Kamis, Oktober 7

KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN OLEH : PUTRI AULIYA (@S18-PUTRI)

 KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN OLEH : PUTRI AULIYA (@S18-PUTRI)


BAB I 

PENDAHULUAN

Pemimpin adalah inti dari manajemen. Ini berarti bahwa manajemen akantercapai tujuannya jika ada pemimpin. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakanoleh seorang pemimpin. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyaikeahlian memimpin, mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapatorang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasan-alasannya. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana, mengkoordinasi, melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama (Panji Anogara). Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan, yaituMempengaruhi perilaku orang lain. Kepemimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya, agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. Motivasi orang untuk berperilaku ada dua macam, yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik. Dalam hal motivasi ekstrinsik perlu ada faktor di luar diriorang tersebut yang mendorongnya untuk berperi-laku tertentu. Dalam hal semacam itu kepemimpinan adalah faktor luar. Sedang motivasi intrinsik dayadorong untuk berperilaku tertentu itu berasal dari dalam diri orang itu sendiri. Jadi semacam ada kesadaran kemauan sendiri untuk berbuat sesuatu, misalnyamemperbaiki mutu kerjanya. kepemimpinan harus diarahkan agar orang-orang mau berkerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi perilaku yangditimbulkan oleh kepemimpinan itu berupa kesediaan orang-orang untuk saling bekerjasama mencapai tujuan organisasi yang disepakati bersama. Dalam implementasinya kepemimpinan yang berhasil adalah yang mampu menumbuhkan kesadaran orang-orang dalam perguruan tinggi untuk melakukan peningkatan-peningkatan mutu kinerja dan terciptanya kerjasama dalam kelompok-kelompokuntuk meningkatkan mutu kinerja masing-masing kelompok maupun kinerja perguruan tinggi secara terpadu. Adanya kerjasama-kerjasama kelompok merupakan salah satu kunci keberhasilan.


BAB II 

PEMBAHASAN

1.  Pengertian Manajemen Kepemimpinan

Manajer/Pemimpin adalah seorang yang karena pengalaman, pengetahuan, dan keterampilannya diakui olehorganisasi untuk memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan kegiatan organisasi dalam rangka mencapai tujuan. Para manajer akan memikirkan cara-cara, alat-alat, metode yang paling efektif. Kepemimpinan adalah yang menentukan arah, sedangkan manajemen berusaha untuk mewujudkan agar arah tadi bisa tercapai manajemen dan kepemimpinan.

 

2.  Ruang Lingkup Manajemen

Selain manajemen sebagai ilmu, manajemen juga dianggap sebagai seni. Hal ini disebabkan oleh kepemimpinan memerlukan kharisma, stabilitas emosi,kewibawaan, kejujuran, kemampuan menjalin hubungan antara manusia yang semuanya itu banyak ditentukan oleh bakat seseorang dan tidak dapat dipelajari. Ilmu manajemen merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang disistemisasi, dikumpulkan dan diterima kebenarannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya metode ilmiah yang dapat digunakan dalam setiap penyelesaian masalah dalam manajemen. Metode ilmiah pada hakikatnya meliputi urutan kegiatan sebagai berikut:

a.  Mengetahui adanya persoalan.

b.  Mendefinisikan persoalan.

c.  Mengumpulkan fakta, data dan informasi.

d.  Menyusun alternatif penyelesaian.

e.  Mengambil keputusan dengan memilih salah satu alternatif penyelesaian.

f.   Melaksanakan keputusan serta tindak lanjut.

 

3.  Prinsip Kepemimpinan

a.  Seorang yang belajar seumur hidup Tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga diluar sekolah. Contohnya, belajar melalui membaca, menulis,observasi, dan mendengar. Mempunyai pengalaman yang baik maupun yang buruksebagai sumber belajar.

b.  Berorientasi pada pelayanan Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani, sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuanutama. Dalam memberi pelayanan, pemimpin seharusnya lebih berprinsip padapelayanan yang baik.

c.  Membawa energi yang positif

Setiap orang mempunyai energi dan semangat. Menggunakan energi yang positif didasarkan pada keikhlasan dan keinginanmendukung kesuksesan orang lain. Untuk itu dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerjauntuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan. Oleh karena itu,seorang pemimpin harus dapat menunjukkan energi yang positif, seperti ; Percaya pada orang lain Seorang pemimpin mempercayai orang lain termasuk staf bawahannya, sehingga mereka mempunyai motivasi dan mempertahankan pekerjaan yang baik. Oleh karena itu, kepercayaan harus diikuti dengan kepedulian.

d.  Keseimbangan dalam kehidupan

Seorang pemimpin harus dapat menyeimbangkan tugasnya. Berorientasi kepada prinsip kemanusiaan dan keseimbangan diri antarakerja dan olah raga, istirahat dan rekreasi. Keseimbangan juga berarti seimbangantara kehidupan dunia dan akherat.

e.  Melihat kehidupan sebagai tantangan Kata “tantangan‟ sering di interpretasikan negatif. Dalam hal ini tantangan berarti kemampuan untuk menikmati hidup dan segala konsekuensinya. Sebab kehidupan adalah suatu tantangan yangdibutuhkan, mempunyai rasa aman yang datang dari dalam diri sendiri. Rasa amantergantung pada inisiatif, ketrampilan, kreatifitas, kemauan, keberanian,dinamisasi dan kebebasan.

f.   Latihan mengembangkan diri sendiri Seorang pemimpin harus dapat memperbaharui diri sendiri untuk mencapai keberhasilan yang tinggi. Jadi diatidak hanya berorientasi pada proses. Proses dalam mengembangkan diri terdiridari beberapa komponen yang berhubungan dengan:

  • Pemahaman materi;
  • Memperluas materi melalui belajar dan pengalaman;
  • Mengajar materi kepada orang lain;
  • Mengaplikasikan prinsip-prinsip;
  • Memonitoring hasil;
  • Merefleksikan kepada hasil;
  • Menambahkan pengetahuan baru yang diperlukan materi;
  • Pemahaman baru; dan
  • Kembali menjadi diri sendiri lagi.

 

4.  Fungsi Manajemen

 

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekatdi dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer /pemimpin dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Manajer Mengelola fungsi-fungsi :

a.  Perencanaan Kegiatan

Seorang manajer/pemimpin adalah menyusun rencana. Menyusun rencana berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis, sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya.2

b.  Pengorganisian

Pengorganisasian atau organizing berarti menciptakan suatu struktur denganbagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antar bagian-bagian satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur tersebut. Pengorganisasian bertujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Selain itu, mempermudah manajer dalam melakukanpengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut.

c.  Menggerakkan

Menggerakkan atau actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).

d.  Pengawasan

Pengawasan merupakan tindakan seorang manajer untuk menilai dan mengendalikan jalannya suatu kegiatan yang mengarah demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

e.  Sarana Manajemen

 

Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools).Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Toolstersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets.

1.  Manajemen SDM

Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukanproses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.

2.  Uang

Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar kecilnya suatu kegiatan jugabias diliat dengan indikasi dana/uang yang diperlukan atau justru dihasilkandalam suatu kegiatan.

3.  Bahan

Materi terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahlidalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagaisalah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpamateri tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

4.  Mesin

Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar sertamenciptakan efesiensi kerja.

5.  Metode

Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatutata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah metode data dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas denganmemberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan suatu program. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yangmelaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

6.  Sasaran

Dalam rangka suksesi suatu program maka kita harus melihat sasarandari program secara utuh/holistic. Perumusan Visi Organisasi : Banyak organisasi yang tidak dirancang untuk menjalankan tugas tertentu. Nanti setelah berjalan selama bertahun- tahun, -karena pengaruh berbagai tekanan yang kerap kali menimbulkan konflik- barulah secara bertahap mereka mulai mendefinisikankembali tugas-tugasnya. Visi akan menuntun mereka untuk mengetahui cara paling efektif untuk mencapainya, yang biasa disebut misi. Lalu dibutuhkan strategi dan aktivitas guna mencapai misi tersebut. Pendekatan partisipatif mampu menguatkan visi, misi dan strategi sebuahorganisasi. Semua anggota organisasi harus mengetahui visi dan misi sertasepakat dengan strategi yang akan dijalankan. Hal ini akan mewarnai kerja rutindan meningkatkan motivasi serta kepuasan kerja mereka. Cara terbaik untukmemastikan bahwa visi dan misi menjadi milik bersama adalah melibatkan orangsebanyak mungkin dalam proses perumusannya. Perumusan visi dan misi ini diawali dengan berdiskusi bersama pengguna pelayanan atau kelompok lain yang menerima manfaat dari organisasi ini. Peluang melibatkan banyak orang bisa diperoleh melalui pertemuan formal dan informal serta lokakarya dan seminar. Untuk mencari dan mendalami isu-isu tertentu bisa dibentuk kelompok kerja. Selain itu studi tour dan kunjungan pertukaran keorganisasi lain yang melakukan pekerjaan serupa bisa menstimulas lahirnya ide-ide bermanfaat. Hal lain yang penting adalah pertemuan dan diskusi dengan organisasi lain yang bekerja di wilayah yang sama atau organisasi mitra. Dan untuk memastikan semua orang mengetahui apa yang sedang berlangsung dan mampu memberikan konstribusi secara efektif maka dibutuhkan system komunikasi internal yang baik.


BAB III 

KESIMPULAN

Kepemimpinan adalah yang menentukan arah, sedangkan manajemen berusaha untuk mewujudkan agar arah tadi bisa tercapai. Manajemen lebih peduli kepada pemilihan metoda, cara-cara agar tujuan itu bisa tercapai secara efektif. Itutadi adalah konsep manajemen dan kepemimpinan dari Covey. Warren Bennis, pakar kepemimpinan dan manajemen terkenal, dengan cerdas mengatakan, “Pemimpin menaklukkan situasi. Mungkin situasi itu kacau, membingungkan, mengherankan dan bahkan menantang kita dan bisa membungkam kita jika kitabiarkan situasi itu makin memburuk. Manajer atau manajemen, manajer menyerah atas keadaan itu. Manajemen berarti mengelola, sedangkan kepemimpinan, menginovasi. Manajer adalah tiruan, sedangkan pemimpin adalah asli. Manajemen menjaga hal-hal, pemimpin mengembangkan hal-hal. Manajemen berfokus pada sistem dan struktur sedangkan kepemimpinan berfokus padaorang-orangKepemimpinan merupakan suatu proses dimana sang pemimpin mampu mempengaruhi pengikutnya untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam memimpin, tentu setiap pemimpin mempunyai gaya kepemimpinan tersendiri yang merupakan cerminan ciri khas kepemimpinannya. Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuna ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Karenanya, manajemen dapat diartikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimilikiuntuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Manajer/Pemimpin adalahseorang yang karena pengalaman, pengetahuan, dan keterampilannya diakui olehorganisasi untuk memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan kegiatan organisasi dalam rangka mencapai tujuan. Kemampuan intelektualnya yang tinggi, telah membentuk gaya kepemimpinangagasan, organisasi adalah hanyalah alat atau instrumen dari sebuah pemikiran yang diusung bersama-sama, dipahami, dan disepakati bersama sama. Adalah hal yang susah mensintesiskan pribadi seseorang baik atau buruk dalam soal kepemimpinan, tergantung paradigma berpikir seseorang. Untuk menjadi pemimpin yang benar bukan hal yang mudah.

 

DAFTAR PUSTAKA

Ardian Syam, Konsep Manajemen, Author, Http://www.pembelejar.com.

Purwanto, Yadi, 2001, makalah: Manajemen PT. Cendekia Informatika, JakartaW. Brown steven, 1998, manajemen kepemipinan, Jakarta: Profesional Books

https://www.academia.edu/6194420/MAKALAH_MANAJEMEN_DAN_KEPEMIMPINAN

http://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/2.-Perilaku-Organisasi.pdf

https://repository.ung.ac.id/get/karyailmiah/1905/Novianty-Djafri-Buku-Kepemimpinan-dan-Perilaku-Organisasi.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.