Jumat, Agustus 4

BELAJAR USAHA DARI ORANG CINA

Di zaman modern ini banyak perusahaan luar negeri mendirikan atau melakukan usaha di Indonesia. Dalam semua lini usaha hampir semua perusahaan milik pihak asing baik dan kebanyakan perusahaan di dominasi oleh perusahaan Cina.
Sudah menjadi hal yang wajar bahwa Cina dengan produk produknya yang terkenal bagus dengan harga yang murah telah mendominasi pasar di Indonesia apalagi untuk industri elektronik. Pada sektor industry elektronik Cina mendominasi hampir seluruh pasar Indonesia dan mengalahkan pemain pemain lama seperti Amerika, Negara Negara Eropa bahkan Jepang dan Korea. 
Banyak contoh pengusaha Cina yang sukses dan bertahan hingga kini salah saru contoh adalah Jack Ma pemilik situs alibaba. berasal dari keluarga musisi dan pencerita di Hangzhou, Tiongkok. Ia pernah hidup pahit di masa Revolusi Kebudayaan dan mengalami berbagai kegagalan. Lelaki itu bangkit, membangun situs Alibaba, dan kini menjadi orang terkaya kedua di negerinya. ”Saya menjalani hidup yang pahit,” kata Jack, bernama asli Ma Yun, pada Forum Ekonomi Dunia, Davos, Swiss, Januari 2015. ”Saya juga bukan dari keluarga berada dan berkuasa,” lanjutnya.
            Jack berkesempatan berkunjung ke Amerika Serikat di tahun 1995. Ketika itu, ia diminta menjelajahi dunia lewat internet yang baru muncul. ”Tidak, tidak, tidak,” katanya, karena komputer barang mahal dan dia tak paham.
            Jack tetap diyakinkan untuk mencoba. ”Pertama kali, saya mencari bir. Saya menemukan produk bir dari sejumlah negara, tetapi tak satu pun asal Tiongkok.” Dia pun terinspirasi membuatkan situs berisi informasi produk-produk buatan Tiongkok.
            Kembali ke Tiongkok, Jack bekerja di kementerian luar negeri dengan menawarkan jasa pemasaran produk Tiongkok lewat internet. Bukan tipe pegawai negeri dengan birokrasi berbelit-belit, ia mundur dari pemerintahan. Pada 1999, bersama rekannya, ia merintis situs bernama Alibaba, yang mempertemukan pembeli dan penjual produk di seluruh dunia. Ia terinspirasi situs Amazon. Belajar dari situs lelang e-Bay, ia mendirikan Taobao. Pengaruh Google menginspirasinya menciptakan mesin pencari berbahasa Mandarin
            Jack seorang periang dan punya banyak sahabat. Istrinya, dulu sahabat di kampus, Zhang Ying, turut mendukung. Jaringan dan persahabatan membuatnya meraih dukungan mewujudkan ide perdagangan virtual. Tak mudah pada awalnya, Alibaba tak menghasilkan uang di tiga tahun pertama. Namun, Jack optimistis akan hasil besar. Ini hanya soal waktu.
            Saat perusahaan-perusahaan internet menggelembung, lalu meletus tahun 2002, Alibaba bertahan. Jack adalah pilar daya tahan. Terhadap para mitra kerja di tahun 1999, ia bilang, ”Kita harus yakin ini jalan, tetapi harus kerja keras.”
            Jack menawarkan jasa Alibaba kepada perusahaan mapan untuk jual beli produk, tetapi malah ditertawakan. Ia lantas menengok banyak perusahaan skala menengah dan kecil yang tidak punya berkesempatan mengikuti pameran internasional. Kalangan ini menyambut Jack meski awalnya semua jasa gratis.
            Situs Alibaba diam-diam membuat banyak orang beruntung. ”Saya pernah makan di sebuah restoran di AS. Tiba saat membayar, saya diberi tahu petugas restoran, saya telah dibayari sebuah perusahaan yang berhasil menjual produk karena Alibaba.”
            Jack dan rekannya terus mengembangkan Alibaba dan kemudian menciptakan sistem pembayaran lewat situs Alipay. Kali ini tidak gratis. Sukses Alibaba tersebar. Jerry Yang, kelahiran Taiwan tahun 1968, salah satu pendiri Yahoo!, Goldman Sach, dan SoftBank (perusahaan Jepang), menaruh kepercayaan. Alibaba melejit dengan moto melayani konsumen.
            Yan Anthea Zhang, profesor strategi manajemen dari Rice University, AS, mengatakan, sukses Alibaba terletak pada ketersediaan aneka produk dan kecanduan konsumen berbelanja karena merasa nyaman. Lewat Alibaba, ada 800 juta transaksi di seluruh dunia per hari
Dari penagalaman diatas ada beberapa falsafah bisnis orang cina, antara lain:
1.      Untuk mencapai sukses orang cina harus berdagang.
2.      Berdagang bisa dijadikan sebagai hobi teteapi bukan untuk mengisi waktun luang. Berdagang adalah pekerjaan yang serius bukan pekerjaan ikut ikutan.
3.      Pengalaman berdagang diberikan ke anak cucu agara mereka mengenal ilmu perdagangan sehingga memiliki sikap mental yang matang dan terampil dalam berdagang.
4.      Keuntungan tidak untuk dibelanjakan tetapi untuk menambah modal usaha dan investasi.
5.      Orang cina suka perdagangan yang memberikan keuntungan yang berkelanjutan dan jangka panjang.
6.      Pedagang yang jatuh akan merasa sakit. Tapi rasa sakit tersebut yang membuat bangkit kembali.
Dan cara bisnis orang cina sangat lah bagus untuk kita pelajari jika ingin menjadi wirausaha sukses.
1.      Keyakinan dari pelanggan merupakan kunci menjadi pedagang sukses.
2.      Tidak boleh pelit mengeluarkan biaya tambahan untuk memikat hati pelanggan.(Sayang duitnya tapi…)
3.      Bekerja minimal 18 jam sehari. (Gilaaa ada yg berani coba? 7 jam aja ngeluh :D)
4.      Fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi sekitar (Harus peka niihhh)
5.      Tempat usaha harus mudah diakses dan menarik perhatian konsumen.
6.      Tidak boleh mengikuti pola pikir sendiri tetapi mengkuti perilaku, kehendak dan minat orang banyak.
            Dalam Al Istidzkar (8/196), Al Hafizh Ibnu ‘Abdil Barr mengisyaratkan bahwa hadits ini dho’if. Dalam Al Mughni ‘an Hamlil Asfar, Al Hafizh Al ‘Iroqi pada hadits no. 1576 membawakan hadits,
عليكم بالتجارة فإن فيها تسعة أعشار الرزقة
Hendaklah kalian berdagang karena berdagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu rizki.
Semoga Bermanfaat

Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2017/01/23/11460717/kisah.jack.ma.orang.terkaya.kedua.di.china.pemilik.alibaba.com

Widi Wahyudi,S.Kom, SE, MM;2017;PPT Kewirausahaan 1 [TM3];Universitas Mercubuan, Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar