Sabtu, Agustus 12

YUNIMAYS BOUTIQUE

Kode Peserta= @E39-Yuni
Kode Proyek= @Proyek C04

Jenis usaha yang saya pilih adalah clothing line.

Berikut saya sertakan logo usaha saya sendiri beserta brandnya.

Saya memilih nama brand yaitu: YUNIMAYS BOUTIQUE, yang berarti arti dari logo tersebut diambil dari nama lengkap nama asli saya, yaitu Yuni Maysaroh, kemudian saya merealisasikannya menambahkan kata 'boutique' dibelakangnya dan menambahkan logo 'Mannequin' atau patung yang berkalung karena produk yang saya jual adalah baju dan accessories wanita.

-Bagaimana peluang usahanya?
Saya berpikir bahwa peluang usaha berjualan baju menjadi trend sendiri saat ini, dikarenakan di jaman modern sekarang ini baju merupakan hal utama yang dibutuhkan setiap orang. Baju yang saya jual ini lebih kepada baju fashion yaitu baju berpergian seperti casual look, tetapi beberapa ada yang saya tambahkan baju untuk para wanita pekerja.
Saya memilih berjualan baju dikarenakan baju tidak akan pernah basi, tidak seperti makanan. Karena itulah saya memilih baju dan saya sendiri suka mengoleksi pakaian yang berbeda-beda modelnya. Apalagi semakin banyak wanita kekinian yang mementingkan trend fashion mereka ketika berpergian, karena itulah saya memilih untuk memasarkannya.
Dan yang saya pilih untuk berjualan adalah baju wanita, karena yang tertanam diotak saya adalah wanita pasti lebih membutuhkan banyak baju dan lebih boros terhadap hal tersebut, berbeda dengan laki laki yang mungkin lebih jarang membeli pakaian.

-Bagaimana perencanaan usahanya?
Awal mulanya saya tidak berani membuat merk sendiri, sehingga pertama kali memulai saya memasarkannya melalui online, karena saya belum berani mengambil resiko untuk membuka toko, saya takut rugi dan bangkrut. Karena itulah saya memulai dengan hal yang paling sederhana dulu tanpa membutuhkan modal tetapi dengan niat yang cukup. Bajunya pun saya belum berani membuat sendiri, tetapi mengambil dari supplier dan saya menguntungkannya sedikit. Pertama memulai pun saya belum mempunyai logo, hanya sebatas nama biasa saja.
Saya jalani hal tesebut dan dengan ditekuni, kemudian hal tersebut berjalan dengan baik sampai saya bisa membayar biaya sekolah saya sendiri pada saat itu.

Kemudian operasionalisasi usahanya sendiri ketika hasil berjualan sudah saya kumpulkan cukup banyak, saya mencoba lagi dengan hal yang berbeda yaitu untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak lagi. Dikarenakan cara sebelumnya sempat terjadi masalah, karena supllier saya curang sehingga customer saya banyak yang diambil dan ditawarkan dengan harga yang lebih murah dari saya. Karena itulah saya berpikir bagaimana berjualan baju tanpa mengambil lagi dari orang lain.
Cara kedua yang saya coba adalah saya melakukan 'Open PO BANGKOK', yaitu saya yang mengambil sendiri ke bangkok karena disana gudangnya fashion dan harganya cukup murah, hal tersebut berjalan dengan lancar sampai saat ini. Keuntungan yang didapatkan pun lebih besar dibandingkan dengan cara pertama.

Hingga saat ini akhirnya saya sudah berani untuk memasarkan produk dengan merk saya sendiri dan dipasarkannya di beberapa mall ibu kota, seperti pameran di Puri Indah Mall, Pondok Indah Mall, Aeon Mall, dan Summarecon Mal Serpong.

Saya pun masih mempunyai mimpi untuk kedepannya yaitu mempunyai toko permanen (bukan hanya sekedar pameran mall to mall saja). Impian saya adalah mempunyai toko sendiri seperti di Mangga Dua Square sampai besar dan mempunyai karyawan juga, sehingga saya dapat memasarkannya lebih luas lagi. Karena saat ini saya masih mengerjakan semuanya sendiri.

Terima kasih dan semoga artikel saya ini dapat menginspirasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar