Senin, Januari 9

Persepsi Project



I. PENDAHULUAN
Persepsi pada awalnya merupakan suatu tugas akhir yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa gabungan dari beberapa program studi yang sedang menempuh mata kuliah kewirausahaan 1 untuk mengikuti pekan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh pihak kampus kami. Pemberian nama persepsi pada usaha kami juga merupakan nama gabungan dari beberapa program studi yang disingkat.


Persepsi sendiri di ambil dari suatu pembahasan yang paling dasar dan yang paling sering dibahas dalam ilmu Psikologi. Persepsi adalah penafsiran, pandangan, ataupun penilaian seseorang akan suatu hal. Setiap orang memiliki pandangan masing-masing yang berbeda satu sama lain. Jadi, diharapkan brand ini kedepannya menjadi suatu brand yang unik dan memiliki kesan tersendiri bagi setiap individu yang memakainya. Brand atau bisnis ini bermain di sektor clothing atau merchandise yang di desain bertemakan psikologi, namun bersifat universal atau umum karena dapat digunakan oleh semua kalangan non-psikologi juga.

 Untuk menarik serta memiliki nilai lebih pada produk kami, kami menggunakan packaging. packaging sendiri memiliki arti yaitu kemasan. Jadi, Packaging disini digunakan untuk mengemas suatu barang agar rapih dan bersih. Fungsi  kemasan sangat penting yaitu untuk melindungi, serta mengamankan produk yang berada di dalamnya. Selain itu, kemasan juga bertujuan untuk memberi nilai lebih pada suatu produk, seperti lebih rapih, lebih bersih, lebih mudah dibawa, lebih bagus, lebih mempunyai citra, lebih awet, lebih tahan lama, meningkatkan harga, serta menjadi daya tarik (minat) konsumen. Kami mencoba untuk menarik perhatian konsumen karena, diharapkan produk ini dapat mendorong konsumen untuk memilih produk kami yang menggunakan Packaging yang memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan kemasan biasa lainnya.



II. KONSUMEN
Konsumen atau target pasar kami fokuskan kepada kalangan anak muda yang kami anggap sebagai individu yang memiliki daya minat yang tinggi, terutama mahasiswa di sekitar lingkungan kampus yang di mana kami memulai bisnis ini. Secara umum produk kami dapat digunakan oleh semua kalangan karena desainnya bertemakan ilmu pengetahuan yaitu psikologi, hanya saja kami lebih fokus kepada kalangan anak muda yang sangat menggemari fashio, merchandise atau clothing distro.
III. MEMULAI BISNIS
Untuk menjalankan peluang bisnis ini, ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut :
1.      Skill dan Pengetahuan
Saya sendiri selaku yang menjalankan bisnis ini mempunyai keahlian di bidang desain serta juga saya cukup memiliki pengetahuan dibidang trend mode clothing distro yang sedang berkembang. Kebanyakan clothing distro atau merchandise di pasaran jarang sekali yang bertemakan ilmu pengetahuan, rata-rata bertemakan fiksi atau tidak nyata, kartun, dan kurang memiliki makna, masih jarang yang betemakan pengetahuan dalam desainnya.
2.      Kerjasama/Jaringan
Dalam menjalankan bisnis ini yang terbilang masih baru saya mulai, dalam pembuatan produk saya melakukan kerja sama dengan clothing distro lokal di daerah rumah saya yaitu Rhytme, kami menyerahkan proses pengerjaan penyablonan kepada mereka sedangkan untuk bahan baku seperti kaos, totebag dll kami membeli yang sudah jadi atau tersedia di pasar.
3.      Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang dibutuhkan dalam bisnis ini adalah orang yang kreatif, ia dapat membuat suatu desain yang berbeda dengan yang lannya sehingga memberikan nuansa baru pada kaos atau produk yang akan kita buat, serta seseorang yang memiliki kemauan untuk bekerja keras.

4.      Kualitas
Kualitas dari produk kami sangat diperhatikan, kami selalu memeriksa atau mengecek kembali apakah bahan baku yang diperlukan sudah sesuai dan siap untuk diproduksi, begitupun setelah proses produksi kami tetap melakukan pengecekan apakah ada produk yang tidak sesuai (cacat) sebelum dijual. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir rasa kecewa atau ketidakpuasan dari konsumen.
5.      Trending Topic
Trend yang sedang ada di pasaran saat ini adalah rata-rata adalah produk clothing yang tidak hanya berupa kaos, tetapi kemeja, hoodie, sweater, topi, dompet dll. Kalangan anak muda saat ini lebih menyukai desain pakaian yang simple namun tetap keren seperti gaya pakaian vintage (era 80an – 90an) atau sporty dan trendy.
IV. Keuntungan Bisnis
Tak bisa dipungkiri pakaian sampai kapanpun akan tetap digandrungi dan selalu disukai oleh para konsumen dari berbagai kalangan, baik dari yang muda maupun yang tua. tidak main-main, tidak sedikit dari mereka yang rela mengeluarkan uang lebih hanya untuk sebuah pakaian yang mereka sukai meskipun terkadang mereka tidak terlalu membutuhkannya, terutama kalangan anak muda yang sangat suka berbelanja dan cenderung konsumtif. Peluang inilah yang dapat kami manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan yang kebih setiap bulannya dengan bisnis clothing/merchandise yang saat ini memiliki daya jual yang cukup tinggi.
V. KENDALA BISNIS
Beberapa kendala yang sering dihadapi diantaranya adalah modal, modal disini perannya sangat penting karena tanpa adanya atau kurangnya modal seseorang akan kesulitan untuk menjalankan bisnisnya. Yang kedua adalah ketersediaan bahan baku di pasaran terkadang cukup sulit untuk didapatkan dan sering kali datang terlambat, hal ini pula yang dapat menghambat usaha kami dalam proses produksi sehingga produksi tidak jalan atau selesai tepat pada waktunya.
Selain itu, kami juga harus bersaing sangat ketat dan cukup keras dengan produk-produk kompetitor yang sudah terlebih dahulu menjajaki bisnis di bidang ini serta memiliki nama (brand terkenal). Karena hal itulah, kami akan melakukan usaha sebisa mungkin yang bisa kami lakukan untuk mampu bersaing dengan para kompetitor, kami juga akan melakukan kerja sama dengan supplier bahan baku untuk membantu kami dalam proses produksi sehingga bisnis ini dapat berjalan terus dengan baik.

VI. STRATEGI PEMASARAN
Untuk memperluas jaringan pemasaran produk clothing/merchandise, ke depannya kami akan mengikuti event-event atau pameran Kewirausahaan atau UKM, baik yang diadakan oleh kampus maupun instansi pemerintah maupun swasta. Melalui kegiatan tersebut, kami bisa mengenalkan produk-produk kami kepada masyarakat luas, menjalin kerja sama, serta memperbesar peluang pasar yang kami miliki.
Disamping itu, kami juga akan memasarkan atau melakuka promossi produk kami melalui media sosial seperti facebook, twitter, istagram dan lain-lain untuk mempermudah para konsumen memesan dan melihat berbagai produk kami tanpa harus datang ke toko kami. Barang yang dipesan akan dikirim melalui jasa pengiriman langsung ke rumah pemesan, hal ini akan menghemat waktu dan biaya tanpa mengeluarkan tenaga lebih.
VII. KUNCI SUSKSES
Sebagai pelaku UKM memang tidak mudah, meskipun banyak pelaku UKM yang sudah suskses mengatakan bahwa berwirausaha itu cukup mudah, ya! sudah jelas karena mereka sudah sukses sehingga mereka dapat mengatakan hal yang seperti itu. Namun bagaimana untuk mahasiswa sebagai pelaku bisnis atau usaha yang baru saja memulainya? Yang terpenting adalah action, sebab cukup banyak dari mahasiswa yang ingin memulai bisnis mengatakan bahwa mereka mau berwirausaha dan bekerja keras namun tidak diiringi dengan tindakan (action) yang dilakukan untuk memulainya. Hal itu disebabkan masih kurangnya mental dan keberanian dari mahasiswa itu sendiri untuk melakukannya, sebab mereka masih merasa takut mengalami kerugian dan takut akan kegagalan meskipun hal tersebut belum pasti terjadi pada mereka asalkan mereka mau untuk menjalankannya. Kegagalan merupakan hal umum yang dialami oleh seseorang yang sukses dalam berwirausaha, karena dari kegagalan tersebut mereka belajar apa saja yang perlu diperbaiki, dimanakah gapnya, serta menganalisis apa yang akan terjadi ke depannya sehingga ia dapat meminimalisir atau menghindari kesalahan-kesalahan sebelumnya terjadi sehingga tidak terjadi lagi ke depannya yang dikhawatirkan akan menghambat usaha.
VIII. ANALISA EKONOMI
1.      Asumsi
·         Produksi kaos sebanyak 25 lusin
·         Proses produksi dilakukan di rumah, tanpa menyewa tempat usaha
·         Proses sablon dibantu oleh Rhythm Invisible (kerjasama)
2.      Modal Awal
·         Mesin jahit (Rp 1.000.000 x 3 buah)                               Rp 3.000.000
·         Hanger                                                                             Rp 500.000
·         Peralatan produksi (jarum, benang, guntinh dll)              Rp 1.000.000  +
Total                                                                                 Rp 4.500.000
3.      Biaya Penyusutan
Peralatan mengalami penyusutan, setelah masa pemakaian sebagai berikut:
·         Mesin jahit: 1/60 x Rp 3.000.000                                     Rp 50.000
·         Hanger: 1/36 x Rp 500.000                                              Rp 13.888
·         Peralatan produksi: 1/36 x Rp 1.000.000                         Rp 27.777       +
Total penyusutan                                                              Rp 91.665
4.      Biaya Produksi per Bulan
·         Bahan baku (Kain, Benang, Karet Pakaian)                    Rp 6.000.000
·         Sablon                                                                              Rp 5.000.000
·         Biaya listrik dan telepon                                                  Rp 500.000
·         Biaya transportasi                                                            Rp 500.000
·         Biaya penyusutan peralatan                                             Rp 91.665       +
Total                                                                                 Rp 12.091.665
5.      Omset per Bulan
Penjualan kaos: Rp 80.000 x 300pcs                                      Rp 24.000.000
6.      Laba Bersih per Bulan
Rp 24.000.000 – Rp 12.091.665                                             Rp 11.908.335
7.      Return of Investment (ROI)
(modal awal + biaya produksi) : laba bersih per bulan            ± 2 bulan
Semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat bagi para pembaca serta membangkitkan usaha kecil menengah dengan memproduksi kaos, dan menjadi salah satu inspirasi bisnis yang bias dijalankan untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang. Ayo berbisnis!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.