Kamis, September 11

Soto Bintang Lima Harga Kaki Lima

A32-Mila Larinda
Salah satu panganan khas Indonesia adalah Soto. Mulai dari soto ayam, daging, hingga soto berbau khas kedaerahan seperti Soto Lamongan , Soto Betawi, dan sebagainya. Dan salah satu diantaranya yang begitu nikmat yaitu soto ranjau. Soto ranjau bisa disajikan di beberapa tempat, seperti restoran, ruko tempat makan, hingga pinggiran kaki lima. Warung Soto Ranjau buatan Pak Min inilah yang merupakan satu dari kesekian ribu warung soto yang ada saat ini. Tersedia soto ayam juga soto daging.
Terletak di pinggiran kaki lima sebuah pasar tradisional Petukangan, Ciledug Raya. Meskipun berada dalam pinggiran kaki lima, rasa soto ranjau ini tidak menurunkan kualitas rasanya. Justru Soto ranjau Pak Min ini sangat khas dan begitu nikmat. Awal usaha ini dirintis oleh seorang pendatang asal Pacitan, Jawa Timur bernama Pak Min. 

Sebelum berdagang soto ranjau, Pak min yang sekarang berusia 37 tahun ini menjual bubur ayam. Beliau mulai berdagang sebelum pasar tersebut dibangun, sekitar tahun 1998-an. Beliau menjual bubur ayam kurang lebih 11 tahun lamanya. Hingga akhirnya beliau memutuskan untuk berjualan soto ayam yang sudah dirintisnya sejak 5 tahun silam bersama istrinya yang bernama Ismiatun. Pak Min mengganti panganan yang dijualnya dengan alasan keuntungan yang diraihnya. 

Beliau berkata bahwa sangat berbeda jauh pendapatan yang diterimanya antara berjualan bubur ayam dengan soto ranjau. Tentunya soto ranjau Pak Min ini sangat memberikan pundi-pundi uang yang cukup besar dibandingkan usaha sebelumnya. Meski terlihat sederhana, warung soto ranjau Pak Min ini cukup banyak digemari oleh penikmatnya. Kebanyakan dari pengunjung pasar tradisional tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kualitas soto ranjau Pak Min ini memang benar adanya. Selain rasanya yang begitu enak dan mantap, harga yang diberikan sangat terjangkau. Berkisar kurang dari Rp.12.000,- .Hal tersebut makin membuat para pelanggan yang setia membeli soto ranjau buatan Pak Min kian bertambah.  Tidak hanya itu para pembeli juga disuguhkan teh tawar hangat yang makin menggugah selera makan soto ranjau ini. Paling banyak mereka yang menyukai soto ayam. Menurut mereka, rasa soto ayam Pak Min berbeda dengan soto ayam kebanyakan. Seperti punya rasa yang khas yang tidak satupun warung soto ayam yang lain miliki. Memang pak Min punya rahasia sendiri dalam meracik bumbu untuk warung soto nya. Beliau yang mulai beraktivitas dari jam 02.00 pagi untuk membeli segala perlengkapan bahan-bahan masakan, hingga membeli ayam kampung yang berbobot 5 kg untuk bahan pokok soto ayamnya.

Inilah yang menjadi ciri khas warung soto Pak Min. Ayam yang digunakan masih segar dan langsung Ia masak dengan bumbu racikan soto ayam. Tidak hanya ayam, daging sapi yang dibeli nya juga masih segar dan segera diolah dengan bumbu yang telah tersedia. Setelah selesai memasak, Pak Min yang dibantu istrinya juga menyiapkan segala sayuran pelengkap bagi soto ranjau nya tersebut. Hingga waktu menunjukkan pukul 06.00 pagi , warung soto ranjau Pak Min pun siap buka dan melayani para pelanggan. Soto ayam juga dilengkapi dengan tulangan dari ayam kampung yang sudah dimasak tersebut. Keuntungan yang didapat bisa berkisar 500ribu sampai 750 ribu per hari. Namun belum terhitung bersihnya. Hal itu membuat keinginan Pak Min untuk membesarkan usaha nya ke tempat yang lebih baik bahkan membuka cabang di sekitar Jakarta. Hal itu didukung oleh pelayanan dari warung tenda soto ranjau pak min yang sangat ramah sehingga membuat orang sangat nyaman dengan pelayanan hingga masakan yang terasa lebih nikmat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar