Jumat, Januari 13

Bisnis Plan Usaha GrandPa’s Bakery

Laju pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia belakangan ini memang cukup pesat. Hal ini tentunya memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia pada umumnya.
Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan UKM mampu mendongkrak dan mempercepat pertumbuhan perekonomian di negara kita serta menyerap jumlah tenaga kerja sehingga mengurangi kasus pengangguran di Indonesia.Walaupun sampai saat ini beberapa kendala harus dihadapi dalam mendirikan suatu usaha. Namun, UKM bisa menjadi suatu kegiatan bisnis yang menjanjikan dikemudian hari. Peluang dari usaha ini masih terbuka luas di Indonesia , untuk itu kami mencoba mendirikan suatu usaha yang bergerak di bidang makanan ringan .
Seperti apa sih usaha GrandPa’s Bakery ini? Ide bisnis ini merupakan salah satu peluang yang coba kami kembangkan. Usaha ini memproduksi makanan yang berbentuk kue. Informasi mengenai bisnis kami , akan diinformasikan dalam bisnis plan ini .

Konsumen
Target pasar yang ingin kami bidik adalah seluruh kalangan masyarakat untuk berbagai usia. Selain itu , kami juga menyediakan produksi untuk berbagai pesanan acara tertentu maupun pesanan berskala kecil. GrandPa’s merupakan pilihan yang baik untuk konsumen yang sedang mencari cemilan sehat sebagai salah satu konsumsi yang menarik dan dapat dihidangkan untuk berbagai kebutuhan konsumen.

Memulai Bisnis GrandPa’s Bakery
Untuk menjalankan peluang bisnis ini, ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut:
1.    Modal utama adalah kreatifitas dan inovasi tentang pengolahan makanan yang kami kreasikan menjadi lebih unik dan menarik. Selain itu, skill dan kemampuan diri tentang berbagai perkembangan olahan cemilan juga perlu dimiliki. Dalam hal ini , yaitu mencoba menawarkan produk dengan melihat selera maupun hal baru yang mungkin akan diminati oleh masyarakat luas saat ini.
2.    Menjalin kerjasama dengan supplier bahan baku maupun bahan-bahan pelengkap yang memberikan penawaran harga lebih murah dengan kualitas yang baik.
3.    Selalu melakukan produksi dengan baik serta melakukan pengawasan yang ketat. Baik dari pembuatan produk hingga proses packagingnya.
4.    Bekerjasama dengan baik dan melakukan proses produksi dengan individu-individu yang memiliki skill dan kemampuan mengolah makanan yang baik pula .
5.    Senantiasa memperhatikan perkembangan olahan makanan ringan dikalangan masyarakat saat ini, selalu berinovasi dengan mengutamakan kualitas dan kretifitas produk agar menarik minat konsumen.

Keuntungan Bisnis GrandPa’s Bakery
Kentang, wortel serta daging ayam  merupakan salah satu bahan makanan yang selalu diminati oleh masyarakat luas. Khusunya dinegara Indonesia, bahan baku olaha ini merupakan pilihan makanan yang memiliki nilai tambah bagi konsumen. Selain rasanya yang nikmat , kentang, wortel, serta ayam tanpa olahan tertentu pun sangat dicari oleh masyarakat. Untuk itu kami melihat peluang yang sangat besar dalam pengembangan usaha ini. Aneka olahan kue berbahan dasar kentang, wortel dan ayam merupakan hal yang patut untuk dikembangkan , produk roti goreng ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi konsumen. Masyarakat Indonesia sering sekali mengadakan acara-acara tertentu, baik formal maupun santai. Pemesanan dalam jumlah kecil maupun besar dapat kami sediakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen , dengan varian rasa dan harga terjangkau . Bisnis ini dapat menjadi suatu hal yang menguntungkan , pelayanan bagi konsumen merupakan hal yang utama bagi kami.

Kendala Bisnis GranPa’s Bakery
Beberapa kendala yang mungkin dihadapi antara lain: rasa bahan baku yang cenderung berubah-ubah. Untuk memperoleh bahan baku yang memiliki komposisi rasa yang pas mungkin agak sulit untuk didapatkan. Mengingat produk utama adalah kentang, wortel serta ayam yang dikelola terlebih dahulu menjadi isi dari risol maupun roti.
Selain itu, kami juga harus pandai-pandai dalam membidik selera konsumen, seringkali masyarakat lebih tertarik dengan tampilan produk yang unik dengan citarasa yang sangat enak. Dalam hal ini, komunikasi dengan konsumen harus terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat luas yang sesuai dengan minat masyarakat itu sendiri. Tanpa melihat lebih jauh terhadap kendala tersebut, kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para konsumen. Melakukan evaluasi dan peningkatan hasil yang baik merupakan hal utama yang akan selalu dikembangkan.

Strategi Pemasaran
Untuk memperbesar usaha bakery ini, dapat dilakukan dengan memanfaatkan media sosial yang sangat berkembang pesat setiap harinya. Pengenalan produk dapat dilakukan dengan menampilkan hasil produk dalam berbagai media massa.
Selain itu, proses marketing juga dapat dilakukan melalui media pesan singkat berbasis teknologi seperi melalui aplikasi aplikasi yang disediakan oleh ponsel pintar. Diantaranya melalui : wahts up , line bbm maupun aplikasi sejenis yang dapat menyebarkan informasi secara cepat dan akurat. Dengan konten yang menarik dan pengembangan produk yang terus dilakukan. Selain itu proses pemsaran melalui komunikasi langsung kepada masyarakat.

Kunci Sukses
Sebagai pelaku UKM ada dua kunci sukses yang perlu diterapkan. Pertama, pupuklah mental juara dalam diri dan jadilah pemenang dalam setiap tantangan yang ada. Jangan pernah takut dengan persaingan yang ada didepan, karena dalam setiap tantangan ada peluang baru yang bisa dimanfaatkan. Kedua, teruslah kreatif dan inovatif untuk menghadapi gempuran persaingan pasar dalam produk makanan ringan yang semakin berkembang. Senantiasa menjaga kualitas produk yang dihasilkan , serta tidak pernah luput untuk berdoa dan menjaga attitude dalam diri dengan hal-hal yang terbaik. Percayalah , proses tidak akan mengkhianati hasil apabila selalu bersungguh-sungguh dan pantang menyerah dilandasi niat  berusaha yang kuat.

Analisa Ekonomi
Asumsi
-Produksi Roti goreng sebanyak 2.000 buah
-Proses produksi dilakukan dirumah, tanpa menyewa tempat usaha
Modal Awal
Peralatan produksi (baskom,mika,kompor gas,saringan)        Rp.450.000
Total                                                                                                   Rp.450.000


Biaya Penyusutan
Peralatan mengalami penyusutan, setelah masa pemakaian sebagai berikut:
Peralatan produksi : 1/12 bulan x Rp.450.000               Rp.37.500
Total penyusutan                                                                 Rp.37.500
Biaya produksi per bulan
Bahan baku (terigu, telur, kentang, wortel, daging ayam, tepung roti,minyak goreng)                                                                              Rp.2.500.000
Biaya listrik dan telepon                                                     Rp.   500.000
Biaya transportasi dan jasa pengiriman barang            Rp.    100.000
Biaya promosi                                                                       Rp.    100.000
Biaya penyusutan peralatan                                             Rp.      37.500__+
Total                                                                                       Rp.3.237.500
Omset per bulan
Penjualan roti goreng : @ Rp. 7.000 x 2.000 buah = Rp.14.000.000
Laba bersih per bulan
Rp.14.000.000 – Rp.3.237.500                                        = Rp.10.762.500
Return of Investment (ROI)
(modal awal + biaya produksi) : laba bersih per bulan   + 2 bulan

Semoga informasi usaha kecil menengah dengan memproduksi makanan ringan roti goreng ini bisa bermanfaat bagi para pembaca .
Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang. Ayo berbisnis!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar