April 02, 2024

Artikel dan mindmap Cracker Bliss

 

Nama : Puti Amalia Ma’ruf (AG06)

NIM: 43223010078

Mata kuliahKewirausahaan II


ARTIKEL BISNIS PENGEMBANGAN 

PRODUK MAKANAN CRACKER BLISS


Abstrak:

Artikel ini membahas tentang Usaha makanan yang menjualcrackers bliss, yaitu crackers yang dilapisi cream cheese, merupakan salah satu contoh bisnis kreatif yang memanfaatkan Jiwa Wirausaha dan implementasinya dalamberbisnis. Artikel ini membahas strategi pemasaran digital menggunakan teori PESO serta penerapan Creativity & Design Thinking dalam pengembangan produkMelaluipendekatan inibisnis dapat meningkatkan visibilitasnya dan menarik pelanggan potensial.

Crackers Bliss adalah produk makanan yang dilapisi cream cheese yang menjadi favorit banyak orang. Usaha makananini memiliki potensial untuk menjadi bisnis yang berhasilterutama dengan implementasi Jiwa Wirausaha dalamberbisnis atau bekerjaDalam artikel ini, kami akan mengkajibeberapa aspek penting dalam membangun dan menjalankanusaha makanan Crackers Bliss, termasuk pengantarkewirausahaanteori PESO, dan kreativitas & design thinking.

 

Kata Kunci:

Crackers Bliss, Cream Cheese, Pengantar Kewirausahaan, Jiwa WirausahaImplementasi Jiwa Wirausaha, Digital Promotion Campaign Tools, Teori PESO, Creativity & Design Thinking.

 

Pendahuluan:

Dalam era digital saat inipelaku bisnis harus mengadopsistrategi pemasaran yang efektif untuk memperluas jangkauandan menarik minat konsumen. Salah satu contoh bisnis kreatifyang dapat dijadikan studi kasus adalah usaha makanan yang menjual crackers bliss, yang merupakan crackers yang ditumpuk dengan lapisan cream cheese. Artikel ini akanmengulas bagaimana penerapan Pengantar Kewirausahaan, Jiwa Wirausaha, dan Digital Promotion Campaign Tools dapatmembantu meningkatkan kinerja bisnis tersebut.

Permasalahan:

1. Pemilihian bahan baku yang berkualitas: Salah satupermasalahan utama dalam membangun usaha makananCracker Bliss adalah memilih bahan baku yang berkualitasKualitas cracker dan cream cheese sangat penting untuk memberikan rasa dan tekstur yang memuaskan kepada konsumen
2. Inovasi produkIndustri makanan selalu berubah dan berkembangsehingga penting bagi Cracker Bliss untukterus melakukan inovasi produk dan diversifikasi agar tetap relevan di pasar. Menemukan varian rasa barumengembangkan produk turunanatau mengikuti trenmakanan yang sedang populer adalah tantangan yang harus dihadapi dalam upaya mempertahankan dayasaing.
3. Persaingan dengan produk serupa: Di pasar makananyang kompetitif, Cracker Bliss akan menghadapipersaingan dari produk serupa atau pengganti yang sudahadaMenemukan cara untuk membedakan Cracker Bliss dari pesaingnya dan membangun loyalitas konsumenmenjadi permasalahan yang harus dipecahkan untukmencapai kesuksesan jangka panjang.
4. Pemasaran dan promosiMeskipun memiliki produkyang berkualitastantangan selanjutnya adalahbagaimana memasarkan Cracker Bliss dengan efektifkepada konsumenMemilih strategi promosi yang tepatmembangun citra merek yang kuat, dan menciptakanketerlibatan konsumen melalui media sosial dan kampanye pemasaran digital efektif untuk menjangkaukonsumen secara luas dan memperoleh pelangganpotensial.

 

Pembahasan:

Melalui integrasi konsep kewirausahaanjiwa wirausaha, dan strategi promosi digital, Cracker Bliss telah mampu mencapaikesuksesan yang signifikan dalam pasar makananDenganberfokus pada inovasiketekunan, dan kreativitasbisnis inimampu menarik perhatian konsumen dan membangun merekyang kuat.

Pendekatan strategis (PESO):

Dalam konteks penerapan Teori PESO (Paid, Earned, Shared, Owned) untuk usaha Cracker Bliss, berikut adalah gambaranbagaimana setiap elemen PESO dapat diterapkan:

1. Paid (bayar):
• Menggunakan iklan berbayar di berbagai platform digital seperti Facebook Ads,ataupun Instagram Ads untuk meningkatkan eksposur cracker bliss kepadatarget pasar yang relevan.
• Bekerja sama dengan influencer atau blogger makanan yang memiliki audiens yang sesuai untukmelakukan endorsement berbayar.
• Membayar untuk menampilkan produk cracker bliss di katalog online atau platform e-commerce yang popular.
2. Earned (diperoleh):
• Mendorong ulasan positif dari pelanggan di situs review makanan atau platform media sosialsehingga mendapatkan ulasan yang baik.
• Mengajak para influencer atau food blogger untukmencicipi dan merekomendasikan cracker bliss kepada pengikut mereka secara alami.
3. Shared (dibagikan): 
• Mendorong konsumen untuk berbagi pengalamanmereka dengan cracker bliss melalui kontenpengguna yang dihasilkan sendiri di media sosialdengan hastag khusus. 
• Menyelenggarakan acara atau demo produk yang diundang secara khusus untuk media, blogger dan influencer untuk memperluas jangkauan berbagitentang cracker bliss.
4. Owned ( dimiliki):
• Memanfaatkan situs web resmi cracker bliss untukmempromosikan produkmenyediakan informasitentang varian rasa yang tersedia.
• Membangun komunitas online melalui akun media sosial resmi cracker bliss seperti Instagram, facebookatau twitter untuk berinteraksi langsungdengan konsumenmempromosikan konten dan menyampaikan penawaran khusus.

Dengan mengintergrasikan strategi PESO secara holistic, usaha cracker bliss dapat memaksimalkan eksposur dan interaksi merk, meningkatkan kesadaran konsumen dan memperluas jangkauan konsumen dengan efektif.

Creativity & design thinking:

Penerapan creativity & design thinking dalam usaha crakerbliss dapat mencakup beberapa Langkah dan prinsip sebagaiberikut:

1. Pemahaman konsumen
• Melakukan riset pasar mendalam untuk memahamikebutuhanpreferensi dan harapan konsumenterhadap produk seperti cracker bliss.
2. Pengembangan ide:
• Mengumpulkan ide-ide kreatif untuk variasi rasa, bentuk dan presentasi cracker bliss melalui sesibrainstorming.
• Menerapkan ide out of the box thinking untukmenemukan konsep unik yang dapat membedakancracker bliss dari pesaingnya.
3. Desain kemasan dan branding:
• Melakukan penyesuaian warna, font dan elemendesain lainnya untuk menciptakan identitas merekyang konsisten dan mudah dikenali.
4. Pemasaran kreatif:
• Menggunakan pendekatan kreatif dalam strategi pemasaran untuk mempromosikan Cracker Bliss kepada target pasar, seperti melalui konten visual yang menarik di media sosialkampanye video, ataukolaborasi dengan influencer makanan

Dengan menerapkan prinsip creativity & design thinking dalam pengembangan dan pemasaran cracker bliss, kami dapat menciptakan produk yang menarik dan diminati oleh konsumen serta membedakan merek kami di pasar makananyang kompetitif.

 

Kesimpulan:

Dalam bisnis makanan seperti crackers bliss, penggunaanstrategi pemasaran digital yang terencana dengan baik dan penerapan prinsip-prinsip kewirausahaan dan jiwa wirausahasangat penting untuk mencapai kesuksesanDenganmenggabungkan Pengantar Kewirausahaan, Jiwa Wirausaha, Digital Promotion Campaign Tools, Teori PESO, dan Creativity & Design Thinking, bisnis ini dapat memperluaspangsa pasar dan membangun merek yang kuat.

 

 

Daftar Pustaka: 

Oktaviani, F., & Rustandi, D. (2018). Implementasi Digital Marketing dalam Membangun Brand Awareness. PRofesiHumas : Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 3(1), 1. 

Pondaag, V. I., Octavia, J. R., & Theresia, C. (2023). Penerapan Design Thinking dalam Menghasilkan UsulanRancangan Kemasan Ramah Lingkungan untuk UMKM Makanan dan Minuman. Journal of Integrated System, 6(1), 103–124.

Rahmawati MadanihMeidhita Susandi, & Alya Zhafira. (2019). Penerapan Design Thinking Pada Usaha Pengembangan Budi Daya Ikan lele di Desa PabuaranKecamatan Gunung SindurKabupaten Bogor. Jurnal of Business and Entrepreneurship, 2(1), 55-64. doi:10.24853/baskara.2.1.55-64

Septiningrum, L. D. (2021). MANAJEMEN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN FOOD AND BEVERAGE DI ERA PANDEMI COVID 19. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan InovasiUniversitas Sam Ratulangi)., 8(1). 

W. Zimmer. Thomas, M. Scarborough, Wilson Daugh. 2008. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Edisi 5. Jakarta: Salemba Empat. (48-49)

Link journal:

https://doi.org/10.24198/prh.v3i1.15878

https://doi.org/10.28932/jis.v6i1.6440

https://doi.org/10.35794/jmbi.v8i1.32638

Tidak ada komentar:

Posting Komentar