalahan pengusaha ketika melakukan pengelolaan uang usaha.

Tidak mengembangkan rencana keuangan yang jelas

Mengembangkan rencana keuangan mulai dari hari pertama menjalankan usaha akan sangat membantu pengusaha dalam menjaga keuangan usaha dengan benar. Selain itu, pastikan bahwa uang usaha Anda digunakan untuk hal-hal penting dari bisnis Anda demi meningkatkan keuntungan terbaik atas investasi. Mengembangkan rencana keuangan usaha dengan jelas juga dapat membantu Anda untuk menghindari terjadinya resiko kerugian. Sebuah rencana keuangan yang sederhana termasuk arus kas yang jelas dan rinci bisa membantu Anda untuk selalu tahu dimana Anda berada.

Tidak memahami arus kas

Arus kas yang baik akan membuat bisnis Anda menjadi berdetak lebih. Namun, banyak para pengusaha yang belum memahami betapa pentingnya tindakan tersebut. Arus kas yang buruk dalm sebuah usaha akan benar-benar melumpuhkan bisnis Anda. Itu berarti bahwa Anda tidak mempunyai simpanan uang lain untuk mengembangkan bisnis. Jadi pastikan bahwa Anda meletakkan prosedur yang ketat dan sediakan juga tempat untuk mengelolanya.

Tak menggunakan bantuan akuntan profesional karena biaya

Banyak para pengusaha yang menolak untuk menggunakan bantuan jasa seorang akuntan berkualitas dengan alasan biaya, padahal dengan tindakan tersebut tidak bisa membuktikan bahwa pengusaha bisa menghemat biaya usaha. Seorang ahli keuangan dapat melihat bagaimana cara yang tepat untuk meningkatkan arus kas dan profitabilitas bisnis serta menghemat waktu. Perencanaan dan menyusun laporan keuangan memang sulit dikerjakan dan membutuhkan banyak waktu sehingga menggunakan jasa profesional akan sangat membantu Anda. Dengan begitu Anda dapat berkonsentrasi pada hal-hal penting lainnya.

Kurangnya pengetahuan dibidang akutansi

Banyak para pemula usaha yang masih belum tahu mengenai catatan keuangan dasar seperti omset laba kotor dan bersih, neraca serta arus kas laba dan rugi. Meskipun Anda memutuskan untuk menggunakan jas akuntan profesional, sebaiknya Anda tetap memahami istilah-istilah mengenai kunci keuangan. Pengetahuan penting tersebut sangat diperlukan oleh setiap pengusaha terutama para pemula guna membantu mengelola bisnis dan rencana masa depan.

Tidak sadar akan pentingnya pengelolaan uang dari awal usaha

Banyak para perusahaan yang hanya mewujudkan manajemen keuangan saat terjadi dampak yang buruk pada bisnis yang mereka jalankan. Padahal hal itu jelas sudah terlambat. Dengan pengelolaan uang dari awal berdirinya suatu usaha serta adanya nasihat atau bantuan dari seorang profesional, maka Anda bisa menghentikan masalah yang dapat mengancam bisnis. Salah satunya adalah masalah arus kas serta keputusan investasi yang buruk sebelum menjadi masalah utama bagi bisnis Anda.

Mencampur keuangan bisnis dan pribadi

Sebuah kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula usaha yang beroperasi sebagai pedagang adalah mencampur antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Sebaiknya sangatlah penting untuk Anda tetap memisahkan antara uang bisnis dan pribadi. Mengapa? Karena catatan rekening dari bisnis Anda akan mencatat semua transaksi yang terjadi pada bisnis yang Anda jalankan. Dengan begitu Anda juga bisa mengetahui berapa keuntungan atau kerugian yang diperoleh.
https://bisnisukm.com/kesalahan-pengusaha-dalam-mengelola-keuangan-usaha.html
https://id-id.facebook.com/KomunitasIdeUsaha/posts/121971337927118                   
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar