Sabtu, Agustus 13

Gaya Bisnis Orang Chinese




Memotivasii gaya cara bisnis sikap mental bisnis orang Cina sangat penting bagi kita untuk menumbuhkan motivasi dalam berwirausaha , karena sepanjang sejarah sudah diakui peranan penting bisnis orang Cina terhaadap perekonomian Nasional, baik itu di bidang industri maupun perdagangan.

Belajar dari yang terbaik tanpa harus mencari kesalahan merupakan salah satu kunci untuk meraiah kesuksesan di masa mendatang. Tidak dapat dipungkiri bahwa kebehasilan bisnis orang Cina didasari oleh suatu budaya, seni, cara dan etika yang sidah diterapakan selama puluhan tahun dan perlu kita pelajari dan implementasikan dalam rangka menciptakan generasi pengusaha yang tangguh.


Orang Cina bisa berdagang dimana saja termasuk di kawasan yang paling tidak produktif sekalipun. Hal ini senada dengan ungkapan bahwa " orang Cina bisa berdagang di kampong Melayu, tetapi orang Melayu belum tentu bisa berdagang di kawasan orang cina". Kita memang dapat melihat bahwa orang Cina memang mudah berkembang dimana saja. Lihat saja di kota-kota yang ada di Indonesia, pengusaha Cina berkembang pesat. Mengapa bisa demikian? Hal itu dikarenakan totalitas bahwa orang cina selalu menginginkan perubahan secara total, maka hijrah adalah sebuah keharusan. " Orang itu harus hijrah bukan saja secara fisik melainkan juga mental, jiwa, dan mendekatkan diri pada-Nya."


Gagal dalam beberapa kali bagi orang Cina tidak berarti akan gagal untuk seterusnya. Ann WanSeng mengatakan " orang Cina percaya dan yakin mereka pasti akan berhasil suatu hari nanti." Usaha orang Cina dalam mengalami kegagalan dan menghadapi persaingan adalah dengan terus belajar dan meningkatkan etos kerjanya. Mau tak mau, kinerja mereka tingkatkan. Tokoh konglomerat Korea Selatan Kim Woo Choong, pernah menyatakan, "jika kita sama rajinnya dengan orang-orang di barat (Cina), kita tidak akan dapat menyaingi mereka. Jika ingin lebih berhasil dari orang lain kita tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan lebih giat dan rajin".


 FALSAFAH DAN BUDAYA BISNIS ORANG CINA
Orang Cina yang berhasil dalam bidang perdagangan menerapkan falsafah atau cara pandang dan budaya atau kebiasaan leluhurnya. Penghormatan orang Cina kepada orang  tua dan leluhurnya adalah melalui kekayaan. Dengan kekayaan, seorang anak dapat memuliakan orang tuanya. Dan salah satu cara yang teruji sangat ampuh untuk menjadi kaya adalah dengan berdagang. Berikut ini adalah beberapa Falsafah Bisnis Orang Cina :

  1. Untuk mencapai sukses orang China harus berdagang. Bekerja keras dan berani membuka peluang usaha baru merupakan kunci keberhasilan, dan hasil usaha berupa keberhasilan dan kegagalan ditentukan oleh sikap, usaha dan keyakinan 
  2. Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi tetapi bukan untuk mengisi waktu luang. Berdagang adalah pekerjaan yang serius dan bukan pekerjaan ikut-ikutan 
  3. Pengalaman berdagang diberikan kepada anak cucu supaya mengenal ilmu berdagang sehingga mempunyai sikap mental yang matang dan mempunyai kemampuan ketrampilan berdagang 
  4. Keuntungan yang diperoleh sebaiknya tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut harus digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi 
  5. Orang China suka perdagangan yang memberikan keuntungan jangka panjang dan berkelanjutan dalam waktu yang lama. Menjaga reputasi dan memberikan pelayanan terbaik akan menghasilkan bisnis jangka panjang 
  6. Pedagang yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali

Berikut adalah beberapa Budaya Bisnis Orang Cina :

  1. Orang China rela bangun pagi dan terus bekerja sampai malam hari untuk mencapai keberhasilan, jadi     tidak ada alasan bagi orang China untuk tidak sukses jika mereka tekun. Intinya bekerja keras dan tekun
  2. Apabila orang China mengatakan akan berdagang, mereka biasanya tidak akan berpikir panjang untuk melakukannya. Pengalaman dan kemahiran tidak penting karena dapat dipelajari. Intinya bekerja keras dan mau belajar dari orang lain
  3. Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangat. Sebaliknya, akan membuat lebih gigih. Kegagalan yang kedua dijadikan pelajaran. Kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak. Kegagalan yang berikutnya menguji kesabaran dan ketabahannya. Disini intinya harus ada kesabaran dan ketabahan
  4. Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan, kita harus menetapkan tujuan untuk mendapatkan keutungan jangka panjang
  5. Budaya dagang China mengutamakan hal penting, siapa cepat siapa dapat, sehingga  diperlukan kesigapan dan dinamisasi serta inovasi yang terus menerus sesuai tuntutan pasar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.