Kamis, Juni 9

STRATEGI PEMASARAN



Pemasaran

Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pem,asaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain. 
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
·         Pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
·         Strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
·         Bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
·         Evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi
STRATEGI PEMASARAN
Strategi Pemasaran merupakan proses empat tahap, yang terdiri dari
        - Analisis Situasi Strategis,
        - Perancangan Strategi  Pemasaran
        - Pengembangan Program Pemasaran
        - Implentasi  Pengelolaan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran (marketing strategy) adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju. Banyak sekali strategi yang diperkenalkan dalam teori-teori pemasaran, namun secara umum strategi pemasaran yang biasa dilakukan dan dapat dipilih adalah:
1. Menembus Pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai. Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain

2. Mengembangkan Pasar
Strategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama.

3. Mengembangkan Produk
Strategi pengembangan produk mencakup perubahan barang atau jasa dengan tetap menggunakan cara produksi yang lama.

4. Melakukan Diversifikasi
Strategi diversifikasi dilakukan dengan cara mengembangkan produk baru yang masih berkaitan dengan produk lama.

5. Menerapkan Biaya Murah
Strategi biaya murah didasarkan pada biaya input yang rendah.

6. Memfokuskan pada pasar
Strategi fokus pada pasar dilakukan dengan memberikan pelayanan khusus kepada pembeli yang dapat membedakan dengan pelayanan yang diberikan para pesaing

7. Melakukan Diferensiasi
Strategi diferensiasi berkosentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang sangat berbeda.

Dalam pemasaran kita mengenal 4P (Product, Price, Place & Promotion) yang bisa kita jadikan dasar dalam membangun strategi yang terpadu dalam pemasaran.
         -Product (Produk)  
Adalah bagaimana kita membangun strategi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar (sesuai dengan positioning kita) dengan differensiasi yang tinggi sehingga "brand" produk bisa sekalian terbangun sejak awal. Strategi produk ini menyangkut desain produk, kualitas dan desain kemasan yang sesuai dengan target pasar kita.
        - Price (Harga)
Adalah bagaimana kita membangun strategi produk yang sesuai dengan tingkat persaingan, daya beli dan life style yang berkembang di masyarakat. Penentuan harga bisa sangat dipengaruhi dari biaya perolehan bahan baku, efisiensi proses produksi dan skala usaha. Pada saat persaingan dengan produk yang "hampir" sama, komponen-komponen tersebut di atas akan menjadi faktor penentu dalam competitive advange dari pelaku UMKM.
      - Place (Chanel Pemasaran)
Adalah bagaimana kita menentukan chanel pemasaran dan distribusi yang tepat dalam menjangkau pasar dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan usaha kita. Seringkali UMKM produsen diajari menjadi "superman" yang mampu menangani produksi dan pemasaran sekaligus, seringkali mereka "dipaksa" melupakan keberadaan "pedagang" atau mitra dagang yang seharusnya menjadi target pasar mereka. Produsen "tidak harus" menjangkau "end user", cukuplah mereka mencari agen, distributor atau reseller dan biarlah mereka fokus pada aspek produk dan produksi.
     -Promotion (Promosi) - Faktor terpenting dalam memperkenalkan produk ke pasar adalah kegiatan promosi. Promosi yang efisien dan efektif harus dipikirkan sejak awal agar biaya yang muncul olehnya bisa diminilisasi. Promosi termurah saat ini adalah promosi dengan cara online dan gethok tular. 

Hal yang paling mendasar dalam pemasaran adalah mengenal pasar itu sendiri dengan sistemasi Segmentation, Targeting dan Positioning. Lantas apa itu STP ? STP dapat dipahami dengan sederhana dengan cara berikut:

· Segmentation Adalah bagaimana kita "menentukan" kolam ikan mana yang akan kita pancing.
· Targeting Adalah bagaimana kita "memilih" ikan di kolam ikan yang telah kita tentukan.
·  Positioning  Adalah bagaimana kita mampu menyediakan "umpan" yang sesuai dengan target pasar kita.
Ilmu ini selalu menarik dalam dunia pemasaran, karena pemasar yang sukses adalah pemasar yang mampu mengenali pasarnya dengan cara yang sistematis dan terencana dengan baik. Banyak faktor yang mempengaruhi penerapan dari strategi pemasaran antara lain seperti berikut:
1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Sementara dari sudut penjual atau produsen yaitu :
1. Tempat yang strategis (place),
2. Produk yang bermutu (product),
3. Harga yang kompetitif (price), dan
4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen :
1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2. Biaya konsumen (cost to the customer),
3. Kenyamanan (convenience), dan
4. Komunikasi (comunication).

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar