Selasa, September 19

Keripik Pisang Aneka Rasa

@Startup H07 - 

LATAR BELAKANG
                                                                                           
1              Identifikasi peluang bisnis
Makanan yang merupakan kebutuhan pokok manusia dalam kehidupannya kini semakin berkembang.Kebutuhan pokok tersebut bukan hanya makanan berat seperti nasi; bubur; roti; dan makanan pokok lainnya, tetapi makanan ringan atau yang sering disebut snack kini sudah menjadi hal pokok yang dibutuhkan masyarakat dari berbagai tingkat umur.
  Hal ini terbukti dengan adanya banyak produk snack yang ditawarkan oleh perusahaan besar maupun kecil dan dipasarkan di warung-warung, toko-toko, dan juga supermarket
Di wilayah Kota Batam sendiri, peluang bisnis snack sangat terbuka lebar bagi para pelaku bisnis. Dilihat dari banyaknya Kota Batam yang berstatus mahasiswa datang dari berbagai kota. Mereka cenderung menyukai jajan atau makanan ringan untuk dikonsumsi karena bersifat praktis serta dapat dimakan kapanpun dan dimanapun.Selain itu, banyak toko-toko agen makanan kecil sehingga memudahkan pelaku usaha untuk mendistribusikan produknya tanpa harus membuang banyak tenaga untuk menjajakan produk secara langsung dengan konsumen akhir.
Untuk membuat konsumen lebih leluasa menikmati snack yang bervariasi, Kami menawarkan produk keripik pisang dengan berbagai rasa yang Kami beri nama. Biasanya, keripik pisang  ada di Kota Batam bercita rasa manis dan asin. Namun,  usaha Kami ini akan memproduksi keripik pisang dengan rasa original, stroberi, nanas, durian, mocca, dan keju. Selain memiliki rasa yang variatif, produk ini dilengkapi dengan saus rasa yang menggugah selera.

2              Penjelasan produk
Pembuatan produk ini tidak begitu sulit, karena bahan mudah didapatkan dan tidak membutuhkan terlalu banyak proses. Untuk membuat produk ini Kami membutuhkan bahan utama pisang dan minyak goreng serta bahan pembantu yang terdiri dari gula, garam, sari buah (stroberi, nanas, dan durian), perasa mocca, dan keju.Selain itu, untuk memproduksinya juga membutuhkan peralatan seperti pisau, alat pemasrah/pemotong, baskom, wajan, serok dan susuk, serta nampan.



3              Latar belakang bisnis
Alasan Kami menawarkan produk ini adalah di zaman modern ini, snack khususnya keripik pisang sangat diminati oleh masyarakat dari berbagai golongan dan berbagai tingkatan. Namun, keripik pisang yang ada di Kota Batam hanya memiliki cita rasa manis, asin, dan coklat yang cenderung membuat konsumen mudah bosan dengan ketiga rasa itu. Karena itu, Kami ingin memberikan cita rasa keripik pisang yang variatif pada konsumen dan dipadukan dengan saus rasa agar konsumen bisa mengeksplorasi berbagai cita rasa keripik pisang

4       Tujuan          
Tujuan dari didirikannya usaha ini adalah:
a)      Untuk mewujudkan misi kami yaitu berwirausaha
b)      Memperoleh keuntungan usaha
c)      Menambah penghasilan yang kelak bermanfaat bagi diri, keluarga, dan orang lain.
d)     Memanfaatkan produk pertanian lokal menjadi produk yang lebih inovatif
e)      menembus pasar lokal.

5       Potensi bisnis
            Produk ini memiliki peluang bisnis yang sangat menjanjikan karena belum banyak produsen keripik pisang di Aceh Besar yang memberikan cita rasa rasa variatif dan inovatif.



PERENCANAAN BISNIS

1   Sasaran dan target pasar
            Sasaran Kami adalah seluruh lapisan masyarakat di berbagai umur.Untuk itu Kami memulai promosi di organisasi kampus dan luar kampus yang Kami ikuti serta masyarakat sekitar. Selanjutnya Kami akan promosi ke toko-toko dan Sentra-sentra kue lokal.
Ditinjau dari lokasi produksi dan potensi pembeli, kawasan Jl.Sutomo.Perumahan Cipta Induk Batam.merupakan tempat yang sangat cocok untuk memasarkan kiripik, dan dengan didukungnya kawasan resmi Pusat Sentra Kue Tradisional yang berlokasi di daerah Kelurahan Lampisang yang letaknya tidak jauh dari tempat produksi yang akan Kami rencanakan.
            Untuk program jangka panjang, Kami mencanangkan untuk membuka tempat usaha usaha atau Toko Sentra Kue Tradisional di kawasan Persimpangan Lampulo, Kec.Tembesi dan membuka cabang di berbagai daerah untuk kemudahan pendistribusian pada masyarakat

2          Pembiayaan
3.2.1                     Biaya Tetap (fixed cost) per tahun
No
Nama Barang
Jumlah Barang
Harga Satuan
Jumlah Harga
1
Kompor gas
1
Rp. 400.000
Rp. 400.000
2
Pisau
4
Rp. 30.000
Rp. 120.000
3
Pisau Pasrahan
4
Rp. 30.000
Rp. 120.000
4
Baskom besar
7
Rp. 20.000
Rp. 105.000
5
Wajan+serok+susuk
4
Rp. 60.000
Rp. 240.000
TOTAL
Rp. 985.000


3.2.2        Biaya Variabel (variabel cost) per bulan
No
Nama Barang
Jumlah Barang
Harga Satuan
Jumlah Harga
1
Pisang Abu
50 tandan
Rp. 30.000
Rp. 1.500.000
2
Minyak goreng
60 kg
Rp. 15.000
Rp. 900.000
3
Gula
50 kg
Rp. 13.000
Rp. 650.000
4
Garam
2 Kg
Rp. 7.000
Rp. 14.000
5
Sari Buah stroberi
 5 kg
Rp. 35.000
Rp. 175.000
6
Sari buah nanas
 5 kg
Rp. 35.000
Rp. 175.000
7
Sari buah durian
 5 kg
Rp. 35.000
Rp. 175.000
8
Sari rasa mocca
5 kg
Rp. 35.000
Rp. 175.000
9
Keju
5 kg
Rp. 37.000
Rp. 185.000
10
Pembungkus
10
Rp. 15.000
Rp. 150.000
11
Tabung + Gas
2
Rp. 150.000
Rp. 300.000
TOTAL
Rp. 4.400.000



A.    Modal awal
      Modal awal                    = biaya tetap + biaya variabel 1 bulan
                                     = Rp. 985.000 + Rp. 4.400.000
                                     = Rp. 5.385.000

    B.     Biaya total per bulan
       Biaya total                    = fixed cost+variabel cost
                                     = (Rp. 985.000 ; 12) + Rp. 4.400.000
                                     = Rp. 4.482.000 ═══ (Rp.4.482.083)

   C.    Analisis titik impas (break event point)
     BEP harga = total biaya produksi selama 1 bulan : produksi
                                    = Rp. 82.000 + Rp. 4.400.000
                                    = Rp. 4.482.000
Harga jual per unit          = Rp. 5.000
BEP produksi                = total biaya produksi selama 1 bulan : harga     perunit
                               = Rp.4.482.000: Rp. 5000
                               = 896,4 bungkus ≈ 900 bungkus
Jadi untuk mencapai titik impas maka dalam 1 kali produksi yang harus terjual adalah sebanyak  1500 bungkus dengan harga Rp. 5.000

   D.    Analisis keuntungan
Pendapatan      : Keripik Pisang Aneka Rasa yang terjual x harga jual= 1500 x Rp. 5.000 = Rp. 7.500.000
Total biaya produksi dalam 1 bulan    : Rp. 4.482.000
Keuntungan     = pendapatan – total biaya produksi
                                    = Rp. 7.500.000 – Rp. 4.482.000
                                    = Rp. 3.018.000

STUDI KELAYAKAN
1  Lokasi
Produksi keripik pisang aneka rasa ini dilakukan di sebuah rumah bertempat di Perumahan Cipta Induk, No. 721, Kec.Tembesi, Kota Batam. Disini, Kami menempati rumah pribadi sebagai tempat produksi, karena memang tujuan awal adalah kegiatan Home Industri.
2  Sarana dan prasarana
Sarana yang tersedia di tempat produksi adalah adanya air bersih untuk melakukan produksi dan adanya listrik yang memadai. Selain itu,
3  Sumber daya manusia
Untuk usaha awal, Kami membutuhkan 1 orang manajer, 3 orang sebagai karyawan produksi, serta 2 orang bagian pemasaran. Untuk 3 orang sebagai karyawan produksi, Kami mengambil dari saudara Kami yang sudah berpengalaman dalam pembuatan keripik pisang dan hanya memerlukan sedikit pelatihan untuk menjadikan keripik pisang menjadi keripik pisang aneka rasa. Selain itu, Kami akan mengambil dari teman ataupun masyarakat sekitar untuk menjadi karyawan dengan seleksi yang benar-benar matang. Hal ini Kami lakukan untuk meningkatkan kualitas produk serta dapat meningkatkan keuntungan
Untuk saat ini, sumber daya manusia sudah ada namun belum mencapai jumlah yang dibutuhkan. Namun, hal ini sudah menjadi modal yang luar biasa bagi usaha yang akan Kami rintis.

REAL BUSINESS PLAN

1.      Strategi Pemasaran
Telah banyak jenis snack yang kini beredar di masyarakat, khususnya keripik pisang. Namun, dari sekian banyaknya keripik pisang yang beredar di Banda Aceh & Aceh Besar hanya keripik pisang yang mempunyai rasa yang sama antara produsen satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu, masyarakat harus mengetahui tentang produk yang akan Kami produksi yang memiliki varian rasa. Untuk itu, Kami telah menyusun strategi pemasaran. Tahapan-tahapannya sebagai berikut:
a.       Pengembangan produk
Keripik pisang memang telah banyak dijumpai di berbagai daerah.Namun, Kami memberikan produk dengan rasa yang berbeda dengan tampilan yang lebih menarik. Selain itu, Kami akan menambahkan varian rasa yang lebih banyak. Varian rasa adalah inti pemikat dari produk Kami karena dengan rasa yang baru konsumen cenderung penasaran untuk mencoba.
b.      Pengembangan wilayah pemasaran
Area pemasaran utama adalah seluruh lapisan dan golongan masyarakat. Kami akan memasarkan produk pertama kali ke teman-teman mahasiswa serta para dosen. Secara bertahap, Kami juga akan melakukan kerjasama dengan warung, toko-toko, dan sentra-sentra kue tradisional. Media pemasaran yang Kami gunakan adalah secara langsung (mulut ke mulut),
c.       Kegiatan promosi
Promosi masih berkaitan erat dengan pemasaran karena di dalam pemasaran tersebut ada sebuah kegiatan yang digunakan untuk mengenalkan serta memikat hati konsumen yang sering disebut promosi. Kegiatan promosi akan dilakukan secara langsung (mulut ke mulut),  langsung dilakukan dengan menawarkan dan mengenalkan produk pada teman-teman yang memiliki toko atau gerai. Selain itu,dll
d.       Pembelian kolektif
Untuk memikat konsumen, Kami memberikan pilihan pada konsumen untuk membeli produk 1 kardus atau lebih snack yang berisi 30 snack dengan harga yang  lebih miring dibanding membeli harga satuan.
2.      Strategi produksi
Usaha Kami memproduksi keripik sesuai dengan kriteria yang usaha Kami tetapkan agar kualitas produk tetap terjamin.Usaha keripik piasng aneka rasa ini memberikan pilihan kepada konsumen berbagai rasa yang disukai.Rasa keripik pisang aneka rasa yang ditawarkan tentunya sudah menjadi kesepakatan perusahaan dan memenuhi kriteria usaha. Proses produksi dilakukan setiap hari selama ada waktu senggang. Hal ini bukan berarti mengesampingkan usaha ini tapi karena kewajiban utama Kami sebagai mahasiswa untuk belajar. Namun, dengan usaha yang dilakukan terus menerus, usaha Kami akan mampu memenuhi permintaan pasar terhadap produk perusahaan.
3.      Strategi pengelolaan SDM
Pengelolaan SDM merupakan hal yang harus dilakukan suatu perusahaan sehingga produktivitas dapat semakin berkembang dan kualitas karyawan pun semakin baik. Tahap-tahap pengelolaan SDM yang akan perusahaan gunakan adalah:
a.       Seleksi karyawan
Perusahaan menyeleksi karyawan dengan melihat dari KSA (knowledge, skill, and ability).Contohnya di bidang keuangan, perusahaan memilih calon karyawan yang memiliki pengetahuan tentang akuntansi serta kemampuan untuk mengelola keuangan perusahaan.Untuk bagian produksi, perusahaan menyeleksi calon karyawan dari pengetahuannya tentang produksi produk perusahaan serta kemampuan untuk mengolah bahan mentah produksi menjadi bahan jadi.Disini perusahaan mengambil karyawan yang memang masih memiliki status kekeluargaan, dan masing-masing memiliki pengalaman bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga.
b.      Pelatihan karyawan
Karyawan yang telah diseleksi kemudian dilatih dan diberi motivasi tntang apa tujuan perusahaan memproduksi Keripik Pisang Aneka Rasa ini, sehingga mereka memiliki kesamaan persepsi dan pemikiran. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kualitas dan ciri khas yang membedakan produk perusahaan dengan yang lain.
c.       Sistem remunerasi yang seimbang dan adil
Pembagian keuntungan dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan pada saat seleksi. Namun, tidak menutup kemungkinan perusahaan akan memberikan bonus pada karyawan yang memiliki produktivitas yang tinggi dan sungguh-sungguh dalam bekerja
4.      Strategi penetapan harga
Kemampuan untuk menentukan harga jual yang tepat akan sangat menentukan nasib penjualan produk di pasaran. Beberapa hal penting yang diperhatikan oleh perusahaan dalam menetapkan harga jual di pasaran sebagai bagian dari manajemen harga diantaranya adalah
a.       Strategi pemasaran
Perusahaan mempertimbangkan harga jual dengan perencanaan strategi pemasaran yang baik karena laba perusahaan akan terpenuhi dari kemampuan dan strategi pemasaran yang kreatif
b.      Kualitas dan inovasi produk
Faktor kualitas dan inovasi produk perusahaan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi usaha Kami dalam menetapkan harga jual. Sehingga perusahaan Kami akan terus mempertahankan kualitas produk yang baik dan inovasi produk yang berkelanjutan
c.       Harga pesaing
Perusahaan juga melihat harga yang ditawarkan oleh produk keripik pisang lain untuk mempertimbangkan penetapan harga.
Untuk menarik konsumen, perusahaan akan menggunakan sistem multiple price, yaitu apabila konsumen membeli harga dalam jumlah banyak, maka akan mendapatkan harga yang lebih murah dari harga standar.


         >      Proses Produksi
Untuk memproduksi Keripik Pisang Aneka Rasa membutuhkan proses-proses sebagai berikut:

1)      Kupas pisang dengan menggunakan pisau tajam
2)      Rendam pisang yang sudah di kupas ke dalam air bersih selama 20 menit
3)      Potong tipis daging pisang secara memanjang menggunakan pasrahan
4)      Rendam dalam baskom yang telah berisi campuran air, gula, dan perasa
5)      Panaskan sepertiga wajan dengan minyak hingga 190
6)      Goreng pisang hingga berwarna kuning keemasan dan tidak lembek
7)      Angkat lalu tiriskan

Selanjutnya adalah proses pengemasan produk. Pengemasan ini dilakukan dengan memasukkan keripik pisang ke dalam plastik dan memasukkan label di dalamnya. Setelah itu, lipat plastik bagian atas lalu di staples.
PENUTUP
        1.   Kesimpulan
    Keripik Pisang Aneka Rasa ini berbeda dengan jenis keripik pisang yang ada di pasaran. Dengan menawarkan harga yang relatif sama di pasaran namun Keripik Pisang Aneka Rasa ini memberikan varian rasa yang menarik sehingga masyarakat mendapatkan kepuasan yang lebih. Produk ini ditujukan pada semua lapisan masyarakat. Pendistribusian produk agar sampai tangan konsumen dilakukan dengan secara langsung dari produsen ke konsumen serta melalui toko-toko dan koperasi mahasiswa
Daftar pustaka :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar