Jumat, Maret 24

Bisnis Plan Usaha Clothing





Laju pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia belakangan ini memang cukup pesat. Hal ini tentunya memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia pada umumnya. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan UKM mampu mendongkrak dan mempercepat pertumbuhan perekonomian di negara kita serta menyerap jumlah tenaga kerja sehingga mengurangi kasus pengangguran di Indonesia.
Meskipun sampai hari ini masih banyak para pelaku UKM yang mengalami beberapa kendala usaha, seperti permasalahan modal, promosi, jaringan bisnis, dan lain sebagainya. Namun pada dasarnya UKM merupakan salah satu kegiatan industri yang tahan banting dan tidak terpengaruh adanya krisis global yang beberapa waktu lalu sempat menumbangkan beberapa perusahaan besar di sekitar kita. Bukti inilah yang menjadi motivator bagi sebagian masyarakat sehingga akhirnya mereka memilih peluang usaha kecil dan menengah sebagai alternatif tepat untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya.
Tentu Anda tidak ingin melewatkan peluang tersebut bukan? Bagi Anda yang tertarik menekuni usaha kecil dan menengah, berikut kami informasikan salah satu ide bisnis yang bisa Anda jadikan sebagai peluang usaha, yaitu memproduksi aneka macam jenis clothing antara lain kaos oblong, kaos berkerah, kemeja, sweater, jaket, topi dengan skala rumah tangga.

Konsumen
Target pasar yang menjadi sasaran adalah kalangan anak-anak, remaja, sampai dengan instansi-instansi besar yang membutuhlan clothing sebagai keseragaman atau kekompakan dalam berpakaian bagi perusahaan atau organisasi mereka. Biasanya produsen clothing skla rumah lebih senang menerima pesanan dalam jumlah banyak untuk satu model clothing, misal kaos atau kemeja. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya produksiboneka biasa dikerjakan dengan sistem borongan.

Memulai Bisnis Clothing
Untuk menjalankan peluang bisnis ini, diperlukan beberapa hal penting yang anda siapkan terleboh dahulu, antara lain sebagai berikut :
1.      Modal utama yang diperlukan adalah skill dan pengetahuan tentang perkembangan trend mode yang saat ini sedang laris manis dipasaran. Untuk itu anda harus jeli melihat perubahan minat konsumen melalui koran, majalah, internet, maupun mengamati perkembangan clothing yang di gemari masyarakat luas.
2.      Menjalani kerjasama dengan supplierbahan baku yang memberikan penawaran lebih murah tanpa harus mengesampingkan kualitas bahan yang anda gunakan.
3.      Carilah tenaga kerja yang benar-benar kreatif dan memiliki skill bagus dalam hal menjahit maupun mendesain clothing.
4.      Selalu lakukan pengontrolan pada produk clothing yang telah di produksi sebelum di kirim ke konsumen, hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas produk.
5.      Perhatikan perkembangan trend model clothing dengan perkembangan jaman yang semakin modern agar produk yang di ciptakan tidak ketinggalan jaman dan laris manis pada konsumen.

Keuntungan Bisnis Clothing
Usaha clothing tidak bisa dipungkiri bahwa sampai kapanpun clothing akan menjadi kebutuhan utama pada masyarakat luas dan digandrumi pada semua kalangan masyarakat. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mau menyisihkan uangnya hanya untuk membeli clothing berupa baju ataupun jaket hanya untuk koleksi ataupun gaya mereka sehari-hari. Peluang inilah yang dimanfaatkan sebagaian besar pelaku usaha sehingga mereka bisa meraup keuntungan besar setiap bulannya.
            Selain minat konsumaen perorangan yang masih sangat tinggi, saat ini banyak instansi maupun perusahaan-perusahaan besar yang mulai memanfaatkan clothing sebagai salah satu alat promosi yang cukup efektif.

Kendala Bisnis Clothing
            Beberapa kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha clothing yaitu ketersediaan bahan baku yang sering terlambat sedangkan permintaan konsumen sedang melonjak, persediaan bahan bakuoun terkadang cenderung sulit ditemukan sehingga mengakibatkan terhambatnya proses produksi dan dpat juga mengakibatkan kenaikan harga pada bahan-bahan baku tertentu.
            Disamping itu, para pelaku usaha skala rumah ini juga harus bersaing dengan produk-produk clothing yang sudah lebih dulu terkenal dengan kualitas yang  lebih menjamin dengan harga yang juga relatif murah. Maka dari itu kita harus senagaimana menjalin hubungan dengan para supplier bahan baku yang terpacaya agar proses produksi tidak terhambat dan memberi kepercayaan kepada para konsumen mengenai produk yang di jual.

Strategi Pemasaran
            Untuk memperluas jaringan pemasaran produk clothing, anda bisa melakukan dengan mengikuti berbagai macam usaha dengan membuka stand yang diselenggarakan oleh pemerintah ataupun isntansi swasta. Melalui kegiatan tersebut anda bisa mengenalkan produk usaha anda kalangan masyarakat terkait produk yang dijual, menambah jaringan bisnis, dan memperbesar peluang usaha pasar yang di miliki.
 Dengan perkembangan jaman yang semakin modern sekarang ini anda juga dapat menggunakan media sosial sebagai wadah strategi pemasaran anda dengan mempromosikannya dengan berbagai cara yang unik, seperti give away atau memberikan sample clothing kepada orang yang cukuo berpengaruh di media sosial sebagai endorses produk clothing.

Kunci Sukses
Sebagai pelaku usaha haruslah memiliki keuletan dalam menjalankan bisnis anda. Jangan pernah takut untuk gagal, apabila anda gagal dalam membangun usaha anda janganlah mudah menyerah tapi bangkit dan teruslah bangkit untuk memperbaiki usaha anda karena setiap tantangan yang ada di hadapan kita merupakan puncak kesuksesan kita meraih apa yang kita inginkan. Teruslah untuk tetap kreatif dan inovatif untuk menghadapi persaingan pasar clothing semakin pesat. Bila kialitas clothing yang anda hasilkan tetap terjaga, maka para competitor pun akan kesulitan dalam menduplikasi produk anda.

Analisi Ekonomi
Asumsi
- Produksi clothing sebanyak 1.000 buah
- Proses produksi dilakukan di rumah, tanpa menyewa tempat usaha
Modal awal
Mesin jahit (@ Rp 1.000.000,00 x 5 buah)                                        Rp 5.000.000,00
Etalase                                                                                                 Rp 1.000.000,00
Peralatan produksi (jarum, benang, gunting, dll)                                Rp 1.000.000,00+
Total                                                                                                    Rp 7.000.000,00
Biaya Penyusutan
Peralatan mengalami penyusutan, setelah masa pemakaian sebagai berikut :
Mesin jahit : 1/48 bulan x Rp 5.000.000,00                                                 Rp 104.166,00
Etalase : 1/36 bulan x Rp 1.000.000,00                                                       Rp 27.800,00
Peralatan produksi : 1/12 bulan x Rp 1.000.000,00                                     Rp 83.300,00+
Total penyusutan                                                                                          Rp 215.266,00
Biaya produksi per bulan
Bahan baku (resleting, kain, benang, aksesoris)                                  Rp 10.000.000,00
Gaji tenaga borongan (Rp 500.000,00 x 10 orang)                              Rp 5.000.000,00
Biaya listrik dan telepon                                                                      Rp 1.000.000,00
Biaya transportasi dan jasa pengiriman barang                                    Rp 1.500.000,00
Biaya promosi                                                                                      Rp 500.000,00
Biaya penyusutan peralatan                                                                 Rp 215.266,00+
Total                                                                                                    Rp 18.215.266,00

Omset per bulan
Penjualan boneka : @ Rp 60.000,00 x 1.000 buah =                          Rp 60.000.000,00
Laba bersih per bulan
Rp 60.000.000,00 - Rp 18.215.266,00 =                                            Rp 41.784.734,00
Return of Investment (ROI)
(modal awal + biaya produksi) : laba bersih per bulan                        ± 2 bulan
Demikian informasi mengenai usaha kecil menengah dengan  memproduksi clothing ini bisa bermanfaat. Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar