Kamis, September 28

Inovasi Kayu Anti Rapuh Asal Negeri Sebrang

@Startup G02 - 
Reporter : Carera, Faisal, Tereni, Indri dan Cahya
Kayu adalah bahan atau material dasar yang dibutuhkan setiap orang untuk membangun rumah atau membuat perabotan rumah tangga lainnya.
Sehingga kayu sangat dibutuhkan begitupula bagi wirausaha yang berwirausah dibidang peralatan rumah tangga atau hiasan rumah yang membutuhkan kayu yang berkualitas. Biasanya kayu yang dibutuhkan atau dicari adalah kayu yang tahan lama serta anti rayap sehingga kayu yang seperti itu banyak dicari baik untuk kalangan wirausahawan taupun dikalangan umum.
Sekarang telah tersedia kayu anti rapuh berasal dari negeri sebrang yaitu yang berasal dari negeri tetangga Malaysia dia menciptakan kayu anti rayap yang terbuat dari sisa kulit tebu atau limbah tebu dan di campur dengan sereh sehingga terciptalah kayu anti rayap yang memiliki aroma sereh pula.
Sehingga aroma sereh inilah yang membuat rayap dan semut tidak dapat merusak kayu karena aroma dan bahan kimia yang terkandung di dalam sereh yang menyebabkan rayap dan semut enggan untuk mendakti kayu tersebut. Bahan dasar membuat kayu ini juga menarik yaitu limbah tebu yang biasanya dibuang ternyata bisa diolah menjadi suatu hal yang tak terduga yaitu kayu.
Mereka terinspirasi membuat limbah tebuh menjadi kayu berasal karena banyak sampah tebu yang ada di sekitar lingkungan mereka sehingga mereka berpikir apa yang harus mereka lakukan untuk meminimalisir atau memanfaatkan limbah tersebut? Akhirnya mereka mencoba melakukan eksperimen untuk mengolah limbah tebu tersebut menjadi kayu dan eksperimen tersebut berhasil. Tapi awalnya memang kayu itu dirubungi semut dan dimakan rayap tapi setelah eksperimen kedua limbah tebu dicampur dengan sereh eksperimen tersebut berhasil semut dan rayap menjauhi kayau tersebut dan akhirnya kayu itu menjadi kayu anti rayap semut dan serangga lainnya.
Serta kaya itu bisa bertahan kira – kira samapai 3 tahun, tapi untuk dijual belikan kemungkinan kayu ini belum bisa di perjual belikan karena perlu di uji coba lebih lagi untuk dipasarkan secara luas tapi kayu ini juga telah mendapatkan beberapa penghargaan dari negaranya.



Kritik dan saran :
Kritik :
1.      Aroma sereh jangan terlalu menyengat karena saat disentuh aroma tersebut menempel di tangan karena ada beberapa orang yang tidak suka dengan aroma tersebut
2.      Tekstur pingggir kayu lebih diperhalus lagi
Saran :
1.      Membuat ukuran kayu lebih bervariasi
2.      Ketebalan kayu dibuat beberapa macam ada ketebalan standar, tipis dan sebagainya
3.      Warna kayu lebih diperbanyak agar lebih menarik

THANK YOU :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar