Kamis, Oktober 5

business plan Fried Rice Ball

1.    Pendahuluan
                Pada era tahun 2010an sampai sekarang ini, Masyarakat semakin banyak mengikuti trend. Trend seperti fashion dan kuliner lah yang makin banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Sudah banyak pengusaha dibidang kuliner yang berlomba-lomba untuk menciptakan sesuatu yang unik dan berbeda. Entah dari packing makanan, topping makanan, harga yang miring, tempat yang dibuat semenarik mungkin dengan berbagai tema, dan nama-nama “jargon” mereka yang terlihat aneh tapi bisa menarik pelanggan.     
              Tidak hanya pengusaha, tetapi banyak pula masyarakat kita yang berlomba-lomba untuk mencoba kuliner yang sedang hitz pada masanya. Biasanya  tak jarang, mereka akan mengupload foto makanan/minuman yang lagi hitz tersebut ke akun Instagram mereka. Dan penulis pun melihat sudah banyak para pecinta kuliner yang membuat akun khusus kuliner di Instagram, dimana akun tersebut terdapat foto-foto makanan yang sedang hitz di Indonesia.
            Untuk itu, melihat peluang trend yang sangat bagus, perusahaan ini pun menciptakan sebuah makanan yang berbeda dari yang lain. Walaupun ada perusahaan lain yang membuat jenis makanan yang sama dengan perusahaan ini, dan biasanya pun pengusaha yang menciptakan Fried Rice Ball adalah ibu-ibu rumahan, yang biasa dijual disekitar perumahan. Karena itu ancaman dari usaha ini sangat kecil. Karena memang jarang ada yang menjual Fried Rice Ball di Indonesia.


2.    Konsumen
1. Geografi
          Wilayah yang akan perusahaan ini jadikan target yaitu Tangerang dan Jakarta Barat. Untuk Tangerang, akan berada diwilayah Alun-Alun Kota Tangerang, dan untuk di Jakarta Barat akan berada di Wilayah Universitas Mercu Buana Jakarta. Alasan memilih tempat tersebut, karena wilayah tersebut sangat sering didatangi oleh orang-orang setiap harinya dibanding dengan wilayah lain. Dan belum ada pula yang berjualan dengan jenis yang sama yaitu Fried Rice Ball disekitaran wilayah tersebut. Jadi ini dianggap sebagai kesempatan yang dapat mengguntungkan perusahaan. Namun, jika permintaan Fried Rice Ball semakin banyak, kita akan membuka cabang pula di tempat lain.

2. Demografi
     Berdasarkan Demografi, secara pasar kami bertuju pada semua kalangan ( umur 6 tahun – usia tua), masyarakat yang tinggal disekitaran Alun-alun Tangerang dan Universitas Mercu Buana Jakarta, baik laki-laki dan wanita.

3.    Memulai Bisnis
     Untuk menjalankan bisnis ini, ada beberapa hal penting yang perlu kami persiapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut :

1.) modal. Modal utama dalam membuat bisnis ini adalah skill dan pengetahuan. Pada bisnis kami, skill yang diharapkan bisa adalah menjahit, mengukur bahan, membuat pola dan mencari ide-ide baru. Lalu ada pengetahuan, pengetahuan disini adalah dimana kami mencari tren fashion terkini, membuat inovasi dari gabungan ide ide sebelumnya dan mengupdate terus perkembangan minat masyarakat di bidang fashion.
2.) kerjasama. Kami bekerja sama dengan toko kain dan toko aksesoris pakaian, lalu kemudian menyewa tempat menjahit dan membeli alat jahit.
3.) SDM. Seiring perkembangan bisnis kami, jika dibutuhkan kami akan mencari tenaga kerja yang berpengalaman dibidangnya guna menghasilkan produk yang berkualitas.
4.) controlling. Yaitu melakukan pengontrolan jika nantinya tenaga kerja kami sudah banyak, tujuannya supaya kami bisa tahu perkembangan produk dan efektivitas tenaga kerja.
4.    Keuntungan Bisnis

·         Orang Indonesia cenderung dan sering membeli makanan ringan, dan fried rice ball ini cocok untuk dijadikan cemilan bersantai
·         Harganya murah, dan semua kalangan dapat membelinya
·         Bahan baku yang mudah didapatkan di pasar, atau took swalayan
·         Memiliki laba yang besar sehingga dapat menguntungkan penjual

5.    Kendala Bisnis
·         Modal yang selalu berubah-ubah pada waktu tertentu akibat kebijakan ekonomi pemerintah yang menyebabkan harga bahan-bahan berubah
·         Harga bahan yang bisa berubah sangat tinggi, dan kita tidak bisa ikut menaikan harga Fried Rice Ball begitu saja. Harus mencari cara agar bahan dan harga jual seimbang.
·         Pelanggan yang tidak tetap yang setiap tahunnya terus berganti
·         Adanya copy paste usaha oleh pihak lain

6.    Strategi Pemasaran
1.     Product
    Produk yang direncanakan untuk diproduksi adalah Fried Rice Ball. Produk yang dihasilkan akan dijual langsung dan lewat media Online. Langsung : pembeli datang, dan Fried Rice Ball digoreng langsung didepan pembeli, ketika sudah matang lalu diberikan kepada pembeli. Online : Fried Rice Ball ditaro dalam plastic dengan penutup erat diatas, jadi udara tidak bisa masuk kedalam, lalu jika ada pembeli yang order kami kirim melalui jasa pengiriman. Seperti : JNE, atau order via Gojek.
2.     Place
    Usaha ini akan ditempatkan dalam 2 wilayah, yaitu Tangerang dan Jakarta Barat. Di Tangerang tepatnya ada di Alun-Alun Kota Tangerang, dan Jakarta Barat tepatnya ada di Universitas Mercu Buana. Penjualan di Alun-alun, akan menggunakan Gerobak sebagai tempat usaha. Dan system penjualan di Universitas Mercu Buana, pemilik membawa Fried Rice Ball yang sudah matang dari rumah, dan ditempatkan pada kotak makanan yang tertutup rapat, sehingga angin tidak masuk kedalam.
3.    Price
     Penentuan harga yang dipasarkan disesuaikan dengan banyaknya permintaan konsumen yang ingin membeli makanan dengan harga murah tetapi tetap berkualitas. Untuk itu, Fried Rice Ball dibandrol dengan harga Rp. 3500/pcs atau dengan membeli harga Rp. 10.000 / 3 pcs, mendapatkan discount sebesar Rp. 500, lebih murah dibandingkan membeli satuan.
4.    Promotion
     a. personal selling : Penjual akan menawarkan produk ini secara face-to-face, sehingga konsumen pun dapat melihat langsung bagaimana bentuk dari Fried Rice Ball, dan system transaksi pun akan jauh lebih cepat. Dan konsumen pun langsung bisa memakannya.
      b. Iklan : karena produk ini juga akan dijual di social media. Penjual akan memasang iklan di social media tersebut. Agar produk ini lebih cepat dikenal masyarakat. Penjual akan meminta bantuan dengan onlineshop lain untuk melakukan paid promotion di Instagram mereka. Jadi, iklan usaha ini bisa merambah luas bukan hanya dari akun Instagram resmi kita saja.  
      c. promosi penjualan : intesifikasi bazar/pasar malem/pameran, memberikan discount untuk pembelian Rp. 100.000 mendapatkan free ongkir khusus Jabodetabek melalui jasa pengiriman JNE, atau jika pembelian COD (Cash on Delivery) mendapatkan potongan harga 10.000 jadi konsumen hanya membayar 90.000 saja.

7. Kunci Sukses
     Salah satu kunci sukses dalam usaha ialah memiliki Managerial skill atau keterampilanmanajerial merupakan bekal yang harus dimiliki wirausaha. Seorang wirausahawan harus mampu menjalankan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan agar usaha yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Kemampuan menganalisis dan mengembangkan pasar, kemampuan mengelola sumber daya manusia, material, uang, fasilitas dan seluruh sumber daya perusahaan merupakan syarat mutlak untuk menjadi wirausaha sukses.
8. Analisa Ekonomi
A. BIAYA TETAP
No.
Uraian
Jumlah (Unit)
Harga (Rp)
Jumlah (Rp)
Masa Pakai (thn)
Penyusutan (thn)
Penyusutan (bln)
1
Kompor Gas
1
Rp. 150.000
Rp. 150.000
5 thn
Rp. 100.000
Rp. 8.300
2
Kulkas 1 Pintu
1
Rp. 1.750.000
Rp. 1.750.000
6 thn
Rp. 250.000
Rp. 20.833
3
Penggorengan 36 cm
2
Rp. 80.000
Rp. 160.000
3 thn
Rp. 40.000
Rp.3.333
4
Pisau
2
Rp. 9.000
Rp. 18.000
1 thn
Rp. 18.000
Rp. 1.500
5
Piring
2
Rp. 10.000
Rp. 20.000
Selamanya (selama tidak pecah)
Rp. 20.000
Rp. 1.666
6
Mangkuk Besar
2
Rp. 9.000
Rp. 18.000
Selamanya (selama tdk pecah)
Rp. 18.000
Rp. 1.500
7
Box Penyimpanan Makanan
4
Rp. 15.000
Rp. 60.000
Selamanya
Rp. 15.000
Rp. 1.250
8
Magic Jar
2
Rp. 250.000
Rp. 500.000
5 thn
Rp. 150.000
Rp. 12.500
9
Gerobak
1
Rp. 2.00.000
Rp. 2.000.000
Selamanya
Rp. 200.000
Rp. 16.666

Total


Rp. 4.676.000


Rp. 67.548

B. BIAYA VARIABEL
No.
Uraian
Jumlah (unit)
Harga (Rp)
Jumlah (Rp)
1.
Bahan baku




Beras
20 kg
Rp. 12.000/kg
Rp. 240.000

Telur Ayam
10 kg
Rp. 17.500/kg
Rp. 175.000

Garam
1 bungkus
Rp. 6.000/bks
Rp.     6.000

Merica Bubuk
1 botol
Rp. 30.000 /30 gr
Rp.   30.000

Tepung Punir
10 kg
Rp. 25.000/kg
Rp. 250.000

Minyak Goreng
12 liter
Rp. 15.000 /liter
Rp. 180.000

Bawang Merah
2 kg
28.000/kg
Rp.    56.000

Bawang Putih
2 kg
33.000/kg
Rp.    66.000

2.

Bahan isi




Daging ayam
20 pcs  daging dada ayam
Rp. 8.000
Rp. 160.000

Rumput Laut
20 bungkus
Rp. 7.000
Rp. 140.000

Wortel
12 kg
Rp.12.000
Rp. 240.000

Kentang
10 kg
Rp. 8.000
Rp.   80.000

Jagung
15 kg
Rp. 6.000
Rp.   90.000

Sosis
6 bungkus
Rp. 9.000
Rp.   54.000

Bakso
10 bungkus
Rp. 3.000
Rp.   30.000

Keju
1 kg
Rp. 180.000
Rp. 180.000










3.
Bahan pendukung




Gas LPJ 12 Kg
6 Tabung
17.500
Rp. 105.000

Plastic kecil
10 bungkus
Rp. 1000
Rp.   10.000

Plastic kemasan
1000
Rp. 400
Rp.   40.000

Mika
1000 buah







4.
Tenaga Kerja




Karyawan Gerobak
1 orang
Rp. 600.000
Rp. 600.000

Koki Masak
1 orang
Rp. 600.000
Rp. 600.000

Admin Official Account
1 orang
Rp. 300.000
Rp. 300.000





5.
Sablon




Cetak Sablon Plastik
5000 plastik
Rp. 200
Rp. 1.000.000

Total


Rp. 4.632.000
*perkiraan modal perbulan*
C. Biaya lain-lain (per bulan)
No.
Uraian
Jumlah
Unit
Harga per unit
Jumlah Harga
1.
Bensin Transportasi
1
Bln
Rp. 150.000
Rp. 150.000
2.
Promosi
5x
Bln
Rp. 20.000
Rp 100.000

Total



Rp. 250.000

Jumlah Biaya Usaha
No.
Jenias Biaya
Jumlah Biaya (Rp/Bln)
1.
Biaya Tetap
Rp.                                                   67.548
2.
Biaya Variabel
Rp.                                              4.632.000
3.
Biaya Lain-Lain
Rp.                                                 250.000

Jumlah
 Rp.                                             4.949.458

(contoh jika semua pembeli membeli seharga Rp.10.000/3 pcs)
·         Pendapatan Harian = Rp. 10.000 x 300 pcs : 3 pcs = Rp. 1.000.000
·         Pendapatan bulanan = Rp. 1.000.000 x 30 hari = Rp. 30.000.000

Pendapatan (laba) perbulan          R/C Ratio
Total revenue – total cost               Total Revenue : Total Cost
= 30.000.000 – 4.500.000               = 30.000.000 : 4.500.000
= Rp. 25.500.000                            = 6,667

        Berdasarkan hasil dari Tabel Analisis Biaya dan penghitungan diatas dapat dilihat bahwa bisnis yang dipilih layak untuk dilakukan karena pelaku usaha dapat meraup keuntungan dari usaha yang dilakukan (R/C ratio > 1).

9. Penutup

     Usaha Fried Rice Ball ini termasuk usaha yang menjanjikan karena memiliki peluang memperoleh keuntungan yang tinggi karena wilayah yang menjadi sasaran penjualan belum ada yang menjual produk yang sama dan minimnya pula pesaing di daerah ini. Namun Wirausaha harus tetap memiliki SWOT yang kuat dalam menjalankan usahanya dan harus bisa menganalisa SWOT demi mengembangkan usahanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar