Sabtu, Agustus 13

Warunk Upnormal, Warkop dan Mie Indomie yang kekinian




Siapa yang tak kenal dengan warung kopi dan mie, tempat makan sederhana dan pas buat nongkrong bagi kaum adam yang selalu ada hampir disetiap pinggir jalan dengan menu sederhana indomie rebus dan berbagai kopi seduh. Namun, pernahkah Anda mendengar warkop dan mie yang sedang kekinian dan sedang hitz dikota bandung yang bernama warunk Upnormal? Apa bedanya dengan warkop biasa? mengapa orang dari luar kota pun sampai rela berkunjung ke Bandung untuk mendatangi warkop tersebut? berikut keunikan dari warunk upnormal :

1. Di warkop biasa, pelanggan tak leluasa mendapat tempat duduk, hanya ada kursi kayu memanjang seadanya. Tak ada colokkan, TV LCD, meja, kursi, sofa, dan juga AC. Tak hanya itu, tempat makan ini menyediakan beberapa permainan seperti Uno dan monopoli sehingga orang bisa menunggu pesanan sembari bermain. Semua itu ada di Warung Upnormal walau makanan yang mereka jual “cuma” olahan indomie.
2. Meskipun makanan yang dijual hanya indomie saja namun warunk upnormal memiliki variasi dalam olahannya seperti menu  dibawah ini : 
Ini adalah salah satu menu andalan warunk upnormal, yaitu indomie dengan telur 3/4 matang dan sosis, mie ini disajikan dengan kuah racikan sendiri sehingga memberikan cita rasa yang berbeda dari indomie pada umumnya.
selain indomie warunk upnormal menyediakan berbagai menu roti bakar dan minuman yang tak kalah unik.







3. Bahan yang yang digunakan dalam olahannya bukan sembarangan bahan, namun melalui proses pemilihan sehingga kualitas dari menu dan rasanya terjamin dengan harga yang terjangkau.

Itulah perbedaan dari warkop biasa dengan warunk upnormal, warkop dan mie kekinian yang sedang menjadi trend dalam dunia bisnis makanan. Mereka memiliki orisinilitas, kualitas, unik, dan fasilitas yang dibilang kece dan asik untuk anak muda maupun keluarga untuk nongkrong ataupun untuk acara makan bersama.

Sumber : https://nandonurhadi.wordpress.com/2014/07/02/warunk-upnormal-usaha-mengangkat-kasta-indomie-dan-warung-kopi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.