Rabu, April 22

5 Tahapan Design Thinking


1. Emphatize

Tahap pertama ini ialah untuk mendapatkan rasa empatik dari masalah yang ingin dipecahkan. Pada tahap ini dilakukan pendekatan terhadap pelanggan. Apa sebenarnya yang diinginkan oleh mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan cara terjun langsung ke lapangan bertemu dengan pelanggan dan  melakukan wawancara atau dapat juga bertindak seolah menjadi mereka ( melihat dari sudut pandang pelanggan ).

2. Define

Informasi yang telah dikumpulkan pada tahap Empathize, akan dianalisa untuk menentukan masalah yang akan diselesaikan. Tahap ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan masalah dari para pelanggan  karena telah dilakukan penetapan masalah yang akan ditangani.

3. Ideate

Tahap ini merupakan tahap untuk memperoleh ide. Dimana semua ide tersebut akan ditampung untuk menyelesaikan masalah yang telah ditetapkan. Penting untuk mendapatkan ide atau solusi masalah sebanyak mungkin. Perlu juga adanya pengujian ide-ide yang telah dipikirkan untuk menemukan cara yang tepat dan  terbaik untuk memecahkan masalah.

4. Prototype

Pada tahap ini akan dihasilkan sejumlah versi produk atau fitur khusus yang ditemukan dalam produk yang akan dibuat untuk menjadi solusi untuk para pelanggan, sehingga dapat menjadi pertimbangan solusi masalah yang dihasilkan pada tahap sebelumnya. Prototype  dapat diuji dalam tim atau ke beberapa orang. Ketika ada masukan atau saran maka dilakukan pebaikan lagi, sehingga dihasilkan prototype yang benar-benar bagus.

5. Test

Adalah tahap dilakukannya pengujian terhadap produk dari hasil ide-ide yang telah dihasilkan kepada masyarakat dan hasilnya akan dilakukan penyempurnaan untuk menjadi solusi masalah dan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang produk dan penggunanya.

Output yang tercermin dari kelima tahapan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Emphatize
           
Setelah memahami tahapan ini kami dapat mempelajari berbagai cara untuk melakukan tahap ini, kami akan melakukan tahapan ini kepada  masing-masing tim kami serta kepada semua pelanggan kami. Kami akan mencoba memahami setiap masalah yang terjadi dalam bisnis kami. Memahami setiap kekurangan-kekurangannya. Mencari tahu apa-apa saja yang dibutuhkan dan diinginkan pelanggan. Dengan memahami keingginan dan kebutuhan pelanggan kami  akan lebih mudah untuk mencari solusi. Dari tahap ini kami mencoba mencari informasi tentang kebutuhan pembangunan atau renovasi rumah, dan masalah-masalah apa saja yang dihadapi paara pelanggan.

2. Define

            Dari tahapan ini kami belajar untuk membuat sebuah desain bisnis dari informasi-informasi yang telah didapatkan melalui pendekatan kepada pelanggan. Membuat sebuah ide bisnis untuk menjadi solusi yang akan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Itulah mengapa kami mendirikan usaha renovasi rumah ini.  Dengan banyaknya kebutuhan dalam pembangunan atau renovasi rumah untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan perbaikan rumah.

3. Ideate

            Di tahap ini kami akan mencoba mencari beberapa ide untuk mendapatkan solusi bagi  para pelanggan. Untuk membuat sebuah bisnis yang inovatif tapi tetapp efektif dalam pengerjaannyaa. Membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan bagi bisnis ini,  tapi juga menguntung semua pihak. Sebuah ide yang akan kami kembangkan untuk memajukan bisnis ini.

4. Prototype

            Di tahap ini semua ide yang telah  dikumpulkan akan dicoba untuk direalisasikan, di uji oleh tim kami serta beberapa orang yang  bukan tim kami. Yang mana dari beberapa ide yang akan kami pilih akan kami lakukann test untuk digunakan secara umum. Tahap ini dilakukan  untuk memilih ide  terbaik yang akan menjadi solusi bagi  kebutuhan pengguna jasa, serta memberi kemudahan untuk mereka.

5. Test

            Di tahap ini kami belajar  untuk terus melakukan test pada setiap ide-ide kami, untuk selalu  melakukan perbaikan-perbaikan pada bisnis kami, dari pelayanan, sistem kerja, serta proses pebaikan.  Kami akan selalu mencoba memberikan solusi terbaik pada pelanggan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar