Kamis, April 6

Jangan Berbisnis Asal -an




@C36-Eva, @Proyek A03



Seminar dengan tema “Stop Competition, Start Collaboration” yang saat ini saya hadiri. Dengan pembicara seorang leader dengan berpengalaman dalam membimbing banyak pengusaha baru untuk mencapai awal kesuksesan, Bapak Paulus Sulastri beliau merupakan CEO di PT Formula Bisnis Indonesia.
Sekilas PT Formula Bisnis Indonesia yang saat ini saya ketahui adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis konsultan selain itu PT Formula Bisnis Indonesia memiliki visi membantu dan mendampingi bisnis para pengusaha baru. Mengembangkan dan memberikan pengarahan hingga memiliki solusi dalam setiap masalah yang terdapat di dunia bisnis. Melewati pembahasan yang diatas baiknya saya menjelaskan apa yang saya dapat kan dalam seminar ini.
Dalam dunia bisnis saat ini menunjukkan bagaimana tingginya kompetisi dalam berbisnis, contoh yang dapat dilihat saat ini pada bisnis transportasi ojek daring, dengan platform begitu banyak. Masih banyak contoh lain dalam bidang kuliner, produk, jasa misalnya. Dalam hal ini mereka merupakan para pemain besar yang bersaing dalam pasar yang sama. Sehingga melakukan banyak kegiatan untuk menjadi yang nomor satu dalam pasar. Bagaimana cara mereka bersaing? Dengan melakukan promosi yang besar - besaran, diskon dll. Tapi bagaimana mereka bisa sesukses itu? Ini yang perlu dipelajari lebih dalam bagi pengusaha baru.
Dalam membuat dan membangun usaha diperlukan modal uang? Namun menurut pak paulus tidak, ini nomor sekian. Hal yang diperlukan menurut beliau adalah "Dalam bisnis baru harus memiliki pondasi dasar yang kuat". Dan ini yang membuat saya berfikir apa yang salah dengan beberapa bisnis yang telah dan sedang saya jalanin, bahwa benar bisnis yang saya jalanin belum memiliki dasar pondasi yang kuat.
Bisnis Jasa tenaga kerja yang saya buat ternyata masih asal -an belum memiliki pondasi yang benar, karena memang saat pembuatannya saya dan teman hanya bermodal keinginan dan kesempatan. Disini saya menyadari dan harus berbenah diri mencari apa yang bisa digunakan untuk membuat pondasi baru.
Beliau juga menjelaskan “Don’t find customers for your products, find product for your customers” –Seth Godin. Jangan mencari pelanggan untuk produk anda, tapi temukan produk untuk pelanggan anda, kurang lebih seperti itu. Jadi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat? Dari situ kita dapat menciptakan apa yang di butuh kan masyarakat dan membuat inovasi sebagai produk kita. Dengan hal – hal yang sudah saya alami, bolak – balik dari satu ke lain pergudangan menawarkan jasa kami itu membuat saya memantapkan diri untuk menghadirkan hal baru yang di butuh kan bagi pelanggan utama kami. Sebuah kemudahan, jangkauan, harga dihadirkan dengan inovasi dalam bisnis ini, melihat dalam bisnis ini belum ada cara yang akan ditempuh ini. Menghadirkan jasa JED SERVIS melalui aplikasi mobile.
JED SERVIS yang pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan. Akan kami buat dengan hal baru yang lebih inovatif dan mudah digunakan bagi kebanyakan perusahaan, sehingga menghindari adanya pengeluaran yang berlebihan dalam berjalanannya usaha pelanggan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar