Sabtu, Maret 18

Business Plan Warsal (Warung & Salon)

@D19-Susanti

PENDAHULUAN
Usaha cafe sederhana yang menyediakan salon menjadi pilihan karena memiliki prospek yang menjanjikan. Lihat saja betapa banyak anak muda (tak sedikit juga yang sudah tidak muda lagi) yang hobi nongkrong di cafe dan para wanita yang ingin memanjakan diri nya di salon.
Entah itu untuk mengisi kebutuhan perut, mengadakan pertemuan bisnis, mempercantik diri atau sekedar nongkrong sambil ngobrol. Usaha cafe dan salon ini merupakan salah satu ide usaha saya dan jadi makin menarik jika saya tahu selera anak muda yang menjadi target market saya. Desain cafe dan salon yang unik mampu mengundang konsumen untuk mengunjungi cafe saya. Tujuan dari bisnis ini adalah selain untuk mencari keuntungan, Selain itu dengan membuka bisnis ini juga memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya.Kali ini saya akan membahas mengenai rencana bisnis usaha saya

KONSUMEN
Peningkatan pendapatan masyarakat, meningkatnya tingkat pendidikan, pengaruh budaya perkotaan telah mendorong cafe dan salon menjadi gaya hidup bahkan kebutuhan pokok masyarakat perkotaan. Dalam aspek pasar, cafe mulai banyak di singgahi mulai dari kaula muda sampai orang dewasa banyak yang suka nongkrong, berkumpul dan perawatan diri, sehingga bisnis ini memiliki aspek pasar yang bagus karena sasarannya untuk semua kalangan. Setiap orang  yang hadir dalam berbagai  kesempatan (event) seperti rapat, pesta ulang tahun, wisuda, arisan, reuni ingin tampil rapih dan elegan, sudah pasti memerlukan jasa salon.  Ragam konsumennya pun sangat luas dari anak muda,wanita dan orangtua.

MEMULAI BISNIS
1. Persiapan tempat. Lokasi memegang peranan dalan usaha cafe. Saya akan memilih lokasi yang strategis sesuai dengan target market saya. Tidak harus di tengah kota. Beberapa cafe dengan konsep unik sukses mendatangkan banyak konsumen meskipun lokasi nya berada di pedesaan jauh dari kota. Bahkan seringkali bisnis cafe unik seperti ini justru yang dicari-cari oleh konsumen
2. Strategi pemasaran dan promosi. Harus memiliki angka pasar tertentu yang spesifik, sehingga dapat menyusun strategi pemasaran yang tepat sasaran. Termasuk desain interior juga disesuaikan  dengan strategi pemasaran dan targer market yang saya bidik.
3. Persiapan SDM. Sumber daya manusia yang menjadi kunci dalam usaha cafe dan salon adalah juru masak dan pegawai salon. Selain pintar memasak atau memberikan pelayanan juga harus paham dengan konsep cafe dan salon saya memiliki visi dan misi yang sama, sehingga mudah untuk diajak kerjasama. Selain itu saya juga akan membutuhkan waiters yang jumlahnya menyesuaikan perkembangan usaha. Beri pelayanan yang memuaskan pada konsumen agar mereka mereferensikan usaha cafe saya pada orang lain. Buat SOP (Standart Operating Procedure) agar karyawan dapat melaksanakan tugas sesuai dengan standar yang telah saya tetapkan dan dapat memuaskan konsumen sesuai harapan saya.
4. Persiapan Waktu. Bisnis cafe dan salon merupakan satu jenis usaha yang membutuhkan banyak waktu. Mulai dari berbelanja bahan baku, kegiatan memasak, hingga waktu buka (jam operasional) menunggu konsumen berdatangan. Namun saya tidak harus mengerjakan semua pekerjaan tersebut sendiri. Saat usaha sudah mulai tumbuh, sedikit demi sedikit tugas-tugas tersebut dapat saya delegasikan pada orang lain
5. Persiapan Modal. Persiapan modal merupakan salah satu tahap penting pada tahap persiapan membuka usaha cafe. Hitung modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha dengan cermat, tambahkan dana cadangan untuk operasional selama beberapa bulan, selama usaha belum mendatangkan banyak pelanggan, akan merugi terlebih dahulu. Karena itu, jangan memulai usaha cafe dan salon sebelum modal yang diperlukan terkumpul semuanya. Atau usaha saya akan gulung tikar lebih dini. Jika tidak punya modal yang cukup, saya dapat mengajukan proposal usaha cafe dan menjalin kerjasama dengan investor.

KEUNTUNGAN
1. Setiap hari orang makan maka potensi bisnis kuliner besar sekali dan bisa dipastikan barang dagangan kita pasti laku.
2. Keuntungan membukanya salon kecantikan yaitu selalu dicari banyak orang untuk menunjang penampilan.
3. Membuka lapangan pekerjaan yang baru.
4. Menambah penghasilan kita.
5. Makanan memiliki kadaluarsa sehingga produk akan cepat terjual karena konsumen harus segera membelinya sebelum masa kadaluarsa.

KENDALA
1. Tidak mungkin setiap hari didatangi orang yang sama, untuk itu strategi-strategi agar usaha ramai dan mendapat keuntungan benar-benar harus jitu.
2. Makanan memiliki kadaluarsa sehingga saya dituntut harus menjual produk kita sebelum batas kadaluarsa jika tidak otomatis merugi. Jadi potensi kerugian dalam bisnis kuliner sangat besar, namun potensi keuntungan juga besar pula apabila bisnis kuliner saya benar-benar ramai dan laku.
3. Saingan bisa merebut pelanggan. Jika bisnis saya lebih dahulu berdiri kemudian saingan kita berdiri setelah kita maka dia bisa merebut konsumen kita.
4. Bila tidak pintar mempromosikan cafe dan salon maka akan bangkrut
5. Bila kepuasaan pelanggan tidak terpenuhi maka tidak akan ada yang datang kembali.
6. Banyaknya pesaing yang ada.


STRATEGI PEMASARAN

jika usaha saya ingin berjalan lancar maka lakukan promosi sebaiknya baiknya. Promosi bisa dilakukan dengan banyak cara, antara lain: dari mulut ke mulut, dengan flier, iklan di koran atau promosi online melalu social media dan juga Promo melalui voucher minuman dan makanan gratis. Cara ini adalah langkah tepat promosi cafe dan salon saya kepada mahasiswa. Kita tahu bahwa muka gratisan sangat melekat pada orang indonesia terutama mahasiswa perantauan/ anak kost. Jadi berilah voucher gratis untuk pemesanan lebih dari nominal yang ditentukan serta kunjungan yang ditentukan.

KUNCI SUKSES

Kebanyakan pemula seperti saya mengambil semua peluang bisnis yang ada tanpa memperhitungkan perkembangan usaha kedepannya. Sebaiknya fokus terhadap satu usaha terlebih dahulu. Lakukanlah 1 hal dengan sempurna dari pada melakukan 10 hal yang sia-sia. Memulai berbisnis dengan sesuatu yang paling saya sukai. Mengapa saya sarankan demikian, karena sesuatu yang saya sukai membuat saya bersemangat dalam menjalankannya. Di saat terjadi masalah pun saya dapat mengatasinya dengan mudah. Barulah setelah usaha yang saya sukai menuai kesuksesan, saya dapat mendirikan usaha lainnya, yang penting jangan terburu- buru. Belajar dan terus belajar merupakan hal yang wajib di lakukan. Belajar dengan hal-hal baru mengenai suatu hal atau konsep bisnis merupakan ciri khas wirausaha sukses. Saya dapat belajar ilmu terbaru yang bersumber dari internet, teman bahkan saya tak perlu malu belajar dengan wirausaha lain. Menguasai konsep bisnis terutama bisnis yang saya jalankan wajib hukumnya, saya harus benar-benar memiliki wawasan luas pada bisnis yang saya jalankan, terutama jika bisnis saya membutuhkan investor atau kerja sama dengan pihak lain. Jika saya menguasai 100% konsep bisnis saya, dan memberikan penjelasan yang cukup jelas maka akan sangat banyak perusahaan lain atau investor yang beminat bekerja sama dengan saya. Saya harus benar-benar bisa mengoptimalkan antara pengeluaran dengan pemasukkan, namun jika saya  berjalan dalam bisnis yang menghasilkan suatu produk, tetaplah gunakan bahan baku yang berkualitas, jangan hanya melihat dari harga yang murah. Bahan baku yang baik itu yang murah dan berkualitas. Pengalaman bukan hanya dalam bidang usaha saja, pengalaman lain seperti ilmu pengetahun juga sangat penting. harus tetap semangat jangan pernah menyerah dan berusaha apapun yang terjadi. Kesuksesan yang di raih dengan usaha dan doa akan bertahan lama. Tak lupa bersedekah merupakan hal yang di haruskan sebagai seorang yang mampu. Ingatlah bersedekah itu mensucikan harta kita dan tidak akan pernah membuat kita menjadi miskin.

ANALISA EKONOMI
CAFE
Modal Awal
Renovasi Tempat Rp 15.000.000
Peralatan Memasak Rp 3.000.000
Meja dan Kursi Rp 5.000.000
Lain- lain 1.000.000
JUMLAH 23.000.000

Biaya Operasional
Sewa Tempat 1.000.000
Gaji 2 karyawan 2.000.000
Bahan-bahan Masakan 7.000.000
Listrik dan Telepon 300.000
Marketing dan Promosi 500.000
Jumlah 11.300.000

Omset/Pendapatan Asumsi pelanggan 50 orang per hari dengan profit per orang Rp 10.000,-
= Rp 15.000.000,-
Keuntungan/Laba Bersih:
Pendapatan - Biaya Operasional
Rp 15.000.000 - Rp 11.300.000
= Rp 3.700.000

Break Even Point
Modal Awal / Keuntungan
Rp 23.000.000 / Rp 3.700.000
=6,2 bulan 187 hari

SALON

Peralatan yang diperlukan:
1. Kursi salon 3 unit @ Rp 2,500,000,-
2. Pemanas rambut 1 unit @ 2.000.000,-
3. Pengering rambut 3 unit @ 250.000,-
4. Tempat tidur untuk facial 2 unit @ 2.000.000,-
5. Tempat untuk cuci rambut 2 unit @ 1.500.000,-
6. Cermin di dinding 3 unit @ 1.000.000,-
7. Troley untuk tempat peralatan 1 unit Rp 1.000.000,-
8. Peralatan gunting, sisir, set manicure-pedicure, handuk Rp  2.000.000,-
9. Lemari etalase  1 unit  Rp 2.750.000,-

Semua peralatan ini diasumsikan memiliki umur ekonomis selama 5  tahun

Pembelian bahan-bahan untuk salon habis pakai per bulan Rp 3.000.000,-
Biaya usaha per bulan
- Listrik telepon dan air Rp 1.000.000,-
- Gaji beautician 3 orang @ Rp 1.000.000,-
- Biaya promosi Rp 1.000.000
- biaya lain-lain Rp 500.000,-

Perkiraan Pendapatan Per Bulan
Rata-rata per hari akan ada 10 orang pengunjung salon @ Rp 50.000,- untuk melakukan beberapa perawatan kombinasi dari gunting rambut, facial, manicure-pedicure dan cream bath.


PENUTUP

Menjadi wirausaha pemula seperti memang memiliki seribu rintangan menghadang meskipun hanya memiliki satu tujuan yakni kesuksesan. Namun itulah arti sebenarnya kehidupan. Sekian yang dapat saya sampai kan. Saya selalu berdua semoga saya dan kalian sama-sama menjadi wirausaha yang sukses ammiiin. Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar