Jumat, Maret 17

BISNIS PLAN "RUMAH KEJU"

@C17-Rifka

Usaha kecil menengah (UKM) dari waktu ke waktu mengalami perkembangan bagus. Para pelaku bisnisnya pun menghasilkan jenis produk yang beragam. Usaha kecil menengah menjadi salah satu terobosan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah-tengah masyarakat untuk mencapai kesejahteraan hidup yang memadai.
Usaha kecil menengah menjadi penopang perekonomian Indonesia, karena membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat. Kemandirian masyarakat seperti para pelaku bisnis UKM ini diharapakn akan mampu mengurangi angka pengangguran jika melihat fakta lapangan pekerjaan yang semakin terbatas dengan jumlah tenaga kerja yang belum terserap terus bertambah.
Berbagai jenis produk yang dihasilkan para pelaku bisnis UKM memiliki kualitas. Hal ini dikarenakan keinginan mereka untuk mampu bersaing di pasar. Sekalipun para pelaku bisnis tersebut bertaraf UKM tetapi mereka mempertimbangkan aspek mutu dan kualitas sebelum barang yang mereka hasilkan akan dipasarkan. Kondisi persaingan pasar yang kompetitif menjadi aspek yang tidak lepas dari perhatian, mereka harus saling bersaing untuk mampu menjadi yang diminati pasar, belum lagi harus bersaing dengan perusahaan besar.
Bagi Anda yang tertarik menekuni usaha kecil dan menengah, berikut kami informasikan salah satu ide bisnis yang kami rencanakan yang bisa Anda jadikan sebagai peluang usaha, yaitu membangun sebuah rumah makan dengan konsep seluruh varian menu yang disajikan berbahan dasar keju, yang karena itu kemudian diberi nama “RUMAH KEJU”

Konsumen
Target konsumen yang dituju dari “RUMAH KEJU” adalah keluarga, anak-anak muda  yang suka berkumpul misalnya kumpul dengan teman, rekan bisnis dan lain-lain. Biasanya cenderung ke anak remaja yang ditargetkan menjadi konsumen kami karena pada umur tersebutlah mereka gemar mencari tempat-tempat yang menurut mereka unik untuk dikunjungi dan dicoba. Terlepas dari poin tersebut, RUMAH KEJU dibuat untuk semua kalangan mulai dari kelas mengah dan kelas atas.

Permulaan usaha “RUMAH KEJU”
Untuk menjalankan peluang bisnis ini, ada beberapa hal penting yang saya siapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut :
1.    Modal utama saya adalah pemahaman akan skill dan pengetahuan saya tentang perkembangan yang pas pada trend jenis makanan yang saat ini laris manis di pasaran. Terlebih segala jenis makanan yang berbahan dasar keju ataupun makanan lain yang pas dikombinasikan dengan keju. Untuk itu saya harus jeli melihat peluang dan perubahan minat dari konsumen melalui media koran, majalah, internet, untuk mengamati sejauh manakah perkembangan minat mereka dalam hal kuliner.
2.    Menjalin kerjasama dengan supplier bahan baku Keju yang memberikan penawaran harga lebih murah tanpa harus mengesampingkan kualitas produksi yang saya gunakan.
3.    Lebih mementingkan tenaga kerja yang kreatif dan memiliki skill mantap dalam hal mengolah menu-menu yang bervariasi dari keju
4.    Kualitas rasa yang ditawarkan membutuhkan pengontrolan pada seluruh varian makanan yang telah di produksi, hal ini penting untuk penunjang kualitas cita rasa produk agar tetap terjaga dan tidak kalah bersaing dengan makanan berbahan dasar keju lainnya yang ada di pasaran.

Kendala Bisnis usaha “RUMAH KEJU”
 Beberapa kendala yang mungkin akan saya dihadapi sebagai para pelaku wirausaha rumah makan “RUMAH KEJU” yaitu sulitnya mendapatkan beberapa jenis keju yang mungkin tidak mudah kami dapatkan di Indonesia. Sehubungan dengan keju-keju yang dita beli diimport langsung dari luar negeri, sehingga bisa saja terjadi keterlambatan pengiriman. Ketika permintaan keju sedang melonjak naik, dan kurs mata uang sedang naik pula, persediaan bahan baku pun cenderung sulit ditemukan sehingga mengakibatkan adanya kenaikan harga.

Strategi Pemasaran
Strategi paling kuat untuk memasarkan produk kami adalah mempromosikannya melalui Sosial Media. Sebagai era Globalisasi, media sosial bagaikan makanan pokok yang tidak bisa terlepas dari manusia. Hal itu akan menjadi efektif bila kita memasarkan produk kami lewat sosial media, misalnya beberapa foto menu varian andalan kami di upload di Instagram supaya followers tertarik dan tergiur melihatnya, pelayanan pengantaran makanan (Delivery) bisa diantarkan melalui jasa ojek online (GoFood, GrabFood, dll).
Namun kami juga tetap memasarkan produk ini melalui flyer yang disebarkan sebagai bentuk promosi lain selain melalui sosial media.

Analisa Ekonomi 

Modal Awal
Renovasi Tempat Rp 10.000.000
Peralatan Memasak Rp 4.500.000
Meja dan Kursi Rp 4.500.000
Lain- lain 1.000.000
JUMLAH 20.000.000

Biaya Operasional
Sewa Tempat 1.000.000
Gaji 3 karyawan 3.000.000
Bahan-bahan Masakan 5.000.000
Listrik dan Telepon 500.000
Marketing dan Promosi 500.000
Jumlah 10.000.000

Omset/Pendapatan Asumsi pelanggan 50 orang per hari dengan profit per orang Rp 10.000,-
= Rp 15.000.000,-

Keuntungan/Laba Bersih:
Pendapatan - Biaya Operasional
Rp 15.000.000 - Rp 10.000.000
= Rp 5.000.000

Break Even Point
Modal Awal / Keuntungan
Rp 20.000.000 / Rp 5.000.000
= 4 Bulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar