Kamis, September 29

Indofood Sukses Makmur, Sukses dan Makmurkan Indonesia


Dewasa kini, hampir semua orang mengenal Indofood Sukses Makmur. Ya, salah satu perusahaan ternama di Jakarta tersebut merupakan salah satu produsen untuk berbagai jenis makanan dan minuman.
Dalam sejarahnya, perusahaan ini didirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 oleh Bapak Sudono Salim dengan nama PT. Panganjaya Intikusuma. Pada tanggal 5 Februari 1994 diubahlah nama perusahaan tersebut menjadi Indofood Sukses Makmur. Kini, perusahaan ini bahkan sudah mengekspor bahan makanannya sampai ke Negara Australia, bahkan sampai juga ke benua Asia dan Eropa.
Beberapa produknya yang terkenal antara lain adalah mie instan bermerek Indomie. Namun pada kenyataannya, perusahaan ini memproduksi beberapa jenis makanan dan minuman dalam beberapa kategori:
1.      Produk Konsumen Bermerek
2.      Bogasari
3.      Minyak Goreng dan lemak, dan
4.      Minuman (Indofood Asahi & PepsiCo)

Salah satu situs berita kenamaan menyebutkan bahwa, perusahaan makanan terbesar di Indonesia ini kini bahkan sudah berhasil meraih cita-citanya dengan mendirikan sebuah pabrik mi siap saji di negara Serbia, wilayah Eropa Timur. Keterangan resmi juga disampaikan oleh KBRI Beogard, yang dilansir ANTARA menyebutkan Presiden Serbia Tomislav Nikolic telah meresmikan pabrik mi instan milik Indofood tersebut di Kota Indjija, sekitar 80 kilometer dari Ibukota Serbia, Beogard, Minggu (4/9).

Perusahaan ini juga menjadi salah satu fasilitator dalam program beasiswa penelitian “Bogasari Nugraha”, dimana bentuk dari program ini adalah sayembara penelitian berbasis gandum dan tepung terigu. Sebuah tim pakar Bogasari Nugraha pun dikirim ke Pusat Gandum India untuk menjajagi kerjasama. Melalui MoU antara Departemen Pertanian RI dan Departemen Pertanian India, Bogasari diperbolehkan merilis benih gandum dari India ke Indonesia dengan nama DWR162. Program penanaman gandum itu dinamakan Gandum 2000 Bogasari sesuai dengan tahun penen pertamanya. Dan hingga tahun 2016 ini yang masih konsisten dalam pengembangan tanaman dan rutin melakukan panen setiap tahun gandum hanya Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga dari beberapa Universitas yakni IPB, Unibraw, UGM, Unsoed, dan Universitas Slamet Riyadi.

Di lain tempat, yakni Ibukota Jakarta Bogasari bekerja sama dengan pemberdayaan Kader PKK dalam rangka penguatan nilai-nilai ekonomi (Strengthening Economic Value) para ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Divisi Bogasari dari PT. Indofood Sukses Makmur ini menjalin kerjasama dengan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Veronica Tan Purnama dan Hans Ryan Aditio sebagai Senior Vice President Commercial Bogasari Division. Ia (Hans) mengatakan bahwa ini adalah salah satu komitmen Bogasari dalam mewujudkan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terdapat 2 bentuk kerjasama yang dilakukan Bogasari yakni melakukan baking demo untuk ibu-ibu rumah tangga dan pelatihan semi hands on di Bogasari Baking Center yang tidak lain adalah pusat pengolahan makanan berbasis terigu yang sudah ada sejak tahun 1981.

Terlepas dari itu semua, PT. Indofood tidak lupa untuk ikut serta dalam salah satu program pemerintah yakni Tax Amnesty (Pengampunan Pajak) yang diwakilkan oleh Direktur PT Indofood Sukses Makmur itu sendiri, Fransiscus Welirang. Pemerintah sendiri menegaskan laporan tax amnesty akan ramai di bulan September. Mantan Ketua Apindo Sofian Wnandi mengatakan, bahwa pada bulan ini ada lebih dari 100 pengusaha besar yang  akan ikut tax amnesty juga. Sementara  itu, perihal Indofood sebagai WP Badan Usaha akan ikut memanfaatkan tax amnesty juga atau tidak Franky hanya merespon dengan nada sindiran “Indofood kan perusahaan publik, masa dia ngibulin publik,” tegasnya.  

Sumber :
    

5 komentar:

  1. @A33_AMALIA
    penulisan artikel ya sudah bagus akan tetapi gambar lebih baiknya di tengah saja

    BalasHapus
  2. @A04_Haryo Wicaksono
    Penulisannya sudah jelas

    BalasHapus
  3. @A04_Haryo Wicaksono
    Penulisannya sudah jelas

    BalasHapus
  4. @B18-MELIANA
    Komentar saya tentang artikel ini cukup bagus karena penjelasan tentang PT indofood ini cukup lengkap.namun dalam pembuatan mind mapnya kurang menarik. Terimakasih

    BalasHapus
  5. @32-Dian
    menurut pendapat saya, mind map yang dibuat oleh saudara chanida kurang menggambarkan perusahaan Indofood. saran saya agar menambahkkan gambar produk dari perusahaan Indofood agar terlihat lebih menarik.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.