Sabtu, Maret 24

E-Commerce tumbuh pesat

@Proek-L04, @Startup-L03, @L07-Almira. @L09-Yulia, @L10-Rebekka
Oleh :


1. Almira septemi yuna
2. Yulia puspitasari
3. Rebekka oktavia Nainggolan








Abstrak
Penjualan online atau e-commerce merupakan mekanisme bisnis tersendiri yang usianya masih seumur jagung. Namun disinilah sisi keistimewaanya. Untuk pertama kalinya seluruh manusia di muka bumi memiliki kesempatan yang sama agar sama dapat berhasil dalam bisnis di dalam dunia maya. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan aplikasi penjualan boneka yang terhubung langsung ke website secara lengkap dengan informasi toko boneka beserta harga dan cara pembeliannya sehingga dapat mempermudah user mencari boneka tertentu. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode waterfall yang meliputi komunikasi perencanaan, pemodelan, konstruksi, dan deployment. Dengan menggunakan permodelan UML.Hasil yang dicapai berupa suatu aplikasi untuk smartphone Android yang dapat mencari boneka, beserta memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pemesanan tersebut, seperti info toko boneka terdekat. Simpulan yang didapat dari penulisan skripsi ini adalah sebuah aplikasi penjualan online pada Smartphone Android yang bisa digunakan untuk belanja boneka lebih mudah karena menampilkan gambar boneka serta harga dan cara pembelian.
Kata Kunci : Penjualan Online, Android, UML, Website

Pendahuluan
Gelombang e-commerce memunculkan tren disruptif. Di satu sisi, e-commerce membantu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memperluas pasar. Namun di sisi lain melemahkan bisnis konvensional yang sudah lebih dulu ada.
Demikian diungkapkan Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana, di Bandung, Minggu 24 September 2017. E-commerce memunculkan banyak model bisnis baru, mulai dari belanja, transportasi, bimbel, hingga maintenance rumah tangga online. Selain itu, tentu masih banyak lagi.
Sebagai pelaku bisnis kita memang harus mencari peluang yang tepat untuk mempromosikan kegiatan usahan kita. Yang salah satunya dengan e-commerce atau perdagangan elektronik. Sebelum terjun kedunia e-commerce kita harus memperhatikan beberapa kunci sukses untuk membangunnya. Salah satunya adalah dengan menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas, dan mempermudah kegiatan perdagangan.
         Selain itu kita harus juga memperhatikan masalah yang akan timbul dari kegitan e-commerce tersebut. Salah satu bentuknya kita harus hati-hati terhadap penipuan yang kemungkinan akan terjadi, karena hukum yang belum berkembang di e-commerce ini.

Permasalahan
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan e-commerce?
2. Jelaskan bagaimana  e-commerce digunakan dalam dunia usaha/aplikasi bisnis e-commerce?
3. Jelaskan masalah yang muncul dalam usaha bisnis e-commerce?
4. Pelaku E-commerce di Indonesia

Pembahasan
Perdagangan elektronik (electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran barang dan jasa yang mengandalkan sistem elektronik, seperti internet, televisi, atau jaringan komputer lainnya.
E-commerce melibatkan transfer dana dan pertukaran data elektronik, sistem manajemen dan pengumpulan data secara otomatis. E-commerce adalah salah satu bisnis yang paling sering digeluti oleh masyarakat di Indonesia karena memberikan keuntungan yang menjanjikan.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Ada tiga faktor yang harus dicermati oleh kita jika ingin membangun toko e-commerce yaitu: Variability, Visibility, dan Velocity.
Sebelum memutuskan untuk terjun ke market on-line ini, ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan diantaranya:
1. Process conducting dalam penyelidikan:
a)     Mendefinisikan target pasar
b)    Mengidentifikasikan kelompok untuk dijadikan pembelajaran
c)     Mengidentifikasikan topik untuk diskusi
2. Dalam tahap penunjungnya maka dapat diselidiki:
a)     Identity letak demografi website di tempat tertentu
b)    Memutuskan focus editorialnya
c)     Memutuskan isi dari contentnya
d)    Memutuskan pelayanan yang dibuat untuk berbagai type pengunjung
Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
     Selain dua hal diatas dalam e-commerce waspadailah adanya cybercrime dengan pola phising atau pengelabuhan. Hal itu terjadi, karena pelaku seringkali berada di luar kawasan Indonesia sehingga keberadaannya sulit terdeteksi. Phishing merupakan salah satu bentuk cybercrime berupa penipuan untuk mendapatkan informasi, seperti kata sandi atau password kartu kredit. Kata tersebut diambil dari bahasa inggris fishing. Dimana dalam konteks cybercrime, diartikan sebagai memancing informasi keuangan seseorang.
Jenis-Jenis E-commerce
Ada beberapa jenis e-commerce yang paling sering dipilih, antara lain:
E-commerce business to business (B2B).
Jenis bisnis B2B ini dilakukan oleh orang atau pihak yang saling berkepentingan dalam menjalankan bisnis, di mana keduanya saling mengenal dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan.

Biasanya, jenis B2B dilakukan secara berkelanjutan karena kedua belah pihak saling mendapatkan keuntungan dan adanya kepercayaan satu sama lain. Contoh dari bisnis B2B adalah ketika dua perusahaan mengadakan transaksi jual beli secara onine, begitu juga dengan pembayaran yang tersedia menggunakan kartu kredit.

E-commerce business to consumer (B2C).
Jenis e-commerce B2C adalah bisnis yang dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen. Sebagai contoh, produsen menjual produk ke konsumen secara online. Di sini, pihak produsen akan menjalankan bisnis dengan memasarkan produknya ke konsumen tanpa adanya feedback dari konsumen untuk melakukan bisnis kembali. Artinya, produsen hanya memasarkan produk atau jasa, sementara pihak konsumen hanya sebagai pembeli atau pemakai.

E-commerce consumer to consumer (C2C).
Jenis e-commerce consumer to consumer dilakukan antara konsumen dengan konsumen.  Misalnya, konsumen dari suatu produsen akan menjual kembali produk ke konsumen lainnya.

E-commerce consumer to business (C2B).
Jenis C2B adalah bisnis antara konsumen dan produsen. Bisnis tersebut dilakukan oleh konsumen kepada para produsen yang menjual produk atau  jasa. Sebagai contoh, konsmen akan memberitahukan detail produk atau jasa yang diinginkan secara online kepada para produsen. Nantinya, produsen yang mengetahui permintaan tersebut akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan konsumen.

Manfaat E-commerce
Ada beberapa manfaat e-commerce, yaitu:
Mempermudah komunikasi antara produsen dan konsumen.
Mempermudah pemasaran dan promosi barang atau jasa.
Memperluas jangkauan calon konsumen dengan pasar yang luas.
Mempermudah proses penjualan dan pembelian.
Mempermudah pembayaran karena dapat dilakukan secara online.
Mempermudah penyebaran informasi.

Keuntungan E-commerce
Ada banyak keuntungan yang didapatkan dari e-commerce. Salah satunya adalah menjual produk atau jasa secara online tanpa harus mendirikan tooko atau kantor besar seperti yang dilakukan oleh para pelaku bisnis offline sebagai tempat usaha. Hanya dengan memanfaatkan jaringan internet, Anda sudah bisa memasarkan produk atau jasa kepada konsumen kapanpin dan di manapun.
Keuntungan lainnya adalah kemudahan berkomunikasi antara penjual dan pembeli. Dari segi pemaaran barang juga jauh lebih menguntungan karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tinggi untuk melakkan promosi. Hanya dengan menggunakan jaringan internet, Anda sudah bisa memasarkan produk atau jasa Anda secara meluas ke masyarakat.

 Pelaku E-Commerce di Indonesia
Berdasarkan data terkini dari Alexa, situs yang menyajikan peringkat dari sebuah website atau blog, Bukalapak.com menduduki peringkat pertama situs e-Commerce yang paling sering dikunjungi konsumen.
Bukalapak.com merupakan salah satu situs online marketplace terbesar di Indonesia. Pertumbuhan situs ini sebagai e-Commerce terbilang sangat pesat.
Website Bukalapak.com sendiri diluncurkan pada awal Januari 2010, dan animo masyarakat ternyata sangat luar biasa. Bukalapak.com kini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 190 ribu penjual (seller). Jumlah itu lebih banyak dari situs internet jual beli manapun di Indonesia.

Daftar Pustaka
Rachmawati Ai Rika. 2017-09-24. http://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2017/09/24/e-commerce-tumbuh-pesat-bisnis-konvensional-melemah-410118. E-Commerce Tumbuh Pesat, Bisnis Konvensional Melemah.
Devi Rusita. 2013.https://devyrusita.wordpress.com/2013/06/12/permasalahan-dalam-e-commerce/. Permasalahan dalam E=Commerce
Rebbeca. 2016. https://www.progresstech.co.id/blog/jenis-e-commerce/ . Jenis-Jenis E-Commerce
Jeko. (2015). 5 Situs e-commerce terbaik di Indonesia. http://tekno.liputan6.com/read/2322305/5-situs-e-commerce-terbaik-di-indonesia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.