Jumat, Juni 3

MENGELOLA PROSES KEUANGAN

1.       Mengetahui kebutuhan modal
Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan, yaitu modal investasi awal, modal kerja, dan modal operasional.
a.       Modal investasi awal
Modal investasi awal adalah modal yang diperlukan diawal usaha, biasnya dipakai untuk jangka panjang.
b.      Modal kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.
c.       Modal operasional
Modal operasional adalah modal yang harus kita kenal sebagai biaya tetap.

2.       Mengetahui sumber permodalan
Untuk suatu usaha, pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui :
a.       Modal sendiri
b.      Pinjaman bank
Pada dasarnya ada tiga jenis pinjaman kredit perbankan, yaitu :
1.       Kredit usaha
2.       Kredit konsumsi
3.       Kredit serba guna
Berikut adalah beberapa persyaratan yang diminta oleh bank dalam mengajukan kredit :
1.       Debitur perorangan
Berasal dari berbagai macam latar belakang pekerjaan, yaitu pengusaha, karyawan, dan professional.
2.       Jaminan, saat mengajukan kredit ke bank, biasanya kita diminta untuk menjaminkan salah satu asset yang kita miliki kepada bank, sehingga apabila kita tidak mampu mengembalikan pinjaman tersebut, bank akan menyita asset yang kita jaminkan tersebut sebagai ganti uang yang kita pinjam.
3.       Debitur badan usaha/perusahaan
c.       Bank syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkan bunga sebagaimana bank konvensional.
d.      Pengadaian
Melalui pengadaian kita dapat meminjam sejumlah uang dengan menggadaikan asset berharga sebagai jaminan.

3. proses pengelolan keuangan
Setelah merencanakan usaha dan memperoleh modal untuk usaha, maka selanjutnya adalah mengelola keuangan selam proses usaha berjalan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan :
1.       Kita harus memisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha perusahaan.
2.       Kita harus memastikan system pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akuntansi, walaupun akuntasi sederhana.
3.       Melakukan manajemen kas
4.       Melakukan evaluasi setiap bulan terkait dengan keuangan.

4.pelaporan keuangan
Sebagai badan usaha, kita harus membuat laporan keuangan untuk memastikan bahwa tidak ada uang yang hilang. Untuk membuat laporan keuangan, terdapat dua hal yang perlu dibuat yaitu neraca dan laba rugi.



Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta  (Universitas Mercu Buana)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar