Jumat, Juni 10

Strategi Pemasaran Usaha Kecil

Strategi pemasaran perusahaan umumnnya ada dua yaitu, above the line dan below the line.
Dimana strategi above the line lebih menyasar kepada orang masyarakat umum sedangkan strategi below the line lebih menyasar kepada kalangan tertentu.

Strategi pemasaran above the line biasanya melalui iklan di media massa, radio, majalah, billboard dan lain-lain.
Strategi pemasaran above the line biasanya melalui event-event tertentu, kegiatan sampling, sponsorship, dan lain-lain.

Untuk perusahaan kecil, menurut saya pemasaran yang cocok adalah tipe above the line. Dimana produk yang ditawarkan oleh perusahaan kecil tersebut bisa menyasar langsung kepada konsumen. Hal ini juga mempertimbangkan produk serupa dari perusahaan lain yang sudah lebih dulu menguasai pasar.
Selain itu, anggaran yang dimiliki oleh perusahaan kecil untuk biaya pemasaran juga tidak sebesar perusahaan yang lebih besar yang sampai milyaran-triliunan rupiah hanya untuk satu produk saja.

Saya pernah membaca disuatu majalah bisnis bahwa biaya yang dikeluarkan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur untuk membuat iklan, promosi disana-sini mencapai triliunan rupiah. Dan hanya untuk produk Indomie. Waow sekali!
Saya awalnya kaget dengan hal itu. Tapi Setelah membaca banyak majalah, ternyata uang triliunan untuk memasarkan suatu produk dari perusahaan besar adalah hal yang biasa.

Maka dari itu, sebuah perusahaan kecil lebih baik menggunakan strategi above the line. Untuk efisiensi dan efektivitas pemasaran produk tersebut. ^^



Referensi :
http://amaliamaulana.com/popular-article/the-end-of-the-line-mengakhiri-penggunaan-istilah-atl-vs-btl/vv
Majalah SWA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.