Jumat, Juni 24

Siapa Theresia Deka Putri?



Narasumber dari tayangan Kick Andy salah satunya yaitu Theresia Deka Putri

Ia adalah seorang pengusaha kopi Luwak terbaik di Indonesia yang mengalami kesuksesan. Awalnya memulai bisnis dengan berjualan sejak masih umur 12 tahun, banyak komentar dari berbagai pihak selama ia berjualan di sekitar sekolah dan lingkungan rumahnya.
Ia kemudian melihat peluang di lingkungan sekitarnya adalah penikmat kopi di warung-warung pinggiran. Kemudian terpikirlah inovasi Putri untuk memilih peluang tersebut. Hingga akhirnya memilih usaha kopi tersebut. Dengan modal awal meminjam biji kopi tersebut kemudian dijual, dan ada beberapa yang bijinya diolah dengan tanah liat hingga kemudian dipasarkan atau ditawarkan ke warung-warung pinggiran. Dengan kerja kerasnya kopi Putri bisa dikenal oleh masyarakat. Hingga sekarang Putri mempunyai usaha sendiri dan kebun sendiri seluas 4Ha. Putri mempunyai beberapa produk kopi tersebut dengan kelebihan, aroma yang khas dan olahan yang berbeda-beda. Pengusaha sukses lainnya
Sebagai seorang pengusaha UMKM, Theresia dikategorikan sangat sukses di bidangnya. Salah satu kunci keberhasilan usahanya adalah segementasi ketiga produk miliknya. Kopi Gajah Hitam lebih disenangi oleh kalangan menengah bawah alias dari warung ke warung. Sedangkan merek lainnya, Kopi Luwak Lanang juga Kopi Luwak Landep menjadi produk kopi andalan, segmentasinya didasarkan pada penikmat kopi menengah atas. Bahkan, Kopi Luwak Lanang selalu habis dipesan orang dari luar negeri.
Luwak Lanang sejatinya adalah produk premium yang berasal dari fermentasi biji kopi yang dihasilkan oleh luwak jantan. Karena luwak jantan dapat mengeluarkan enzim jauh lebih kuat dari betinanya, maka aroma yang keluar adalah aroma khas.
Demikian juga dengan Lanang Landep, kekhasan kopi ini adalah penggunaan biji-biji kopi tunggal atau biji kopi lanang yang dikenal juga dengan pearl berry. Biji-biji kopi itu kemudian disortir secara selektif. Kopi Luwak Lanang tersebut dapat menghabiskan 1,6 ton biji kopi untuk diproduksi. Semakin hari permintaanpun semakin bertambah, bahkan setiap bulan, ia bisa memproduksi berton-ton biji kopi untuk dikemas sendiri. Sedangkan untuk produk andalan Luwak Lanang bisa dihasilkan sebanyak 1,6 ton biji kopi per harinya.
Theresia melakoni berbagai strategi untuk menyukseskan bisnis kopinya, iapun sering mengikuti pameran-pameran. Bahkan ia berinovasi dengan membuat minuman the, dan bahkan ia telah memiliki merek tersendiri untuk the herbal ini. Selain itu, dia juga menciptakan kemasan yang semenarik mungkin untuk memikat pelanggan. Bahkan ia telah memiliki alat-alat untuk membuat kemasan sendiri.

Namun, dari usahanya tersebut Putri pernah mengalami kerugian yang sangat besar dengan adanya penipuan terhadapnya. Hingga ia pernah hanya memegang uang Rp 10.000 rupiah untuk memulai modal kembali dan kemudian ia bertemu seorang klien dan menawarkan untuk bekerjasama dan dari kerjasama tersebut Putri bangkit melakukan usahanya hingga sukses kembali. Prinsip hidupnya ialah “Hidup tidak bisa mengarahkan angina, namun tidak lupa kita bisa mengarahkan layar” , Tuhan memilih jalan apa yang dilaluinya, namun tidak lupa kita bisa memilih untuk melalukannya. Itulah pengalaman Putri dalam memilih peluang yang tepat dan menjalankan usaha dengan strategi-strategi yang dibuatnya.

Salah satu cara untuk menganalisis peluang yang usaha adalah dengan cara analisis SWOT. Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisa SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.
a)        Melihat kekuatan yang di miliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan yangmudah didapat,mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan.
b)        Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak mamaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita memiliki kekurangan tertentu.
c)        Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan.
d)        Melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang berresiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur. terlebih lagi jika pesaing-pesaing kita memiliki kemampuan yang lebih baik dari kita.
Banyaknya cara untuk melihat peluang yang terjadi disekitar kita. Selama masih ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan, misalnya :
·                      Mengenali kebutuhan pasar.
·                      Mengembangkan produk yang telah ada dipasaran.
·                      Memadukan bisnis-bisnis yang ada.
·                      Mengenali kecenderungan (tren) yang terjadi.
·                      Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata setelah ditekuni dapat menjadi bisnis yang luar bisasa.
·                      Menggunakan asumsi-asumsi yang baru (tidak baku).

Beberapa langkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat antara lain :
1.                  Tentukan Tujuan Besar yang Hendak Dicapai
2.                  Buat Daftar Ide Usaha
3.                  Nilai Kemampuan Pribadi
4.                  Pilih Kriteria
5.                  Membandingkan dan Dapatkan Saran dari Pengusaha, Konsultan atau Mentor.
6.                  Nilai Keadaan Bisnis Saat Ini dan Masa Mendatang melalui Riset
7.                  Tetapkan Pilihan

Cara Memulai Bisnis :
·       Memulai bisnis baru.
·       Membeli bisnis yang sudah ada.
·       Mengembangkan bisnis yang sudah ada.
·       Memilih usaha francise.
·       Jangan cepat percaya dengan angka-angka yang disodorkan oleh pewaralaba.
·       Lakuka pengamatan dan penyelidikan dilapangan terhadap gerai-gerai yang akan menjadi pilihan kita.

Bebarapa pertimbangan yang harus dilakukan sebelum mendirikan organisasi bisnis adalah :
1.                      Kebutuhan modal
2.                      Risiko
3.                      Pengawasan
4.                      Kemampuan Maajerial
5.                      Kebutuhan Waktu
6.                      Pajak

Berikut beberapa bentuk badan hukum usaha diindonesia dan beberapa pertimbangan untuk dapat memilih salah satu diantaranya yang paling tepat :
1)                Perusahaan perseorangan
2)                Persekutuan
v  Sekutu umum
v  Sekutu terbatas
3)                Persekutuan (Firma)
4)                Persekutuan Komanditer (CV)
5)                Persekutuan lainnya
v  Joint Venture
v  Sindikat
v  Kartel
v  Holding Company
6)                Perseroan
7)                koperasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar