Kamis, Juni 23

Perencanaan Dalam Usaha

PELUANG USAHA

Peluang usaha adalah kesempatan dan waktu yang tepat untuk dimanfaatkan bagi wirausahawan untuk membuka lapangan usaha baru, tetapi hanya seorang wirausahawan yang bersifat kreatif serta berani mengambil resiko itulah wirausahawan yang akan mencapai titik keberhasilan. Peluang uasah yang baru, biasa didapat dan dipilih sangat bergantung pada beberapa hal yaitu minat, modal dan relasi.
Dengan melihat, mengamati dan mengidentifikasi peluang usaha yang ada di Tulungagung, kami yakin bahwa produk “ Jamur Crispy “ dapat diterima dengan baik dipasaran, selain hal – hal diatas ada juga hal penting dalam rangka memanfaatkan peluang usaha yaitu informasi, dengan adanya informasi peluang usaha dapat diperoleh dari beberapa sumber – sumber antara lain : informasi mengenai konsumen, permintaan, penawaran , persaingan, serta pengembangan produk.
Dari pendapat para konsumen kami, kamipun melihat adanya target market yang sangat bagus, sehingga kami bermaksud memproduksi Jamur Crispy di Tulungagung semoga dengan adanya usaha kami masyarakat dari berabagai kalangan yang ada di Tulungagung dapat menerima produk kami ini karena keunggulan dari produk ini yaitu merupakan produk makanan baru yang belum dapat dijumpai di Tulungagung dan mempunyai rasa yang enak.

ANALISIS SWOT

Untuk dapat merumuskan misi yang tepat dan mengetahui positioning produk di pasaran kami terlebih dahulu melakukan analisis swot. Analisis swot merupakan tolak ukur dari usaha kami, apakah usaha kami diterima atau ditolak di pasaran. Melalui analisis ini kami dapat mengetahui tentang kekuatan ( strenghh ), kelemahan (weaknes ). Peluang ( opportunity ) dan ancaman ( thread ) dalam usaha kami, berikut merupakan analisis swot usaha kami.

Ø KEKUATAN ( STRENGHT )
Kekuatan adalah hal –hal yang bersifat positif yang mempengaruhi usaha kami. Kekuatan yang kami miliki antara lain kami menjual produk untuk semua kalangan masyarakat, serta produk kami terjamin bersih dan higienis, jadi baik untuk kesehatan.

Ø KELEMAHAN ( WEAKNES )
Kelemahan adalah hal – hal yang bersifat negatife yang mempengaruhi usaha kami. Kelemahan produk kami yaitu produk tidak tahan lama karena tidak menggunakan bahan pengawet.

Ø PELUANG ( OPPORTUNITY )
Peluang atau kesempatan merupakan hal – hal yang ada di masyarakat sekitar kita yang mempunyai pengaruh positif terhadap usaha, peluang kami yaitu memberikan inovasi makanan baru di Tulungagung sehingga masyarakat dapat merasakan olahan lain dari jamur selain disayur dan memiliki rasa yang enak dan gurih.

Ø ANCAMAN ( THREAD )
Ancaman merupakan hal – hal yang mempunyai pengaruh negatif terhadap usaha kami. Ancaman kami yaitu mungkin akan banyak bermunculan produk – produk serupa dimasa yang akan datang.


STRATEGI PEMASARAN


Strategi pemasaran merupakan strategi yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan produk yang memuaskan.
Strategi pemasaran yang baik dan benar harus didasarkan pada faktor ( keadaan ) data dan asumsi yang benar tentang beberapa hal antara lain :

1. TARGET MARKET
Produk dari kami ini ditujukan untuk semua kalangan dan lapisan masyarakat sebagai makanan cemilan, karena harga yang terjangkau serta relatif murah terutama bagi keluarga yang sedang berakhir pekan. Produk kami sangatlah cocok, serta bagi anak– anak muda yang sedang menikmati akhir pekannya, karena produk kami mudah didapatkan.

2. TEKNIK PRODUKSI
Kami memproduksi produk ini setiap hari, sedangkan pada hari sabtu dan minggu atau hari libur lainnya kami meningkatkan produksi kami karena pada hari – hari itu permintaan pada produk kami meningkat. Selain itu pada hari – hari libur banyak keluarga yang sedang berekreasi ke tempat – tempat wisata Tulungagung sehingga kemungkinan besar jumlah permintaan pada produksi juga akan meningkat.

3. TEKNIK DISTRIBUSI
Untuk teknik ini kami menyediakan layanan call delivery sehingga para pembeli akan semakin di manjakan dengan layanan ini, kami juga yang akan mengantar pesanan untuk pesanan yang banyak, contohnya untuk pesta perkawinan dll, kami sudah menyediakan sedikitnya 2 mobil untuk menjangkau konsumen – konsumen kami.

4. KEADAAN SUMBER DAYA MANUSIA ( SDM )
Pelanggan adalah raja, pegawai juga raja, para raja selalu saling menghormati, jadi pimpinan perusahaan harus menghormati para pegawainya, karena jika tidak mana mungkin para pegawai dapat menghormati para pelanggan yang sering berhubungan dengannya. Dari pegawai yang tertekan sangat sulit diharapkan munculnya senyum yang tulus untuk pelanggan. Karena itu kami menanamkan pada pegawai kami untuk bersikap ramah tamah serta sopan dan berpenampilan menarik sehingga para pelanggan atau konsumen merasa puas.

2.4 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

Rencana usaha
A. Jenis usaha : “ Jamur Crispy “
B. Rencana Lokasi : Dsn. Bangak Ds. Pelem
Kec.Campurdarat, Tulungagung
C. Sarana atau fasilitas yang direncanakan
1. Luas tanah yang digunakan : 20 m x 20 m

- Penggoreng - Kompor
- Panci - Timbangan
- Spatula - Penyaring Minyak
- Kantong Kertas - Kantong Plastik

Bangunan utama : 17 m x 17 m

2. Peralatan yang digunakan dan kapasitasnya :


- Minyak goreng
- Tepung Terigu
- Bawang Merah, Putih
- Garam
- Penyedap rasa


Jenis bahan baku

a. Jenis : - Jamur Tiram
- Telur
- Tepung beras
- Bumbu Perasa Jamur
- Merica Bubuk
- Air
b. Sifat bahan : Padat dan Cair
c. Asal pengambilan bahan : Dari Tulungagung dan sekitarnya
d. Sistem pengangkutan : Dengan motor
e. Cara penyimpanan : Disimpan di lemari pendingin
f. Sistem pembuangan limbah : Dibuatkan wadah kompos
4. Sumber air dan penggunaannya : Dari air PDAM dan cadangan air
Sumur.
5. Sumber energi : Api, air dan listrik
6. Tenaga kerja yang digunakan : Dikerjakan sebanyak 2 orang
7. Proses produksi yang digunakan : Tradisional dan dibantu dengan
Peralatan modern.


D. Sumber – sumber dampak : Tidak ada karena sebagian besar
Limbahnya sudah diproses seperti
Dibuat pupuk kompos
E. Cara pengolahan lingkungan
1. Konstruksi : Dengan munculnya usaha
Ini yang perlu diatasi
Dengan membuat wadah
Wadah kompos.
2. Pasca konstruksi : usaha ini mampu mengendalikan limbah dengan dibuat kompos sehingga menjadi sangat berman faat masalah zat kimia tidak ada sama sekali.







DAFTAR PUSTAKA

Adrian J. Slywotzky dan Benson P. Shapiro, "Leveraging to Beat the Odds: The New Marketing Mind-Sets", Harvard Business Review, September-Oktober 1993, hal. 97-107.


Buchari Alma. (2006) Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta


Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.


Justin G. Longenecker dkk.(2001) Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria.


Organisasi Perburuhan Internasional. Petunjuk Bisnis.


Sumber: http://images.google.co.id/imglanding?q=servicemotor&imgurl=http://foto.detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar