Selasa, Juni 7

PERENCANAAN USAHA



PERENCANAAN  USAHA

PERENCANAAN USAHA
       Memiliki gagasan brilian saja tidaklah cukup bagi seorang wirausahawan untuk menjalankan suatu usaha yg sukses.
       Gagasan tsb perlu ditunjang dgn persiapan yg matang agar keberhasilan yg memuaskan dpt tercapai
       Banyak pertanyaan yg harus dijawab sebelum memulai suatu usaha, seperti: apa tujuan kita, apa yg perlu dipersiapkan, dan bgmn cara menjalankannya dll.

IDE USAHA
       Ide usaha adalah segala konsep dalam benak, pikiran atau pengetahuan, sebuah mental, pendapat, pandangan, keyakinan atau rencana dari kegiatan-kegiatan usaha yg bertujuan untuk mencari laba.
       Pada dasarnya ide adalah jiwa dari sebuah perencanaan.

ALASAN SESEORANG MEMULAI USAHANYA SENDIRI
       Secara umum ada dua alasan mengapa seseorang memulai untuk mendirikan suatu usaha sendiri yaitu, tujuan pribadi dan tujuan usaha.
       Tujuan pribadi dapat berupa keinginan untuk bebas dan mandiri, menambah pendapatan, alasan keluarga dll.
       Tujuan usaha dapat berupa pelayanan, mencari keuntungan (laba), alasan sosial, pertumbuhan perusahaan dll.

BERBAGAI METODE PENGEMBANGAN IDE
       Alasan seseorang untuk memulai usaha sendiri harus ditunjang oleh ide usaha yg bagus agar usahanya bisa terwujud.
       Seringkali seseorang memiliki keinginan untuk usaha sendiri, tapi tidak tahu harus melakukan apa karena ia tidak memiliki ide untuk berusaha apa.
       Banyak hal yg dapat digunakan sebagai sumber ide, seperti buku impian yg kita miliki, sebuah perusahaan yg maju, saluran distribusi, pelanggan, badan riset dan pengembangan, serta kelompok pergaulan dapat juga memberikan inspirasi atau ide kepada kita.
       Banyak hal disekitar kita yg dapat dijadikan sumber ide, kunci utama agar kita dapat menangkap ide-ide itu adalah kejelian dan kepekaan.
       Setelah ide tertangkap oleh kita, langkah selanjutnya adalah pengembangan ide tersebut agar kita dapat membuat perencanaan yg baik dan rasional.
       Ada beberapa metode yg dapat digunakan untuk pengemba-ngan ide antara lain:
       Focus Group, sebuah grup atau kelompok diskusi yg terfasilitasi untuk membicarakan suatu ide atau gagasan yg terfokus.
       Brainstorming, sebuah kelompok yg tidak terstruktur, bebas, dan gabungan dari berbagai pihak yg berusaha utk bertukar pikiran.
       Problem Inventory Analysis, ide dikembangkan dgn cara menganalisis permasalahan-permasalahan yg timbul. Dari permasalahan yg ada diharapkan ide semakin dapat berkembang dan menjadi lebih baik.
       Creative Problem Solving, mengembangkan sebuah ide melalui teknik-teknik sesuai keinginan kita secara kreatif.


PENTINGNYA PERENCANAAN USAHA
       Perencanaan usaha sangat dibutuhkan dalam upaya menjawab dan menguji kesiapan seorang entrepreneur sebelum usaha dijalankan
       Perencanaan usaha menjadi alat pembantu dalam memikirkan produk dan jasa yg akan ditawarkan, memahami tingkat persaingan usaha, mengetahui besarnya pembiayaan usaha, dan menggambarkan mekanisme keorganisasian usaha.
       Dunia usaha tidak dapat lepas dari lingkungan usaha yg saat ini penuh dengan persaingan dan perubahan.  Semakin baik perencanaan usaha, semakin mampu kita bersaing dan beradaptasi
       Beberapa alasan pentingnya perencanaan usaha:
       Untuk memperoleh kredit
       Untuk memperoleh dana investasi
       Untuk menyusun sekutu strategi
       Untuk memperoleh kontrak besar
       Untuk menarik karyawan kunci
       Untuk memotivasi dan menfokuskan tim manajemen kita

Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu, cobalah berpikir dengan SMART (specific, measurable, achievable, reasonable, trackable), yang dapat diuraikan satu persatu sebagai berikut :
1.       Specific, mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih terfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan.
2.       Measurable, perencanaan yang dibuat harus dapat terukur, sehingga kita akan tahu kapan perencanaan tersebut telah tercapai.
3.       Achievable, bahwa perencanaa yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, janganterlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih kecil. Bila tidak, pikiran bawah sadar kita akan menolak karena merasa tidak mungkin mencapai tujuan yang telah direncanakan tersebut.
4.       Reasonable, dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan factual dan realistis. Artinya, apa yang dirumuskan sangat masuk akal dan rasional. Jika tidak, pikiran alam bawah sadar kita akan menolaknya.
5.       Trackable atau Timely, setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahui setiap kemajuan.

Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (Layout)
            Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan. Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi, yaitu :
1.       Dekat dengan pasar atau pelanggan
2.       Dekat dengan sarana transportasi
3.       Pasokan tenaga kerja terjamin kesediaannya
4.       Listrik, air, dan sarana prasarana lainnya
5.       Dekat dengan lembaga keuangan
6.       Dekat dengan kawasan industry pendukung
7.       Dekat dengan pusat pemerintahan
8.       Lokasi dapat dikembangkan
9.       Pertimbangan soisal budaya masyarakat lingkungannya
10.   Hukum yang berlaku dilingkungan tersebut
11.   Dekat dengan pelabuhan, bandara, stasiun, dan terminal
12.   Besarnya nilai investasi untuk lokasi
13.   Nilai ekonomis masa datang dari lokasi
14.   Iklim dan tekstur tanah serta pertimbangan lainnya




Tidak ada komentar:

Posting Komentar