Sabtu, Agustus 6

Pengalaman Wirausaha Keluarga

Hai sahabat blogger, perkenalkan saya Bryan Gillbert. Kali ini saya akan menceritakan tentang konsep dasar berwirausaha dari apa yang saya dapatkan dari keluarga saya. Maaf, karna jujur saya belum pernah berwirausaha sendiri. Namun, semoga ini dapat menjadi hal yang bermanfaat bagi para pembaca. keluarga saya adalah seorang wirausaha, ayah saya seorang mekanik(service elektronik) dan ibu saya seorang penjahit busana.
Awalanya, ayah saya hanya lulusan SMA jurusan listrik dan beliau bekerja sebagai penjaga toko kue, hari demi hari selalu ayah saya lalui namun tahun demi tahun kehidupan ekonomi keluarga saya semakin jatuh dan dengan kemampuan yang ayah saya miliki akhirnya ayah saya memberanikan diri untuk membangun usaha sendiri membuka service elektronik. Ibu saya awalnya adalah ibu rumah tangga. Namun disaat saya duduk di kelas 6SD saya membutuhkan biaya untuk masuk sekolah kejenjang SMP akhirnya ibu saya memutuskan untuk berusaha belajar menjahit dan akhirnya memberanikan diri membuka usaha menjahit sendiri dari kemampuan belajar otodidak demi membantu perekonomian keluarga. Dan karna keahlian ibu saya adalah menjahit, menurut saya busana yang ibu saya buat sangatlah bagus dan kreatif dari situlah saya sering kali membantu untuk melakukan pemasaran ke tetangga-tetangga dirumah bahwa ibu saya dapat membuat busana yang diinginkan oleh setiap orang yang mereka inginkan. dan pekerjaan ayah dan ibu saya berlanjut sampai sekarang, sampai saya sudah bekerja sendiri.
Sedikit  saya mau mengutip dari beberapa sumber tentang konsep dasar berwirausaha :

KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHA
A. Pengertian Kewirausahaan
    Kewirausahaan adalah proses kemanusiaan (human process) yang berkaitan dengan kreativitas dan inovasi dalam memahami peluang, mengorganisasi sumber-sumber, mengelola sehingga peluang itu terwujud menjadi suatu usaha yang mampu menghasilkan laba atau nilai untuk jangka waktu yang lama. Definisi tersebut menitikberatkan kepada aspek kreativitas dan inovasi, karena dengan sifat kreativitas dan inovatip seseorang dapat menemukan peluang. 
Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru atau hubungan-hubungan baru antar unsur, data, variabel yang sudah ada sebelumnya.
Ciri-ciri orang kreatif adalah :
a. Mandiri.
b. Terbuka terhadap yang baru.
c. Percaya diri.
d. Berani mengambil resiko.
e. Melihat sesuatu dengan tidak biasa.
f.  Memiliki rasa ingin tahu yang besar.
g. Dapat menerima perbedaan.
h. Objektif dalam berpikir dan bertindak.
Terdapat beberapa contoh-contoh kreativitas, yaitu :
a. Kreativitas ide
b. Kreativitas material
c. Kreativitas spontan
d. Kreativitas kejadian
e. Kreativitas organisasi
f.  Kreativitas hubungan
g. Kreativitas dari hati.
Kegiatan yang bersifat kewirausahaan misalnya :
a. Menghasilkan produk baru dengan cara baru pula.
b. Menemukan peluang pasar baru dengan menghasilkan produk baru pula.
c. Mengkombinasikan faktor-faktor produksi dengan cara baru.
d. Mendukung budaya yang mendorong eksperimen yang kreatif.
e. Mendorong perilaku eksperimen dll.
 
Terdapat beberapa karakteristik dalam pola dasar kewirausahaan, diantaranya :
1. Sikap mental.
2. Kepemimpinan.
3. Tata laksana.
4. Keterampilan.
B. Pengertian Wirausaha
    Wirausaha merupakan pelaku dari kewirausahaan, yaitu orang yang memiliki kreativitas dan inovatif sehingga mampu menggali dan menemukan peluang dan mewujudkan menjadi usaha yang menghasilkan nilai/laba. Kegiatan menemukan sampai mewujudkan peluang menjadi usaha yang menghasilkan disebut proses kewirausahaan. Kegiatan wirausaha adalah menciptakan barang jasa baru, proses produksi baru, organisasi (manajemen) baru, bahan baku baru, pasar baru. Hasil-hasil dari kegiatan-kegiatan wirausaha tersebut menciptakan nilai atau kemampu labaan bagi perusahaan. Kemampulabaan menciptakan nilai tersebut  karena seorang wirausaha memiliki sifat-sifat kretaif dan inovatif.

Peranan Wirausaha :
a. Meningkatkan standar / kualitas hidup manusia.
b. Sebagai motor penggerak dalam pembangunan nasional.
c. Menciptakan lapangan kerja baru yang dapat mengatasi pengangguran.

Karakteristik Wirausaha :
a. Pekerja keras.
b. Disiplin.
c. Mandiri
d. Realitas
e. Prestatif (selalu ingin maju)
f.  Komitmen tinggi
g. Tajam naluri bisnisnya.
h. Cepat melihat peluang usaha
i.  Kretaif
j.  Ulet dan siap pada tantangan
k. Ingin mencapai sesuatu.
Karakteristik yang khas dari wirausaha thetos enterprenerial menurut Moeljanto Tjokrowinoto (1996) adalah:
a. Kejelian melihat peluang untuk memperoleh keuntungan.
b. Selalu mencari perubahan
c. Kemampuan untuk mendefinisikan resiko
d. Kemampuan untuk mengalihkan sunber dari kegiatan prodiktifitas.
      Kegiatan menemukan sampai mewujudkan peluang menjadi usaha yang menghasilkan disebut proses kewirausahaan. Dalam kegiatan mewujudkan peluang tersebut seorang wirausaha diharuskan mempunyai :
a. Memiliki komitmen dan determinasi serta ketekunan.
b. Mengarah kepada pencapaian dan pertumbuhan.
c. Berorientasi kepada sasaran dan peluang.
d. Mengambil inisiatif dan pertanggung jawaban personal.
e. Tidak kenal menyerah dalam memecahkan masalah.
f.  Realistis dan memiliki gaya humor.
g. Memanfaatkan dan selalu mencari umpan balik.
h. Dapat mengendalikan permasalahan-permasalahan di dalam perusahaan.
i.  Mampu mengelola dan menghitung resiko.
j.  Tidak berorientasi kepada status.
k. Memilki integritas dan dapat dipercaya
Arti Penting Wirausaha Dalam Pembangunan.
        Wirausaha adalah seorang yang mandiri, yaitu orang yang memilki perusahaan sebagai sumber penghasilannya. Dengan perkataan lain ia tidak menggantungkan diri untuk penghasilannya kepada orang lain. Untuk mendirikan perusahaannya ia menghimpun sumber-sumber atau faktorproduksi dan menyusun organisasi perusahaan. Karena tindakan-tindakan itu mempunyai dampak pertama kepada dirinya sendiri, yaitu menciptakan lapangan kerja bagi diri dan penghasilan, kepada masyarakat dan pemerintah, yaitu menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja yang lain serta penghasilan, mengerjakan sumber-sumber bahan baku yang belum digunakan sehingga menjadi bermanfaat bagi masyarakat, menciptakaan teknologi sehingga menambah akumulasi untuk untuk teknologi yang sudah ada dalam masyarakat, mendorong investasi di bidang-bidang lain, memperluas dasar oajak bagi pemerintah dan meningkatkan citra bagi suatu bangsa, sehingga secara keseluruhan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan yang saya dapatkan ialah: Apapun jenis pekerjaannya, apapun resikonya, tidak mengenal rasa malu dan lelah, yakin dengan kemampuan yang dimiliki disitulah akan mencapai kesuksesan dengan semua impian yang dimiliki.
Demikian lah sedikit yang bisa saya ceritakan tentang pengalaman wirausaha keluarga saya. Terima kasih.
Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.