Minggu, Januari 8

Proposal Brand Ena-Ena

BAB I PENDAHULULUAN
1.1  Latar Belakang
Setelah memperhatikan semakin meningkatnya jumlah pengangguran dan kurangnya pengetahuan di masyarakat untuk memanfaatkan peluang bisni, di karenakan kurangnya pengetahuan akan pemanfaatan sumberdaya yang ada dan menyebabkan semakin meningkatnya kerisis ekonomi di masyarakat, di karenakan kurangnya pemikiran yang luas untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru, yang dapat membantu meningkatkan perekonomian bagi keluarga dan masyarakat.

Berwirausaha merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjadikan jalan keluar dari permasalahan tersebut, banyak cara yang dilakukan dalam berwirausaha, misalnya mengolah barang mentah menjadi produk ataupun barang setengah jadi menjadi suatu produk yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi sehingga dapat dinikmati para konsumen.
Oleh karena itu penulis menciptakan suatu hasil atau produk yang memiliki nilai jual, penulis membuat kue dengan nama “Ena-Ena” kue ini berbahan dasar kentang yang sangat mudah di dapatkan, akan tetapi masyarakat kurang akan pengolahannya, sehingga tidak menyadari bahwa kentang ini jika di olah menjadi kue yang menarik dapat memiliki harga jual yang cukup tinggi.
1.2  Visi
Menciptakan lapangan pekerjaan dan menciptakan menu kuliner jajanan besar dan kecil yang sehat dan bergizi sesuai “4 Sehat 5 Sempurna” dan Menjadikan makanan tradisional menjadi yang utama dikalangan masyarakat
1.3  Misi
1. Selalu berinovasi dengan produk tradisonal
2. Meningkatkan kualitas makanan tradisional
3. Tanpa bahan pengawet
4. Mengutamakan kualitas dalam pelayanan sehingga konsumen puas
1.4  Tujuan kegiatan usaha
Tujuan penulis memilih jenis usaha ini yaitu :
1.      Mendapatkan keuntungan.
2.      Menarik minat konsumen untuk merasakan produk yang penulis buat, agar mencapai target penjualan.
3.      Dapat membuka lapangan pekerjaan baru.
4.      Membantu mempertahankan makanan tradisional agar tidak hilang.
1.5  Maksud kegiatan usaha
      Dari hal membuka usaha ini penulis bermaksud ingin menyalurkan ilmu yang penulis miliki yaitu Kemampuan di bidang kuliner,  di dunia usaha bentuk dari pengalaman dan menambah wawasan atas ilmu yang telah penulis ketahui dan ingin berinovasi dengan makanan tradisional sehingga makanan tradisional tidak akan kalah dalam kualitas dengan makanan makanan di jaman yang moden ini, penulis akan berenovasi dengan mengembangkan kembali kue tradisional yaitu kentang menjadi lebih menarik dan lebih berkualitas.

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Profil
Ena-Ena adalah brand dari kegiatan usaha penulis, karena kue ini berbahan bakunya adalah kentang, kentang biasanya di kenal dengan makanan pedesaan, namun kini penulis ingin mengebangkan kembali dengan cara mengolah kentang ini menjadi makanan yang menarik, sehingga kentang dapat di kenal luas oleh masyarakat, cara penulis memperkenalkan kentang ini secara luas yaitu dengan cara membuat hasil olahan dari kentang yang semenarik mungkin tanpa mengurangi isi nutrisi yang terkandung di dalamnya.
Kentang banyak sekali mengandung nutrisi penting bagi kesehatan, kandungan yang termasuk dalam kentang yaitu : Energi 70 Kcal 3,5% Karbohidrat 15,90 g 12% Protein 1,89 g 3% Total Lemak 0.10 g 0.5% Kolesterol 0 mg 0% Diet Serat 2,5 g 7% Vitamin Folat 18mcg 4,5% Niacin 1,149 mg 7% Asam pantotenat 0,279 mg 6% Pyridoxine 0.239 mg 18% Riboflavin 0.038 mg 3% Thiamin 0,081 mg 7% Vitamin A IU 7 <1% Vitamin C 11.4 mg 20% Vitamin K 2,9 mcg 2,5% Elektrolit Sodium 6 mg 0,4% Kalium 455 mg 10% Mineral Kalsium 10 mg 1% Besi 0,73 mg 9% Magnesium 22mg 5,5%. Sehingga makanan ini dapat di konsumsi oleh semua kalangan, mulai dari anak anak hingga orang lanjut usia.
2.2 Strategi pasar
Agar rencana mendirikan usaha ini berjalan dengan lancar, upaya yang dilakukan dalam melakukan strategi pasar antara lain :
2.2.1 Segmenting
        Segmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang harus penulis buat adalah produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, produk ini juga bisa di nikmatin dari anak anak hingga orang dewasa.
2.2.2 Targeting
        Target pasar yang penulis bidik adalah pada kalangan masyarakat setempat, sekolah penulis sendiri, serta warung warung kecil.
2.2.3 Positioning
        Agar produk penulis ini mudah dikenali oleh masyarakat, penulis berinovasi dengan cara menambahkan bahan baru yang membedakan makanan ini dengan yang ada, bahan yang penulis tambahkan yaiu seperti kacang, coklat dan seres mix, sehingga tampilan lebih menarik rasa lebih unggul dan kulitas sangat baik, sehingga konsumen dapat mengenali dengan mudah produk ini.
2.3 Analisis SWOT Sebagai kelayakan Usaha
Yaitu sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha
Setiap kegiatan untuk memulai usaha penulis harus mengukur kemampuan
penulis terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT.
2.3.1 Kekuatan ( Strength )
Rasa percaya bahwa produk ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat luas, karena produk yang penulis buat ini mempunyai kualitas yang cukup tinggi karena bahan dasarnyaa menggunakan kentang yang banyak mengandung nutrisi juga pembuatan yang higienis.
2.3.2 Kelemahan ( Weakness )
1.    Produk tidak tahan lama.
2.    Produk mudah di tiru.
3.    Harga bahan baku tidak stabil.
2.3.3 Peluang ( Oportunity )
Produk ini memang sudah ada di kalangan masyarakat akan tetapi usaha ini berbeda dengan yang biasa, produk ini hasil modivikasi yang sedemikian sehingga menjadi produk baaru serta menarik yang dapat bersaing dengan makanan-makanan modern, di jaman sekarang sudah  jarang sekali yang memproduksi, sehingga penulis mempunyai peluang yang cukup baik, dalam pemasaran, apalagi ini merupakan varian baru yang dapat menarik minat konsumen unuk merasakan sensasi baru dari ini.
2.3.4 Ancaman ( Treath )
Ancaman yang dapat timbul dari usaha ini antara lain :
1.      Pesaing tidak sehat.
2.      Bahan baku yang tidak stabil.
3.      Adanya produk serupa dengan kualitas baik dan harga murah sehingga menjatuhkan produk penulis.

BAB III MANAGEMEN PRODUKSI
3.1 Proses Produksi
Kegiatan yang penulis lakukan dalam kegiatan produksi yaitu :
1.      Mengembangkan ide pembuatan produk dengan membaca kebutuhan konsumen terhadap sebuah produk yang sedang populer yaitu kuliner.
2.      Melalui bagian produksi, penulis mulai mentukan bahan baku penunjang selain bahan baku utama dalam hal ini, penulis melakukan survei ke pasar guna mendapatkan harga yang lebih kompetitif dasar pasar.
3.      Proses produksi, proses produksi dilakukan dengan rangkaian kegiatan yang mengedepankan kan produk yang higenis guna terciptanya kepercayaan terhadap konsumen akan produk yang penulis pasarkan.
4.      Menyusun laporan keuangan, tahapan ini di lakukan untuk membuat sistem managemen yang baik dalam kegiatan usaha. Penulis percaya, jika penanganan keungan tersusun dengan baik maka semua kegiatan produksi akan berjalan lancar dan maksimal.
3.2 Bahan Baku
Dalam proses produksi penulis menggunakan bahan baku rincian sebagai
berikut :
No.
Nama Bahan
Banyaknya
Harga Satuan
Harga total
1.
Kentang
16 kg
Rp. 2.500
Rp. 40.000
2.
Tepung  tapioka
4 kg
Rp. 8.000
Rp. 32.000
3.
Gula merah
1 kg
Rp. 14.000
Rp.14.000
4.
Kacang
1 kg
Rp. 25.000
Rp. 25.000
5.
Garam
1 pcs
Rp.1.000
Rp. 1000
6.
Coklat
5 pcs
Rp. 1.0000
Rp. 50.000
7.
Seres
5 pcs
Rp.5.000
Rp. 25.000
Total
Rp. 187.000
Table 1.1 ( Daftar bahan baku )
3.3 Peralatan Dan Perlengkapan
Dalam kegiatan produksi penulis, peralatan dan perlengkapan yang penulis gunakan sebagai berikut :
3.3.1 Peralatan
No
Nama Barang
Banyaknya
1.
Dulang
1
2.
Gelas ukur
1
3.
Baskom
1
4.
Pisau
1
5.
Panci
1
6.
Wajan
1
Tabel 1.2. ( Daftar Peralatan)
3.3.2 Perlengkapan
No
Nama Barang
Banyaknya
Harga Satuan
Jumlah
1.
Label
5 lbr
Rp. 3000
Rp. 15.000
2.
Sarung Tangan Plastik
2
Rp. 1000
Rp. 2000
3.
Cup Plastik
10 pack
Rp. 8.500
Rp. 85.000
Total
Rp .102.000
Tabel 1.3 ( Daftar Perlengkapan )
3.4Biaya Lain – Lain
No
Nama Biaya
Jumlah
1.
Transportasi
Rp. 15.000
2.
Isi Ulang Gas
Rp. 18.000
Total
Rp. 33.000
Tabel 1.4 ( Biaya Lain – Lain)
3.5 Cara Pembuatan
1.      Siapkan bahan-bahan dan peralatan yang di butuhkan
2.      Kupas kentang kemudian cuci lalu kukus hingga matang atau melunak.
3.      Halus kan kentang dengan cara di tumbuk dengan menggunakan dulang sampai halus.
4.      Setelah kentang halus hingga berbentuk adonan masukan garam, tepung tapioka,  kemudian tumbuk kembali hingga tercampur rata.
5.      Setelah selesai ambil adonan sesendok dan masukan gula merah sedikit atau coklat sesuai slera, sebagai isiannya, lalu bulatkan sehingga menjadi bola bola kecil.
6.      Panaskan minyak dengan api sedang, jika minyak sudah siap baru goreng adonan yang telah di benuk hingga berwarna coklat keemasan, setelah matang angkat lalu tiriskan.
7.      Setelah dingin kentang bisa di toping sesuai selera.

BAB IV RENCANA ANGGARAN
4.1  Modal / Pemasukkan
Modal yang penulis keluarkan dalam sekali produksi ialah sebesar
Rp. 322.000
Total biaya  = bahan baku + perlengkapan + biaya lain – lain
= Rp. 187.000 + Rp. 102.000 + Rp. 33.000
= Rp. 322.000
Total pengeluaran yang digunakan dalam satu kali produksi yang menghasilkan 100 produk dengan modal pengeluaran Rp. 322.000
4.2  Penentuan Harga Jual
Harga Pokok Produksi   = total biaya hasil produksi 
322.000 x 100
= Rp. 3220,/pcs
Harga jual =  harga pokok+laba yang di inginkan
 =Rp.3220+Rp.1780
 =Rp.5000,-
Jadi harga jual nya yaitu (Rp.5000/pcs)
                                                      
4.3 Perhitungan Laba/Rugi 
Laba = ( hasil produksi x harga jual) - modal                                      
= ( 100x Rp. 5000) – Rp.322.000
= Rp. 500.000 – Rp. 322.000
= Rp. 178.000,-
Persentase Laba =   laba / modal x 100%  x 100%
= 178.000 / 322.000 x 100%                                                         
=  55,27%
Persentase dari laba bersih yang didapat dalam satu kali produksi yaitu 55,27%


Sekian Proposal Bisnis saya, mohon maaf bila ada kesalahan tulisan/ketikan.
Kontak : 
 http://enaenatradisional.blogspot.co.id/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.