Jumat, April 21

Bisnis Plan Pastry Mama

Laju pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia belakangan ini memang cukup pesat. Hal ini tentunya memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia pada umumnya.
Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan UKM mampu mendongkrak dan mempercepat pertumbuhan perekonomian di negara kita serta menyerap jumlah tenaga kerja sehingga mengurangi kasus pengangguran di Indonesia.
Meskipun sampai hari ini masih banyak para pelaku UKM yang mengalami beberapa kendala usaha, seperti permasalahan modal, promosi, jaringan bisnis, dan lain sebagainya. Namun pada dasarnya UKM merupakan salah satu kegiatan industri yang tahan banting dan tidak terpengaruh adanya krisis global yang beberapa waktu lalu sempat menumbangkan beberapa perusahaan besar di sekitar kita. Bukti inilah yang menjadi motivator bagi sebagian masyarakat sehingga akhirnya mereka memilih peluang usaha kecil dan menengah sebagai alternatif tepat untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya.
Tentu Anda tidak ingin melewatkan peluang tersebut bukan? Bagi Anda yang tertarik menekuni usaha kecil dan menengah, berikut kami informasikan salah satu ide bisnis yang bisa Anda jadikan sebagai peluang usaha, yaitu memproduksi aneka macam jenis aneka macam kuliner makanan antara lain kue tart, makanan kecil, kue bolu, makanan siap saji, makanan untuk pesta atau syukuran, dessert.

Konsumen
Target pasar yang menjadi sasaran adalah kalangan anak-anak, remaja, sampai dengan instansi-instansi besar yang membutuhlan jasa untuk hidangan siap saji atau pun kue-kue ringan untuk acara, kebutuhan atau keinginan  bagi perusahaan atau organisasi mereka. Biasanya produsen makanan skala rumah  lebih senang menerima pesanan dalam  jumlah banyak untuk satu pemesan bagi acara, seperti acara syukuran. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya produksi yang biasa dikerjakan dengan sistem borongan.

Memulai Bisnis Kuliner
Untuk menjalankan peluang bisnis ini, diperlukan beberapa hal penting yang anda siapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut :
1.      Modal utama yang diperlukan adalah skill dan pengetahuan tentang perkembangan trend mode yang saat ini sedang laris manis dipasaran. Untuk itu anda harus jeli melihat perubahan minat konsumen melalui koran, majalah, internet, maupun mengamati perkembangan jenis makanan yang di gemari masyarakat luas.
2.      Menjalani kerjasama dengan supplier bahan baku yang memberikan penawaran lebih murah tanpa harus mengesampingkan kualitas bahan yang anda gunakan.
3.      Carilah tenaga kerja yang benar-benar kreatif dan memiliki skill bagus dalam hal mengolah atau mendesain bentuk makanan atau kue.
4.      Selalu lakukan pengontrolan pada produk makanan yang telah di produksi sebelum di kirim ke konsumen, hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas produk.
5.      Perhatikan perkembangan trend model desain bentuk kemasan serta bentuk kue itu sendiri dengan perkembangan jaman yang semakin modern agar produk yang di ciptakan tidak ketinggalan jaman dan laris manis pada konsumen.

Keuntungan Bisnis Kuliner
Usaha makanan tidak bisa dipungkiri bahwa sampai kapanpun makanan akan menjadi kebutuhan utama pada masyarakat luas dan digandrumi pada semua kalangan masyarakat. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mau menyisihkan uangnya hanya untuk membeli hasrat kencintaannya pada bidang kuliner mereka sehari-hari. Peluang inilah yang dimanfaatkan sebagaian besar pelaku usaha sehingga mereka bisa meraup keuntungan besar setiap bulannya.
            Selain minat konsumen perorangan yang masih sangat tinggi, saat ini banyak instansi maupun perusahaan-perusahaan besar yang mulai memanfaatkan kuliner sebagai salah satu alat promosi yang cukup efektif.

Kendala Bisnis Kuliner
            Beberapa kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha kuliner yaitu ketersediaan bahan baku yang sering terlambat sedangkan permintaan konsumen sedang melonjak, persediaan bahan baku pun terkadang cenderung sulit ditemukan sehingga mengakibatkan terhambatnya proses produksi dan dapat juga mengakibatkan kenaikan harga pada bahan-bahan baku tertentu.
            Disamping itu, para pelaku usaha skala rumah ini juga harus bersaing dengan produk-produk kuliner yang sudah lebih dulu terkenal dengan kualitas yang  lebih menjamin dengan harga yang juga relatif murah. Maka dari itu kita harus sebisa mungkin menjalin hubungan dengan para supplier bahan baku yang terpacaya agar proses produksi tidak terhambat dan memberi kepercayaan kepada para konsumen mengenai produk yang di jual.

Strategi Pemasaran
            Untuk memperluas jaringan pemasaran produk kuliner, anda bisa melakukan dengan mengikuti berbagai macam usaha dengan membuka stand yang diselenggarakan oleh pemerintah ataupun instansi swasta. Melalui kegiatan tersebut anda bisa mengenalkan produk usaha anda kalangan masyarakat terkait produk yang dijual, menambah jaringan bisnis, dan memperbesar peluang usaha pasar yang di miliki.
 Dengan perkembangan jaman yang semakin modern sekarang ini anda juga dapat menggunakan media sosial sebagai wadah strategi pemasaran anda dengan mempromosikannya dengan berbagai cara yang unik, seperti give away atau memberikan sample kuliner kepada orang yang cukup berpengaruh di media sosial sebagai endorses produk kuliner.

Kunci Sukses
Sebagai pelaku usaha haruslah memiliki keuletan dalam menjalankan bisnis anda. Jangan pernah takut untuk gagal, apabila anda gagal dalam membangun usaha anda janganlah mudah menyerah tapi bangkit dan teruslah bangkit untuk memperbaiki usaha anda karena setiap tantangan yang ada di hadapan kita merupakan puncak kesuksesan kita meraih apa yang kita inginkan. Teruslah untuk tetap kreatif dan inovatif untuk menghadapi persaingan perusahaan dibidang kuliner semakin pesat. Bila kualitas cita rasa kuliner yang anda hasilkan tetap terjaga, maka para competitor pun akan kesulitan dalam menduplikasi produk anda.

Analisi Ekonomi
Asumsi
- Produksi makanan sebanyak 500 buah
- Proses produksi dilakukan di rumah, tanpa menyewa tempat usaha
Modal awal
Mesin adonan (@ Rp 1.000.000,00 x 4 buah)                                    Rp 4.000.000,00
Oven                                                                                                   Rp    500.000,00
Peralatan produksi (loyang, packing, timbangan, dll)                          Rp 1.000.000,00+
Total                                                                                                    Rp 5.500.000,00
Biaya Penyusutan
Peralatan mengalami penyusutan, setelah masa pemakaian sebagai berikut :
Mesin adonan : 1/60 bulan x Rp 4.000.000,00                                                    Rp 67.000,00
Oven
: 1/40 bulan x Rp 500.000,00                                                                     Rp 12.500,00
Peralatan produksi : 1/12 bulan x Rp 1.000.000,00                                     Rp 83.300,00+
Total penyusutan                                                                                                           Rp 162.800,00




Biaya produksi per bulan
Bahan baku (tepung, mentega, sayuran, dll)                                       Rp 5.000.000,00
Gaji tenaga borongan (Rp 100.000,00 x 3 orang)                                Rp 3.000.000,00
Biaya listrik dan telepon                                                                      Rp 1.500.000,00
Biaya transportasi dan jasa pengiriman barang                                    Rp 2.000.000,00
Biaya promosi                                                                                      Rp    500.000,00
Biaya penyusutan peralatan                                                                 Rp    162.800,00+
Total                                                                                                    Rp 12.162.800,00

Omset per bulan
Penjualan makanan : @ Rp 50.000,00 x 500 buah =                          Rp 25.000.000,00
Laba bersih per bulan
Rp 50.000.000,00 - Rp 12.162.800,00 =                                            Rp 12.112.800,00
Return of Investment (ROI)
(modal awal + biaya produksi) : laba bersih per bulan                        ± 2 bulan
Demikian informasi mengenai usaha kecil menengah dengan  memproduksi kuliner atau makanan ini bisa bermanfaat. Terimakasih. 

@C25-Ayu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar