Senin, September 27

ETIKA BISNIS DI ERA PANDEMI

 


OLEH

ANNISA SUCI KURNIAWATI

(@S08-ANNISA)

PENDAHULUAN

Virus Corona atau Covid-19 telah menjadi Pandemi yang mengancam kesehatan manusia di seluruh dunia. Saat ini pemerintah dan masyarakat di hadapkan pada tuntutan dalam menghadapi Covid-19 dan bertindak responsif demi mengatasi dampak-dampak yang lebih fatal terhadap sektor bisnis

Munculnya wabah penyakit ini menggemparkan seluruh dunia pada tahun 2019 hal ini berdampak pada bisnis dan ekonomi, sebagian usaha mungkin ada yang bisa mengambil keuntungan dan ada juga yang malah merugikan banyak pengusaha yang mengalihkan usaha di media online. Di situasi di tengah pandemi mendorong etika bisnis menjadi panduan menyelesaikan masalah dengan berbagai implikasinya. Dalam kondisi pandemi ini, sekali lagi etika bisnis menjadi kesintasan (daya tahan) organisasi. Hubungan antara profit, perubahan, dan dilema etika menjadi hal yang tidak dapat dihindarkan dalam pengambilan keputusan bisnis. Dengan etika diharapkan pemimpin bisnis dapat mengambil keputusan baik untuk menghadapi berbagai tantangan, baik di masa normal maupun di masa krisis.

.etika bisnis menjadi pondasi penting dalam membangun nilai, budaya, perilaku, di dalam organisasi. Dengan menjalankan prinsip bisnis yang beretika, organisasi dapat memberikan dampak yang positif baik dalam maupun luar organisasi. Kaitannya dengan tanggung jawab moral, bisnis secara beretika dapat membuat praktik bisnis semakin transparan dan memberikan kontribusi positif bagi keberlangsungan bangsa.

Velasquez (2005:74) berpendapat bahwa Etika bisnis adalah studi yang difokuskan tentang moral yang benar dan salah, dan berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis. Di dalam etika bisnis keuntungan bukanlah satu-satunya tujuan organisasi, maka dari itu etika memiliki peranan yang sangat penting di dalam dunia bisnis.

Menurut Qohar (2012), Etika Profesi adalah kesanggupan untuk secara seksama berupaya memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dengan kesungguhan, kecermatan dan keseksamaan mengupayakan pengerahan keahlian dan kemahiran berkeilmuan dalam rangka pelaksanaan kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para warga masyarakat yang membutuhkannya, yang bermuatan empat kaidah pokok.


PEMBAHASAN

I.                   PENGERTIAN ETIKA BISNIS

Menurut Saban Echdar dan Maryadi dalam buku Business Ethics and Entrepreneurship: Etika Bisnis dan Kewirausahaan (2019), etika bisnis adalah cara yang digunakan dan diterapkan dalam kegiatan bisnis, mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan perusahaan, individu, serta masyarakat.

Dalam perusahaan, etika bisnis dapat membentuk nilai, norma serta perilaku karyawan atau pimpinan. Etika bisnis diperlukan untuk menjalin hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan atau mitra kerja, masyarakat serta pemegang saham.

II.                TEORI ETIKA BISNIS

Teori etika bisnis Dikutip dari buku Etika Bisnis (2020) karya Eko Sudarmanto dan kawan-kawan, teori etika membantu orang menilai keputusan etis. Teori ini digunakan untuk menilai benar atau tidaknya sebuah keputusan moral. teori etika bisnis dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

1.      Utilitarianisme Berasal dari Bahasa Latin, yakni ‘utilis’, artinya bermanfaat. Teori ini menjelaskan jika sebuah perbuatan bisa dikatakan baik jika membawa manfaat untuk seluruh masyarakat. Utilitarianisme juga sering disebut teori teleologis. Teori ini mengatakan jika kualitas etis bisa didapatkan dari tercapainya tujuan.

2.      Deontologi Berasal dari Bahasa Yunani, yakni ‘deon’, berarti kewajiban. Hal ini berarti jika baik buruknya suatu perbuatan didasarkan pada kewajiban. Perbuatan tidak selalu menjadi baik hanya karena hasilnya baik, melainkan karena sebuah kewajiban yang harus dilakukan.

3.      Teori hak Jenis teori ini mengakar pada deontologi. Hak menyangkut martabat manusia, sehingga manusia manapun tidak boleh dikorbankan untuk mencapai tujuan. Dalam etika bisnis, teori hak menjadi salah satu teori yang sangat penting untuk dijalankan.

4.      Teori keutamaan Teori ini lebih berfokus pada manusia sebagai pelaku moral. Teori keutamaan memandang cara orang bersikap, seperti baik atau tidak, ramah atau tidak, jujur atau tidak, dan lain sebagainya. Keutamaan dalam teori ini diartikan sebagai watak yang diperoleh seseorang yang memungkinkannya bersikap baik secara moral.

 

III.           TUJUAN ETIKA BISNIS

Etika bisnis bertujuan untuk memberikan dorongan bagi kesadaran moral dan memberikan batasan bagi para pengusaha atau pebisnis untuk dapat menjalankan bisnis secara jujur ​​dan adil serta menjauhi bisnis penipuan yang merugikan banyak orang atau pihak yang memiliki keterikatan. Selain itu, etika bisnis mempunyai tujuan agar bisnis dapat dijalankan dan dicetuskan seadil-adilnya dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang telah disepakati.

IV.             Contoh Pelanggaran Etika Bisnis:

1.      Pelanggaran Hukum

Contoh dari hukum dari etika bisnis adalah sebuah perusahaan yang melakukan PHK namun tidak memberikan pesangon sama sekali.

2.      Pelanggaran Kejujuran

Suatu perusahaan yang dapat dikatakan berhasil terhadap kejujuran agar mereka tidak memberikan harga yang sejujurnya kepada konsumen serta kualitas-kualitas dari barang yang ditawarkannya. ada Pelanggaran Empati dan Pelanggaran Transparansi juga. Ada 3 macam pendekatan dasar di dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, di antaranya adalah sebagai berikut:

3.      Pendekatan Utilitarian

Untuk itu, di dalam melakukan tindakan seseorang tersebut seharusnya mengikuti cara yang mampu memberikan manfaat yang sebesar – banyak kepada masyarakat.

4.      Pendekatan Keadilan

Para pengambil keputusan tersebut memiliki peringkat yang sama dan bertindak adil di dalam memberikan suatu pelayanan kepada pelanggan baik itu dengan secara perseorangan maupun kelompok. Dan pendekatan hak individu berarti Setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya mempunyai hak dasar yang harus dihormati.

V.                Contoh Etika Bisnis

Berikut ini beberapa etika bisnis yang harus dilaksanakan dan dilakukan oleh para profesional, di antaranya adalah:

1.    Sebutkan nama lengkap

2.    Berdirilah ketika memperkenalkan diri

3.    Ucapkan terima kasih secukupnya

4.    Jangan duduk sambil menyilang kaki

5.    Tuan rumah yang harus membayar

 

SUMBER REFERENSI

https://www.datariau.com/detail/opini/pentingnya-memperkuat-etika-bisnis-di-masa-pandemihttps://www.kompas.com/skola/read/2021/06/28/134641969/etika-bisnis-pengertian-teori-prinsip-dan-contohnya?page=2.

https://pintek.id/blog/etika-bisnis/



 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.