Kamis, Januari 12

FASHION SHOP

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di era globalisasi ini Indonesia termasuk masyarakat yang sangat memperhatikan dunia fashion sebagai penunjang kebutuhan pergaulan, dunia kerja atau sesuai dengan gaya yang diinginkan sehari-hari.
Dengan adanya trend seperti ini kami ingin mempermudah kebutuhan masyarakat untuk tetap eksis dalam berbagai gaya yang diinginkan sesuai dengan budget yang mereka miliki.

Usaha ini berasal dari kesukaan kami dalam memperhatikan fashion setiap orang yang berbeda dengan gaya yang begitu bagus dan kreatif. Dengan begitu kami membantu  pecinta fashion selalu update dalam hal pakaian, aksesories, serta dunia hijab dengan biaya yang tidak begitu menguras budget yang tidak begitu berlebihan atau disebut dengan konsumtif.
Dalam menjalankan usaha ini kami membutuhkan ketelitian dan keseriusan, terlebih lagi usaha yang kami jalankan akan banyak saingan namun dengan semaksimal  mungkin kami optimis usaha kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.











1.2 Manfaat Usaha
a.    Manfaat Ekonomi
Usaha fashion ini cukup menjanjikan, karena keuntungan yang di dapat cukup besar. Kami menawarkan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dengan memberikan harga yang murah tetapi tidak murahan dengan kata lain kualitas produk yang berkualitas sangat baik. Dengan usaha ini diharapkan dapat memberikan keuntungan untuk kami.
b.    Manfaat Sosial
1)    Bagi Pemilik
Dengan melihat peluang ini, diharapkan usaha ini dapat berkembang dengan baik serta dapat menjadikan pembelajaran dalam menjalankan bisnis yang lain yang lebih besar. Pembelajaran yang diperoleh, bagaimana cara melayani konsumen yang baik, serta bagaimana supaya karyawan menjadi senang dengan kebijakan yang kita tetapkan, dan lain sebagainya.

2)    Bagi Masyarakat
Dengan adanya butik fashion ini, dapat menjadi inspirasi fashion bagi konsumen khusunya bagi kaum wanita. Dan juga bisa sebagai alternative bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan fashion mereka. Selain itu, secara tidak langsung dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, karena apabila usaha ini telah berkembang maka membutuhkan tenaga kerja untuk membantu dalam kelancaran usaha.


1.3 Rumusan Masalah
a)    Bagaimana tips untuk membuka usaha fashion agar menguntungkan ?
b)    Bagaimana cara mengantisipasi persaingan usaha bisnis yang semakin ketat saat ini?
c)    Bagaimana caranya agar bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis fashion ini ?




1.4 Visi, misi dan Tujuan

a.    Visi
Menciptakan sebuah usaha yang unggul dengan kuliatas yang baik dan dapat bersaing dipasaran.
b.    Misi
·         Memberikan kualitas terbaik
·         Memberikan pelayanan terbaik
·         Memberikan inspirasi fashion bagi masyarakat
c.    Tujuan Usaha
·         Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
·         Menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan kewirausahaan dalam melakukan kegiatan usaha.
·         Mewujudkan kemampuan dan kemantapan dalam berwirausahaan untuk meningkatkan  kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
·         Membudayakan semangat, sikap, prilaku dan kemampuan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan masyarakat yang mampu di andalkan dan terdepan dalam berwirausaha
1.5 Produk

Produk yang kami tawarkan dalam usaha ini kepada masyarakat memiliki berbagai macam fashion, seperti:
a)    Fashion hijab            c)   Fashion aksesories
b)    Fashion non hijab        d)  Fashion Casual


Baju-Couple-001.jpg Giacca-Liu-Jo-autunno-inverno-2015-collezione-jeans.jpg
BAB II
PERENCANAAN DAN PEMASARAN USAHA
2.1    Rencana Usaha
Adapun rencana usaha yang akan dijalankan dalam usaha ini ialah sebagai berikut:
1)          Rencana Jangka Pendek
Usaha bisnis fashion yang kami rintis ini bertujuan untuk menambah pengalaman kerja didalam usaha bisnis bagi kalangan sesama mahasiswa maupun bagi umum, selain dapat meningkatkan kreativitas, juga dapat dijadikan suatu usaha yang menjanjikan untuk kehidupan masa depan dan biaya kuliah.
2)          Rencana Jangka Menengah
Usaha yang kami rintis ini pastinya akan kami kembangkan demi mewujudkan impian kami bersama, yaitu ingin menjadi seorang pengusaha muda yang sukses, strategi pasar dan pemasaran menjadi kunci awal untuk keberlanjutan usaha kami kedepannya. Pelanggan ialah raja, maka dari itu kepuasan pelanggan menjadi yang utama dari segalanya, karena tanpa pelanggan belum tentu usaha ini akan bertahan lama. Tidak lupa pula kami rajin melakukan promosi usaha kami, baik dari mulut ke mulut, iklan radio, media online, dan media yang lainnya.
3)          Rencana Jangka Panjang
Setelah berhasil mendapatkan pelanggan, kami akan lebih meningkatkan mutu dan kualitas dari usaha kami. Dan rencana jangka panjang kami adalah mendirikan bangunan butik milik pribadi (bukan sewa).

2.2  Analisis Pasar dan Pemasaran
1)    Target Pasar
Usaha ini berlokasi di tempat-tempat yang strategis yaitu di daerah rumah saya yang kebetulan rumah saya berlokasi di pinggir jalan. Jadi, banyak di lewati oleh masyarakat sekitar maupun bukan. Dan juga sekitar kampus, bisa juga mencoba menjajakan dipasar malem. Dengan harapan agar usaha kami bisa mudah dikenal oleh masyarakat. Yang menjadi target pasar kami yaitu masyarakat sekitar dan masyarakat pengguna jalan tempat usaha kami berdiri serta mahasiswa.

2)     Pesaing
Terdapat  banyak pesaing dari usaha ini, akan tetapi di sinilah kreatifitas kita bagaimana cara kita menarik konsumen agar dapat membeli produk kita tanpa membuat pesaing kita merasa tidak senang dengan tindakan kita.  Namun kekeluargaan harus tetap selalu terjaga antara pesaing dan menciptakan persaingan yang sehat tanpa menjatuhkan pesaing.  Dengan cara mentaati peraturan dan undang-undang pasar yang telah di tetapkan.
3)    Sasaran Pembeli
Dalam menjalankan usaha ini sasaran pembeli kami yaitu mencakup semua kalangan masyarakat, baik kalangan bawah, kalangan menengah dan kalangan atas. Dari semua kalangan tersebut sebagian besar mampu untuk membeli produk yang kami tawarkan, karna harga yang kami berikan pun cukup terjangkau untuk semua kalangan. Harga yang kami berikan yaitu mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu.

2.3  Strategi Pemasaran
Adapun strategi pemasaran yang dapat kami lakukan adalah:
1)    Dari mulut ke mulut
Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga untuk mempromosikan usaha kita, sehingga secara tidak langsung semua konsumen/masyarakat  akan mengetahui usaha kita.  Dan apabila usaha kita sudah diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang lain untuk berbelanja di tempat kami.

2)    Dengan media Internet
Selain promosi dari mulut ke mulut, maka promosi juga dapat dilakukan dengan menggunakan media internet, seperti dapat melalui facebook, twitter, instagram, atau bisa juga disebut dengan online shop. Karna sebagian besar masyarakat telah menggunakan media internet, sehingga  masyarakat dapat mengetahui usaha kita.

3)     Pengembangan Pasar

Selain melakukan berbagai strategi pemasaran produk seperti diatas, kami juga mempromisikan usaha kami ini dengan cara menambah  pasar baru untuk memperluas jangkauan yang sudah dimiliki. Dalam hal ini, kami memimpikan dapat membuka beberapa cabang didaerah-daaerah dengan  harapan usaha ini akan lebih dikenal oleh masyarakat dan juga dapat menambahkan pendapatan serta dapat mengurangi tingkat pengangguran dengan memperkerjakan karyawan yang baru.

4)     Pengembangan Produk

Pengembangan produk untuk tetap eksis dalam usaha kami adalah dengan cara kami selalu mengupdate dunia fashion terkini untuk memenuhi koleksi penjualan kami, dengan begitu para konsumen akan tertarik dengan fashion yang kami sediakan karena tidak ketinggalan model.
Hijab-Fashion-5-Hasnae.com-IMG.jpg Trendy-Hijab-Style-Tutorial.jpg

BAB III
ANALISA

3.1 Analisis SWOT
Adapun analisis SWOT terhadap bisnis ini adalah sebagai berikut:

1)        Faktor internal.
a.    Strengths (Kekuatan)
·         Dapat memperhitungan persediaan untuk dijual agar tidak terlalu banyak penumpukan persediaan yang tersedia.
·         Harga yang tersedia dapat terjangkau oleh semua  masyarakat/konsumen
·         Fashion yang kami sediakan tidak terbuat dari bahan yang membohongi konsumen tetapi harga yang kami bandrol sesuai dengan bahan yang digunakan.

b.    Weakness (Kelemahan)
·         Faktor tempat juga sangat mempengaruhi kelancaran usaha ini, karna apabila tempatnya kurang ramai maka permintaan akan sedikit.
·         Permintaan dari konsumen biasanya akan menurun, jika semakin banyak saingan ditempat yang kita buka usaha.
·         Faktor kenaikan bbm juga dapat mengurangi permintaan dari konsumen.
2)        Faktor eksternal
a.    Opportunities (Peluang / kesempatan)         
·         Banyaknya teman-teman mahasiswa yang bisa kami tawarkan untuk membeli produk fashion kita.
·         Membuka peluang dengan tempat yang strategi dan gampang dijangkau oleh konsumen.
·         Memberikan harga yang terjangkau bagi konsumen dan tidak membohongi konsumen.

b.    Threats (Ancaman)
Faktor kenyamanan dan keamanan adalah faktor yang diutamakan dalam menjalankan suatu usaha. Apabila pelayanan dan kualitas yang kita berikan kepada konsumen kurang memuaskan, maka konsumen pun akan merasa kecewa, sehingga usaha ini akan terancam bangkrut.  Untuk mengatasi masalah tersebut, maka kami dalam menjalankan usaha ini akan selalu memberikan pelayanan dan kualitas produk yang terbaik kepada semua konsumen kami. Kualitas produk yang baik dan pelayanan yang terbaik menjadi prioritas utama kami dalam menjalankan usaha ini.

3.2 Analisis Operasional
Adapun rencana produksi yang dijalankan ialah sebagai berikut:
1)    Desain produk
Desain produk yang diusahakan ialah kami membuatnya dengan semenarik mungkin agar pelanggan dapat tertarik atau bahkan ketagihan berbelanja ditempat kita.
2)     Tempat usaha
Tempat usaha yang kami rintis ialah dipinggir jalan-jalan utama yang ramai dilalui orang, agar konsumen dapat dengan mudah mengakses tempat usaha kami, selain itu juga kami design tempat kami dengan cerah agar tidak bosan dengan warna yang terlihat flat.
3)    Pengawasan kualitas
Dalam mengontrol kualitas produk dari usaha kami ini agar dapat diterima dengan baik oleh konsumen yaitu dengan cara kami akan lebih jeli dalam hal bentuk jaitan untuk meminimalisir cacatnya produk yang kami jual, sehingga pada ahirnya tetap menyenangkan konsumen.

4)     Marketing atau promosi
  1. Analisis aspek SDM
Untuk mendukung kelangsungan usaha ini dibutuhkan beberapa elemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait didalamnya.  Adapun Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam kelangsungan usaha ini, yaitu:

Ø  Distributor
Agar usaha ini dapat bertahan dan berjalan dengan baik, kami memerlukan pemasok yang terpercaya dengan kualitas baik. Dengan demikian kami menghrapakan barang dan bahan yang digunakan dalam pembuatan baju dan lainnya tidak sembarangan.

Ø  Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang kami butuhkan ialah orang yang dapat bertanggungjawab dan pekerja keras dari segala kemungkinan dalam hal melayani konsumen serta dapat memperhatikan hal apa saja yang diperlukan atau yang tidak perlu. Serta yang memiliki keahlian mengerti computer atau tidak gaptek.

Ø  Masyarakat Sekitar
Selain SDM dari distributor dan tenaga kerja selanjutnya masyarakat juga berperan penting dalam kelancaran usaha ini, karna kita juga harus memiliki hubungan baik dengan  masyarakat setempat, karna apabila kita tidak mempunyai hubunga baik maka bisa saja usaha kita tidak disenangi sehingga dapat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga disinilah kita sebagai wirausaha harus mempunyai sikap yang baik dan jujur terhadap siapa saja.











BAB IV
PENETAPAN HARGA DAN MODAL

4.1  Penetapan Harga
Adapun produk yang kami tawarkan memiliki harga yang bervariasi tergantung dari apa yang diinginkan oleh konsumen, Adapun daftar harga yang kami tetapkan adalah sebagai berikut:
No
Nama
Harga
Ukuran
Warna
1
Jeans
Rp. 90.000 - Rp. 200.000
S-XL
Hitam, biru, navy, coklat.dll
2
Rok Bangkok
Rp. 100.000 – Rp. 150.000
All Size
Cream, hitam, maroon, abu-abu. (bermotif)
3
Baju Couple
Rp. 50.000 – Rp. 150.000
             S-XL
All Colour
4
Model baju lain
Rp 65.000 – Rp. 200.000
S-XL
All Colour
5
Aksesories wanita
Rp 10.000 – Rp 100.000

All Colour
6
Hijabers
Rp 35.000 – Rp 100.000

All Colour dan bermotif

4.2 Sumber Modal
            Sebagai sumber modal awal pendiran Fahion yaitu pemilik dari pribadi atau patungan kami.
4.3 Perhitungan Modal
       1)  Modal Belanja = modal yang dipakai sekali langsung habis, atau dapat digunakan       beberapa waktu.
Belanja Inti Persediaan Penjualan :
·         Celana Jeans dengan harga satu kodi (20 potong) Rp. 1.700.000
·         Rok Bangkok dengan harga satu kodi (20 potong) Rp. 1.800.000
·         Baju Couple dengan harga satu kodi (20 potong)  Rp. 1.000.000
·         Baju Model Lain dengan harga satu kodi (20 potong) Rp. 950.000
·         Hijab dengan harga satu kodi (20 potong) Rp. 500.000
·         Aksesories (kalung10,gelang10,headband20) Rp. 700.000
            *dengan catatan persediaan selama sebulan pertama. Total : Rp. 6.650.000
      2) Investasi  : modal yang dipakai beberapa kalidan bisa rusak.
a.           Alat didalam toko :
·         Gantungan baju                     Rp. 150.000
·         Bangku                                    Rp. 90.000
·         Gordeng                                  Rp. 150.000
·         Besi pengait                            Rp. 200.000
·         Meja  pnjang                           Rp. 200.000                         
·         Kalkulator 2buah                   Rp. 60.000
·         Roller Aksesories                   Rp. 150.000
·         Plastik                                      Rp. 250.000
Total alat-alat didalam toko :                                          Rp. 1.250.000
                        b.         Biaya sewa tempat perbulan                                 Rp. 450.000
                        c.         Karyawan sementara 2 orang                               Rp. 800.000
            Total b dan c                                                                                   Rp. 1.250.000
            Total keseluruhan modal awal adalah                                                 Rp. 9.150.000
            Selama 1minggu libur pada hari jumat, jadi selama sebulan toko fashion buka selama 26 hari. Dengan buka pada pukul 09.00 – 21.00 wib. Jika ditargetkan sebulan konsemen  yang datang 150 orang. Rincian perkiraan pembelian :
·         Jeans 15 terjual
ü  Harga Rp. 90.000x5potong = Rp. 450.000
ü  Harga Rp. 150.000x10potong = Rp. 1.500.000
·         Baju Couple 18 potong
ü  Harga Rp. 50.000x10potong = Rp. 500.000
ü  Harga Rp. 150.000x8potong =  Rp. 1.200.000
·         Rok Bangkok 14potong
ü  Harga Rp. 100.000x9 = Rp. 900.000
ü  Harga Rp. 150.000x5 = Rp. 750.000
·         Hijab 15potong
ü  Harga Rp. 35.000x10 = Rp. 350.000
ü  Harga Rp. 75.000x5 = Rp. 375.000
·         Model baju lain 20potong
ü  Harga Rp. 65.000x 5 = Rp. 325.000
ü  Harga Rp. 150.000x 10 = Rp. 1.500.000
ü  Harga Rp. 200.000x5 = Rp. 1.000.000
·         Aksesories terjual
ü  Gelang harga Rp.25.000x5 = Rp. 125.000
ü  Gelang harga Rp. 50.000x5 = Rp. 250.000
ü  Kalung Harga Rp. 35.000x5 = Rp. 175.000
ü  Kalung harga Rp. 50.000x5 = Rp. 250.000
ü  Headband Rp.10.000x9 = Rp. 90.000
Total penjualan keseluruhan selama 1bulan adalah                             Rp.  9.740.000

4.4 PERENCANAAN LABA RUGI
Penjualan                                                                              Rp 9.740.000
Modal Pengeluaran
            Biaya Pemebelian barang/bln                               Rp. 6.650.000
(-) Biaya lain-lain yang dikeluarkan 1 bulan
·         Sewa Gedung                            Rp 450.000
·         Gaji Pegawai @2 orang           Rp 800.000
·         Listrik                                            Rp 100.000  
·         Air                                                 Rp 50.000
           Total                                                                           Rp. 1400000
Net Provit perbulan                                                                       Rp. 5250000




BAB V
METODE PELAKSANAAN USAHA


5.1  Metode Pelaksanaan Program
            Dengan menggunakan metode ini usaha bisnis kami berharap akan meraih kesuksesan atau kemajuan dalam berbisnis Fashion ini . Mengapa? Karena dilihat dari cara sebagai berikut:
1)    Metode pengumpulan data
Metode pengumpulan yang dilakukan ialah dengan mencatat segala jenis aktifitas dan kendala-kendala apa saja yang dapat menghambat kelancaran usaha fashion kami. Kritik dan saran dari pelanggan akan sangat mendukung kemajuan usaha ini.
2)    Survei persediaan
persediaan sangat penting dalam usaha fashion kami, karena tanpa tersedianya persediaan, sudah pasti usaha ini tidak akan berjalan lancar. Dan pada dasarnya persediaan merupakan faktor utama untuk kemajuan usaha ini. Sehingga kami selalu survei persediaan dari segi harga maupun kualitasnya.
20140119_122106_dua-menantu-sby.jpg

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan
Usaha fashion yang dijalani keuntungannya memang menjajikan, karena pada era globalisasi ini, fashion tidak akan mati dan akan semakin berkembang sesuai dengan perkembangan zamannya, serta sesuai dengan keinginan. Toko fashion kami terinspirasi untuk terus memberikan kepuasan untuk konumen.


6.2 Saran
Dalam berwirausaha kita harus mempunyai sikap yang kuat dan mental yang tangguh untuk mengahadapi dunia yang penuh persaingan. Karena dalam usaha pastinya kita akan mengalami yang namanya untung dan rugi. Oleh karena itu, kita harus siap dalam segala rintangan terburuk sekalipun.

Demikianlah proposal perencanaan usaha ini saya buat. Dengan harapan, kami dapat mengaplikasikannya nanti selesai lulus kuliah serta menjadi pengusaha yang disukai banyak orang. Dan dengan membuka usaha ini bisa mengurangi angka pengangguran yang ada di Badan Pusat Statistik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.