Jumat, Juni 24

Perencanaan Usaha

Perencanaan Usaha

Perencanaan usaha merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan
sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan
keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.

Perencanaan usaha akan membuat kita dapat melihat dengan jelas apakah usaha yang dijalankan nanti memiliki prospek keberhasilan yang tinggi dan juga harus bisa menyakinkan orang lain tidak akan merugi bila melakukan kerjasama.
Besar atau kecilnya bisnis Anda, sebelum memulai usaha, membuat rencana usaha adalah sesuatu keharusan. Kemampuan Anda dalam membuat rencana usaha yang baik bisa dijadikan ukuran bagaimana siapnya Anda untuk mulai terjun kedunia usaha dalam menghadapi persaingan usaha yang berat dan penuh segala macam resiko.
Dunia bisnis adalah dunia yang penuh risiko, dan keberanlan mengambil risiko menjadi modal pertama. Tapi keberanian mengambil risiko tanpa diiringi kemampuan membuat analisis terhadap risiko sama saja dengan memasuki pintu kegagalan. 
Penyebab pengusaha atau calon pengusaha gagal pada tahap pertama berbisnis adalah mereka hanya berencana untuk mendapat keuntungan semata saja, timbulnya resiko memang mereka takuti, namun mereka tidak merencanakan dengan baik bagaimana menghadapai segala macam resiko yang bisa timbul dikemudian hari.

Oleh karena itu, meskipun perencanaan bisnis tersebut hanya selembar kertas, namun jika anda buat secara rasioal, tepat, dan matang maka anda tidak akan tersesat dan terseok-seok dalam mengelola bisnis yang anda bangun. Ada sekitar tujuh alasan dan manfaat mengapa anda perlu menyusun sebuah perencanaan bisnis yang mantap, yakni:

1. Rencana Bisnis akan membantu anda dalam meneropong bisnis anda secara objektif, kritis, dan tidak terbalut dalam perasaan emosional terhadap rencana proyek bisnis yang akan anda jalankan.
2. Rencana Bisnis yang anda susun dapat menjadi jembatan bagi anda dalam mengkomunikasikan segala ide dan gagasan anda kepada pihak lain. Selain itu, rencana bisnis tersebut dapat dijadikan dasar dalam hal pembiayaan, seperti modal, saluran sirkulasi finansial, pengeluaran, dan pendapatan.
3. Rencana Bisnis yang telah dibuat tersebut dapat menjadi penuntun dan rambu-rambu dalam mengelola bisnis sehingga anda dapat bekerja lebih efektif dan efesien, yang pada akhirnya berfokus pada tujuan usaha anda.
4. Rencana Bisnis yang telah disusun secara cermat umumnya dapat mengurangi risiko kegagalan bisnis anda. Pola rencana yang terarah akan membantu anda dalam menunjukkan deskripsi umum tentang apa dan mengapa suatu kesalahan atau kegagalan dapat terjadi. Anda juga dapat meminimalisir pengeluaran biaya tinggi yang tidak sesuai dengan rencana dan kebutuhan.
5. Rencana Bisnis akan membuat anda lebih cepat bertindak, terutama saat menemukan hambatan-hambatan yang tak diperkirakan sebelumnya.
6. Selain berguna untuk diri sendiri, rencana bisnis yang telah anda susun dapat menjadi media informasi kepada pihak-pihak lain untuk menilai sejauh mana grafik perkembangan dan perjalanan usaha anda. Sehingga, ketika anda berupaya menarik investor (penanam modal) atau proposal kerja sama dengan lembaga lain, maka busniess plan tersebut memiliki peran yang vital.
7. Business Plan dapat menjadi alat pembelajaran dan pengalaman bagi anda terkait rencana usaha yang mana yang membuat anda berhasil atau gagal. Dengan hal tersebut, anda akan lebih mudah untuk menyususn strategi selanjutnya.
Kaidah Perencanaan Usaha
Hasil analisis SWOT bisa dijadikan pedoman untuk memulai merencanakan sesuatu. Perencanaan yang detail akan membuat kita lebih siap dalam menghadapi risiko, selain itu juga akan mendorong rasa percaya diri yang tinggi dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang dikelolanya. Usaha yang sudah direncanakan dengan baik pun kadang kala mengalami kegagalan. Maka dari itu diperlukan perencanaan usaha sebelum menjalankannya. Karena dengan adanya perencanaan yang baik, kita dapat menjawab semua pertanyaan yang mungkin timbul di masa datang.
Perencanaan yang baik untuk sebuaah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu, cobalah berpikir untuk SMART yang diuraikan satu persatu:
Specific : mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih berfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan .
Measurable : perencanaan yang dibuat harus terukur, sehingga kita akan tau kapan perencanaan tersebut telah tecapai.
Achievable : bahwa perencanaan yang telah diperbuat tersebut harus dicapai , jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal ynag besar, kita harus memecahkannya menjadi lebih kecil.
Reasonable :  dimana perencanaan yang baik harus memenuhi persyaratan factual dan realistis.
Trackable : setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahi setiap kemajuan.
Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (Layout)
Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan.
Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluan, yaitu antara lain :
-          Lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalaian kegiatan operasional unit dibawahnya
-          Lokasi pabrik, yaitu lokasi yng digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa.
-          Lokasi Gudang, merupakan tempat penyimpangan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar.
-          Lokasi Cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumen langsung pada wilayah-wilayah tertentu.
Pemilihan lokasi memiliki seni yang tinggi, bahkan ada wirausaha yang sudah meramalkan bahwa keberadaannya akan sangat menentukan kesuksesan usaha yang dijalaninya.
Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi, yaitu:
1.       Dekat dengan pasar atau pelanggan
2.       Dekat dengan sarana transportasi
3.       Pasokan tenaga kerja terjamin kesediaannya
4.       Listrik, air, dan sarana prasarana lainnya
5.       Dekat dengan lembaga keuangan
6.       Dekat dengan kawasan industry pendukung
7.       Dekat dengan pusat pemerintahan
8.       Lokasi dapat dikembangkan
9.       Pertimbangan soisal budaya masyarakat lingkungannya
10.   Hukum yang berlaku dilingkungan tersebut
11.   Dekat dengan pelabuhan, bandara, stasiun, dan terminal
12.   Besarnya nilai investasi untuk lokasi
13.   Nilai ekonomis masa datang dari lokasi
14.   Iklim dan tekstur tanah serta pertimbangan lainnya

Referensi:
1.      http://muhammadadjies.blogspot.co.id/2013/06/perencanaan-dan-operasionalisasi-usaha.html
2.      Buku Kewirausahaan (membabngun usaha sukses sejak usia muda)


3.      http://www.kerjausaha.com/2015/01/7-manfaat-menyusun-rencana-bisnis.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar